Ditemukan 30528 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Retno Damayanti; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Trini Sudiarti, Deksa Presiana
Abstrak:
Penggunaan label informasi nilai gizi dapat meningkatkan pemilihan makan yang lebih sehat. Namun, kepatuhan membaca label informasi nilai gizi dan kemampuan dalam memahami informasi yang disajikan pada remaja masih rendah. Remaja merupakan target utama industri makanan dan minuman, selain itu perilaku konsumsi pada usia ini akan berkembang menjadi perilaku konsumsi saat dewasa. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimental yang bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian label Front-of-Package Traffic Light terhadap daya terima dan pemahaman siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pre and post control grup yang melibatkan dua kelompok subyek dengan total 41 orang. Perlakuan terdiri dari 3 tahap yang terdiri dari pengisian pre-test pada pertemuan 1, intervensi edukasi pada pertemuan 1 dan 2, dan pengisian post-testpada pertemuan 3. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif univariat dan bivariat. Peneliti menemukan bahwa kepatuhan membaca label gizi masih rendah, baik pada kelompok kontrol maupun perlakuan.Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada daya terima dan pemahaman label gizi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Skor daya terima dan pemahaman label gizi pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol. Hasil analisis lebih lanjut diperoleh tidak terdapat hubungan antara daya terima dengan pemahaman label. Penulis menyarankan siswa lebih memperhatikan label informasi gizi dan lebih aktif dalam mencari informasi mengenai gizi. Selain itu disarankan dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan label front-of-package pada kelompok dengan kelompok usia dan jenis kelamin yang berbeda. Kata kunci: Label informasi nilai gizi, front-of-package traffic light, remaja, daya terima, pemahaman The use of nutritional labels can improve the selection of healthier eating. However, adherence to nutritional information label reading and the ability to understand label information in adolescents is still low.Adolescents are the main target of the food and beverage industry, besides consumption behavior at this age will develop into behavior at adults. This study is an experimental quasi study aimed to assessing the effect of labeling Front-of-Package Traffic Light on the acceptance and understanding of high school students.Data collected included subject characteristics, food label reading behavior, nutrient label acceptance and understanding. This study is a pre and post control group study involving two groups of subjects with a total of 41 students.Study consists of 3 stages consisting of pre-test filling at the first meeting, educational intervention at the second meeting, and post-test filling at the third meeting. The data analysis is descriptive univariate and bivariate analysis. Study found that nutritional label reading behavior was low, both in the control and treatment groups.Statistical tests showed significant differences in acceptability and understanding of nutrition labels between treatment groups and control groups. The acceptance score and nutritional label understanding in the treatment group was higher than in the control group.The analysis result showed that no significant association between acceptance with understanding of label. Researchers suggest that students pay more attention to nutritional information labels and are more active in reading information about nutrition. In addition, further research is suggested on applying front-of-package labels to groups with different characteristics. Keywords: Nutrition label, front-of-package traffic light, adolescents, acceptance, understanding
Read More
S-9729
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maitri Prasetyo; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Deksa Presiana
S-9673
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ainy Suchianti; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Deksa Presiana
Abstrak:
Penelitian ini merupakan studi ekperimental yang bertujuan untuk melihat pengaruh pencantuman desain label gizi Front-Of-Package Traffic Light FOP-TL terhadap daya terima dan pemahaman. Data yang dikumpulkan meliputi data karakteristik subjek umur, pendidikan, pendapatan, berat badan, tinggi badan, IMT, dan tekanan darah, pengetahuan gizi dan kesehatan, perilaku membaca label informasi nilai gizi, serta pemahaman label gizi dan daya tarik. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan waktu 3 minggu. Sample dipilih dengan menggunakan purposive sampling, dimana kelompok kontrol n = 11 diberikan label informasi nilai gizi dan kelompok intervensi n = 10 diberikan label FOP-TL. Pada minggu pertama subjek diberikan pre-test mengenai label gizi dengan bantuan dummy untuk mengetahui pemahaman label informasi nilai gizi. Pada minggu kedua diberikan edukasi berupa booklet dan dummy yang berbeda sesuai dengan kelompok, kemudian pada minggu ketiga diberikan post-test dan diukur daya terima label gizi pada kedua kelompok. Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan signifikan pada peningkatan pemahaman antara kelompok kontrol dan intervensi.
This research is an experimental study which aims to identify the effect of inclusioning the nutrition labelling Front Of Package Traffic Light FOP TLs design towards acceptability and understanding. Collected data includes subject characteristics data age, education, income, weight, height, BMI, and blood pressure, knowledge of health and nutrition, and behavior of reading nutrition fact labels, also understanding towards nutrition label and acceptability. This research uses quasi experiment design which held for 3 weeks. Samples of this experiment are choosen by purposive sampling in which the control group n 11 were given nutrition fact label and the intervension group n 10 were given FOP TL. On the first week of intervension, understanding of nutrition fact label were assessed with the help of dummy. On the second week subjects were given booklet and dummy which dependened on the group to educate them. On the last week subjects were given post test and measured acceptance of nutrition label on both group. The result of this research showed that there was a significant difference on both group in the improvement of understanding.
Read More
This research is an experimental study which aims to identify the effect of inclusioning the nutrition labelling Front Of Package Traffic Light FOP TLs design towards acceptability and understanding. Collected data includes subject characteristics data age, education, income, weight, height, BMI, and blood pressure, knowledge of health and nutrition, and behavior of reading nutrition fact labels, also understanding towards nutrition label and acceptability. This research uses quasi experiment design which held for 3 weeks. Samples of this experiment are choosen by purposive sampling in which the control group n 11 were given nutrition fact label and the intervension group n 10 were given FOP TL. On the first week of intervension, understanding of nutrition fact label were assessed with the help of dummy. On the second week subjects were given booklet and dummy which dependened on the group to educate them. On the last week subjects were given post test and measured acceptance of nutrition label on both group. The result of this research showed that there was a significant difference on both group in the improvement of understanding.
S-9728
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hafizhah Fadhilla; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Endang Sri Wahyuningsih
Abstrak:
BERBAGAI MACAM PENELITIAN YANG DILAKUKAN DI DUNIA UNTUK MEMPELAJARI EFEK LABEL FRONT- OF-PACKAGE TRAFFIC LIGHT (FOP TL) TERHADAP DAYA TERIMA DAN PEMAHAMAN. MESKIPUN DEMIKIAN, STUDI MENGENAI DAYA TERIMA SERTA PENGARUH DARI LABEL FOP TL TERHADAP PEMAHAMAN INFORMASI DI INDONESIA MASIH TERBATAS. TUJUAN DARI PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI DAYA TERIMA DAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI GIZI DENGAN MENGGUNAKAN LABEL FOP TL PADA KELOMPOK DEWASA MUDA. TERDAPAT SEBANYAK 18 ORANG KARYAWAN DI TK LENTERA INSAN, DEPOK, JAWA BARAT YANG MENJADI SUBJEK PENELITIAN. PENGUKURAN PEMAHAMAN AWAL DILAKUKAN SEBELUM INTERVENSI DENGAN MENGGUNAKAN IMAGINARY PACKAGING PRODUK KEMASAN YOGURT, MIE INSTAN, DAN WAFER. SELANJUTNYA, DILAKUKAN PEMBERIAN PERLAKUAN BERUPA DUA KALI SESI EDUKASI CARA MENGGUNAKAN DAN MEMBACA LABEL FOP TL. SATU MINGGU SETELAH SESI EDUKASI TERAKHIR DILAKUKAN PENGUKURAN DAYA TERIMA PEMAHAMAN DENGAN MENGGUNAKAN LABEL FOP TL YANG TERDAPAT PADA IMAGINARY PACKAGING KATEGORI PRODUK KEMASAN YANG SAMA. PERBEDAAN PEMAHAMAN ANTARA PRE-TEST DAN POST-TEST DIANALISIS DENGAN MENGGUNAKAN PAIRED T-TEST. LABEL FOP TL MEMILIKI DAYA TERIMA YANG TINGGI. LABEL FOP TL MAMPU MEMBANTU KONSUMEN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI GIZI LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN LABEL NUTRITION FACTS PANEL (NFP) DIBUKTIKAN DENGAN ADANYA PERBEDAAN YANG SIGNIFIKAN PADA KATEGORI NUTRITION LABEL USE TASK YANG LEBIH KOMPLEKS (P <0,05). PEMBERIAN LABEL FOP DENGAN FORMAT TRAFFIC LIGHT SEBAGAI PELENGKAP LABEL NFP DAPAT MENJADI PERTIMBANGAN BAGI BPOM DAN KEMENTRIAN KESEHATAN RI. KATA KUNCI: DAYA TERIMA; LABEL GIZI; LABEL FRONT-OF-PACKAGE; PEMAHAMAN; TRAFFIC LIGHT
Read More
S-9859
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Luthfiatur Rohmah; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Sandra Fikawati, Dyah Santi Puspitasari
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer education (pendidikan sebaya) tentang pengetahuan 1000 HPK dan gizi seimbang terhadap perilaku gizi seimbang pada siswi SMAN 49 Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan SMAN 49 Jakarta sebagai kelompok perlakuan yang akan mendapatkan intervensi peer education dan SMAN 38 Jakarta sebagai kelompok kontrol yang akan mendapatkan intervensi ceramah. Penelitian ini dilakukan kepada 22 siswi pada kelompok perlakuan dan 28 siswi pada kelompok kontrol. Pengambilan data pengetahuan dilakukan pada sesaat sebelum intervensi (pre test), sesaat setelah intervensi (post test), 7 hari setelah intervensi, dan 21 hari setelah intervensi. Sementara, pengambilan data perilaku dilakukan sebelum intervensi (pre test) dan 21 hari setelah intervensi (post test). Uji statistik yang digunakan adalah uji T independen, uji T berpasangan, chi square, dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pengetahuan terjadi peningkatan pada masing-masing kelompok secara signifikan, sedangkan pada variabel perilaku peningkatan pada kedua kelompok tidak signifikan. Selain itu, tidak ada perbedaan peningkatan pengetahuan antara kelompok kontrol dan perlakuan. Sementara, pada variabel perilaku peningkatan perilaku baik pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kata kunci : pendidikan sebaya, ceramah, 1000 HPK, gizi seimbang
Read More
S-9513
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Farha Nurmiatiari Zain; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Endang L. Achadi, Farida
Abstrak:
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan sikap tentang anemia pada siswi SMAN setelah diberikan intervensi dengan menggunakan media leaflet dan powerpoint. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Penelitian ini dilakukan kepada 81 siswi kelas X di SMAN terpilih. Kelompok kontrol berjumlah 25 siswi, kelompok powerpoint berjumlah 25 siswi, dan kelompok leaflet berjumlah 33 siswi. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari 1 kali pre test dan 3 kali post test untuk melihat pola dan retensinya. Uji statistik yang digunakan yaitu t berpasangan untuk menganalisi perubahan di dalam masing-masing kelompok dan uji ANOVA untuk melihat perbedaan antara kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan sikap pada masing-masing kelompok, dengan perubahan pada pengetahuan dan sikap yang paling tinggi yaitu pada kelompok leaflet dibandingkan kelompok powerpoint, dan kontrol (p<0,05).
Kata kunci: Anemia, Pengetahuan, Sikap, Leaflet, Powerpoint
The purpose of this research is to understand the change of knowledge and attitude of anemia among female students in Senior High School after being given the intervention by using leaflet and powerpoint media. Design study that is used is quasy experiment with control group with no intervention. This research is aplicated to 81female students of the 10th grade in several Senior High School in Bogor City. Control group consists of 25 female students, powerpoint group consists of 23 female students, and leaflet group consists of 33 female students. The data is taken 4 times in each group, included 1 pre test and 3 post test to observe the pattern and retention. The statistic test that is used is t test dependent to analyze the change within group and ANOVA test to observe the difference between each group. The result of this research shows the change of knowledge and attitude in each group, with the highest change is in leaflet group compared to control group and powerpoint group (p<0,05).
Key words: Anemia, Knowledge, Attitude, Leaflet, Powerpoint
Read More
Kata kunci: Anemia, Pengetahuan, Sikap, Leaflet, Powerpoint
The purpose of this research is to understand the change of knowledge and attitude of anemia among female students in Senior High School after being given the intervention by using leaflet and powerpoint media. Design study that is used is quasy experiment with control group with no intervention. This research is aplicated to 81female students of the 10th grade in several Senior High School in Bogor City. Control group consists of 25 female students, powerpoint group consists of 23 female students, and leaflet group consists of 33 female students. The data is taken 4 times in each group, included 1 pre test and 3 post test to observe the pattern and retention. The statistic test that is used is t test dependent to analyze the change within group and ANOVA test to observe the difference between each group. The result of this research shows the change of knowledge and attitude in each group, with the highest change is in leaflet group compared to control group and powerpoint group (p<0,05).
Key words: Anemia, Knowledge, Attitude, Leaflet, Powerpoint
S-9873
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fransiska Novita; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Triyanti, Evi Fatimah
Abstrak:
Kadar lemak tubuh yang rendah pada seseorang memiliki dampak pada kondisi kesehatan. Pada remaja putri, kondisi kurang gizi dan rendahnya kadar lemak tubuh menunda proses growth spurt dan memperlambat terjadinya menarche. Penurunan lemak tubuh yang terjadi secara bertahap dalam jangka waktu yang panjang dapat berujung pada terjadinya kurang energi kronis (KEK). Di Indonesia, diketahui remaja perempuan berusia 15-19 tahun yang sedang tidak hamil merupakan kelompok usia dengan proporsi KEK paling tinggi dibandingkan kelompok lainnya, yaitu sebesar 36,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat literasi gizi dan faktor lainnya seperti IMT/U, literasi gizi, citra tubuh, perilaku diet penurunan berat badan, aktivitas fisik, dan asupan zat gizi makro dengan persen lemak tubuh (PLT) pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada 137 siswi dari kelas X dan XI. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner, pengukuran antropometri, dan wawancara food recall 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan ratarata PLT siswi SMAN 34 Jakarta tergolong normal (27.03% ± 4.27). Variabel yang diketahui memiliki hubungan yang bermakna dengan PLT adalah IMT/U (p value = 0.000), perilaku diet penurunan berat badan (p value = 0.000), asupan kalori (p value = 0.019), asupan protein (p value = 0.005), dan asupan lemak (p value = 0.007).
Read More
S-10222
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Assyfa Azatil Ismah; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Trini Sudiarti, Evi Fatimah
Abstrak:
Anemia defisiensi besi adalah suatu kondisi tubuh kekurangan zat besi dalam aliran darah yang memiliki dampak antara lain mudah lelah, produktivitas menurun, risiko perdarahan selama dan setelah melahirkan, kelahiran bayi prematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), perkembangan anak dan remaja terhambat, hingga kematian. Prevalensi anemia di Provinsi DKI Jakarta pada perempuan menurut Riskesdas tahun 2007 mencapai 27,6%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat literasi gizi dan faktor lainnya (status gizi, asupan protein, asupan zat besi, siklus menstruasi, dan lama menstruasi) dengan status anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah desain studi cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian tidak menggunakan random sampling, tetapi ditentukan melalui metode quota sampling yang disesuaikan dengan pihak sekolah. Jumlah responden yang terlibat sebanyak 122 siswi dari kelas 10 dan 11. Data diambil dengan melakukan proses pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan), pengukuran kadar hemoglobin dengan HemoCue Hb 201+ System, pengisian kuesioner literasi gizi, dan wawancara kebiasaan makan dengan food recall 2x24 jam. Data yang terkumpul akan dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Prevalensi anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019 sebesar 54,9%. Hasil penelitian bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat literasi gizi fungsional, status gizi, dan asupan zat besi dengan status anemia pada siswi SMAN 34 Jakarta tahun 2019 (p-value < 0,1).
Kata kunci: Anemia, asupan zat besi, literasi gizi, siswi, status gizi
Read More
Kata kunci: Anemia, asupan zat besi, literasi gizi, siswi, status gizi
S-10095
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Risma Furi Nurnafiah; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Asih Setiarini, Rahmawati
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan sarapan dan faktor lainnyayang berhubungan dengan gizi lebih pada siswa-siswi di SMAN 39 Jakarta. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian inimenggunakan data penelitian sekunder yang dilakukan di SMAN 39 Jakarta pada tahun2019 dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden. Pada penelitian ini, gizi lebihsebagai variabel dependen sedangkan kebiasaan sarapan, asupan energi, karbohidrat,protein, lemak, aktivitas fisik, dan jenis kelamin sebagai variabel independen. Data yangdigunakan berupa hasil pengisian kuesioner, wawancara 24h-food recall, pengukuranberat badan dan tinggi badan yang dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitianmenunjukkan sebanyak 26,9% siswa mengalami gizi lebih. Hasil analisis bivariatmenunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan, asupanprotein, asupan lemak dan jenis kelamin dengan gizi lebih namun terdapat kecenderungansebanyak 31% tidak selalu sarapan, 29% asupan protein lebih, 27% asupan lemak lebihdan 29,4% berjenis kelamin laki-laki mengalami gizi lebih. Untuk mencegah maupunmenangani siswa-siswi yang mengalami gizi lebih disarankan bagi sekolah dan DinasKesehatan mengembangkan program edukasi mengenai gizi seimbang.
Kata kunci:Gizi Lebih, Kebiasaan Sarapan, Remaja, Siswa SMA.
Read More
Kata kunci:Gizi Lebih, Kebiasaan Sarapan, Remaja, Siswa SMA.
S-10522
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Melvin Junior Tanner; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini
Abstrak:
Penelitian dengan menggunakan data sekunder ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara variabel independen yang terdiri atas jenis kelamin, status gizi berdasarkan IndeksMassa Tubuh menurut Umur (IMT/U), kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, dan asupan gizi(energi, karbohidrat, protein, lemak) terhadap variabel dependen persen lemak tubuh(PLT) pada remaja. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional denganmelibatkan 131 siswa-siswi SMAN 39 Jakarta Tahun 2019. Hasil menunjukkan 53,4%responden memiliki PLT berlebih dengan rata-rata PLT perempuan 28,59±5,02% yangtergolong berlebih dan rata-rata PLT laki-laki 20,8±5,94% tergolong tidak berlebih.Terdapat hubungan yang bermakna (p-value <0,05) pada jenis kelamin dan IMT/Udengan PLT pada remaja, sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna (p-value>0,05) pada kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, dan asupan gizi (energi, karbohidrat,protein, dan lemak) dengan PLT pada remaja. IMT/U merupakan faktor dominan yangberhubungan dengan PLT pada remaja. Peneliti menyarankan untuk mengupayakan IMTdan PLT berada di keadaan normal dengan dilakukan monitoring penimbangan beratbadan dan tinggi badan secara rutin, mengadakan kegiatan olahraga satu kali dalamseminggu, mewajibkan siswa-siswi untuk mengikuti ekstrakulikuler olahraga, danmemberikan edukasi terkait pola makan dan olahraga sebagai pencegahan obesitas.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan kuantitasasupan gizi makro terhadap persen lemak tubuh.
Kata kunci:IMT/U, obesitas, persen lemak tubuh, siswa SMA.
Read More
Kata kunci:IMT/U, obesitas, persen lemak tubuh, siswa SMA.
S-10518
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
