Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kharisma Utari; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Setyani
Abstrak: Berat lahir dan panjang lahir bayi merupakan ukuran yang dapat digunakan sebagai indikator status kesehatan bayi. Ketidaksesuaian berat lahir dan panjang lahir dengan standar yang telah ditetapkan menunjukkan rendahnya status kesehatan bayi. Bayi kecil atau besar untuk usia kehamilan dapat diidentifikasi dengan menggunakan grafik persentil. Namun Indonesia belum memiliki grafik persentil berat lahir dan panjang lahir bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi berat lahir dan panjang lahir bayi hidup tunggal intrauterine sesuai usia kehamilan di Puskesmas Kramatwatu Kabupaten Serang, tahun 2011- 2015 dan membandingkan grafik persentil berat lahir bayi tunggal sesuai usia kehamilan dengan populasi dari negara lain. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan data sekunder sebanyak 1.021 data dilakukan pada bulan Mei hingga Juni tahun 2015 dengan kriteria inklusi ibu hamil yang melahirkan bayi hidup, bayi tunggal, dan bayi yang tidak mengalami kecacatan, serta melakukan pemeriksaan kandungan dan persalinan dengan dibantu oleh tenaga kesehatan profesional (bidan) di Puskesmas Kramatwatu. Penelitian mendapati hasil distribusi berat lahir dan panjang lahir bayi terhadap usia kehamilan ibu secara umum mengalami peningkatan di setiap persentilnya. Pada rentang persentil 5th hingga 95th, ibu dengan usia kehamilan 30 minggu memiliki berat lahir 900 hingga 2030 gram, dan panjang lahir 34 hingga 47 cm; ibu dengan usia kehamilan 37 minggu memiliki berat lahir 2085 hingga 3475 gram, dan panjang lahir 39 sampai 50 cm; ibu dengan usia kehamilan 42 minggu melahirkan bayi dengan berat 2535 hingga 4000 gram dan panjang lahir 44,6 hingga 53 cm. Persentil berat lahir sesuai usia kehamilan di negara Malaysia bila dibandingkan hampir sama dengan di Kramatwatu, Indonesia pada persentil 50th dan 90th. Namun pada persentil 10 th Indonesia berada dibawah Malaysia dengan berat lahir sesuai usia kehamilan 30 hingga 43 minggu sebesar 1100 hingga 2700 gram.
Kata kunci: Berat lahir, grafik persentil, panjang lahir, usia kehamilan
Read More
S-8719
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Setiawaty; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Nur Syafitri, Setyani
T-3325
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Undang Supriatna; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Besral. Indang Trihandini, Neng Ulfah, Setyani
Abstrak:

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dan gambaran konflik pekerjaankeluarga, konflik keluarga-pekerjaan, kelelahan kerja dan kinerja perawat RSUD. Jenis Penelitian ini analisa kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 118 orang perawat wanita rawat inap RSUD Pandeglang yang sudah menikah. Peneliti menggunakan alat ukur workfamily conflict scale untuk mengukur konflik peran ganda, MBI untuk mengukur kelelahan kerja dan performance scale untuk mengukur kinerja perawat. Ketiga alat ukur tersebut telah diadaptasi dan merupakan hasil dari penelitian sebelumnya. Analisa pada penelitian ini menggunakan SEM dengan software LISREL 8.54. Berdasarkan hasil output LISREL diperoleh hasil bahwa konflik pekerjaankeluarga dan konflik keluarga pekerjaan tidak berhubungan signifikan dengan kinerja, nilai T-value < 1,96. Konflik pekerjaan-keluarga dan keluarga-pekerjaan berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja dengan nilai T-value 6,27 dan 5,34. Kelelahan kerja berhubungan signifikan dengan kinerja dengan nilai T-value 3,63. Tidak ditemukan hubungan karakteristik dengan ke empat variabel laten tersebut. Sebagian besar responden mengalami konflik pekerjaan-keluarga rendah 60 orang (50,8%), dan tinggi 13 orang (11.0%). Responden konflik keluarga-pekerjaan yang mengalami konflik rendah 62 orang (52,5%), dan yang tinggi 8 orang (6,8%). Responden yang mengalami kelelahan kerja rendah ada 78 orang (66,1%), dan tinggi 4 orang (3,4%). Distribusi responden menurut kinerja sebanyak 6 orang mengatakan rendah (5,1%), dan tinggi 77 orang (65,3%). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan untuk manajerial adalah membuat program redesain pekerjaan, pengurangan jam kerja, dan program benefit yang didalamnya termaktub family friendly policies. Selain itu organisasi rumah sakit agar dapat membangun strategi coping untuk individu karyawan agar mereka mampu bertahan dalam tekanan dan konflik

Abstract This study aims to see the picture of the work-family conflict; family-work conflict, burnout, and nurses performance of Pandeglang Hospital. This type of analysis of quantitative research with crossectional research design. Respondents in this study amounted to 118 female nurses inpatient Pandeglang hospitals has been married. Researcher use a measuring tool work-family conflict scale to measure the dual roles conflict, MBI to measure burnout and performance scale to measure the performance of nurses. The three tools measurement has been adapted and is the result of previous research. The analysis in this study using SEM with LISREL 8.54 software. Based on the LISREL output results obtained that work-family conflict and family conflict did not associated significantly with performance, T-value < 1.96. Work-family conflict and family-work conflict associated significantly with work fatigue, with T-value 6.27 and 5.34. Burnout is significantly associated with performance, Tvalue 3.63. No found relationship between the variable characteristic of the four latent variables Most respondents experienced work-family conflict low 60 people (50.8%), and high 13 men (11.0%). Respondents work-family conflict experienced low conflict 62 people (52.5%), and high of 8 people (6.8%). Respondents who experienced low burnout there 78 people (66.1%), and high of 4 people (3.4%). Distribution of respondents according to performance as much as 6 people say low (5.1%) and high 77 people (65.3%). Based on research results, the suggestions for the managerial job is to make the redesigned program, the reduction of working hours, and programs that benefit family friendly policies contained therein. In addition hospital organization in order to build coping strategies to individual employees to enable them to survive the pressure and conflict.

Read More
T-3489
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurce Arifiati; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Kusdinar Achmad, Ratu Ayu Dewi Sartika, Setyani, Dewi Friska
Abstrak:

ABSTRAK Perubahan pola konsumsi dan sedentary life berakibat meningkatnya prevalensi obesitas. Seseorang dikatakan obesitas apabila IMT ≥ 25 kg/m . Orang obesitas cenderung mempunyai kadar kolesterol yang tinggi. Dari hasil pemeriksaan di Klinik di PT X cilegon , kejadian obesitas  66.67%  dari 55 pekerja, sedang 94,64 % terjadi gangguan metabolism lemak. Tujuan penelitian ini adalah Diketahuinya pengaruh penggunaan MRD ( Meal Replacement Diit) terhadap Indeks Massa Tubuh dan profil lipid pekerja obesitas di PT X wilayah Cilegon Tahun 2011 Penelitian ini merupakan penelitian Uji Klinis, Randomized controlled trial, prepost test controlled group design, untuk mendapatkan data mengenai pengaruh pemberian meal replacement yang diberikan pada kelompok pekerja obesitas terhadap IMT dan profil lipid.  ) selama 6 minggu. Dari hasil penelitian diperoleh penggunaan MRD dapat menurunkan IMT, kadar kolesterol, kadar LDL dan kadar Trigliserida sedangkan kadar HDL meningkat dengan penggunaan MRD. Selain itu ada pengaruh intervensi MRD dan RE terhadap IMT dan Profil Lipid. Penelitian ini diharapkan mampu mamberikan masukan kepada pihak manajemen untuk melakukan edukasi kesehatan terutama yang berhubungan dengan perilaku atau pola makan yang beresiko terhadap terjadinya obesitas dan nilai profil lipid yang tinggi pada pekerja serta diharapkan dapat menyediakan menu seimbang kepada pekerjanya sehingga tidak berisko terjadinya obesitas. Daftar Pustaka : Kata Kunci : Obesitas, MRD, Profil Lipid, IMT


 

This study aims to determine the effect of MRD (Meal Replacement Diit) against body mass index and lipid profile in obese workers Cilegon PT X region in 2011 This research is a study Clinical Trials, Randomized controlled trial, pre-post test controlled group design, to obtain data on the effect of a given meal replacement on the workers' obesity on BMI and lipid profile. ) For 6 weeks. From the results obtained by the use of MRD can lower BMI, cholesterol, LDL and triglyceride levels while HDL levels increased with the use of MRD. In addition there is the influence of MRD and RE interventions on BMI and Lipid Profile. The study is expected to mamberikan input to the management to conduct health education, especially related to behavior or eating patterns are at risk of obesity and lipid profile values are high on the employers and workers and is expected to provide a balanced diet to their workers so as not berisko obesity. Keywords: Obesity, MRD, Lipid profile, BMI

Read More
T-3470
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yusriati Yusuf; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Evi Martha, Sri Pinantari Hanum, Turita Indah Setyani, Baby Jim Aditya
Abstrak: Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI, 2012) menunjukkan persentase perempuan15-19 tahun di pedesaan yang pernah melahirkan (13,7%) lebih tinggi dibanding di perkotaan (7,3%). Laporan LB3 KIA 2013 Puskesmas Cipaku melaporkan persalinan oleh tenaga kesehatan sebanyak 97 orang dan oleh dukun (paraji) sebanyak 52 orang. Cakupan persalinan dengan tenaga kesehatan sudah cukup baik (78,05% ), akan tetapi peran dukun dalam penolong persalinan khususnya pada ibu usia remaja masih cukup besar (20,5%).Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai praktik pemilihan penolong persalinan pada ibu usia remaja dengan desain penelitian Rapid Assessment Procedure (RAP).Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 3 ibu remaja yang bersalin pada tenagakesehatan (2 bukan KTD dan 1 KTD); 4 ibu remaja yang melakukan persalinan dengan dukun (2bukan KTD dan 2 KTD); 9 informan lain yang terdiri dari keluarga, bidan koordinator dandukun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemilihan penolong persalinan dengantenaga kesehatan didasari oleh perasaan aman ibu. Sementara pemilihan persalinan dengandukun dilatar belakangi oleh pengalaman keluarga dalam menggunakan jasa dukun (paraji). Selain itu kurangnya pengetahuan dikalangan remaja mengenai kehamilan, persalinan, dankomplikasi-komplikasi yang bisa timbul. Di rekomendasikan kepada Dinas Kesehatan danPuskesmas setempat perlu diupayakan peningkatan program advokasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi remaja serta penyebar luasan informasi secara merata. Kata kunci : Praktik Pemilihan Penolong Persalinan, Ibu Usia Remaja, Kehamilan yang Tidak Di inginkan (KTD), dan Kehamilan yang Di inginkan (bukan KTD).
Read More
T-4121
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive