Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41368 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Febriyani Wulandari; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Evi Martha, Tri Wahyuningsih
Abstrak: Skripsi ini membahas detail perubahan pengetahuan dan sikap siswa kelas VIISMP/MTs di lima sekolah kota Depok yang diberi pendidikan sebaya serta faktorapa saja yang memudahkan dan menghambat pendidik sebaya dalam menyampaikaninformasi pada program Generasi Sehat Tanpa Rokok (GENSTAR). Penelitian inimenggunakan mixed method, yaitu penelitian kuantitatif menggunakan data sekunderdengan studi intervensi dan kualitatif untuk pendalaman dari penelitian kuantitatifdengan desain rapid assessment procedure. Hasil penelitian kuantitatif didapatkanbahwa perubahan rata-rata pengetahuan dan sikap tentang bahaya rokok dankandungannya pada siswa kelas VII sebesar 25,4% untuk pengetahuan dan 5,8%untuk sikap. Adapun faktor yang memudahkan penyampaian informasi adalah mediaalat bantu dan pendampingan guru. Kondisi kelas yang berisik menjadi hambatanhampir semua pendidik sebaya dalam menyampaikan informasi. Apabila hambatanhambatan tersebut dapat diatasi, program pendidik sebaya GENSTAR akan mampumemberikan peningkatan yang lebih besar pada pengetahun dan sikap siswa yangdiberi intervensi.
Kata kunci:Merokok, pendidik sebaya, pengetahuan, sikap.
Read More
S-9253
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fredrik Rudolof; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Anwar Hasan, Serdi Siregar
S-6165
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lina Dwi Ariani; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dien Anshari, Sri Winarni
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai pengaruh pendidikan sebaya (peer education) terhadap pengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII diSMP Negeri 4 Bekasi tahun 2014. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatifpre eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test. Sampelpenelitian ini adalah siswa kelas VII-1 sampai dengan VII-5 SMP Negeri 4 Bekasi sebanyak 180 orang. Pemilihan sampel menggunakan purposve sampling.Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bekasi sebesar1.99 point untuk rata-rata nilai pengetahuan dan 1.22 point untuk rata-rata nilai sikap.Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata nilaipengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan sebaya tentang bahaya merokok (p-value < 0.05). Hal ini menunjukan bahwa pendidikan sebaya(peer education) yang dilakukan dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatanpengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII di SMP Negeri4 Bekasi. Diharapkan pihak sekolah dapat terus melaksanakan program pendidikansebaya (peer education) tentang bahaya merokok serta menjalin kerjasama denganpuskesmas dan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan dan mengembangkan programpendidikan sebaya (peer education) tentang bahaya merokok di sekolah.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, bahaya merokok, pendidikan sebaya
This research discusses the effects of peer education towards knowledge and attitudesabout the dangers of smoking in seventh grade students of SMP Negeri 4 Bekasi in2014. The study uses a pre-experimental quantitative research with one group pre testand post test design. Samples were 180 people, students of class VII-1 until VII-5SMP Negeri 4 Bekasi. The selection of the sample using purposive sampling.The result of data processing are the increasing of knowledge and attitudes about thedangers of smoking in seventh grade students of SMP Negeri 4 Bekasi. The averagevalue of knowledge increases 1.99 points and the average value of attitude increases1.22 points. Result test statistically shows there are significant differences the averagevalue of the knowledge and attitudes before and after the peer education about thedangers of smoking (p-value <0.05). Those increasing point and result teststatistically have proven that peer education ,which have been conducted, are succedto increase knowledge and attitudes about the dangers of smoking in seventh gradestudents of SMP Negeri 4 Bekasi. The writter is expecting that SMP Negeri 4 Bekasiwill continue to carry out peer education program about the dangers of smoking, andformed a partnership with community health care centers and the Department ofHealth to improve and develop peer education programs about the dangers ofsmoking in SMP Negeri 4 Bekasi.Keywords: Knowledge, attitudes, dangers of smoking, peer education
Read More
S-8327
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Zubaidah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Tri Krianto, Hidayat Nuh Ghazali Djadjuli
Abstrak: Hasil Survei Cepat PHBS tatanan sekolah tahun 2014 mengalami penurunan angka presentase pada hampir semua indikator PHBS Sekolah dibandingkan dengan hasil PHBS tatanan sekolah tahun 2013. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik demografi, tingkat pengetahuan dan sikap siswa dengan PHBS siswa sekolah dasar di Kota Depok tahun 2014. Desain studi cross-sectional digunakan pada 143 siswa dari seluruh siswa sekolah dasar Kota Depok tahun 2014. Sebanyak 58,7% siswa mempunyai PHBS baik, tetapi perilaku menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, dan perilaku mengkonsumsi jajanan sehat dari kantin sekolah masih kurang baik. Hasil penelitian menunjukkan umur terhadap PHBS, pengetahuan terhadap PHBS dan sikap terhadap PHBS memiliki hubungan yang bermakna dengan PHBS, dimana siswa usia 10-13 tahun memiliki peluang 3,5 kali berperilaku PHBS baik dibandingkan siswa usia 6-9 tahun. Demikian pula dengan siswa yang memiliki pengetahuan baik memiliki peluang 3,7 kali untuk memiliki PHBS baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki pengetahuan rendah dan siswa dengan sikap positif memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk memiliki PHBS baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki sikap negatif terhadap PHBS.
 

 
This study was conducted through a rapid survey on clean and healthy living behavior or also known as Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) on a school base in 2014. The results showed that almost all indicators decreased compared to its result in 2013. Therefore, this study aimed to analyze the relationship between demography characteristics, knowledge, and attitude's elementary student in Depok, 2014. This study used cross-sectional design to 143 students of all elementary school in Depok. The results showed that 58,7% of the students were good in clean and healthy living behaviors. However, the behavior of weighing and measuring their height each month, using a clean and healthy latrine, and consuming healthy snacks from the cafetaria were still quite poor. This study also showed significant relationships between age, knowledge, and attitude towards clean and healthy living behaviors. Students age 10-13 had 3,5 opportunities to have a better clean and healthy living behavior compared to students age 6-9. Similarly, students who had good knowledge had 3,7 opportunities to have a better clean and healthy living behaviors compared to students who lack knowledge. Students with positive attitude had 3.4 opportunities to have a better clean and healthy living behaviors compared to students who had negative attitude towards it.
Read More
S-8653
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Leni Nurahmi; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dian Ayubi, Nana Mulyana
Abstrak: Merokok masih menjadi faktor risiko penyakit kronis dan mematikan di dunia. Tahun 2014 terdapat 5,8 milyar perokok di dunia, 80 persennya mulai merokok saat remaja. Di Indonesia pun rata-rata usia pertama kali merokok sekitar 17,6 tahun. Untuk melindungi remaja dari bahaya merokok, peringatan kesehatan bergambar (PKB) dengan kesan menakutkan telah dicantumkan pada bungkus rokok. Per 24 Juni 2014, PKB telah berlaku di Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran respon perokok remaja di Kota Depok terhadap pesan dengan kesan menakutkan pada PKB di Indonesia.
 
Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan kuesioner dari Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia (PPK UI) sebagai instumen penelitian. Penelitian menemukan perbedaan gambaran rasa takut, keparahan, respon efikasi serta perbedaan frekuensi niat. Namun, tidak ditemukan perbedaan gambaran kerentanan, efikasi diri, penerimaan serta penolakan pesan terhadap pesan dalam PKB.
 

Smoking still become a risk factor for chronic and deadly diseases. In 2014, there were 5.8 billion smokers in the world, 80 percent started smoking as a teenager. In Indonesia, the average of age to initial smoking is 17,6 years. To protect adolescents from the dangers of smoking, Pictorial Health Warning (PHW) with fear appeal was imprinted on cigarette pack. As 24 June 2014, PHW has been applied in Indonesia. The research aims to describe the response of adolescent smoker in Depok City toward message with fear appeal on PHW in Indonesia.
 
The study used cross sectional design with a questionnaire from Center of Health Research Universitas Indonesia as research instrument. The study found differences fear, severity, response efficacy, and the frequency of quit smoking intention. However, there was no significant difference in susceptibility, self efficacy, acceptance and rejection toward message in PHW.
Read More
S-8621
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Kurniawati; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Arman Nefi, Christina Rialine Titaley
Abstrak: Salah satu faktor risiko terjadinya berbagai penyakit tidak menular adalah perilaku merokok. Penyebab seseorang merokok antara lain kurangnya pengetahuan, pengaruh orangtua, teman dan juga iklan.
 
Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran dan hubungan antara pengetahuan, sikap, keluarga, teman dekat dan keterpaparan iklan rokok terhadap perilaku merokok pada mahasiswa Universitas Indonesia tahun 2010.
 
Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan menggunakan data sekunder survei perilaku sehat 2010.
 
Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mewakili 12 fakultas, sedangkan sampel yang digunakan adalah mahasiswa yang termasuk kedalam rentang umur remaja akhir (18-21 tahun) yang berjumlah 2.108 responden.
 
Penelitian menunjukkan bahwa ada 263 (12.5%) responden adalah merokok. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara jenis kelamin, rumpun, pengetahuan, sikap dan pengaruh keluarga terhadap perilaku merokok.
 

Smoking behavior is one of the factors that risk the infections diseases. The reason why someone smokes can be because of lacking of knowledge, family influence, friends and advertisement.
 
The objectives of this research are to know the description and connections among knowledge, attitude, family, close friends and exposition of cigarette advertisement toward smoking behavior of the students university of Indonesia year 2010.
 
Research design that is used is cutting across using secondary data survey of healthy behavior 2010.
 
Population of this research is from all student represent 12 faculties, while the sample that is used is from students within range of late teenages (18-21 years old) consist of 2108 respondents. The research shows that 263 (12.5%) respondents are smokers.
 
Result test statistically shows the connections among gender, faculty asociation, knowledge, attitude and family influence to wand smoking behavior.
Read More
S-7963
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Darwati; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Suyud Warno Utomo, Cendekia Sri Muwarni
S-7032
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Medawati Silalahi; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Anwar Hasan, Maryori
S-7590
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Veronika Surbakti; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-3236
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprellin Echa Praditia; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Tri Krianto, Miftahul Qowim
Abstrak:
Latar Belakang: Penggunaan rokok elektronik pada remaja usia sekolah di Indonesia terus meningkat dan memicu kekhawatiran kesehatan masyarakat. Intensi perilaku yang dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, perceived behavioral control (PBC), dan paparan promosi di media sosial berperan penting dalam memprediksi perilaku vaping pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik, sikap, norma subjektif, PBC, dan paparan promosi media sosial dengan intensi penggunaan rokok elektronik pada siswa SMP. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional ini dilakukan pada siswa SMP X Jakarta dengan melibatkan sampel sebanyak 101 responden yang dipilih melalui metode stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mandiri terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square (α = 0,05) dan Odds Ratio (OR). Hasil: Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden memiliki intensi penggunaan rokok elektronik yang rendah (68,3%) dan tingkat paparan promosi media sosial yang rendah (73,3%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkatan kelas (p = 0,719), jenis kelamin (p = 0,620), uang saku (p = 0,312), dan paparan promosi media sosial (p = 0,789) dengan intensi siswa. Sebaliknya, hubungan signifikan ditemukan pada variabel kelompok usia (p = 0,029; OR = 2,590), sikap (p < 0,001; OR = 0,081), norma subjektif (p < 0,001; OR = 0,101), dan PBC (p < 0,001; OR = 0,085). Kesimpulan: Faktor kelompok usia, sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control memiliki hubungan yang signifikan dengan intensi penggunaan rokok elektronik pada siswa SMP X Jakarta, sedangkan paparan promosi media sosial tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Upaya intervensi kesehatan disarankan lebih difokuskan pada penguatan kontrol internal siswa serta optimalisasi program peer counselor (konselor sebaya) di sekolah.

Background: The use of e-cigarettes among school-aged adolescents in Indonesia continues to rise, raising public health concerns. Behavioral intentions, which are influenced by attitudes, subjective norms, perceived behavioral control (PBC), and exposure to social media promotions, play a crucial role in predicting vaping behavior among adolescents. This study aims to analyze the relationship between characteristics, attitudes, subjective norms, PBC, and exposure to social media promotions with the intention to use e-cigarettes among junior high school students. Methods: This quantitative study with a cross-sectional design was conducted among students at Junior High School X in Jakarta, involving a sample of 101 respondents selected through stratified random sampling. Data were collected using a structured self-administered questionnaire and analyzed univariately and bivariately using the chi-square test (α = 0.05) and odds ratio (OR). Results: Univariate analysis showed that the majority of respondents had a low intention to use e-cigarettes (68.3%) and a low level of exposure to social media promotions (73.3%). Bivariate analysis showed no significant association between grade level (p = 0.719), gender (p = 0.620), allowance (p = 0.312), and exposure to social media promotions (p = 0.789) and students’ intention. In contrast, significant associations were found for age group (p = 0.029; OR = 2.590), attitude (p < 0.001; OR = 0.081), subjective norm (p < 0.001; OR = 0.101), and PBC (p < 0.001; OR = 0.085). Conclusion: The factors of age group, attitude, subjective norms, and perceived behavioral control were significantly associated with e-cigarette use intentions among students at Junior High School X in Jakarta, whereas exposure to social media promotions did not show a significant association. Health intervention efforts are recommended to focus more on strengthening students’ internal control and optimizing the peer counselor program at the school.
Read More
S-12423
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive