Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32526 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ahmad Jais; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Budi Hartono, Astrid Saraswaty Dewi
Abstrak: Analisis Sistem merupakan penguraian operasional suatu sistem yang meliputiupaya pengidentifikasian tujuan, kegiatan, pelaksanaan kegiatan, situasi yangdihadapi serta informasi yang dibutuhkan sistem disetiap tahap pelaksanaannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan perpaduan Teori Sistem Donabedian-Azwar, dengan pokok tahapan Struktur/Input-Proses-Output/Outcome untukmelihat sistem pelayanan penyakit jantung di RSUD Dr.Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan Tahun 2014. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Nopember2015, menggunakan rancangan kualitatif dengan metode deskriptif analitik.Analisis dilakukan dengan data bersumber dari telaah dokumen medik pasienpenyakit jantung di RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan tahun 2014,observasi dan wawancara mendalam terhadap informan terpilih. Hasil penelitianmenunjukan faktor dari Struktur/Input yang berpengaruh terhadap mortalitadalam sistem pelayanan penyakit jantung di RSUD Dr Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan adalah faktor Pasien, SDM, Fasilitas, dan Metode. Faktor Prosesberupa proses pemberian pelayanan, koordinasi dokter-perawat dan keterpaduanlayanan. Disarankan agar pihak RSUD Dr Kanujosos Djatiwibowo Balikpapanmelakukan penambahan tenaga dokter Spesialis Jantung, membuat pelayanan satuatap pasien penyakit jantung/Cardiac Center dan meningkatkankerjasama/koordinasi yang baik antara pihak RSUD Dr Kanujosos Djatiwibowodengan Faskes Pelayanan Primer, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dan pihakrumah sakit lainnya yang ada di Kota Balikpapan.Kata Kunci :Sistem, Donabedian-Azwar, Input, Proses, Output, Mortalita Penyakit Jantung.
Decomposition Analysis System is operating a system that includes identificationefforts objectives, activities, implementation of activities, the situation faced andinformation needed at each stage of system implementation. This study uses ablend of Systems Theory approach Donabedian-Azwar, the principal stages ofStructural / Input-Process-Output / Outcome to look at heart disease care systemin hospitals Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan 2014. The study wasconducted from April to November 2015, using a design qualitative descriptiveanalytic method. Analysis was performed with the data derived from the study ofmedical documents cardiac patients in hospitals Dr Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan in 2014, observation and depth interview with selected informants.The results showed a factor of structure / Inputs that influence mortality incardiovascular disease care system in the Hospital Dr Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan is Patient factors, human resources, facilities, and methods. Factorssuch as the process of service delivery, the doctor-nurse coordination andintegration of services. It is recommended that the hospitals Dr KanujososDjatiwibowo Balikpapan perform additional doctors Heart Specialist, create one-stop service for cardiovascular disease / Cardiac Center and increase cooperation /coordination between the hospitals Dr Kanujosos Djatiwibowo with PrimaryHealth Care Facility, City Health Department Balikpapan and house parties otherhospitals in the city of Balikpapan.Keywords :System, Donabedian-Azwar, Input, Process, Output, Heart Disease Mortality.
Read More
B-1765
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmad Zuhro Ma`ruf; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Anhari Achadi, Amal Chalik Sjaaf, Adib A. Yahya, Y. Sri Yono
B-1867
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosjidah Rahmawati; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Suprijanto Rijadi, Erica Lukman, Purwanto
Abstrak: Pada penelitian ini dicari pengaruh dari Faktor Struktur dan Prosessebagai unsur mutu sesuai teori Donabedian terhadap Net Death Rate/ NDR daripenyakit Stroke. Sumber data yang terpilih berasal dari pasien Sroke berupakasus Intracerebral haemorrhage dan Cerebral infarction di RSUD DrKanujoso Djatiwibowo Balikpapan pada tahun 2014. Penelitian bersifatkualitatif dengan metode deskriptif analitik menggunakan studi retrospektif.Didapatkan faktor struktur secara berurutan yang mempengaruhi adalah kondisipasien, fasilitas, kebijakan dan sumber daya manusia. Sedangkan faktor prosesterbanyak di Rawat Inap yang mempengaruhi adalah kendala dalam menjalankaninstruksi serta adanya Infeksi Rumah Sakit/ IRS yang terjadi dalam prosesperawatan. Di IRD faktor proses yang menjadi kendala adalah pelayananpemeriksaan penunjang khusus nya CT Scan tidak selalu dapat dilakukan.Disarankan untuk melakukan peningkatan mutu pelayanan denganmemperbaiki kendala faktor struktur dan proses serta mengembangkan pelayanansatu atap Unit StrokeKata Kunci : Mutu, Donabedian, NDR Stroke, Faktor Struktur, Faktor Proses
This study is seeking the impact of structure and process as the qualityaspect according to Donabedian 's theory that affecting to the Net Death Rate/NDR Stroke disease. Selected data source are Stroke patients, consisting ofIntracerebral Haemorrhage and Cerebral Infarction at Dr Kanujoso DjatiwibowoBalikpapan Hospital in the year 2014. This study is a qualitative research usingdescriptive analytic retrospective method. Structure and Process Factors that areinfluencing each other. It reveals that Structure Factors in hospitalization that areaffecting sequentially are the condition of the patient, facilities, policies andhuman resource. On the other hand it reveals that Process Factors includeobstacle on running the primary instruction and also Hospital AccociatedInfections/ HAIs occurs due to the nursing process. In Emergency Unit there isobstacle in Process Factor as the CT Scan service is not available sometime. It isrecommend to improve the quality of Stroke patient to overcome the Structure andProcess Factors and to develop the on stop service Stroke Unit.Keywords : Quality, Donabedian , NDR Stroke , Structure Factor, Process Factor.
Read More
B-1717
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zahrotul Lina Andarwati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Puput Oktamianti, Sukardi
Abstrak:

Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Kesehatan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024, dengan Sasaran Program Terselenggaranya layanan 9 Penyakit Prioritas di rumah sakit pendidikan. Salah satu layanan penyakit prioritas tersebut yaitu, pelayanan penyakit jantung. Dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1965/2022 tentang rumah sakit jejaring pengampuan pelayanan kardiovaskuler, RSUD dr. M. Yunus Bengkulu yaitu rumah sakit umum daerah tipe B Pendidikan milik pemerintah provinsi Bengkulu, ditetapkan sebagai rumah sakit pengampuan pelayanan kardiovaskuler (Pelayanan Jantung Terpadu) dengan strata level utama. Mengingat tingginya kasus penyakit jantung selama beberapa tahun terakhir di Provinsi Bengkulu dan Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) merupakan layanan yang baru yang dibangun di Provinsi Bengkulu dan menjadi rujukan tunggal khusus kasus kardiovaskular untuk wilayah Provinsi Bengkulu. Karena itu, harus dilakukan analisis kesiapan Penyelenggaraan PJT di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek pada penelitian ini adalah data analisis hasil Direksi RSUD dr. M. Yunus Bengkulu dan stakeholder serta tenaga medis terkait penyelenggaraan Pelayanan Jantung Terpadu, juga analisis data dokumen internal sebagai pendukung. Hasil Penelitian : Kesiapan RSUD dr. M. Yunus Bengkulu dalam melaksanakan PJT sudah dalam kategori siap, karena telah memenuhi legal aspek antara lain dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesias dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung Pelayanan Jantung Terpadu, Ketersediaan alokasi anggaran pada rencana strategis, komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah dan manajemen RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, terpenuhinya dokumen perizinan rumah sakit, juga kesiapan pada aspek sumber daya manusia tenaga medis dan penunjang medis sebesar 79,76% (siap), pada aspek peralatan kesehatan sudah terpenuhi sebanyak 61, 9% (siap) dari sebagian besar peralatan kesehatannya, untuk alkes yang lain sedang dalam proses pengusulan DAK dan APBD tahun 2024, karena pada tahun ini anggaran untuk pengadaan alat-alat kesehatan tidak tercover oleh anggaran bersumber DAK maupun APBD. Kesimpulan RSUD dr. M. Yunus Bengkulu siap menyelenggarakan PJT. Kata Kunci: Kesiapan Rumah Sakit, Pelayanan Jantung Terpadu, PJT


 

With the enactment of Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 13 of 2022 concerning Amendments to Health Regulation Number 21 of 2020 concerning the Strategic Plan of the Ministry of Health for 2020-2024, with the Target Program for the Implementation of 9 Priority Disease services in teaching hospitals. One of the priority disease services is heart disease services. In the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number HK.01.07/MENKES/1965/2022 concerning cardiovascular service support network hospitals, RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, namely the regional general hospital type B Education belonging to the Bengkulu provincial government, is designated as a cardiovascular service support hospital (Integrated Heart Service) with the main strata level. Given the high cases of heart disease over the past few years in Bengkulu Province and the Integrated Heart Service (PJT) is a new service that was built in Bengkulu Province and has become the sole reference for cardiovascular cases specifically for the Bengkulu Province area. Therefore, an analysis of the readiness of implementing PJT at RSUD dr. M. Yunus Bengkulu. Research Method : This research is a qualitative research. The subject of this study is data analysis on the results of the Board of Directors of RSUD dr. M. Yunus Bengkulu and stakeholders and medical personnel related to the implementation of integrated heart services, as well as internal document data analysis as a support. Research Results: Readiness of RSUD dr. M. Yunus Bengkulu in implementing PJT is in the ready category, because it has fulfilled legal aspects, including the enactment of the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia and the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia to support Integrated Heart Services, Availability of budget allocations on strategic plans, central government commitment, local government and management of RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, the fulfillment of hospital licensing documents, as well as readiness in the human resources aspect of medical staff and medical support is 79.76% (ready), in the aspect of medical equipment 61.9% (ready) has been fulfilled, most of the equipment For other medical devices, they are in the process of proposing DAK and APBD for 2024, because this year the budget for procuring medical equipment is not covered by DAK or APBD sources. In conclusion, RSUD dr. M. Yunus Bengkulu is ready for integrated heart services. Keywords: Hospital Readiness, Integrated Cardiac Services, Cardiovaskular Center

Read More
B-2388
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ida Ayu Putri Yuliani Wijaya; Pembimbing: Ronnie Rivany; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas, Budhimuljono Adhiwirawan, Budi Hartono
Abstrak: Kelengkapan berkas klaim pasien Jamkesmas merupakan salah satu kendala yang menjadi perhatian manajemen di RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran transisi sistem pelayanan peserta Jamkesmas ke JKN di RSUP Sanglah tahun 2014. Metodologi penelitian adalah dengan cara kualitatif, data primer berasal dari wawancara mendalam, dengan data sekunder dari telaah dokumen dengan melihat regulasi,teknis pelaksanaan dan sosialisasi sertaSPO dan alur pelayanan. Hasil dari penelitan ini adalah mendapatkan gambaran Analisis Transisi Sistem Pelayanan Peserta Jamkesmas ke Jaminan Kesehatan Nasional diRSUP Sanglah Denpasar tahun 2014.Kata Kunci : Jamkesmas, JKN, klaim, Asuransi, Sistem pelayanan
Completeness of the claim file JAMKESMAS patients is one of theobstacles to the attention of management at Sanglah Hospital in Denpasar. The study was conducted in order to describe the transition to a service system participants JAMKESMAS Sanglah JKN in 2014. Research methodology was qualitative manner, the primary data derived from in-depth interviews, secondary data from document review to look at theregulatory, technical implementation and socialization as well as SPO andservice flow.The results of this research is to get an overview Transition Analysis Service System Participants JAMKESMAS to the National HealthInsurance in 2014 Sanglah Hospital. keywords: Jamkesmas, National Health Insurance, Insurance claim,Service System
Read More
B-1677
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susila Indrayani; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Puput Oktamianti, Suprijanto Rijadi, Sumijatun, Padyo Budipurbono
B-1684
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supinah; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Yout Savithri, Nanik Widayani
Abstrak:
Penelitian ini menganalisis alur proses pelayanan pasien poliklinik spesialis penyakit dalam rawat jalan di RSUD Kota Bogor tahun 2016 dengan konsep lean hospital. Hasil penelitian ini value added activity sebesar 3,7 % dan non value added sebesar 96,3 % hal ini menunjukkan tingginya pemborosan. Dari analisis melalui diagram tulang ikan dan 5 Why didapatkan hambatan : lamanya menunggu di pendaftaran, keterlambatan rekam medik, hambatan pada kedisiplinan dokter, serta hambatan pada lamanya mengambil obat. Melalui design usulan perbaikan terjadi peningkatan kegiatan yang mempunyai nilai tambah bagi pasien dari 3,7 % menjadi 38,4 % dan penurunan kegiatan yang tidak mempunyai nilai tambah dari 96,3 % menjadi 61,6 %.

A study was conducted to analyze the process flow of patient internist specialist policlinic outpatient services in the Public Hospitals Bogor 2016 by concept of lean. The research showed value added activity by 3.7%, and non value added activity by 96.3% showed a high waste. Fishbone diagram and 5 why analysis obtained obstacles : the long wait at registration, medical records delays, discipline doctors, as well as constraints on the length of taking the drug. Through design improvements proposed was expected to increase value added activity from 3,7 % to 38,4 % and decline non value added activity from 96,3 % to 61,6 %.
Read More
B-1852
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pek Vania Mugland Devi; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Purnawan Junadi, Sri Amrini, Agus Rahmanto
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan rekam medis elektronik di RSUD Beriman Balikpapan dengan metode ITPOSMO. Sampel penelitian 94 pegawai RSUD Beriman Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan data kuantitatif yang juga didukung dengan wawancara, kajian data dan observasi. Analisis menunjukkan bahwa kesenjangan terbesar pada dimensi processes, kemudian diikuti oleh management systems and structures, technology, staffing and skills, information, other resources, dan objective and value. Dari hasil penelitian juga didapatkan Overall rating yang diperoleh adalah 24,03. Nilai tersebut masuk ke dalam kategori 15 – 28 pada tabel overall rating yang menyatakan bahwa implementasi RME di RSUD kemungkinan hanya berhasil sebagian, dan mungkin akan terus demikian kecuali mengambil tindakan untuk menutup kesenjangan antara design system oleh Kemenkes dengan kondisi realitas yang ada. Kesimpulan, hasil kesenjangan antara realita pada RSUD dan desain oleh Kemenkes secara adalah 24,03 dimana implementasi RME di RSUD kemungkinan hanya berhasil sebagian dan perlunya tindakan lanjut untuk menutup kesenjangan yang ada. Kesiapan RSUD untuk penerapan RME dan terintegrasi dengan Platform SATUSEHAT hanya siap sampai fase pertama dan belum siap untuk fase selanjutnya. Faktor kegagalan di 7 dimensi masih banyak ditemukan dan lebih besar dibandingkan faktor keberhasilan disetiap dimensinya. Langkah strategis dan rekomendasi untuk rumah sakit berdasarkan kerangka ITPOSMO antara lain Aspek Human (penguatan SDM dan sosialisasi), Aspek Teknis (penyusunan SOP dan Standar Terminologi, Memperkuat keamanan data dan optimalisasi Perangkat Keras), dan Aspek Organisasi (Melibatkan Stakeholder dan Pembentukan Tim percepatan, Evaluasi dan Perbaikan berkelanjutan).

This study aims to analyze the readiness to implement electronic medical records at the Beriman Hospital in Balikpapan using the ITPOSMO method. The research sample was 94 employees of RSUD Beriman Balikpapan. This research is a mixed method research with quantitative data which is also supported by interviews, data studies and observations. The analysis shows that the biggest gap is in the processes dimension, followed by management systems and structures, technology, staffing and skills, information, other resources, and objectives and values. From the research results, the overall rating obtained was 24.03. This value falls into the 15 – 28 category in the overall rating table which states that the implementation of RME in RSUD is likely to only be partially successful, and may continue to be so unless action is taken to close the gap between the system design by the Ministry of Health and the existing reality conditions. In conclusion, the gap between the reality in RSUD and the design by the Ministry of Health is 24.03, where the implementation of RME in RSUD is likely only partially successful and further action is needed to close the existing gap. RSUD's readiness to implement RME and integrate with the SATUSEHAT Platform is only ready for the first phase and is not ready for the next phase. Failure factors in the 7 dimensions are still widely found and are greater than success factors in each dimension. Strategic steps and recommendations for hospitals based on the ITPOSMO framework include Human Aspects (strengthening human resources and socialization), Technical Aspects (preparation of SOPs and Terminology Standards, Strengthening data security and optimizing Hardware), and Organizational Aspects (Involving Stakeholders and Forming Acceleration Teams, Continuous Evaluation and Improvement).
Read More
B-2444
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jusuf Rachmat; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Asiah Suroro
Abstrak: Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita adalah satu satunya rumah sakit rujukan untuk Penyakit Jantung Bawaan (PJB) di Indonesia . Saat ini kapasitas operasi yang dapat dilakukan adalah tiga kasus setiap hari atau 570 kasus per tahun

Jumlah kegiatan pelayanan ini masih jauh dari perhitungan kebutuhan seluruh Indonesia, yaitu sekitar 20.000 kasus pertahun. Rumah Sakit ini hanya mempunyai satu kamar operasi untuk PJB dan lima tempat tidur di ICU Anak. Kegiatan pelayanan dilaksanakan oleh empat orang spesialis kardiologi anak dan dua orang spesialis bedah jantung anak.

Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional bertujuan untuk mendapatkan gambaran mutu pelayanan PJB dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitif yang diperoleh berdasarkan wawancara persepsi dan ekspektasi terhadap kepuasan pelanggan internal dan eksternal dan data dokumen laporan tahunan Rumah Sakit.

Penelitian ini menyimpulkan mutu di RSJPD HK belum memuaskan, disebabkann rendahnya kapasitas pelayanan, tingginya BOR di ICU (89,8%) dan mortalitas (6,5%), tingginya insiden penundaan operasi (37,2%) dan panjangnya waktu tunggu pasien untuk prabedah (3 – 6 minggu), terbatasnya staf medik dan rendahnya tingkat kepuasan pegawai terhadap sistem penghargaan dan kurang terpadunya pelayanan.

Untuk meningkatkan mutu pelayanan PJB di RSPDHK harus diupayakan peningkatan kapasitas pelayanan di ICU dan kamar operasi, menambah jumlah staf medik dan menerapkan sistem penghargaan dan membuat sistem keterpaduan layanan penyakit jantung anak.

Cardiovascular Harapan Kita hospital is the only referral hospital for CHD in Indonesia . Since it commenced for service in the year 1985, the capacity is 3 cases per day or 570 surgical cases per year. This number is far from the calculated need for the whole country, which is around 20.000 cases per year. This hospital only has 1 operating theater and 5 ICU beds running by four pediatric cardiologist and two pediatric cardiovascular surgeon.

This descriptive cross sectional study aim to analysis the quality of CHD services at Harapan Kita hospital using quantitative and qualitative data taken from interview perception and expectation by 106 internal and external costumers and yearly hospital report.

This study concluded quality of CHD services at Harapan Kita hospital is fair satisfactory due to limited capacity and high BOR(89.8%) in the ICU, high mortality rate (6,5 %),high evidence of patient cancellation (37,2 %), long waiting list for surgery (3 to 6 weeks), limited of medical staff, unsatisfied employee to reward system and disintegration of services.

To improve the quality of services the hospital should increase the capacity of the ICU as well as operating theater, increase of pediatric medical staff, implement reward and punishment system and create an integrated pediatric services.

Key words : Congenital Heart Disease, Quality, Services.
Read More
B-856
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Wisesa Soetisna; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Amal Chalik Sjaaf, Faisal Baraas, Anwar Santoso, Fresley Hutapea, Anwar Ismail
Abstrak: Abstrak
Tesis ini membahas kajian Penerapan Sistem Remunerasi Dan Kinerja Pelayanan bedah Jantung Dewasa Di Rumah Sakit Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan melakukan kajian deskriftif data sekunder dan data primer dengan kuesioner self assessment dari responden terpilih, dilanjutkan Focus Group Disscusion dari informan terpilih. 
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar SMF dan perawat tidak puas dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi. Namun ternyata ketidakpuasan tersebut terjadi karena kekurangpahaman terhadap isi dari Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 165 Tahun 2008. Pada penelitian ini juga terlihat kinerja pelayanan bedah jantung dewasa tetap mengalami kenaikan setiap tahunnya sebelum dan sesudah penerapan sistem remunerasi.
 Saran yang dapat diajukan dari penelitian ini adalah agar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memfasilitasi RSJPD Harapan Kita untuk memperoleh formulasi sistem remunerasi yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini, RSJPDHK membuat sistem remunerasi yang sesuai ketentuan dan kondisi terkini, serta dilakukan sosialisasi yang baik dan evaluasi secara berkala. 

 
This thesis studied of implementation of Remuneration System and Performance of adult cardiac surgery services in Harapan Kita Cardiovascular Hospital. This research used a mixed method approach by conducting detailed descriptive study of secondary data and primary data with self assessment questioner from selected respondent, continued with Focus Group Discussion from selected informant. 
The result of the research showed that almost of functional medical staff dan nurse unsatisfied with several things in implementation of Remuneration system. However the unsatisfied due to not well informed with the content of Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 165/2008. But performance of adult cardiac surgery services increased for every year, before and after implementation of Remuneration System. 
The researcher suggest that Ministry of Health facilitates RSJPD Harapan Kita to have remuneration system formulation that more appropriate with the present condition. RSJPD Harapan Kita make remuneration system that appropriate with regulation and the present condition that continued with a good socialization and evaluated regularly.
Read More
B-1545
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive