Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Mukodas; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Adenan
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang analisis penyebab traffic accident yang terjadi sepanjang tahun 2012 di PT Pamapersada Nusantara Jobsite Kideco, Batu Kajang, Kalimantan Timur dengan menggunakan metode telaah data sekunder dan diklasifikasikan ke dalam Human Factor Analysis and Classification System for Mining Industry (HFACS-MI) untuk melihat faktor penyebab berkaitan dengan unsafe act, precondition of unsafe act, dan unsafe leadership. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar traffic accident terjadi karena unsafe act dan terdapat manifestasi juga dari precondition of unsafe act dan unsafe leadership. Faktor yang berpengaruh paling besar dalam traffic accident adalah skill-based error
Read More
S-7750
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Rosdiana ; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Ema Hermawati, Zakianis, Rudy Joegyantoro; Slamet Isworo
Abstrak:
Read More
Cedera lalu lintas sebagai penyebab utama kematian ke delapan bagi semua usia. Riskesdas 2018 menunjukkan proporsi kejadian cedera jalan raya di Indonesia fluktuatif sejak tahun 2007-2018. Proporsi penyebab cedera kecelakaan lalu lintas tahun 2018 di Indonesia juga didominasi kendaraan bermotor. Saat pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia telah melakukan kebijakan diantaranya kekarantinaan kesehatan yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak 1 April 2020 yang dapat mempengaruhi pola mobilitas masyarakat dan berdampak pada kecelakaan lalu lintas [3]. Tujuannya untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian cedera lalu lintas dan gambaran titik kejadian kecelakaannya. Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai wilayah urban dan Kabupaten Pandeglang sebagai wilayah rural. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan uji chi square, uji T dan regresi logitik pada semua faktor risiko. Analisis spasial untuk menggambarkan titik kejadian kecelakaan lalu lintas. Pengumpulan data dilakukan Bulan April-Juni 2023. Sumber data penelitian berasal dari data sekunder rekam medis RSUD tipe tertinggi dan kepolisian. Tidak ada perbedaan antara kejadian kecelakaan dan kejadian cedera sebelum dan saat pandemi di dua wilayah tersebut. Sebelum pandemi, kecepatan tinggi berhubungan dengan cedera berat baik di wilayah urban (p 0,000) maupun rural (p 0,003). Saat pandemi, status korban (p 0,001) dan jenis kecelakaan (0,011) signifikan terhadap kejadian cedera berat di wilayah rural. Di rural baik pandemi maupun sebelumnya jalan berlubang (p 0,02 dan p=0,04) berhubungan dengan cedera berat. Waktu kejadian saat pandemi di wilayah rural berhubungan dengan cedera berat (p 0,048). Faktor yang paling berpengaruh kejadian cedera di wilayah rural saat pandemi yaitu status korban, kejadian kecelakaan, dan jalan berlubang. Analisis spasial menggambarkan kejadian kecelakaan di dua wilayah banyak terjadi di pusat ibukotanya dan jalur utama menuju kota lain.
Traffic injuries as the eighth leading cause of death all ages[1]. Riskesdas 2018 shows that proportion of road injuries in Indonesia has fluctuated since 2007-2018[2]. The proportion of causes of traffic accident injuries in 2018 in Indonesia is also dominated by motorized vehicles[2]. During the COVID-19 pandemic, Indonesia implemented policies including health quarantine, Large-Scale Social Restrictions since April 1 2020 which could affect people's mobility patterns and have an impact on traffic accidents [3]. The aim is to find out the factors that most influence the occurrence of traffic injuries and an overview of points accident. South Tangerang City is designated as an urban and Pandeglang Regency as a rural. This study used a cross sectional study with the chi square test, T test and logistic regression on all risk factors. Spatial analysis to describe the point of occurrence of traffic accidents. Data collection was carried out in April-June 2023. The source of research data came from secondary data medical records of the highest type of hospital and police. There is no difference between incidence of accidents and injuries before and during the pandemic in the two regions. Before pandemic, high speed was associated with serious injury in urban (p 0.000) and rural (p 0.003). During pandemic, victim status (p 0.001) and type of accident (0.011) were significant for the incidence of serious injuries in rural. In rural, both the pandemic and previous potholes (p 0.02 and p=0.04) were associated with serious injuries. The timing of pandemic in rural is associated with serious injuries (p 0.048). The factors that most influenced the incidence of injuries in rural during pandemic were victim status, accidents, and potholes. Spatial analysis describes the occurrence of accidents in two areas mostly occurring in the center of the capital and the main route to other cities.
T-6639
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Farida Tasya; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Wien Goerindro
Abstrak:
Dalam setiap aktivitas pertambangan, terdapat potensi bahaya yang menimbulkanrisiko terjadinya kecelakaan. Jenis kecelakaan menabrak merupakan kecelakaanyang banyak terjadi pada operasi lalu lintas tambang jobsite PT SS (41%) dankejadiannya cenderung berulang. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untukmendapatkan gambaran tentang sistem pertahanan dalam mencegah kecelakaansesuai dengan kerangka pikir Swiss Cheese Model. Penelitian ini dilakukandengan pendekatan kualitatif melalui analisis data kecelakan lalu lintas tambangdi salah satu jobsite di PT SS, suatu perusahaan kontraktor pertambangan batubaraterbuka, dengan menggunakan Human Factors Analysis and Classification Systemin Mining Industry (HFACS-MI). Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap53 kasus kecelakaan lalu lintas tambang, permasalahan yang banyak ditemukan diantaranya adalah skill-based error, adverse mental states, coordination andcommunication, inadequate leadership, dan organization process. Dapat disimpulkan bahwa sistem pertahanan yang ada untuk mencegah kecelakaan lalulintas tambang masih belum optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan sistem pertahanan, baik yang ditargetkan kepada individu ataupun organisasi, agarrisiko kecelakaan dapat dikendalikan.
Kata Kunci :Kecelakaan lalu lintas tambang, tabrakan, sistem pertahanan, Swiss CheeseModel, HFACS-MI
In mining process activities, there are potential hazards that poses a risk to be anaccident. Collision is one of accident types that frequently happen on miningtraffic operations jobsite PT SS (41%) and it has tendency to occur repeatedly.This study aimed to gain an overview of defences system in preventing accidentsaccording to Swiss Cheese Model framework. The research was conducted with aqualitative approach through mining traffic accident data analysis in one ofjobsite in PT SS, an open coal mining contractor company, using the HumanFactors Analysis and Classification System in Mining Industry (HFACS-MI).Based on the analysis of 53 cases of mining traffic accidents, revealed that themost common problems were skill-based errors, adverse mental states,coordination and communication, inadequate leadership, and organizationprocess. It can be concluded that the existing defences system to prevent miningtraffic accidents has not been optimal yet. Therefore, defences systemimprovement, either targeted to the individual or organizational, is needed tocontrol accident risk.
Key words:Mine traffic accident, collision, defences system, Swiss Cheese Model, HFACSMI
Read More
Kata Kunci :Kecelakaan lalu lintas tambang, tabrakan, sistem pertahanan, Swiss CheeseModel, HFACS-MI
In mining process activities, there are potential hazards that poses a risk to be anaccident. Collision is one of accident types that frequently happen on miningtraffic operations jobsite PT SS (41%) and it has tendency to occur repeatedly.This study aimed to gain an overview of defences system in preventing accidentsaccording to Swiss Cheese Model framework. The research was conducted with aqualitative approach through mining traffic accident data analysis in one ofjobsite in PT SS, an open coal mining contractor company, using the HumanFactors Analysis and Classification System in Mining Industry (HFACS-MI).Based on the analysis of 53 cases of mining traffic accidents, revealed that themost common problems were skill-based errors, adverse mental states,coordination and communication, inadequate leadership, and organizationprocess. It can be concluded that the existing defences system to prevent miningtraffic accidents has not been optimal yet. Therefore, defences systemimprovement, either targeted to the individual or organizational, is needed tocontrol accident risk.
Key words:Mine traffic accident, collision, defences system, Swiss Cheese Model, HFACSMI
S-7765
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Silvia Fitriana; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Budi Hartono, Wakhyono Budianto
Abstrak:
Read More
Peningkatan populasi penduduk di suatu perkotaan berdampak pada meingkatnya beban terhadap sistem transportasi, salah satunya adalah kecelaaan lalu lintas. Berada pada urutan kesembilan sebagai penyebab utama kematian di dunia dan diperkiran berada pada urutan keempat pada 2030. Kecelakaan lalu lintas di Jakarta utara memiliki indeks fatalitas tertinggi di Jakarta. Pada tahun 2022-2023, terdapat peningkatan angka kecelakaan lalu lintas dengan penyebab dan korban didominasi oleh pengemudi sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor manusia (usia, jenis kelamin, lengah, mengantuk atau lelah, tidak tertib lalu lintas, penggunaan alat pelindung diri, dan kepemilikan SIM) dan faktor lingkungan (geometri jalan, permukaan jalan, waktu kejadian, dan cuaca) dalam kecelakaan lalu lintas pada pengemudi sepeda motor di Kota Jakarta Utara Tahun 2022-2023. Menggunakan desain strudi cross sectional dengan metode kuantitatif dan total sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95% (p-value=0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara jenis kelamin (p-value=0,005; OR=2,667), tidak tertib lalu lintas (p-value<0,001; OR=4,108), dan cuaca (p-value=0,001; OR=3,774) dengan kecelakaan lalu lintas. Variabel yang paling berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah tidak tertib lalu lintas. Berdasarkan hasil analisis spasial, titik lokasi kecelakaan lalu lintas terbanyak berada di Jalan Raya Cilincing, Jalan R. E. Martadinata, dan Jalan. Yos Sudarso.
The increasing population of urban areas has resulted in an increasing burden on the trasportation system, including traffic accident. Traffic accident is the ninth leading cause of death in the world and are expected to foruth by 2023. Traffic accident in North Jakarta have the highest fatality index in Jakarta. In 2022-2023, there was an increase in the number of traffic accident with casuse and victims dominated by motorcyclist. This study aims to analyze human factors (age, gender, inattention, drownsiness or fatigue, traffic violation, use of personal protective equipment, and possession of driver’s license) and environmental factors (road geometry, road surface, time of accident, and weather) in traffic accident among motorcyclist in North Jakarta City in 2022-2023. This study used a cross-sectional study design with quantitative methods and total sampling as sampling techniques. Statistical analysis was perfomed using the chi-square test and binary logistic regression with 95% confident level (p-value=0,005). The result showed and association between gender (p-valu=0,005; OR=2,667), traffic violation (p-value<0,001; OR=4,108), and weather (p-value=0,001; OR=3,774) with traffic accident among motorcyclyst. The most influential variabel in the occurrence of traffic accident among motorcyclist is traffic violation. Based on the spatial analysis, the most location of traffic accident are Jalan Raya Cilincing, Jalan R. E. Martadinata, and Jalan Yos Sudarso.
S-11710
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ririen Nathalia Anggita; Pembimbing: Chandra Starya; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Eva Dewi Puspitasari
Abstrak:
Perusahaan X adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi beton, dimana pada proses kerja melibatkan alat transportasi seperti truck, tanki, loader, mobil, dan lain sebagainya. Jenis kecelakaan kerja yang sering terjadi berupa kecelakaan kerja lalu-lintas. Pengendalian-pengendalian telah dilakukan dan diterapkan namun angka kecelakaan tetap saja tinggi. Agar pengendalian tepat sasaran, diperlukan analisis atau kajian terhadap bahaya dan risiko keselamatan lalu-lintas di dalam plant perusahaan X. Analisis risiko yang tajam dan mendalam menghasilkan pengendalian yang tepat sasaran. Analisis risiko dilakukan dengan menggunakan standard AZ/NZS 4360 : 2004 dengan mempertimbangkan probability, konsekuensi, dan tingkat risikonya. Metode yang digunakan adalah kualitatif bersifat deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 32 potensi bahaya dan 46 risiko keselamatan lalu lintas di dalam plant perusahaan X dimana hasil analisis tingkat risiko berdasarkan pengendalian yang sudah ada, terdapat 16 risiko sangat tinggi, 15 risiko tinggi, 5 sedang, dan 10 rendah. Enam belas risiko sangat tinggi merupakan 12 faktor pengendara dab 4 faktor jalan. Kata Kunci: Analisis Risiko, Keselamatan Lalu-lintas, Kecelakaan Kerja, Kecelakaan Lalu-Lintas, Pengendara, Jalan, Kendaraan, Lingkungan.
X company is one of a company that produce ready use concrete. Most of their work process are involving vehicle (truck, tank, loader, car, etc). The type of workplace accident that usually happened is traffic accident. Controls are being planned and applied, but the accident still happen. To make an appropriate controls, company needs to do the risk analysis about risk, hazard, and unexpected event in the plant. Risk analysis can be done by the use of AS/NZS 4360 : 2004 standard and assess the probability, consequences, and level of risk. Method that used is descriptive-qualitative including observation and deep interview. The result showed that the potential hazard found are 32 and risk found are 46, which is the level of risk is 16 extremely high, 15 high, 5 moderete, and 10 low. Keywords: Risk Analysis, Traffic Safety, Workplace Accident, Traffic Accident, Road, Vehicle, Road User, Environment.
Read More
X company is one of a company that produce ready use concrete. Most of their work process are involving vehicle (truck, tank, loader, car, etc). The type of workplace accident that usually happened is traffic accident. Controls are being planned and applied, but the accident still happen. To make an appropriate controls, company needs to do the risk analysis about risk, hazard, and unexpected event in the plant. Risk analysis can be done by the use of AS/NZS 4360 : 2004 standard and assess the probability, consequences, and level of risk. Method that used is descriptive-qualitative including observation and deep interview. The result showed that the potential hazard found are 32 and risk found are 46, which is the level of risk is 16 extremely high, 15 high, 5 moderete, and 10 low. Keywords: Risk Analysis, Traffic Safety, Workplace Accident, Traffic Accident, Road, Vehicle, Road User, Environment.
S-8914
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
