Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 12 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Enka Rafsanjanie; pembimbing : Kurnia Sari; Penguji: Mieke Savitri, Indah Rosana
Abstrak: Dari tahun 2009 sampai tahun 2012 kunjungan di klinik anak RSUD Kota Bekasi mengalami penurunan jumlah kunjungan setiap tahunnya. Oleh sebab itu perlu diteliti bagaimana keputusan berkunjung kembali di klinik anak serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan metode cross sectional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis persepsi mutu pelayanan dengan keputusan berkunjung kembali di klinik Anak RSUD Kota Bekasi, dengan responden orangtua/wali pasien klinik anak. Hasil Penelitian inidianalisis secara univariat dan bivariat, dengan menggunakan Uji Chi-Square. Penelitian didapatkan bahwa 73% responden memutuskan untuk berkunjung kembali. Serta diketahui ada hubungan yang bermakna antara persepsi mutupelayanan dengan keputusan berkunjung kembali, yaitu: dimensiReliability (p-value 0,000 dan OR 23,21) dimensi Responsiveness (p-value 0,000 dan OR 15,23)dimensi Assurance (p-value 0,000 dan OR 27,72) dimensi Empathy (p-value0,000 dan OR 36,22) dimensi Tangibel (p-value 0,000 dan OR 8,75) Kata Kunci : Mutu Pelayanan, Keputusan Berkunjung Kembali.
Read More
S-8271
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratu Ayu Andriyadinatrie; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Peter Albert W. Pattinama, Indah Rosana
S-4637
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Antonius Artanto E. P.; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Purwanto, Indah Rosana
Abstrak: Terdapat sekitar 10-15% klaim yang tertunda pembayarannya di Rumah SakitUmum Daerah dr Kanujoso Djatiwibowo. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada tertundanya klaim BadanPenyelenggara Kesehatan Sosial Kesehatan sesuai panduan klaim dan perjanjiankerjasama. Sumber data yang diambil berasal dari jumlah klaim yang tertunda diRumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo periode Januari - Maret2016 dan menggali penyebab terjadinya permasalahan tersebut melalui informan.Penelitian bersifat kuantitatif dan kualitatif dengan metode deskriptif analitikmenggunakan studi retrospektif dari data sekunder resume medis yang tidaklengkap dan wawancara serta diskusi. Hasil penelitian menunjukkan faktor yangmempengaruhi klaim tertunda adalah ketidaklengkapan resume medis yangdidominasi ketiadaan tanda tangan Dokter Penganggungjawab Pasien ( DPJP)disebabkan didapatkan adanya tugas ganda pada case manager sehinggaterjadinya keterlambatan dalam penyelesaian resume medis elektronik. Saran yangdiajukan adalah penggunaan rekam medis elektronik, pemisahan tugas antaracase manager dengan dokter ruangan, peningkatan kepatuhan case manageruntuk menulis sejak awal data resume medis pasien antara lain dengan penilaiankinerja dan remunerasi terintegrasi .Kata kunci : BPJS, Klaim, Resume Medis, Case Manager, Tanda Tangan.
Read More
B-1794
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Purwaningsih Teguh Rahayu; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Amila Megraini, Indah Rosana
Abstrak: Abstrak
Prosentase pembayaran piutang Jamkesda terhadap jumlah piutang selama tiga tahun terakhir mengalami penurunan yaitu tahun 2010 sebesar 89,01 %, tahun 2011 sebesar 72,25 % dan tahun 2012 sebesar 70,54 %. Prosentase ini masih di bawah indikator mutu manajemen yaitu 90 % atau jumlah pasien belum terbayar kurang dari 10 %.
 
 
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan piutang pasien jaminan kesehatan daerah di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2012, Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian yang membicarakan beberapa kemungkinan untuk memecahkan masalah. Jenis penelitian bersifat deskriptif bertujuan memberikan gambaran pengelolaan piutang pasien jamkesda.
 
 
Dari hasil penelitian didapat bahwa rata-rata pembayaran klaim oleh Dinas Kesehatan adalah 93,75 % di atas satu bulan dari pengiriman tagihan. Keterlambatan pembayaran dipengaruhi oleh factor internal dan ekstenal. Faktor internal antara lain dari input yang melakukan proses pada pengelolaan piutang. Sedang factor eksternal adalah pihak penjamin atau pasien dan keluarga pasien.
 
 
Pada akhir penelitian disarankan penambahan SDM sesuai penghitungan analisis beban kerja, evaluasi dan monitoring PKS, melengkapi seluruh prosedur kerja dan membuat system informasi piutang yang handal.
 

Jamkesda percentage of receivables to total receivables during the last three years decreased in 2010 by 89.01%, in 2011 amounted to 72.25% and by 70.54% in 2012. This percentage is still under the management of quality indicators is 90% or the number of patients has not paid less than 10%.
 
 
The purpose of this study was to analyze the patient's health insurance receivable management area in Dr. Kariadi Semarang in 2012. Methods This study is a qualitative research approach to discuss some possible research to solve the problem. Type a descriptive study aims to provide an overview of patient accounts receivable management Jamkesda.
 
 
From the results obtained that the average claim payment by the Department of Health was 93.75% above the one month of the delivery bill. Late payments is influenced by internal factors and ekstenal. Internal factors such as the input of the receivables management process. Being an external factor is the guarantor or the patient and the patient's family.
 
 
At the end of the study suggested the addition of appropriate human resource calculation workload analysis, evaluation and monitoring of Cooperation Agreement, complete all work procedures and make the system reliable receivables information.
 

 

Read More
B-1550
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Cinderasuci; Pembimbing; Ede Surya Darmawan; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Wirda Saleh, Indah Rosana
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan memperbaiki angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) di ruang rawat biasa Instalasi Rawat Inap RS Anna Medika dengan metode Six Sigma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang ditunjang dengan metode kuantitatif.

Hasil penelitian menyarankan pengembangan yang paling tepat adalah pengawasan langsung kepada petugas kesehatan dan penempatan sabun disertai label peringatan di tiap wastafel kamar perawatan, disertai upaya untuk meminimalisir biaya pelatihan berkala, evaluasi hasil pengembangan, modifikasi komponen biaya, dan pemberdayaan seluruh petugas untuk mendukung program tersebut.


This research aims to improve adverse event rate in regular care on inpatient service of Anna Medika Hospital using Six Sigma method. Qualitative approach with quantitative method support is used in this research.

The results suggest hospital to improve adverse event rate by observing of health workers hand higiene and procedures, and providing liquid soap with warning sign hand washing sink in every patient's room.

Read More
B-1370
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Candra Friyadi; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Indah Rosana, Yuli Prapanca
B-1283
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cynthia Dewi Sinardja; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Mieke Savitri, Puput Oktamianti, Indah Rosana, Made Widnyana
Abstrak: Nyeri pasca bedah merupakan salah satu penyebab nyeri akut yang paling umum.Penanganan nyeri yang efektif merupakan komponen fundamental dari pelayananpasien yang berkualitas. Di RS Prima Medika belum ada protokol standarpenanganan nyeri pasca bedah. Tujuan penelitian ini untuk mengukur intensitasnyeri pasien pasca bedah di RS Prima Medika, membuat protokol standarpenanganan nyeri pasca bedah di RS Prima Medika dalam mewujudkan pelayananyang berkualitas dan aman bagi pasien. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi intensitasnyeri pada pasien pasca laparotomi dan wawancara mendalam dengan informanserta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan intensitas nyeri pada periode24 jam pasca bedah adalah nyeri ringan, pada periode 48 jam pasca bedahintensitas nyeri bervariasi antara nyeri ringan sampai sedang dengan prosedurpenanganan nyeri yang tidak terarah dengan baik. Diperlukan suatu SOP untukmemberikan penanganan nyeri pasca bedah yang optimal.Kata kunci : nyeri pasca bedah, SOP
Acute pain usually caused by postoperative pain. Effective pain management is afundamental component to serve a quality service to the patient. There is noStandard operating procedure in pain management in Prima Medika Hospital. Theaim of this study is to measure the intensity of pain in postoperative patient in thishospital, to arrange a standard operating procedure for postoperative painmanagement to serve a quality and safe service to the patient. This is a qualitativedescriptive study where data were collect by observed pain intensity in postlaparotomy patient, in-depth interviews with the informans and revieweddocuments. Result show that pain intensity in 24 hours after surgery were mild,and in 48 hours the pain intensity were mild to moderate with no proper protocol.A standard operatimg procedure is needed to give the best pain management tothe patientKeyword : postoperative pain, SOP
Read More
B-1643
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Kadek Ayu Yuliany; Pembiming: Puput Oktamianti; Penguji: Adang Bachtiar, Dumilah Ayuningtyas, Budi Hartono, Indah Rosana
B-2013
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Umi Eliawati; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ede Surya Darmawan, Puput Oktamianti, Prima Yunika, Indah Rosana
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganwaktu tunggu rawat inap (Boarding Time)di UGD RS Awal BrosPekanbaru.Variabel yang diteliti adalah tingkat kegawatdaruratan, polapembayaran, pola kedatangan, kasus penyakit, jumlah pemeriksaan penunjang,jumlah konsul dokter spesialis dan jumlah pasien per hari.Penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif, menggunakan data retrospektifdengan desain penelitiancross sectional. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian inimenggunakan model konseptual waktu tunggu Input/Throughput/Outputdengan memfokuskan pada proses input dan throughput. Sampel dalampenelitian ini menggunakan penghitungan rumus penelitian cross sectional,dengan jumlah sampel 374 sampel.Pengumpulan data menggunakan instrumenpenelitian dan data sekunder dari laporan kinerja UGD. Uji statistik yangdigunakan dalam penelitian ini pada analisis bivariat menggunakan uji chisquare, dan pada multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitianpada uji statistic bivariat, dari semua variabel yang diteliti ada 4 yang memilikihubungan signifikan dengan boarding time, yaitu tingkat kegawatan (p value=0,001), pola pembayaran (p value= 0,017), jumlah pemeriksaan penunjang (pvalue = 0,001) dan jumlah konsul dokter (p value = 0,041). Sedangkan pada ujimultivariat, hanya 2 variabel yang signifikan, yaitu tingkat kegawatdaruratan(p value = 0,023) dan jumlah pemeriksaan penunjang (p value = 0,001).Kata kunci : boarding time, tingkat kegawatdaruratan, pola pembayaran, jumlahpemeriksaan penunjang, jumlah konsul dokter spesialis
The purpose of this research is to analyse factors contributing the boardingtime in emergency department of Awal Bros Pekanbaru Hospital. Variablesthat include to this research are triage system, payment pattern, arrival mode,amount of diagnostic examination, amount of consulting doctors, and patientsper day.This research is quantitive, retrospective research, using the crosssectional design.A queing system theory describing in acute care process asInput/Throughput/Output model was the framework used in this study, whichfocusing at input and throughput process. The sample size calculated from thecross sectional research design formula, total sampel was 374. Data collectingusing the research instrument and emergency department performance report.Data analysis using a cross-tabulation or chi-square for bivariate analysis, andusing logistic regression for multivariate analysis. The result of this bivariateanalysis show that among all varaibles, factors that contributing to boardingtime was triage system ( p value= 0,001), payment pattern (p value = 0,017),amount of diagnostic examination (p value=0,001) and amount of consultingdoctor (p value = 0,041). Meanwhile from the multivariate analysis show thatvariables that contributing the boarding time was triage system (p value =0,023) and amount of the diagnostic examination (p value = 0,001).Keywords : boarding time, triage system, payment pattern, amount ofdiagnostic examination, amount of consulting doctors
Read More
B-1763
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitrianto; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Ede Surya Darmawan, Prima Yunika, Indah Rosana
Abstrak: Pelaporan insiden keselamatan pasien adalah suatu sistem untukmendokumentasikan laporan insiden keselamatan pasien, analisis dan solusi untukpembelajaran. Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan dasar untukmembangun suatu sistem asuhan pasien yang lebih aman. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui faktor-faktor yang yang berhubungan dengan motivasi perawatmelaporkan insiden keselamatan pasien di RS Awal Bros Panam. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang.Sampel adalah seluruh perawat pelaksana yang memenuhi kriteria inklusi daneksklusi yaitu sejumlah 102 perawat. Analisis yang digunakan adalah analisisunivariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besarresponden (62%) memiliki motivasi baik melaporkan insiden keselamatan pasien.Hasil uji Chi-square didapatkan hubungan yang bermakna (ρ < 0,05) antaravariabel persepsi, budaya keselamatan pasien, umpan balik, prosedur pelaporandan transparansi pelaporan dengan motivasi melaporkan insiden keselamatanpasien. Hasil multivariat regresi logistik didapatkan variabel yang berpengaruhterhadap motivasi perawat melaporkan insiden keselamatan pasien adalahpendidikan, prosedur pelaporan dan transparansi pelaporan (r² = 19,9%).Kata kunci : motivasi perawat; pelaporan insiden keselamatan pasien; prosedurpelaporan; transparansi pelaporan.
Read More
B-1767
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive