Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Indah Khoirun Nisa; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Heni D. Mayawati
S-8333
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Fitriyani; Pembimbing: Meizar Sjahrul; Penguji: Hendra, Doni Hikmat Ramdhan, Iqbal Mochtar, Annes Waren
Abstrak: Penelitian ini membahas pelaksanaan Health Risk Assessment di PT X Area Operasi Bagian Utara. Penelitian bertujuan mengkaji data hasil ukur dosis personal selama 1 periode pengukuran tahun 2015 - 2017 dan melakukan penilaian risiko kesehatan dengan metode analisis semi-kuantitatif dengan mengacu Risk Assessment Matrix IPIECA & OGP 2006. Hasil penelitian ini teridentifikasi 9 SEG, namun setelah dikaji secara kuantitatif terdapat SEG yang perlu diklasifikasikan menjadi beberapa sub-group dan health hazard hanya mengacu pada dokumen sekunder sebanyak 10 health hazard. Terdapat keragaman hasil ukur dosis personal dalam 1 SEG menunjukkan salah satu kelemahan pengklasifikasian SEG yang hanya mengacu jabatan pekerjaan saja. Residual Risk Level pada setiap SEG untuk seluruh bahaya gas (Benzene, Toluene, Ethyl Benzene, Xylene) berada pada tingkatan low risk, kecuali untuk H2S yang masuk kategori medium risk. Sementara noise diklasifikasikan low risk pada SEG GS Operator, MWT Operator, Gas Operator, Welder, Company Representative dan noise masuk medium risk pada sebagian SEG Technician shop terutama pada saat pekerjaan metalizing. Risk level bahaya H2S tidak dapat diturunkan menjadi Low mengingat tingkat severity berada pada tingkatan high (4). Penurunan risk level bahaya noise dapat dilakukan dengan konsistensi implementasi HCP dan perlu dilakukan pengukuran efektifitas fungsi earmuff / earplugs untuk mengetahui dosis efektif yang diterima pekerja. Risiko kesehatan pada tingkatan Low Risk, tetap harus dikelola agar level risk tidak meningkat sehingga PT X tetap melanjutkan penerapan existing control dan memastikan pelaksanaan kajian HRA lebih mendalam dengan melakukan observasi / wawancara untuk mengetahui efektifitas implementasi existing control terhadap Potential Risk Level dan Residual Risk Level
This Health Risk Assessment research that was implemented at PT X North Operations Area. The aims of this study was to review the data on personal dose exposure measurement results for 1 measurement period 2015 - 2017 nd conduct a health risk assessment using a semi-quantitative analysis method with reference to the IPIECA & OGP Risk Assessment Matrix Year 2006. The results of this study identified 9 SEGs, but after being studied quantitatively there were SEGs that needed to be classified into several sub-groups and health hazards only referred to secondary documents as many as 10 health hazards. There is a variety of personal dose measurement results in 1 SEG showing one of the weaknesses in the classification of SEG which only refers to job title. The Residual Risk Level in each SEG for all gas hazards (Benzene, Toluene, Ethyl Benzene, Xylene) is at a low risk level, except for H2S which is in the medium risk category. Meanwhile, noise is classified as low risk in SEG GS Operators, MWT Operators, Gas Operators, Welder, Company Representatives and noise is a medium risk in several SEG Technician shops, especially during metalizing work. The H2S risk level cannot be lowered to low considering that the severity level is at a high level (4). Reducing the risk level of noise hazards can be implemented by consistent implementation of HCP and it is necessary to measure the effectiveness of the earmuff / earplugs function to determine the effective dose received by workers. Health risks at the Low Risk level must still be managed so that the risk level does not increase so that PT X continues to implement existing controls and ensure the implementation a comprehensive HRA study by conducting observations / interviews to determine the effectiveness of implementing existing controls on the Potential Risk Level and Residual Risk Level
Read More
T-6108
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silvina Murniati; Pembimbing: Hendra; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Devie Fitri Octaviani
S-7804
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firmansyah; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhanm, Adenan
S-7984
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Karmilasari; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Mayarni
S-6717
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Soni Widodo; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Chandra Satrya, Fatma Lestari, Rockyanto V Sasabone, G Sony Hernantyo
Abstrak: Kegagalan pada sistem transportasi saluran pipa gas bawah laut dapat mengakibatkan beberapa risiko yang dapat membahayakan bagi manusia dan lingkungan di sekitar saluran pipa apabila terjadi kebocoran atau bahkan ledakan. Kegagalan tersebut dapat disebabkan beberapa faktor, antara lain terjadinya kebocoran (leaking) karena risiko korosi. Berbagai penelitian dan laporan kasus membuktikan tingkat kecelakaan atau kebakaran dan kebocoran pipa gas bawah laut masih terus terjadi. Analisis safety barriers risiko korosi pipa gas bawah laut dilakukan untuk mengetahui tingkat performa pipeline safety barriers risiko korosi dengan studi kasus pada jaringan pipa gas bawah laut sumur A di PT. XYZ. Penelitian ini dilakukan dengan desain deskriptif analitik melalui data sekunder yang ada di perusahaan. Penelitian ini menggambarkan performa pipeline safety barriers risiko korosi, merujuk kepada pipeline risk level, dan pada akhirnya akan diperoleh pipeline safety level sebagai acuan dalam operasional jaringan pipa gas bawah laut. Kata kunci: Bawah laut, gas, pipeline, safety barriers, risiko, korosi, pipeline risk level, pipeline safety level Failure on the offshore gas pipelines can cause some risks that can be harmful to humans and the environment around the pipeline in case of leakage or even an explosion. The failure may be due to several factors, including leaking to the lining of pipelines due corrosion risks. Various studies and case reports indicate the level of accidents or fires and leaking offshore gas pipeline is still going on. Analysis of safety barriers corrosion risks offshore gas pipeline conducted to determine the performance levels of pipeline safety barriers with a case study on an offshore gas pipeline A wells, PT. XYZ. This research was conducted with descriptive analytic design using secondary data that has available in the company. This study illustrates the performance of the pipeline safety barriers, refers to the pipeline level of risk, and ultimately will be obtained a pipeline safety level as reference in the operation. Key words: Offshore, gas, pipeline, safety barriers, risk, corrosion, pipeline risk level, pipeline safety level
Read More
T-4848
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Errik Yusnaldi Saleh; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Mila Tejamaya, Hendra Jaya, Ivan Stevanus Chandra
Abstrak: PT. X merupakan salah satu perusahan yang bergerak bidang Eksplorasi dan Produksi minyak dan gas yang beroperasi di Gresik, Jawa Timur mengalirkan gas kering dari fasilitas pengolahan darat ke Pembangkit Jawa Bali (PJB). Berdasarkan catatan internal PT.X dari tahun 2007 sampai tahun 2016, terdapat 1 (satu) kali kejadian kebocoran pipa penyalur gas pada bulan Agustus tahun 2015 disebabkan oleh faktor ekternal. Selain terjadinya kecelakaan tersebut, beberapa kegiatan masyarakat yang dekat dan bersinggungan dengan jalur pipa penyalur PT. X terpantau semakin meningkat seiring dengan perkembangan kegiatan industri dan pemukiman padat penduduk di daerah Gresik. Berdasarkan kondisi ini maka diperlukan kajian risiko untuk mendapatkan gambaran profil serta tingkat risiko pipa apabila terjadi kebakaran dan ledakan terutama di daerah padat penduduk. Hasil penelitian dengan menggunakan kajian risiko semi kuantitatif menunjukkan bahwa terdapat beberapa segmen jalur pipa penyalur yang mempunyai nilai Relative Risk (RR) yang rendah dengan nilai 0.7 dan 1.8 dari nilai rata rata RR sebesar 2.4 serta dengan nilai probability of survive berkisar antara 66.9 % sampai 69.4% yang menunjukan risiko terjadinya kecelakan dan adanya konsekuensi terhadap lingkungan paling besar dibanding segmen jalur pipa yang lain. Kajian risiko secara kuantitatif dilakukan terhadap beberapa segmen pipa tersebut dan hasilnya menunjukkan bahwa segmen pipa tersebut masih dalam tingkat risiko yang ACCEPTABLE dan TOLERABLE. Berbagai upaya pencegahan dan mitigasi harus dilakukan oleh PT. X untuk mempertahankan dan menurunkan tingkat risiko pipa penyalur gas sampai tingkat ACCEPTABLE. Kata kunci: Kajian Risiko; Relative Risk ; Probability of survice; Tingkat Risiko. PT. X is one of the oil and gas exploration and production companies operating in Gresik, East Java, transporting dry gas from Onshore Processing Facilities (OPF) to the Java Bali Plant (PJB) through pipeline. Based on internal records of PT.X from 2007 to 2016, there was 1 (one) time occurrence of pipeline failure in August 2015 caused by external factor. In addition to the occurrence of the accident, some activities close to and intersect with the pipeline channel PT. X is observed to increase in line with the development of industrial activities and densely populated in the Gresik area. Based on this condition, an assesment is required in order to obtain a description of the risk profile and the risk level of the pipeline in case of fire and explosion, especially in dense populated areas. From the results of research by using semi-quantitative risk analysis showed that there are several segments of the pipelines that have low Relative Risk (RR) with the value of 0.7 and 1.8 of the average RR value of 2.4 and with probability of survive value ranges from 66.9% to 69.4% . It shows that the risk of accidents and the impact of environmental consequences is greater than the other pipeline segment. Quantitative risk assessments were conducted to the pipeline segments and the results show that the pipeline segment is still at risk level ACCEPTABLE and TOLERABLE. Various mitigation and prevention efforts must be performed by PT. X to maintain and lower the risk level of gas transmission pipeline to ACCEPTABLE levels. Key words : Risk Analysis, Relative Risk, Probability of Survive; Risk Level
Read More
T-4882
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nelvi Arvina; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Ramadansyah Siregar
S-7670
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arifatun Milah Ratri; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Chandra Satrya, Ike Pujiriani
Abstrak: Proses kerja pada pembuatan furniture berisiko terjadi MSDs pada pekerja.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran tingkat risiko ergonomiyang berpotensi menimbulkan musculoskeletal disorders pada pekerja IndriaFurniture Depok. Desain studi adalah cross sectional, menggunakan metodeQuick Exposure Check (QEC) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untukmenilai tingkat risiko ergonomi di tiap tahapan kerja. Hasil penelitian berdasakanpenilaian QEC menunjukan level tindakan 3 pada proses pembuatan pola danfinishing dan level tindakan 4 pada proses pemotongan, perakitan, dan loading.Berdasarkan penilaian REBA, terdapat level tindakan 3 pada proses finishing,level tindakan 4 pada proses pembuatan pola, pemotongan, dan perakitan, danlevel tindakan 5 pada proses loading. Memperbaiki desain meja kerja yang sesuaidengan antropometri pekerja, sosialisasi, dan pemberian informasi mengenai ergonomi di tempat kerja merupakan rekomendasi yang dapat dilakukan untuk mencegah tingginya tingkat risiko ergonomi pada pekerja.
Kata Kunci: QEC, REBA, musculoskeletal disorders, furniture, informal, tingkatrisiko ergonomi.
Read More
S-8496
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indriya Jayanti; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Baiduri Widanarko, Irma Setyawaty Wulandari
S-8860
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive