Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Yusinantika Metta Prawitasari; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Indri Hapsari S., Erdy Techrisna Satyadi, Soeharijanto Ary Soekadi
Abstrak:
Hasil Riskesdas (2018) menunjukkan 1,5% penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner, artinya 15 dari 1000 penduduk Indonesia menderita penyakit ini dan 1,2% dari data tersebut adalah karyawan swasta. Faktor yang paling berpengaruh terhadap PJK adalah kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar trigliserida karyawan PT X. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik. Pada penelitian ini, pendekatan studi yang digunakan adalah study cross sectional. Berdasarkan hasil uji Chi Square diperoleh hasil bahwa variabel umur, obesitas, aktifitas fisik, perilaku merokok, riwayat penyakit keluarga, pola makan karbohidrat, protein, lemak, dan serat berhubungan dengan kadar trigliserida karyawan PT X karena p-value lebih kecil dari alpha ( =0,05). Sedangkan Variabel jenis kelamin diperoleh p-value (0,215) lebih besar dari nilai alpha ( =0,05) artinya tidak ada hubungan jenis kelamin terhadap kadar trigliserida. Pada hasil analisis univariat menunjukkan semua responden penelitian tidak mengonsumsi alkohol. Tetapi, dapat diketahui 17,3% responden memiliki kadar trigliserida lebih dari batas normal. Pada penelitian ini nilai p-value tidak terlihat karena semua responden tidak mengonsumsi alkohol. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kadar trigliserida adalah variabel umur.
The results of Riskesdas (2018) show that 1.5% of Indonesia population suffers from coronary heart disease, meaning that 15 out of 1000 Indonesians suffer from this disease and 1.2% of the data are private employees. The most influential factor on CHD is cholesterol and triglyceride levels in the blood. This study aims to analyze the factors associated with the triglyceride levels of PT X employees. This type of research is a descriptive analytic study. In this study, the study approach used is cross sectional study. Based on the Chi Square Test results obtained that the variables of age, obesity, physical activity, smoking behavior, family history, carbohydrate, protein, fat, and fiber diet are related to the triglyceride levels of PT X employees because the p-value is smaller than alpha (α = 0.05). While the sex variable obtained p-value (0.215) is greater than the alpha value (α = 0.05) meaning that there is no gender relationship to triglyceride levels. On the results of univariate analysis showed all study respondents did not consume alcohol. However, it is known that 17.3% have triglyceride levels more than normal. In this study the p-value was not seen because all respondents did not consume alcohol. The results of multivariate analysis showed that the most dominant variable affecting triglyceride levels is age
Read More
The results of Riskesdas (2018) show that 1.5% of Indonesia population suffers from coronary heart disease, meaning that 15 out of 1000 Indonesians suffer from this disease and 1.2% of the data are private employees. The most influential factor on CHD is cholesterol and triglyceride levels in the blood. This study aims to analyze the factors associated with the triglyceride levels of PT X employees. This type of research is a descriptive analytic study. In this study, the study approach used is cross sectional study. Based on the Chi Square Test results obtained that the variables of age, obesity, physical activity, smoking behavior, family history, carbohydrate, protein, fat, and fiber diet are related to the triglyceride levels of PT X employees because the p-value is smaller than alpha (α = 0.05). While the sex variable obtained p-value (0.215) is greater than the alpha value (α = 0.05) meaning that there is no gender relationship to triglyceride levels. On the results of univariate analysis showed all study respondents did not consume alcohol. However, it is known that 17.3% have triglyceride levels more than normal. In this study the p-value was not seen because all respondents did not consume alcohol. The results of multivariate analysis showed that the most dominant variable affecting triglyceride levels is age
T-5977
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mukhlidah Nanun Siregar; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Trini Sudiarti, Hardiansyah, Misty
Abstrak:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan determinan- determinan terkait profil lipid darah berdasarkan data Riskesdas tahun 2013 pada kelompok umur 18-59 tahun. Desain penelitian Cross Sectional dengan sampel 21.055 orang. Data dianalisis dengan analisis multivariat Regresi Logistik Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, jenis kelamin, status perkawinan, obesitas sentral, merokok, dan aktivitas fisik berhubungan dengan kadar kolesterol total. Jenis kelamin, status perkawinan, merokok, aktivitas fisik, pola konsumsi makanan berlemak/berkolesterol/gorengan, dan konsumsi kopi berhubungan dengan kadar kolesterol HDL. Umur, jenis kelamin, status perkawinan, obesitas sentral, merokok, dan aktivitas fisik berhubungan dengan kadar kolesterol LDL. Umur, jenis kelamin, status perkawinan, obesitas sentral, merokok, stres, dan pola konsumsi kopi berhubungan dengan kadar trigliserida. Umur menjadi determinan utama pada kadar kolesterol total, kadar kolesterol LDL, dan kadar trigliserida. Sedangkan determinan utama pada kadar kolesterol HDL adalah obesitas sentral. Disarankan kepada masyarakat usia 18-59 tahun untuk menjaga gizi seimbang, meningkatkan aktivitas fisik, dan berhenti merokok untuk menjaga agar terhindar dari obesitas sentral yang berdampak kepada profil lipid darah tidak normal. Kata kunci : Umur, kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, trigliserida
Read More
T-4356
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Herdiana Christanty Sihombing; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Yvonne Magdalenna Indrawani, Endah Kusumawardani, Agus Triwinarto
Abstrak:
Tesis ini membahas mengenai hipertensi pada supir bus AKAP di JawaBarat, DKI Jakarta, dan Banten tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran kejadian hipertensi, faktor-faktor yang berhubungan, sertadan faktor dominan darikejadian hipertensi dikalangan supir bus AKAP. Faktor-faktor tersebut mencakup faktor yang tidak dapat dimodifikasi maupun yang dapat dimodifikasi. Faktor yang tidak dapat dimodifikasi adalah umur dan riwayat penyakit hipertensi dalam keluarga. Sementara, faktor yang dapat dimodifikasiyaitu kegemukan, olahraga, merokok, profil lipid, konsumsi alkohol, dan polamakan. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darahterhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Penelitan dilakukan secara kuantitatif dengan desain potong lintang (cross sectional) . Penelitian iniselama bulan April-Juli 2014. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 310 orang. Hasil penelitian menunjukkan 31,9% supir bus AKAP mengalami hipertensi.Maka terdapat hubungan antara umur, kadar kolesterol total, kadar trigliserida,IMT, persen lemak perut, persen lemak tubuh, konsumsi alkohol, dan konsumsibuah. Hasil analisis multivariat, umur, kolesterol total, trigliserida, konsumsi alkohol masuk dalam model akhir multivariat, dimana konsumsi alkohol sebagaifaktor dominan protektif terhadap hipertensi. Konsumsi alkohol dalam jumlah sedang dapat meningkatkan HDL yang mengurangi resiko hipertensi. Kata kunci:Hipertensi, supir bus, kolesterol, trigliserida
This thesis discusses the hypertension in AKAP bus drivers in West Java,Jakarta and Banten in 2013. Purpose of this study is to describe the incidence ofhypertension, associated factors, and the dominant factors of hypertension amongAKAP bus drivers. These factors include factors that are not modifiable andmodifiable. Factors that can not be modified are age and family history ofhypertension. Meanwhile, factors that can be modified, namely obesity, exercise,smoking, lipid profile, alcohol consumption, and diet. Hypertension or high bloodpressure is a blood vessel disorder that results in the supply of oxygen andnutrients carried by the blood to the inhibited tissues that need it. Researchconducted by the quantitative cross-sectional design (cross-sectional). Thisresearch during the month of April to July 2014. Samples in this study amountedto 310 people. The results showed 31.9% had hypertension AKAP bus driver. Sothere is a relationship between age, total cholesterol, triglycerides, BMI, percentabdominal fat, percent body fat, alcohol consumption, and the consumption offruit. Results of multivariate analysis, age, total cholesterol, triglycerides, alcoholconsumption included in the final multivariate models, where the consumption ofalcohol as a dominant protective factor against hypertension. Moderate alcoholconsumption may increase HDL reduces the risk of hypertension.Kata kunci:hypertension, bus driver, cholesterol, triglycerides
Read More
This thesis discusses the hypertension in AKAP bus drivers in West Java,Jakarta and Banten in 2013. Purpose of this study is to describe the incidence ofhypertension, associated factors, and the dominant factors of hypertension amongAKAP bus drivers. These factors include factors that are not modifiable andmodifiable. Factors that can not be modified are age and family history ofhypertension. Meanwhile, factors that can be modified, namely obesity, exercise,smoking, lipid profile, alcohol consumption, and diet. Hypertension or high bloodpressure is a blood vessel disorder that results in the supply of oxygen andnutrients carried by the blood to the inhibited tissues that need it. Researchconducted by the quantitative cross-sectional design (cross-sectional). Thisresearch during the month of April to July 2014. Samples in this study amountedto 310 people. The results showed 31.9% had hypertension AKAP bus driver. Sothere is a relationship between age, total cholesterol, triglycerides, BMI, percentabdominal fat, percent body fat, alcohol consumption, and the consumption offruit. Results of multivariate analysis, age, total cholesterol, triglycerides, alcoholconsumption included in the final multivariate models, where the consumption ofalcohol as a dominant protective factor against hypertension. Moderate alcoholconsumption may increase HDL reduces the risk of hypertension.Kata kunci:hypertension, bus driver, cholesterol, triglycerides
T-4176
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sara Sofia Jennifer Idapola; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Fatmah Yusron, Rosma TP Hutagalung
Abstrak:
Produktifitas seseorang dalam melakukan pekerjaannya akan berkurang apabila tidak ditunjang dengan kondisi kesehatan yang baik. Seseorang dengan berat badan kurang dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi, sementara orang dengan berat badan berlebih akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif. Keadaan gizi lebih pada orang dewasa selama ini ditentukan dengan indikator Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). IMT lebih sebagai salah satu indikator status gizi lebih juga meningkatkan risiko peningkatan kolesterol darah dan diabetes mellitus. Selain itu, peningkatan trigliserida juga terjadi dalam sirkulasi penderita gizi lebih yang berhubungan dengan penurunan kadar kolesterol HDL, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk hubungan IMT terhadap keadaan biokimia darah pada karyawan PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, Jakarta tahun 2008. Penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang akan melihat hubungan IMT dengan gambaran biokimia darah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dalam hal ini seluruh karyawan yang memenuhi kriteria sampel diikutsertakan dalam penelitian. PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya memiliki 149 karyawan tetap yang melakukan pemeriksaan kesehatan, 135 orang diikutsertakan dalam penelitian karena memiliki data medis yang lengkap yaitu pemeriksaan fisik dan laboratorium. Prevalensi IMT kurang 4.4%, normal 45.2% dan lebih 50.4%. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar kolesterol dan kadar glukosa puasa. Terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar trigliserida karyawana PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya. Hampir sebagian besar karyawan PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya memiliki status gizi lebih. IMT tidak berhubungan dengan kadar kolesterol dan glukosa darah puasa, akan tetapi berhubungan dengan kadar trigliserida karyawan PT. Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya.
Read More
S-5637
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Pitri Noviadi; Promotor: I Made Djaja; KoPromotor: Syahrul Meizar Nasri, Jenny Bashirudin; Penguji: Sudijanto Kamso, L. Meily Kurniawidjaja, Doni Hikmat Ramdhan, Dewi Rahayu, Sony P. Warouw, Dwi Susilowati
D-363
Depok : FKM-UI, 2017
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Selfi Mayasari; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Wahyudin
S-7581
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
