Ditemukan 33994 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Monica; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Eti Rohati
Abstrak:
Obesitas memberikan efek yang merugikan mulai dari peningkatan risiko penyakit tidak menular hingga penurunan produktivitas dalam bekerja. Penelitian ini merupakan studi cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan faktor-faktor risiko yang bermakna pada kejadian obesitas kalangan pekerja PT X. Populasi penelitian ini adalah pekerja tetap yang terdaftar di PT X dengan sampel sebanyak 89 yang diperoleh dengan metode simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada 12-24 Mei 2017 dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner, mikrotoa, timbangan digital, dan food models. Hasil penelitian menunjukkan 50,6% responden mengalami obesitas. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa penelitian ini belum dapat membuktikan adanya perbedaan bermakna antara faktor risiko yang diteliti pada kejadian obesitas kalangan pekerja di PT X. Peneliti menyarankan pada PT X untuk menyediakan sarana olahraga bagi pekerja untuk meningkatkan aktivitas fisik dan memberikan fasilitas untuk melakukan pemantauan status gizi. Kata Kunci: asupan zat gizi makro, pekerja, obesitas, shift kerja, work family conflict self efficacy, Obesity has been associated with an increased risk of non-communicable disease to decreased productivity in work. This study is a cross sectional that aims to determine the difference of risk factors towards obesity in worker of PT X 2017. Population of this study are a permanent workers in PT X with 89 samples obtained by simple random sampling. This study was conducted on 12-24 May 2017 using instruments such as questionnaires, microtoa, digital scales and food models. The results showed 50,6% respondents were obese. Through bivariate analysis research showed that was not proven the difference of risk factors towards obesity among workers in PT X. The researcher suggest that PT X can provide sport facilities for workers to increase physical activity and provide facilities to monitor the nutritional status. Key words: Obesity, shift work, work family conflict self efficacy, nutrition intake, worker
Read More
S-9452
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sarah Christy; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Endang L. Achadi, Yunita
S-8516
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Julius Caesar Panggabean; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Heny Mayawati
S-7983
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fathimah Zahro Aidina Afliansa; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Suparno
Abstrak:
Read More
Latar belakang: Prevalensi KEK Ibu Hamil di Indonesia dan beberapa daerah masih cukup tinggi dengan angka bervariasi dari 11,6 – 57,6%. Tujuan: memperoleh perbedaan proporsi kejadian KEK berdasarkan asupan zat gizi makro dan faktor lainnya pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas terpilih di Kota dan Kabupaten Bogor tahun 2025. Metode: cross-sectional kuantitatif menggunakan data sekunder dari penelitian utama milik Prof. Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, MSc., dengan 124 ibu hamil. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: 11,3% ibu hamil di seluruh wilayah, dengan 10,9% di Kota dan 11,7% di Kabupaten yang mengalami KEK. Terdapat perbedaan proporsi kejadian KEK yang signifikan berdasarkan konsumsi lauk pauk di kota; IMT pra-hamil, anemia, dan status PMT di seluruh wilayah penelitian. Tidak terdapat perbedaan proporsi kejadian KEK yang signifikan berdasarkan asupan (energi, protein, lemak, dan karbohidrat), konsumsi lauk pauk, frekuensi makan, jarak kehamilan, paritas, kunjungan ANC, pengetahuan gizi, dan wilayah tempat tinggal. Kesimpulan: IMT pra-hamil dan anemia meningkatkan risiko KEK ibu hamil dan PMT sesuai diberikan kepada ibu KEK. Efek risiko dari konsumsi lauk pauk di wilayah kota tidak cukup kuat. Optimalisasi ANC, edukasi gizi, pemantauan status gizi sebelum hamil, hingga pencegahan dan penanggulangan anemia penting sebagai langkah pencegahan KEK pada ibu hamil.
Background: The prevalence of CED among pregnant women in Indonesia and several areas remains relatively high, ranging from 11.6% to 57.6%. Objective: To determine the differences in the proportion of CED based on macronutrient intake and other factors among pregnant women in selected public health center (Puskesmas) areas in Bogor City and Regency in 2025. Method: A quantitative cross-sectional study using secondary data from a primary research project led by Prof. Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, MSc., involving 124 pregnant women. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: CED prevalence was 11.3%, with 10.9% in City and 11.7% in Regency area. Significant differences in the proportion of CED were found based on animal-based food consumption in the city area; pre-pregnancy BMI, anemia, and nutritional supplementation (PMT) status in overall areas. No significant differences were found based on energy, protein, fat, and carbohydrate intake, animal-based food consumption, meal frequency, birth spacing, parity, ANC visits, nutrition knowledge, or residential area. Conclusion: Pre-pregnancy BMI and anemia increase the risk of CED among pregnant women, and PMT has been appropriately distributed to mothers with CED. The risk effect of animal-based food consumption in the city area was not strong enough. Optimizing ANC visits, nutrition education, pre-pregnancy nutritional status monitoring, and prevention and management of anemia are essential in preventing CED in pregnant women.
S-11927
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sherly Ardi Vantono; Pembimbing; Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Triyanti, Kusuma Wijayanti
Abstrak:
GIZI LEBIH MERUPAKAN MASALAH KESEHATAN YANG DAPAT BERDAMPAK BURUK PADA ANAK SEKOLAH. SD X JAKARTA TIMUR TELAH MEMILIKI PROGRAM KESEHATAN, NAMUN PREVALENSI GIZI LEBIH TAHUN 2016 MASIH TINGGI YAITU SEBESAR 20%. TUJUAN UMUM PENELITIAN INI ADALAH DIKETAHUINYA FAKTOR DOMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 DI SD X JAKARTA TIMUR TAHUN 2017. PENELITIAN INI MENGGUNAKAN DESAIN CROSS-SECTIONAL. RESPONDEN DALAM PENELITIAN INI SEBANYAK 201 RESPONDEN DI SD X JAKARTA TIMUR. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN SEBESAR 58,2% SISWA MENGALAMI GIZI LEBIH. PADA ANALISIS BIVARIAT MENUNJUKKAN HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DAN ASUPAN LEMAK DENGAN STATUS GIZI LEBIH. PENELITIAN INI JUGA MENDAPATKAN HASIL ANALISIS MULTIVARIAT YAITU JENIS KELAMIN SEBAGAI FAKTOR DOMINAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA DI SD X JAKARTA TIMUR TAHUN 2017. OLEH KARENA ITU SEKOLAH DIHARAPKAN DAPAT MEMBERIKAN EDUKASI MENGENAI MAKANAN SEIMBANG, MEMILIKI CONTROLLER DI KANTIN SEKOLAH SERTA DAPAT MEMPERBARUI PROGRAM KESEHATAN DI SEKOLAH. KATA KUNCI: GIZI LEBIH, SISWA, SEKOLAH DASAR, JENIS KELAMIN. OVERNUTRITION IS HEALTH PROBLEM THAT CAN AFFECT ADVERSELY TO SCHOOL CHILDREN. X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA ALREADY HAVE HEALTH PROGRAM, BUT PREVALENCE OF OVERNUTRITION IN 2016 IS STILL HIGH AT 20%. GENERAL PURPOSE OF THIS RESEARCH IS TO KNOW THE DOMINANT FACTOR RELATED TO OVERNUTRITION AT 4TH AND 5TH GRADE STUDENT AT X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA IN 2017. THIS RESEARCH USE CROSS-SECTIONAL DESIGN. THERE IS 201 RESPONDENT OF THIS RESEARCH AT X PRIMARY SCHOOL EAST JAKARTA. RESULT OF THIS RESEARCH SHOWN THAT 58,2% STUDENTS SUFFER FROM OVERNUTRITION. ON BIVARIATE ANALYSIS SHOWN RELATION BETWEEN GENDER AND FAT INTAKE WITH OVERNUTRITION. THIS RESEARCH ALSO OBTAINED MULTIVARIATE ANALYSIS RESULT THAT GENDER IS THE DOMINANT FACTOR OF OVERNUTRITION AT X PRIMARY SCHOOL STUDENT EAST JAKARTA IN 2017. KEYWORDS: OVERNUTRITION, STUDENT, PRIMARY SCHOOL, GENDER.
Read More
S-9517
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siseana Gabriela; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Oki Kurniawan
Abstrak:
Tekanan darah pada penderita hipertensi dapat dipastikan tinggi, namun bukan berarti tidak dapat dikontrol. Sebaliknya, tekanan darah pada penderita hipertensi harus dikontrol, karena tekanan darah yang tinggi secara kontinu mampu menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tekanan darah pada penderita hipertensi berdasarkan asupan zat gizi makro dan mikro (makromineral) serta faktor risiko lainnya, menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan metode recall-24h di antara 106 penderita hipertensi di Puskesmas Tegal Gundil. 84.9% penderita hipertensi di Puskesmas Tegal Gundil mengalami tekanan darah tidak terkontrol. Kesimpulannya, ditemukan perbedaan yang bermakna pada tekanan darah berdasarkan asupan kalium (p=0,037) dan kalsiumnya (p=0,033). Blood pressure among the hypertensive patients are known to be high, but it does not mean cannot be controlled. On the contrary, the blood pressure among the hypertensive patients must be controlled, otherwise it will lead into higher risks of diseases and causing death. The purpose of this study is to determine the differences between blood pressure among the hypertensive patients based on dietary macronutrient and macromineral intake using cross-sectional design study. This study is using 24h-recall method among 106 hypertensive patients at Puskesmas Tegal Gundil. 84,9% of the hypertensive patients at Puskesmas Tegal Gundil suffers from uncontrolled high blood pressure. In conclusion, significant differences were found between blood pressure among hypertensive patients based on dietary intake of potassium (p=0,037) and calcium (p=0,033).
Read More
S-9634
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Annisa Fitrah; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Kamaluddin Latief
S-7966
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cindy Fawwaz Roviqoh; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Bimo Pradikto
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi pada asupan zat gizi makro dan faktor lainnya terhadap kemampuan metakognitif dengan studi cross-sectional pada 150 atlet E-sport MLBB di Jakarta. Terdapat sebanyak 54,0% responden memiliki kemampuan metakognitif CC tinggi, 62,7% memiliki kemampuan metakognitif CE tinggi, dan 53,3% memiliki kemampuan metakognitif TC tinggi. Berasarkan uji chi-square didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan proporsi pada asupan karbohidrat terhadap kemampuan metakognitif CC (p-value = 0,553) dan kemampuan metakognitif TC (p-value = 0,388).
Read More
S-10880
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nabila Kumala Bening; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Triyanti,Novdini Nurwiryani
Abstrak:
Read More
Gizi lebih merupakan permasalahan kesehatan global dan menjadi faktor risiko dari berbagai penyakit tidak menular, bahkan menjadi penyebab kematian jutaan penduduk dunia setiap tahunnya. Terjadinya permasalahan ini dipengaruhi oleh faktor individu dan juga faktor lingkungan. Angka kejadian gizi lebih, khususnya pada usia dewasa, terus mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan proporsi kasus gizi lebih berdasarkan skor mindful eating, riwayat keluarga, aktivitas fisik, tingkat stress, higenitas tidur, ketersediaan dan akses pangan, asupan energi, asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak, serta usia pada di kantor X tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan sampel sebanyak 177 orang pekerja. Ditemukan perbedaan proporsi kasus gizi lebih yang signifikan berdasarkan skor mindful eating [OR = 2,261; 95% CI: 1,147-4,455], riwayat gizi lebih pada keluarga [OR = 2,724; 95% CI: 1,400-5,302], tingkat aktivitas fisik [OR = 3,724; 95% CI: 1,602-6,690], serta tingkat stres [OR = 1,882 95% CI: 1,495-2,369]. Untuk mengatasi permasalahan ini, perlu adanya kolaborasi antara institusi terkait dengan berbagai pihak seperti tenaga kesehatan agar dapat memaksimalkan langkah pencegahan dan penanganan gizi lebih pada pekerja.
Overnutrition is a major global health issue and a risk factor for various non-communicable diseases, even causing millions of deaths worldwide each year. This occurance of this problem is influenced by individual factors, as well as environmental factors. The prevalence of overnutrition, especially in adults, continues to increase. The aim of this study is to determine the differences in proportion of overnutrition cases based on mindful eating score, family history, physical activity level, stress level, sleep hygiene, perception towards food availability and access, energy intake, carbohydrate intake, protein intake, fat intake, and age group at X company in 2023. The research design used in this study is cross-sectional, with a sample size of 177 employees. In this study, significant differences were found in the proportion of overnutrition cases based on mindful eating scores [OR = 2,261; 95% CI: 1,147-4,455], family history of overnutrition [OR = 2,724; 95% CI: 1,400-5,302], physical activity [OR = 3,724; 95% CI: 1,602-6,690], and also stress [OR = 1,882 95% CI: 1,495-2,369]. To address these issues, collaboration between institution and healthcare professionals is needed to maximize prevention and treatment of overnutrition.
S-11423
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bella Chikita Oktaviani; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Wahyu Kurnia, Mury Kuswari
S-9967
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
