Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40090 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Achmad Hardiman; Pembimbing: Amal C. Sjaaf
B-171
Depok : FKM UI, 1995
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Guspianto; Promotor: Budi Hidayat; Kopromotor: Purnawan Junadi, Amal C. Sjaaf; Tim Penguji: Anhari Achadi, Dian Ayubi, Soewarta Kosen, Dumilah Ayuningtyas, Harimat Hendarwan
D-311
Depok : FKM UI, 2015
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Riyanto; Pembimbing: Sandi Iljanto
S-1606
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meilisa Rahmadani; Promotor: Robiana Modjo; Kopromotor: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Adang Bachtiar, Besral, Fatma Lestari, Indri Hapsari Susilowati, Ali Ghufron Mukti, Sutoto, Astrid B. Sulistomo
Abstrak: Kelelahan kerja berdampak besar terhadap kinerja, keselamatan, dan kesehatan tenaga kesehatan rumah sakit. Penelitian ini mengembangkan model sistem manajemen risiko kelelahan berbasis pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui studi literatur, FGD, wawancara, dan observasi. Hasilnya adalah model ICHAFIT (Integrated Collaboration Healthcare Adaptability for Fatigue Intervention and Tracking) dengan lima elemen utama dan strategi pencegahan berbasis data. Terdapat 24 indikator valid dan reliabel untuk menilai implementasinya. Model ini berfungsi sebagai kerangka konseptual dan alat praktis, serta menghasilkan policy brief untuk advokasi kebijakan nasional.
Work fatigue significantly affects hospital workers' performance, safety, and health. This study developed a fatigue risk management model using qualitative and quantitative approaches through literature review, FGD, interviews, and observations. The result is the ICHAFIT model (Integrated Collaboration Healthcare Adaptability for Fatigue Intervention and Tracking) comprising five key elements and a data-driven prevention strategy). It includes 24 valid and reliable indicators to assess implementation. ICHAFIT serves as both a conceptual framework and practical tool, and also produced a policy brief to support national advocacy for fatigue risk management in hospitals.
Read More
D-591
Depok : FKM-UI, 2025
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yohanes Yanson Purnawaqn; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Budi Hartono
B-1616
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winardini; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisamito; Penguji: Amilla Megraini, Wachyu Sulistiadi, Yuli Prapanca Satar
B-1034
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syarif Rahman Hasibuan; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Ede Surya Darmawan, Popy Yuniar, Muri Maftuchan; Nurul Rakhmawati
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan menilai kesiapan sistem informasi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dalam mengimplementasikan metode Activity-Based Costing (ABC) untuk evaluasi biaya satuan pada tahun 2024. Kebutuhan terhadap sistem informasi rumah sakit sangat krusial untuk mendukung otomatisasi dan evaluasi unit cost dengan ABC yang berkala. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus menggunakan asesmen mandiri yang dikembangkan untuk menilai kesiapan implementasi metode ABC, berfokus pada aspek Human-Organization-Technology-Environment (HOT-E). Asesmen mandiri diisi oleh tim tarif atau unit cost rumah sakit dan dikonfirmasi melalui wawancara. Hasil menunjukkan bahwa dimensi sumber daya manusia memiliki kesiapan yang paling tinggi dengan skor rata-rata 2,8 dari 4. Dimensi teknologi dan lingkungan masing-masing 2,5 dari 4. Namun, dimensi manajemen menunjukkan kesiapan terendah dengan skor rata-rata 2,1 karena belum tersedianya standar prosedur penggunaan ABC untuk evaluasi unit cost dan belum masuknya evaluasi unit cost sebagai indikator kinerja utama rumah sakit. Sebagai upaya memastikan keberhasilan implementasi ABC, diperlukan pengembangan fitur analisis biaya dalam sistem informasi rumah sakit, pelatihan berkelanjutan, dan pengembangan standar implementasi yang jelas. Penelitian ini memberikan panduan bagi rumah sakit dalam mempersiapkan implementasi ABC secara lebih komprehensif.

This research aims to assess the readiness of the information system at the National Brain Center Hospital in implementing the Activity-Based Costing (ABC) method for evaluating unit costs in 2024. The need for a hospital information system is very crucial to support automation and periodic evaluation of unit costs with ABC. The research design uses a qualitative approach with a case study method using an independent assessment developed to assess readiness to implement the ABC method, focusing on the Human-Organization-Technology-Environment (HOT-E) aspect. The self-assessment is completed by the hospital's rate or unit cost team and confirmed through an interview. The results show that the human resources dimension has the highest readiness with an average score of 2.8 out of 4. The technology and environmental dimensions each have 2.5 out of 4. However, the management dimension shows the lowest readiness with an average score of 2. 1 because there is no standard procedure for using ABC for unit cost evaluation and unit cost evaluation has not been included as a main hospital performance indicator. In an effort to ensure the success of ABC implementation, it is necessary to develop cost analysis features in hospital information systems, continuous training, and develop clear implementation standards. This research provides guidance for hospitals in preparing to implement ABC more comprehensively.
Read More
T-7058
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ibnu Uzail Yamani; Pembimbing: Agustin Kusumayati, Dian Ayubi; Penguji: Anwar Hasan, Ahmad Husni
Abstrak: Latar Belakang: Kemajuan ilmu dan teknologi kedokteran disertai membaiknya pendidikan dan keadaan sosial ekonomi masyarakat telah menyebabkan peningkatan kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan kesehatan. Sejalan dengan makin kompleksnya pelayanan kesehatan, banyak dikembangkan metode untuk menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, salah satunya adalah Sistem Manajemen Mutu ISO 9000: 2000. Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 adalah salah satu standar internasional yang paling banyak digunakan dan terkenal. Berdasarkan kondisi ini peneliti menulis Sistem Manajemen Mutu ISO 9000: 2000 pada Unit Gedung dan Lingkungan RS Pasar Rebo. Tujuan penelitian: Mengembangkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9000: 2000 pada Unit Gedung dan Lingkungan Rumah Sakit Pasar Rebo. Disain: Penelitian ini merupakan studi kasus. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara , Observasi partisipatif karena peneliti terlibat langsung dalam proses pengembangan desain ISO 9000: 2000, penelahaan data skunder dan penelaahan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan unit Gedung dan Lingkungan. Hasil: Pada analisis situasi didapatkan hasil sumber daya manusia (SDM), Metode, Sarana dan Keuangan. Pada Pengembangan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9000: 2000 dilakukan interpretasi klausul ISO 9000: 2000 sesuai dengan kondisi Unit dan selanjutnya dilakukan pembuatan desain berdasarkan hasil interpretasi yang telah disepakati. Hasil desain Sistem Manajemen Mutu (Klausul 4) terdiri dari Peta unit, Alur proses, Prosedur mutu dan Pengendalian dokumen. Tanggung jawab manajemen (Klausul 5) terdiri dari Visi dan misi, Kebijakan mutu, Struktur organisasi, Uraian tugas, dan Sasaran mutu. Manajemen sumber daya (Klausul 6) terdiri dari Sumber daya manusia, Infrastruktur dan Lingkungan kerja. Realisasi produk (Klausul 7) terdiri dari Pengelolaan keuangan dalam pembelian. Kemudian dilakukan analisis dan pencapaian sasaran mutu yang telah ditetapkan terdiri dari Pengelolaan sumber daya manusia (SDM), Manajemen resiko, Denah tanggap darurat dan Pengelolaan keuangan. Kesimpulan: Disarankan pada Unit Gedung dan Lingkungan RS Pasar Rebo perlu mensosialisasikan hasil desain yang dibuat, kepada semua karyawannya. Sedangkan pada sasaran mutu harus terus dilakukan pemantauan dan evaluasi setiap 6 bulan agar penilaian kinerja Unit tetap dapat dilakukan. Kata Kunci: ISO 9000: 2000, Studi kasus
Background: Medical science and technolgy progression which accompanied a well-design public education and economic-social condition have caused and increase public needs and demands. Accordance with progressively a complex health service, it many developed methods to keeps and enhance health service standard. Either is Standar Management System (ISO) 9000:2000. Standard Management System (ISO) 9000 is one of most applied and well-known international standard. Based on this condition, writer writes Standar Management System (SSM) ISO 9000:2000 in Building and Environ Units of RS. Pasar Rebo. Objective: The purpose of this research is to develop Standar Management System (SSM) ISO 9000:2000 in Building and Environ Units of RS. Pasar Rebo. Methods: This research constitutes case study. Data collecting of research is implemented by the ways of interview and participative observation, because researcher is directly involved in processing of design development ISO 9000:2000. Review of secondary data and documents that concerning with activity of Building and environ units. Results: In analysis of situation is obtained human resources’ results (SDM) , Method, Instrument and Financial. In Development of Standard Management System (SMM) ISO 9000 : 2000 is applied a design making based on clause intrepretation ISO 9000 : 2000 corresponding with unit condition and subsequently is implemented design making based on approved interpretation’s result. Result of design including Standard Management System (clause 4) comprises : Unit Mapping, Process Flow, Work Procedure, Document Controlling. Management Accontability (clause 5) comprises : Vision and Mission of Units, Standar Polecy, Organization Structure, Job Description and Standard Objective. Resources Management (clause 6) comprises : Human Resources, Infrastructure and Working Environ Management. Products Realization (clause 7) comprises : Financial Management, in case of purchasing. Afterward is applied Analysis and Standar Objective Achievement which had determined including Human Resources, Risk Management, Emergency Response List and Financial Management system. Conclution: It’s recommended in this research Building and Environ Units - RS Pasar Rebo requires to socialize a result of design which obtained for all staffs. Meanwhile on standard objective is also keeps on to be applied monitoring and evaluation every 6 months in order to unit’s performance remain can be implemented. Key words: ISO 9000: 2000, Study cases
Read More
T-2178
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Azwar; Pembimbing: Yaslis Ilyas; Penguji: Tris Eryando, R. Sutiawan, Maria Fransisca Antonelly Schoggers, Bambang Suberkah
Abstrak: Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, profesionalisme, kinerja, serta akses dan pelayanan pada rumah sakit. Informasi pada sistem tersebut digunakan oleh manajemen rumah sakit sebagai alat pendukung dalam pengambilan keputusan dan administrasi di rumah sakit. Evaluasi SIMRS diperlukan untuk memahami kinerja sistem agar dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan biayanya, serta untuk menentukan keamanan dan efektivitas SIMRS. Keberhasilan implementasi SIMRS dipengaruhi oleh faktor manusia, faktor lingkungan, dan faktor teknologi. Metode evaluasi manfaat SIMRS terhadap faktor manusia, organisasi, dan kesesuaian teknologi (HOT-Fit) mampu dan berguna dalam melakukan studi evaluasi SIMRS secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil implementasi SIMRS yang dianalisis menggunakan model Human Organization Technology (HOT) ? Fit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih dengan cara purposive sampling sebanyak 6 orang, terdiri dari 5 orang yang berasal dari unit pelayanan dan 1 orang dari staf Informasi dan Teknologi (IT) di rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian didapatkan secara umum implementasi penerapan SIMRS di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I telah berjalan baik dengan beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Faktor Manusia menunjukkan bahwa penggunaan SIMRS telah bejalan baik dan kepuasan pengguna dirasakan terhadap sistem, namun masih dirasakan kurang dalam hal pemberian pelatihan kepada seluruh pengguna. Faktor Organisasi menunjukkan bahwa struktur organisasi dan lingkungan telah mendukung untuk pelaksanaan SIMRS, tetapi belum ada jadwal pemeliharaan rutin dan antivirus pada komputer dan jaringan SIMRS, dan kurangnya perangkat komputer serta belum ada Standar Prosedur Operasional (SPO) untuk pelaksanaan SIMRS di unit-unit. Faktor Teknologi pada kualitas sistem masih terkendala gangguan koneksi jaringan akibat kendala sinyal internet dan belum dimanfaatkannya fitur keamanan, kualitas informasi yang dihasilkan telah sesuai dengan kebutuhan pengguna, dan kualitas layanan yang diberikan telah dirasakan baik namun belum disebarnya panduan dan buku pedoman penggunaan SIMRS di unit-unit. Faktor Manfaat SIMRS telah menunjukkan adanya efektivitas dan efisiensi bagi pengguna dan rumah sakit dalam pelaksanaannya. RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I disarankan untuk membuat SPO dan menambah perangkat komputer dalam pelaksanaan SIMRS, meningkatkan pelatihan dan membagikan modul penggunaan SIMRS kepada seluruh pegawai di unit, serta menerapkan sistem keamanan di SIMRS.
Hospital Management Information System (SIMRS) implementation aims to improve efficiency, effectiveness, professionalism, performance, access and services at hospitals. Information on the system is used by hospital management as a supporting tool in decision making and administration at the hospital. SIMRS evaluation is needed to understand system performance in order to help improve the quality of care and costs, as well as to determine the safety and effectiveness of SIMRS. Successful implementation of SIMRS is influenced by human factors, environmental factors, and technological factors. Evaluation method of the SIMRS benefits on human factors, organization, and technology suitability (HOT-Fit) is capable and useful in conducting a comprehensive SIMRS evaluation study. The purpose of this study was to find out the results of SIMRS implementation with analyzed using the Human Organization Technology (HOT) ? Fit model at the Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital. This research method was a qualitative research with a descriptive approach. Informants were selected by purposive sampling as many as 6 people, consisting of 5 people from the service unit and 1 person from Information and Technology (IT) staff at the hospital. Data collection was carried out through in-depth interviews, observation, and document review. The results of the study found that in general the implementation of SIMRS at Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital has been going well with several obstacles encountered in its implementation. Human factors indicate that the use of SIMRS has been running well and user satisfaction have been felt with the system, but there is still a lack of training in providing training to all users. Organizational factors indicate that the organizational structure and environment have supported the implementation of SIMRS, but there is no routine maintenance schedule yet and no antivirus on SIMRS computers and networks, and there is a less of computer equipment and there is no Standard Operating Procedure for SIMRS implementation in units. Technological factors, system quality is constrained by network connection disturbances caused by internet signal problems and the security features has not utilized, the quality of information is in accordance with user needs, the quality of service has be perceived as good but the guidelines and manuals for the use of SIMRS in units have not been disseminated. SIMRS Benefit Factor has shown effectiveness and efficiency for users and hospitals in its implementation. Sultan Muhammad Jamaludin I Hospital recomended to make an SOP and add computer equipment number in the implementation of SIMRS, improve training and distribute SIMRS usage modules to all employees in the unit, and implement a security system in SIMRS.
Read More
B-2326
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bangun; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Artha Prabawa, Besral, Muhammad Syafii, Lies Purnawati
T-2354
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive