Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38170 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maman Haerurohman; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Poppy Yuniar, Lita Renata Sianipar, Edy Suryawan Purba
Abstrak: Hasil observasi dalam pelaksanaannya saat ini, pengajuan klaim biaya perawatan pasien korban bencana masih menggunakan media kertas , belum terintegrasi antara empat instansi yang terlibat dalam proses klaim, selain itu secara geografis letak empat instansi tersebut berjauhan, dan sulitnya melakukan pemantauan perkembangan proses pengajuan klaim. Anggaran operasional penanggulangan bencana yang tersedia di Kementerian Kesehatan digunakan untuk penanggulangan krisis kesehatan secara umum. Untuk mempermudah pemantauan kebutuhan pelunasan dana klaim perawatan pasien korban bencana dibutuhkan data klaim yang akurat, tepat waktu serta realtime. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi dan basis data terintegrasi klaim biaya perawatan pasien korban bencana di RSUP Dr. Sardjito. Metodologi yang digunakan untuk pengembangan sistem yaitu Sistem Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan prototype. Pengumpulan data primer dengan cara wawancara mendalam (indepth interview). Data sekunder dilakukan dengan mempelajari berkas serta telaah dokumen. Keluaran informasi yang dapat dihasilkan dari prototype antara lain informasi yang dapat digunakan untuk pelunasan biaya perawatan pasien korban bencana secara realtime. Kata Kunci: Sistem klaim kesehatan, Bencana, Prototipe, Pasien, Aplikasi.
Read More
T-4353
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lutfi Rinaldi Syahbana; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Budi Utomo, Artha Prabawa, Nurhalina
Abstrak:
Rekam Medis Elektronik berevolusi dari sebuah sistem yang sepenuhnya data dilaporkan oleh penyedia layanan kesehatan menjadi tren yang memungkinkan pasien untuk memiliki akses ke data kesehatan mereka sendiri, menjadikan mereka pemilik dara tersebut yaitu personal health record. Pada pasien ODHIV, penggunaan PHR dapat membuat pasien ODHIV aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri, seperti ingin mengetahui jumlah sel T, viral load yang masih ada didalam tubuh, kepatuhan pengobatan ARV, serta perilaku yang berisiko. Penelitian ini adalah pengembangan sistem informasi Rapid Application Development (RAD) dengan teknik prototyping. Hasil penelitian diperoleh Analisa kebutuhan sistem informasi, desainmodel terstruktur dan interface untuk kemudahan penerapan sistem informasi oleh pengguna. Sistem informasi yang dikembangkan dapat memberikan kemudahan mengakses informasi kesehatan pasien ODHIV dengan cepat, mudah, akurat dan kapan saja. Sistem informasi pelayanan pasien ODHIV memberikan solusi untuk dapat mengidentifikasi kasus lost to follow up.

Electronic Medical Records evolved from a system where data is fully reported by healthcare providers to a trend that allows patients to have access to their own health data, making them the owners of those personal health records. In ODHIV patients, the use of PHR can make ODHIV patients active in their own health care, such as wanting to know the number of T cells, viral load that is still in the body, adherence to ARV treatment, and risky behaviors. This research is the development of a Rapid Application Development (RAD) information system with prototyping techniques. The results of the study obtained Analysis of information system needs, design of structured models and interfaces for the ease of application of information systems by users. The information system developed can provide easy access to ODHIV patient health information quickly, easily, accurately and at any time. ODHIV's patient care information system provides solutions to be able to identify cases lost to follow up.
Read More
T-6557
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Doni Simangunsong; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: R. Sutiawan; Tutty Aprianti M.; Ahmad Eru Saprudin
Abstrak: Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dari rumah sakit yang memiliki peranan dalam menentukan mutu dan kualitas pelayanan rumah sakit. Perawat dituntut untuk melaksanakan pelayanan dan asuhan keperawatan sesuai standar, kewenangan, tanggung jawab serta kemampuan yang dimiliki untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan keadaan pasien. Pengunaan teknologi informasi belum sepenuhnya dimanfaatkan khususnya dalam dokumentasi keperawatan, sehingga masih ditemukan masalah seperti ketidaklengkapan dokumentasi, terjadi duplikasi data dan keterlambatan informasi. Tujuan penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi sistem informasi asuhan keperawatan jiwa berbasis web. Pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat menyediakan informasi yang cepat, tepat dan akurat bagi pengguna (user). Metodologi yang digunakan adalah metode iterasi incremental didukung dengan SLDC. Pengumpulan data informasi melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen. Pengembangan desain proses asuhan keperawatan jiwa dengan standar internasional NANDA, NIC dan NOC. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan bahasa pemograman PHP dengan basis data MySQL. Hasil penelitian ini adalah aplikasi ringan. kata kunci : sistem informasi, asuhan keperawatan jiwa, web, rawat inap pskiatri
Read More
T-4493
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Puspa Sari; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tris Eryando, Besral, Nirmala Ahmad Ma`ruf, Julianty Pradono
T-3343
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fintriane Gilda; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Poppy Yuniar, Sugiharto
Abstrak: Pendidikan dan Pelatihan kebidanan dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas bidan dan pelayanan kebidanan. Maka dari itu, institusi pelatihan mengakreditasi pelatihan sebagai upaya jaminan mutu terhadap pelatihan kebidanan. Akreditasi pelatihan bagi tenaga kesehatan non pns dan masyarakan dilaksanakan oleh Pusdiklatnakes. Akreditasi pelatihan saat ini masih belum optimal pelaksanaannya, hal itu dikarenakan kurangnya informasi tentang alur dan persyaratan pengajuan akreditasi, duplikasi data, penumpukkan berkas pada lemari arsip, komunikasi feedback yang kurang lancar yang mengakibatkan proses pencatatan data, penilaian, dan pelaporan menjadi tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, dikembangkan prototype Sistem Informasi Akreditasi Pelatihan Teknis Kebidanan Berbasis Web dengan metode pendekatan sistem. Dari hasil pengembangan, prototype yang dirancang dengan Microsoft Visual Studio 2012 dan Microsoft SQL Server 2008 R2 ini menghasilkan tampilan informasi alur dan persyaratan akreditasi pada halaman depan web, basis data untuk menyimpan semua data dan dokumen akreditasi pelatihan, aplikasi penilaian akreditasi, informasi perkembangan pengajuan akreditasi, alat komunikasi antar penyelenggara pelatihan dan tim akreditasi berupa comment box, serta pelaporan yang terintegrasi antar data dan sesuai kebutuhan. Dengan prototype sistem informasi ini diharapkan pelaksanaan akreditasi pelatihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga semakin banyak pelatihan dapat terakreditasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelatihan. Kata kunci: Sistem Informasi, Akreditasi, Pelatihan, Berbasis Web
Read More
T-4334
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mauizzati Purba; Pembimbing: Besral, Indang Trihandini
T-1559
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sulistyo Asmoro Bangun; Pembimbing: R. Sutiawan, Dian Ayubi; Penguji: Maryati Sutarno, Rita Ismail
Abstrak: Pendahuluan: Upaya yang dilakukan penurunan AKI dan AKB dengan pemerataantenaga kesehatan bidan dan pendidikan berkelanjutan. Dengan pendidikan berkelanjutanakan meningkatkan kompetensi dan mutu tenaga kesehatan bidan. Dalam menjaminmutu tenaga kesehatan, pemerintah mewajibkan tenaga kesehatan bidan mengikuti ujikompetensi. Presentase kelulusan Uji kompetensi Diploma Kesehatan Kebidanan 72%pada tahun 2015. Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)sebagai pemangku kepentingan pendidikan kebidanan memiliki peran dalampengembangan dan pembinaan Institusi Pendidikan Kebidanan agar memenuhi standar.Dalam mendukung peran AIPKIND perlu ketersediaan data dan informasi yang akuratdan tepat dari menjadi anggotanya, sehingga perlu dibangun rancangan SistemInformasi Basis Data Institusi Pendidikan Kebidanan Online di AIPKIND. Metode:Pengembangan sistem basis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) dengan menggunakan metode Prototyping. Hasil:Perancangan prototipe sistem informasi basis data berbasis client-server dan berbasisweb sehingga client dapat mengakses menggunakan web browser di semua perangkatkomunikasi yang terhubung dengan internet. Penyajian data dan informasi dalam bentukgrafik dan tabel. Kesimpulan: Prototipe Sistem Informasi Basis Data InstitusiPendidikan Kebidanan Online menyediakan data dan informasi anggota AIPKIND yangakurat dan tepat waktu. AIPKIND dapat melakukan pemantauan dan evaluasi tentangprofil, tenaga pendidik dan peserta didik yang ada di institusi pendidikan kebidanan.Kata kunci : Sistem Informasi; Prototipe; Basis Data; AIPKIND
Background: Efforts made by the reduction of MMR and IMR with equalization ofmidwife health worker and continuing education. Continuing education will improvethe competence and quality of midwife health personnel. In ensuring the quality ofhealth personnel, the government requires midwife health personnel to followcompetency test. Percentage of graduation Competency Test Diploma of Midwifery72% by 2015. The Association of Indonesian Midwifery Education Institutions(AIPKIND) as the stakeholder of midwifery education has a role in developing andfostering the Midwifery Education Institution in order to meet the standards. In supportof AIPKIND's role, it is necessary to have accurate data and information from itsmembers, so that it is necessary to build the design of Database Information SystemMidwifery Institution in AIPKIND. Method: Development of database system in thisresearch using System Development Life Cycle (SDLC) approach by using Prototypingmethod. Results: Design prototype database system based on client-server and web-based so that clients can access using a web browser on all communication devicesconnected to the internet. Presentation of data and information in the form of graphs andtables. Conclusions: Prototype of Database Information System of Online MidwiferyInstitution provides accurate and timely data and information of AIPKIND members.AIPKIND may monitor and evaluate profiles, educators and learners present inmidwifery education institutions.Key words: information system; prototype;Database; AIPKIND.
Read More
T-5374
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hasnawati; Pembimbing: Indang Trihandini
T-741
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ani Anisah; Pembimbing: R. Sutiawan; PEmbimbing: Besral, Khaerudin, Totok Subianto
Abstrak: Prastudi di lapangan menunjukan bahwa masih terjadi inefektifitas dan inefisiensi implementasi analisis kebutuhan diklat di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, seperti prosedur yang panjang, waktu proses yang lama, biaya besar, kurangnya keterwakilan data serta lemahnya dukungan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu secara substansi, permasalahan belum tergalinya softskills sebagai salah satu kemampuan penting pemberi layanan kesehatan (terutama perawat) membuat rekomendasi analisis kebutuhan diklat sebagai pertimbangan pengambilan keputusan perencanaan program diklat belum komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan Sistem Informasi AKD Berbasis Web dengan kajian softskills perawat rumah sakit, yang efektif dan efisien dilengkapi dengan prototype program yang dapat menghasilkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan program diklat di BBPK Ciloto. Metodologi penelitian yaitu operational research dengan metode pengembangan sistem prototype. pengumpulan data primer dengan cara wawancara pada informan serta data sekunder melalui telaah dokumen dan observasi lapangan dengan metode pengujian sistem user acceptance test. Keluaran informasi yang dapat dihasilkan adalah informasi yang dapat digunakan untuk perencanaan program diklat softskills. Dari hasil pengujian dan analisis, sistem lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan sistem berjalan. Dalam pengembangannya perlu ada strategi untuk meningkatkan tingkat partisipasi dan perlunya dukungan dan masukan baik dari unit utama kementerian kesehatan, unit pembina teknis maupun organisasi profesi. Kata Kunci: sistem informasi, analisis kebutuhan diklat, diklat, prototype, perencanaan diklat.
Read More
T-4351
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eddy Purwanto; Pembimbing: Indang Trihandini, Artha Prabawa; Penguji: Meiwita P. Budiharsana, Soewarta Kosen, Didik Budijanto
Abstrak:
Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem informasi pengusulan proposal Risbin lptekdok berbasis layanan web dengan mengidentifikasi terlebih dahulu sistem berjalan. Tahapan pengembangan sistem yang dilakukan berdasarkan metode incremental adalah analisis kebutuhan, desain, pengkodean serta ujicoba sistem. Pengumpulan data yang dilakukan dalam pengembangan sistem informasi ini melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen, serta dilakukan studi kelayakan untuk mendukung tahap perencanaan. Hasil analisis didapatkan adanya peluang pengembangan sistem informasi untuk rnembantu pelaksanaan kegiatan Risbin Iptekdok. Ditemukan juga adanya permasalahan pada proses pengusulan proposal. Berdasarkan permasalahan tersebut disusunlah basis data, rancangan antar muka dan petunjuk pelaksanaan sistem informasi Risbin Iptekdok.

This thesis aims to develop a prototype for web based services medical science research proposal submission information system by identifying the current system first. Phase of system development is done based on incremental methods of requirements analysis, design, coding and testing the system. Data collection was performed within this information system development through in-depth interviews, observation and document review, and conducted feasibility studies to support the planning phase. Analysis found that there are opportunities for development of information systems implementation to assist activities on medical science research. Also discovered that there are problems in the process of proposal submission. Based on these problems compiled database, interface design and guidelines for the information system.
Read More
T-3247
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive