Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6461 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yan Riyadi; Pembimbing: Suprijanto Rijadi
B-714
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Wahyuni; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: PAW. Pattinama, Sumiatun, Sri Lestari
B-893
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henri Azis; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Helen Andriani, Alfurqon, Ifan M. Fahriansyah
Abstrak:
Latar Belakang : Pandemi COVID-19 telah berdampak langsung terhadap pelayanan rumah sakit, terutama rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan COVID-19. Banyak rumah Sakit mengalami masalah keuangan. Hal ini disebabkan penurunan angka kunjungan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap ke rumah sakit. Di samping itu pengeluaran rumah sakit justru semakin meningkat karena besarnya biaya operasional untuk penanganan pasien COVID-19. Pembiayaan pasien yang dirawat dengan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) tertentu termasuk infeksi COVID-19 dapat diklaim ke Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan. Beban rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 semakin tinggi ketika dalam pelaksanaannya banyak didapatkan kendala pada saat pengajuan klaim tersebut. Klaim dispute merupakan klaim yang setelah dilakukan verifikasi oleh BPJS Kesehatan terdapat ketidaksesuaian antara RS dan BPJS Kesehatan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara mendalam atau observasi. Penelitian ini dilakukan di RSUD HM Rabain pada bulan Juli ? September 2022. Informan merupakan pejabat struktural dan fungsional yang terlibat langsung dalam proses penyelesaian dispute klaim pasien covid 19 di RSUD HM Rabain. Hasil : terdapat 127 klaim dispute pasien COVID-19, sebanyak 124 klaim (97,64%) berhasil dibayarkan, sedangkan sebanyak 3 klaim (2,36%) tidak berhasil dibayarkan. Faktor input yang berpengaruh dalam terjadinya klaim dispute COVID-19 adalah jumlah petugas yang kurang, tempat kerja yang belum optimal, belum ada insentif untuk petugas klaim, aplikasi yang terjadi gangguan. Sedangkan faktor proses yang mempengaruhi terjadinya klaim dispute adalah : belum ada perencanaan, SOP maupun kebijakan rumah sakit untuk penyelesaian dispute klaim, pemeriksaan penunjang pasien kritis sering terlewat, belum dilakukan verifikasi berkas, pelaksanaan revisi klaim menunggu tim TPKD dan evaluasi belum dilakukan secara periodik dan kontinu. Kesimpulan : Faktor input, proses dan output berperan dalam terjadinya klaim dispute pasien COVID-19 di RSUD HM Rabain Muara Enim. Penyelesaian klaim dispute di RSUD HM Rabain tahun 2021 telah diselesaikan. Karakteristik klaim pending BPJS mirip seperti klaim dispute COVID-19 sehingga rekomendasi penelitian ini dapat dipakai untuk mengurangi klaim pending BPJS. Upaya yang dapat dilakukan Rumah Sakit antara lain membuat kebijakan dan SOP pengajuan Klaim COVID-19, menambah jumlah koder, meningkatkan kompetensi verifikator, melengkapi dan meperbaiki saran, prasana dan sistem infromasi Rumah Sakit.

Background: COVID-19 pandemic has given a direct impact on hospital health services, mainly on those who administered COVID-19 services. Financial problem has been an issue to a lot of hospitals. This is due to lower rate of patient visit, both outpatients and inpatients visit. Furthermore, the hospital outcome keeps increasing since operational cost for COVID-19 patient is awfully expensive. Financing of inpatients with certain Emerging Infection Diseases (EIDs) including COVID-19 infection can be claimed by Health Ministry via director of health services. However, in execution, there are many difficulties in proposing those claims which give a burden build up for hospitals who administered COVID-19 services. Dispute claim is a claim which has discrepancy between the hospital and BPJS Kesehatan after the claim has been verified by BPJS Kesehatan. Method: This research is qualitative research with case study approach by collecting data from deep interview or observation. The current research was implemented in RSUD HM Rabain during July ? September 2022. Informant is a structural and functional placeman who got involved directly in the process of resolving COVID-19 patients? dispute claim in RSUD HM Rabain. Results: There are 127 dispute claims submitted from total of 590 COVID-19 paitents? claims. As much as 124 claims (97,64%) were paid successfully, while the rest of 3 claims (2,36%) were failed. Input factors of COVID-19 dispute claims are lack of employee, inadequate working place, there is no incentive for claim officers, and application technical difficulties. Moreover, process factors which affect dispute claims are lack of planning, SOP, and hospital policy on settling dispute claims, missed of supporting examination on critical patients, unverified documents, await of TKPD (Tim Penyelesaian Klaim Dispute) officer for claim revision, and lack of periodical and continuous evaluation. Conclusion: Input, process, and output factors have a great impact on COVID-19 patients dispute claims in RSUD HM Rabain Muara Enim. Refinement of those variables is needed to fluent the claims and dispute claims resolution process. Considering the similar characteristics between BPJS pending claim and COVID-19 dispute claim, the current research recommendation can be also used to reduce incidents of BPJS pending claim.
Read More
B-2306
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ingguan Novantri; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Vetty Yulianty Permanasari, Djoni Darmajaya, Hermina M Basrie
Abstrak: Metode lean pada akhir ini telah banyak dikembangkan untuk efisiensi kerja. Langkah awal dalam mengimplementasikan lean adalah meningkatkan produktivitas semua sumberdaya yang ada. Rekam medis adalah salah satu sarana pendukung untuk pelayanan kesehatan pasien di rumah sakit, pemborosan yang paling umum di pelayanan rekam medis berhubungan dengan dokumen dan pengolahan data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode lean lama waktu tunggu pada pelayanan rekam medis rawat jalan di RSUD dr. HM Rabain Muara Enim tahun 2016. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah observasional action process research, menggunakan pedoman metode lean untuk melihat dan memotret kondisi alur proses pelayanan pasien rekam medis rawat jalan. Hasil penelitian setelah melakukan analisis projected future state dengan usulan alur pelayanan kedepan disertai simulasi metode lean yaitu 5S, Kanban inventory, visual management, dan takt time maka diperoleh cycle time diperpendek 16.4% dan eliminasi waste sebesar 98%. Saran untuk senantiasa menerapkan metode lean di unit kerja masing-masing dengan semangat Kaizen (continuous improvement) dan Heijunka (pemerataan beban kerja). Kata kunci: Metode lean, Rekam Medis, Current State, Future State, Value added, Non value added
Read More
B-1826
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Mayanti; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Suprijanto Rijadi, Wachyu Sulistiasdi, Budi Hartono
Abstrak:

RSUD Budhi Asih sebagai rumah sakit milik Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Provinsi D.KI Jakarta memiliki kewajiban untuk menyusun Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai dokumen administratif yang wajib dimiliki terkait penetapan RSUD Budhi Aslh menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah {PPK BLUD) secara Penuh, Perencanaan strategis bagi organisasi nonprofit seperti RSUD Budhi Asih akan membawa manfaat yang sangat besar dalam mengantisipasi terjadinya tuntutan perubahan lingkungan eksternal dan internal sehingga dimasa mendatang dapat beradaptasi dan mampu mengoptimalkan mengabungkan metode deskriptik analitik dan penilaian intuisi rerbalk melalui rancangan kuaiitatif. Data primer peneHtian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan. proses Consensus Decision Making Group (CDMG) dan observasi untuk rnenganalisis hasil penelitian sedangkan data sekunder diperoleh melalui tefaah dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan kemampuan pihak manajemen RSUD Budhi Asih dalam mengidentifikasi insiasi persetujuan penyusunan renstra, mengidentifikasi mandat, mengklarifikasi visi misi dan mengidentifikasikan faktor faktor sukses kritis lingkungan eksternal dan internal menjadi sangat penting dalam menentukan straregi rumah sakit pada lingkungan yang selalu berubah. Kesimpulan pada penelitian ini adalah posisi RSUD Budh Asih yang dianalisis sesuai matriks TOWS berada pada kuadran Internal Fix It. Pada matriks IE berada di sel V yaitu Hold and Maintain Sedangkan analisis pada matriks SPACE berada pada kuPadran konservatif. Pada tahap pencocokan dihasilkan strategi Product Development .Dengan Benentuan priortas kegiatan ? berdasarkan analisis QSPM adaiah pengembangan poll geriarti, pengembangan praktek sore dan pengembangan medical check up. Saran yang diajukan peneliti kepada RSUD Budhi Asih sesuai dengan altematif strategi yang ditawarkan untuk pemasaran layanan rawat jalan RSUD Budhi Asih hendaknya diimplementasikan dalam beberapa program kerja dan disosialisasikan kepada pihak terkait serta hendaknya dibentuk suatu tim yang memonitnr dan mengevaluasi program.


RSUD Budhi Asih is one of public hospital in OK!Jakarta district. As a medical technique unit RSUD Budhi Asih have obligation to arrange strategic unit planning in administration document as consequences using the financial service pattern in nonprofit organization of the district (PPK BLUD). Strategic Planning for non profit organization like RSUD Budhi Asih will have a good caused to anticipate the changing of external and internal environment, so in the future RSUD Budhi Asih can optimize their human resources and compete in emulation between hospital by giving their best medical services. Tbls strategic planning research is done in RSUD Budhi Asih February-April 2008. The result of this research shows that RSUD Budhi Asih had the ability to arrange initial agreement. identification mandate, clarification the vision and mission and also describes the critical success factor from external and internal environment Those mention above are important things in order to decide hospital strategy responding the environment turbulence's. The conclusion of this research shows the position of RSUD Budhl Asih matched with TOWS matrix in the internal fix it quadrant From IE matrix got that RSUD Budhi Asih enter in V cell where the cell enter in organizational category Hold and Maintain. In other analyze with SPACE matrix shows the position of RSUD Budhi Asih in conservative quadrant From the matching stage got that product development strategy as becoming priority strategy be achieved. In comparing some alternative of strategic development, QSPM matrix defines the higher strategic priority: Poli Geriarti development, Afternoon practical development and medical check up development. The suggestion that raised by researcher to hospital management are strategy alternative for the marketing of out patient sentence RSUD Budhi Asih shall implementation in a few work plan, work pian which have been formulated shall socializing to relevant side, shall be founded by a team which monitoring and evaluating program.

Read More
B-1066
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Edwin Zakaria; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Adang Bachtiar, Vetty Yulianty Permanasari, Ida Choiridah
Abstrak: Latar Belakang:Dengan meningkatnya permintaan pelayanan kesehatan maka pengelolaan rumah sakitharus dilakukan dengan perencanaan yang baik. Rumah Sakit sebagai pelayanankesehatan perlu menyusun rencana strategis, yang didalamnya terdapat komponentujuan, kebijakan dan strategi. Setelah beroperasi 2,5 tahun, RSUD Sawah Besar telahberkembang dan menunjukkan progress yang berbeda, maka perlu dilakukan evaluasirencana strategis (renstra) rumah sakit yang telah berjalan dari April 2015. Penelitianini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan rencana strategis rumah sakit setelahberjalan 2,5tahun dibandingkan target-target rencana srategis. Metode PenelitianKuantitatif dengan observasi di lapangan dan menggunakan data sekunder danPenelitian Kualitatif dengan tahapan Input, Proses, Output (IPO) dilihat variabel dalamtahapan tersebut. Hasil Penelitian: Terdapat Pencapaian Renstra yang harusditingkatkan, yaitu: Input: SDM belum sesuai kapasitas pelayanan dan kompetensinya,kepuasan pegawai, pencatatan insiden keselamatan pasien, peralatan rawat Inap, IGDdan rawat jalan. Proses: peran SPI dalam pengawasan dan penilaian, Pendidikan danpelatihan (diklat) pegawai. Output : kunjungan pasien rawat inap, kesalahan prosedur /tindakan / kelalaian petugas.Kesimpulan: Dengan evaluasi ini terlihat variable-variabel yang belum mencapaitarget, sehingga RSUD masih memiliki waktu untuk perbaikan agar pencapaian di akhirtahun renstra terlaksana dengan baik. Dan hasil evaluasi ini dapat dijadikan bahanmasukan penyusunan renstra berikutnya periode 2019-2023.Kata kunci:Rencana Strategis, Rumah Sakit, Evaluasi
Background:Increased demand for health services and disruption of hospital services should beimplemented with good planning. Hospitals as health services need to develop aStrategic Plan, in which there are components of objectives, policies and strategies.After 2.5 years operation, it can be seen that RSUD Sawah Besar has developed andshowed different progress. Therefore, evaluation of the strategic plan of RSUD SawahBesar, that has been running since April 2015, should be conducted.The objective of this research is to evaluate the implementation of the strategic plan ofRSUD Sawah Besar after 2.5 years operation compared to the strategic plan targets.Research Methods used is quantitative Research by observing field data and usingsecondary data. The research was analyzed by following each stage in Input, Process,Output (IPO) and finding factors existed in the stages.Result of Research: The evaluation of the Strategic Plan that must be improved. Input:the availability of human resource is still not in accordance with the capacity ofservices. The available human resources are still not based on their competence,satisfaction, recording of incidents of patients, Inpatient equipment, IGD andoutpatient. Process: the role of SPI to conduct supervision, education and training foremployees. Output: inpatient visits, procedural or action error, negligence.Conclusion: There are still factors that have not reached the target, so RSUD SawahBesar still has time to make improvements. And the results of this evaluation can also bea basis for material preparation of the Strategic Plan the next period 2019-2023.Keywords: Strategic Plan, Hospital, Evaluation.
Read More
B-1969
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anastasia Happy Sumanti; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Adang Bachtiar, Budiman Widjaja, Yasni Rufaidah
Abstrak:

Abstrak Tesis ini membahas Usulan Rencana Strategis RSUD Kota Bekasi Tahun 2018 – 2023 dalam mengidentifikasikan faktor peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan untuk menentukan posisi rumah sakit agar dapat menentukan strategi terpilih yang akan digunakan untuk menentukan rencana strategis lima tahun kedepan berdasarkan pendekatan SWOT Balances Scorecard. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi peneliti, wawancara mendalam dengan para informan, pengambilan keputusan melalui forum CDMG ( Consensus Decision Making Group) serta data sekunder yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik), data Profil RSUD Kota Bekasi, data Profil Dinas Kesehatan Kota Bekasi, laporan tahunan keuangan RSUD Kota Bekasi. Hasil penelitian ini adalah posisi RSUD Kota Bekasi ada di Future Quadrant menurut Matriks SWOT dan pada sel V menurut Matriks IE, yaitu Hold and Maintain. Strategi yang terpilih untuk dikembangkan adalah Product Development dan Market Penetration. Dari hasil penelitian ini, peneliti menyarankan untuk melakukan implementasi dan evaluasi strategi agar dapat dicapai tujuan, visi dan misi RSUD Kota Bekasi. Kata Kunci : Rencana Strategi, SWOT, Balanced Scorecard


Abstract This thesis discusses The Proposed Strategic Plan of RSUD Kota Bekasi 2018 – 2023 in identifying the opportunity, threat, strength and weakness factor to determine the position of the hospital in order to determine the chosen strategy that will be used to determine the strategic plan for the next five years based on SWOT Balanced Scorecard. This research is qualitative research with data collecting method through researcher’s observation, in depth interview with informant, decision making through CDMG (Consensus Decision Making Group) forum and secondary data obtained from BPS ( Statistic Central Bureau), data of RSUD Kota Bekasi Profile, annual financial report of RSUD Kota Bekasi. The result of this research is the position of RSUD Kota Bekasi is in Future Quadrant according SWOT Matrix and on cell V according to IE Matrix, that is Hold and Maintain. The strategies chosen to be developed are Product Development and Market Penetration. From the result of this study, researchers suggest to implement and evaluate strategies in order to achieve goals, vision and mission RSUD Kota Bekasi Keywords : Strategic Plan, SWOT, Balanced Scorecard

Read More
B-2028
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Utami Chrisni; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Hafizurrachman, Amila Megraini, Eliya
B-876
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Margaretha L.T; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Ede Surya Darmawan, Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Friana Asmely
Abstrak:
Latar belakang: Layanan onkologi di RSUD Pasar Minggu memegang peranan penting sebagai salah satu pusat rujukan utama di Jakarta Selatan dan telah ditetapkan ditetapkan sebagai Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Kanker Strata Utama oleh Kementerian Kesehatan RI pada pelaksanaannya masih menghadapi tantangan pengembangan layanan dan kelengkapan infrastruktur hingga sehigga diperlukan rencana strategi. Tujuan: Membuat strategi pengembangan layanan onkologi RSUD Pasar Minggu untuk mengetahui gambaran situasi layanan onkologi, dan secara khusus adalah teridentifikasi analisis situasi dengan pendekatan Ginter, Duncan, dan Swayne, yaitu dengan melakukan analisa eksternal (aspek ekonomi, sosiodemografi, epidemiologi, legislatif politik, teknologi, dan pesaing yang ditempatkan ke dalam lingkungan umum, sistem pelayanan kesehatan, atau area layanan) dan yang akan menghasilkan strategi terpilih yang kemudian diturunkan menjadi program kerja strategis. Metodologi: P deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode action research, menggunakan data primer (wawancara mendalam, observasi, dan diskusi terarah/CDMG) dan data sekunder (regulasi Kemenkes, BPS, data rekam medis RSUD Pasar Minggu). Hasil Penelitian: Layanan onkologi pada posisi kuadran Growth (Pertumbuhan), dengan pemilihan strategi adaptif yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar. Strategi ini dijabarkan ke dalam penguatan layanan onkologi komprehensif melalui penambahan SDM onkologi, fasilitas radioterapi LINAC, penguatan Tim Multidisiplin (MDT), menambah kelengkapan teknologi serta digitalisasi sistem navigasi pasien untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pasien. Kesimpulan: Rencana strategi yang telah disusun ini diharapkan akan menjadi pedoman bagi manajemen RSUD Pasar Minggu dalam mewujudkan layanan onkologi yang terpadu, bermutu tinggi, dan mencapai strata utama. Kata Kunci: Rencana Strategis, Layanan Onkologi, RSUD Pasar Minggu, Manajemen Strategis, Jejaring Pengampuan Kanker.

Background: Oncology services at RSUD Pasar Minggu play a pivotal role as a primary referral center in South Jakarta and designated as Main Stratum Cancer Network Hospital, thus precise strategic planning is imperative. This thesis discusses the strategic plan for the development of oncology services at RSUD Pasar Minggu, as mandated by the Indonesian Ministry of Health. Objective: To formulate a development strategy for oncology services at RSUD Pasar Minggu by elucidating the current service landscape. Specifically, it identifies a situational analysis employing the Ginter, Duncan, and Swayne approach, comprising an external analysis and an internal analysis. These analyses yield selected strategies that are subsequently translated into strategic work programs. Methodology: A descriptive qualitative research design with a action reserch method utilizes primary data (in-depth interviews, observations, and Consensus Decision Making Group/CDMG discussions) and secondary data (Ministry of Health regulations, Statistics Indonesia/BPS, and RSUD Pasar Minggu medical records). Results: Oncology services within the Growth quadrant, selecting adaptive strategies of product development and market penetration. These strategies are elaborated into the strengthening of comprehensive oncology services through the addition of oncology human resources, LINAC radiotherapy facilities, the reinforcement of Multidisciplinary Teams (MDT), technological enhancement, and the digitalization of patient navigation systems to improve accessibility and patient satisfaction. Conclusion: Expected to serve as a guideline for the management of RSUD Pasar Minggu in realizing integrated, high-quality oncology services that meet the standards of the Main Stratum. Keywords: Strategic Plan, Oncology Services, RSUD Pasar Minggu, Strategic Management, Cancer Network.
Read More
B-2580
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jenny Darmawan; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Sandi Iljanto, Stefanus Eke
B-1315
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive