Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29969 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Aprilya Roza Werdani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Hera Nurlita
Abstrak: Pemeriksaan kadar gula darah puasa merupakan salah satu cara yangdilakukan dalam mendiagnosa diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untukmencari faktor dominan kadar gula darah puasa pegawai BPMK dan SekretariatDaerah Kota Depok tahun 2014. Penelitian ini juga membahas gambaran danfaktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah puasa pegawai BPMKdan Sekretariat Daerah Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa asupan karbohidrat merupakan faktor dominan peningkatankadar gula darah puasa pegawai BPMK dan Sekretariat Daerah Kota Depok (B=0,328). Rata-rata kadar gula darah puasa pegawai adalah 94,07 ± 11,55 mg/dlpada perempuan dan 96,47 ± 9,92 mg/dl pada laki-laki. Pada penelitian iniditemukan 2,9% pegawai mengalami diabetes melitus dan 22,9% pegawaimengalami impaired fasting glucose. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakadar gula darah puasa memiliki hubungan yang signifikan dengan usia, asupankarbohidrat, dan aktivitas fisik.Kata kunci: kadar gula darah puasa, impaired fasting glucose, diabetes melitus,usia, asupan karbohidrat, aktivitas fisik.
Read More
S-8501
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astrine Permata Leoni; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Dwiretno Yuliarti
S-7352
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rodlia; Pembimbing: Trini SUdiarti; Penguji: Diah Mulyawati, Kusharisupeni, Kusindrati Sudibyo, Suharyati
T-4247
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurcahya Aswindo; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Trini Sudiarti, Siti Arifah Pudjonarti, Isnindyarti, Reviana Christijani
Abstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolik dari berbagai penyebabhiperglikemia kronik dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak danprotein akibat adanya kecatatan sekresi insulin, kerja insulin maupun keduanya.Penyakit DM tipe 2 merupakan salah satu penyebab utama kematian atau sekitar2,1% dari seluruh kematian di dunia. Tujuan umum dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan, usia, riwayat keluarga DM, asupan zat gizi, gayahidup dan indeks antropometri terhadap risiko diabetes melitus serta mengetahuifaktor risiko dominan terhadap kejadian DM pada Satpol PP di wilayah kerja KotaAdministratif Jakarta Timur Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitiancross sectional study. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah diabetesmellitus dan variabel independen adalah usia, riwayat keluarga DM, asupankarbohidrat, lemak, protein, serat, konsumsi gula, konsumsi alkohol, kebiasaanmerokok, IMT, lingkar pinggang, RLPP, RLPTB. Pengambilan sampel dilakukandengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian inisejumlah 150 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubunganantara asupan karbohidrat (pvalue=0,004), asupan lemak (pvalue=0,003), RLPP(pvalue=0,006), dan konsumsi gula (pvalue=0,009) dengan kejadian DM. Faktorrisiko dominan kejadian DM pada pegawai Satpol PP di wilayah kerja KotaAdministratif Jakarta Timur tahun 2015 adalah asupan lemak (OR 20,538; 95%CI 2,573-163,939), asupan karbohidrat (OR 2,7; 95% CI : 1,359-6,233), danRLPP (OR 0,39; 95% CI : 0,176-0,878).
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Usia, Riwayat Keluarga DM, Asupan Gizi, GayaHidup, Indeks Antropmetri
Read More
T-4563
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hafifatul Auliya Rahmy; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Yvonne Magdalena Indrawani, Ida Ruslita, Hera Ganefi
Abstrak:
Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia. Hiperglikemia merupakan kondisi kadar gula darah melewati batas normal namun belum masuk dalam kategori DM dan jika berlangsung lama akan berdampak pada DM. Skrining melalui pemeriksaan kadar gula darah sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula darah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah pada PNS Perimbangan Keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan pada 147 responden yang dipilih secara acak. Data yang dikumpulkan adalah kadar gula darah, usia, jenis kelamin, riwayat DM pada keluarga, pengetahuan, aktivitas fisik, IMT, RLPP, Energi total, asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak, asupan serat, konsumsi buah dan konsumsi sayur. Data didapatkan melalui pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, pengukuran antropometri, pengisian kuesioner, recall 2x24 jam dan FFQ. Rata-rata kadar gula darah yang didapatkan adalah 177,52 ± 27,67 mg/dl. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat DM (p value=0,000), IMT (r=0,318), RLPP (r=0,229), konsumsi buah (p value=0,016) dan konsumsi sayur (p value=0,021). Setelah dilakukan analisis multivariat faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah adalah riwayat DM pada keluarga, konsumsi buah, konsumsi sayur dan IMT. Model regresi linear yang dihasilkan dapat menjelaskan 21,9% kadar gula darah dengan variabel riwayat DM pada keluarga, IMT, konsumsi buah dan konsumsi sayur. Secara statistik, faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah adalah riwayat DM pada keluarga, IMT, konsusmsi buah, dan konsumsi sayur. Program pencegahan hiperglikemia yang dapat dilakukan adalah skrining pada kelompok berisiko, KIE mengenai faktor-faktor risiko dari DM, pemantauan status gizi, menerapkan pola makan gizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease with characteristics of hyperglycemia. Hyperglycemia is a where blood sugar level has passed it?s normal value but not in a DM cathegory yet, which will end with DM in the future. Screening is urgent to be done in order to know the blood sugar level. This research aims to know the random blood sugar levels and factors related to blood sugar levels on PNS Direktorat Perimbangan Keuangan. This is a cross sectional research, with 147 respondents through random selection. The collected data are blood sugar levels, age, gender, family history of DM, knowledge of DM, physical activity, BMI, WHR, total energy, intake carb, intake protein, intake fat, intake fibers, consumption fruit and consumption of vegetables. Data obtained by measuring blood sugar levels, anthropometry measurement, questionnaire, recall 2x24 hours and FFQ. The average of random blood sugar levels is 177,52 ± 27,67 mg/dl. Results of this study showed a significant relationship between the family history of DM (p value= 0.000), BMI (r= 0,318), RLPP (r= 0,229), consumption of fruit (p value = 0.016) and consumption of vegetable (p value= 0,021). Multivariate analysis through a the factors related to blood sugar levels is the DM on family history, BMI, consumption of fruit, and consumption of vegetables. Hiperglikemia can be prevented by screening to population at risk, monitoring nutrition status, apply nutrition balanced diet and do physical activity regularly.
Read More
T-4239
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Omi Haryati; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Diah Mulyawati Utari, Nurmilah, Ida Ruslita
Abstrak:

Salah satu dampak yang timbul dari pembanglman adalah transisi epidemiologi, yaitu meningkatnya penyakit degeneratifl Salah satu contoh penyakit degeneratif adalah Diabetes Mellitus (DM). Diabetes Mellitus merupakan penyakjt hiperglikemia yang ditandai oleh ketiadaan absolut insulin atau insensitivitas sel terhadap insulin. Prevalensi DM di Indonesia akan tems meningkat 2 sampai 3 kali lebih cepat dari negara maju yaitu l2,7% penduduk Indonesia. Hiperglikemi dapat mengaldbatkan gagal ginjal, gangguan penglihatan, gangguan kardiovaskuler bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dcngan kadar gula darah puasa dcngan menggunakan disain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan Poltekes Jakarta III, sebagai sampel adalah karyawan yang teliah rnelakul-can pemeriksaan kadar gula darah puasa sebanyak 153 respondcn. Analisis dilakukan secara bertahap rnulai dari analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel mcnggunakan analisis negresi linier ganda. Variabel yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, suku, riwayat penyakit kemrunan, tekanan darah, indeks masa tubuh, olah raga, pengetahuan, sikap, dan konsumsi karbohidrat. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara jenis kelamin, suku, tekanan darah, indeks massa tubuh dan pengctahuan dengan kadar gula darah puasa (nilai p < 0,05). Dali analisa multivariabcl didapatkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan bcrhubungan dengan kadar gula darah puasa. Disarankan perlu dilakukan pencegahan dan penanggulangan bagi kaxyawan berusia diatas 40 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan kadar gula darah setahun sekali. Bagi karyawan yang menderita hipcrtensi dianjurkan untuk memeriksakan tekanan darahnya dan kaxyawan dengan indcks massa tubuh diatas 30 kg/m2 dianjurkan untuk menurunkan berat badan melalui diet makanan dan olah raga.


One impact of development is epidemiologic transition, that is the increase of degenerative diseases including Diabetes Mellitus (DM). DM is a hyperglicernic disease characterised by absolut inexistence of insulin or cell insensitivity toward insulin. DM prevalence in Indonesia will be doubled or tripled and in a faster rate, that is 12.7% of Indonesia population. Hyperglicemic could induce kidney failure, visibility disorder, cardiovascular disease and even death. This study aims at knowing factors related to blood glucose level using cross sectional design. Population of this study is all employees of Health Polytechnic Jakarta lll, samples were 153 employees whose blood glucose level had been checked. Analysis was conducted gradually from univariate, bivariate, and multivariate using multiple linear regression. Variables under study are age, sex, education, ethnicity, family history of disease, blood pressure, body mass index, exercise, knowledge, attitude, and carbohydrate consumption. Study results shows relationship between sex, ethnicity, blood pressure, body mass index, and knowledge with blood glucose level (p<0_05)._ Multi variate analysis shows that knowledge is the most dominant factor. It is suggested that there is a need to prevent and to overcome DM among employees age more than 40 years old by yearly checking of blood glucose level. Those with hypertension are suggested to check their blood pressure and those with body mass.

Read More
T-2765
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maryanto; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Asih Setiarini, Edith Sumedi
S-5872
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reviana Christijani; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Syafri Guricci, Ratu Ayu Dewi Sartika, Triwandha Elan, Sihadi
Abstrak:

Indonesia sebagai negara dalam masa transisi saat ini dalarn bidang gizi dihadapkan pada masalah ganda (double burden), Pada satu sisi Indonesia masih menghadapi masalah gizi kurang dan pada sisi lain muncul masalah gizi Iebih yang juga berefek negatif terhadap kesehatan dan kualitas sumber daya manusia. Lemak darah merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Meningkatnya prevalensi dislipidemia karena adanya perubahan gaya hidup rnasyarakat menuju pola hidup tidak sehat, antara lain meningkatnya kebiasaan mengkonsumsi makanan berlemak dan terlalu manis, konsumsi garam yang berlebih, kebiasaan merokok, kurang aktivitas dan berat badan berlebih. Pnelitian ini mertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar lemak darah laki-laki pegawai di lingkungan dinas pemerintah daerah kota Bogor tahun 2005. Penelitian ini menggunakan data sekunder Puslitbang Gizi dan Makanan Bogor. Disain penelitian ini cross sectional. Populasi adflah laki-laki umur 40-55 tahun pegawai kantor dinas di lingkungan kota Bogor. Berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi yang sudah ditetapkan maka didapatkan sebanyak 124 responden yang memenuhi kriteria untuk dianalisis. Status antropometri dan kadar lemak darah.


Analisis? Indonesia as a state in a period of transition in this time in the field of nutrition is facing double burden. Indonesia on one hand is still facing the malnutrition problem and on the other hand emerge the problem of obesity which also have negative effect to human resource quality and health. Blood fat represent one of the risk factor of coroner heart disease. The increasing of dislipidemia prevalence caused by the change of society life style to indisposed life pattern, for example the increasing of habit consume fatty food and too sweet, consume excessive salt, habit smoke, less excessive body weight and activity. This research aim to know factors related to rate fat blood men officer in Bogor local offices year 2005. This research use secondary data from Nutrition and Food Research Centre Development; Bogor. Design of this research was cross sectional . The population is men who officers in Bogor Local Government Year 2005 with 40-55 years old. Based on inclusion and exclusion criterion which have been specified, there are 124 respondent fulfilling the criterion to be analysed. Analysed data consist of individual characteristic, food consumption, life style, antropometric status and blood fat rate data. Analysis fat rate consist of univariate, bivariate (Test and Person correlation, simple linear regression, Vhi Suare) and multivariate analysis (multiple linesr regression and logistics regression). The finding of this Research are old age mean 47,25+-4,913 year?

Read More
T-2549
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Amelia; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Siti Arifoh Pujonarti, Enny Ekasari
S-8826
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Rosmanindar; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Fatmah Yusron, Lucya Veronica Pardede, Fajrinayanti
T-4059
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive