Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30559 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Amran Rizal; Pembimbing: Besral, Artha Prabawa; Penguji: R. Sutiawan, Yout Savithri
T-5377
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herly Nainggolan; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: R. Sutiawan, Dian Arief Hawindati
S-5951
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syarif Rahman Hasibuan; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Ede Surya Darmawan, Popy Yuniar, Muri Maftuchan; Nurul Rakhmawati
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan menilai kesiapan sistem informasi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dalam mengimplementasikan metode Activity-Based Costing (ABC) untuk evaluasi biaya satuan pada tahun 2024. Kebutuhan terhadap sistem informasi rumah sakit sangat krusial untuk mendukung otomatisasi dan evaluasi unit cost dengan ABC yang berkala. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus menggunakan asesmen mandiri yang dikembangkan untuk menilai kesiapan implementasi metode ABC, berfokus pada aspek Human-Organization-Technology-Environment (HOT-E). Asesmen mandiri diisi oleh tim tarif atau unit cost rumah sakit dan dikonfirmasi melalui wawancara. Hasil menunjukkan bahwa dimensi sumber daya manusia memiliki kesiapan yang paling tinggi dengan skor rata-rata 2,8 dari 4. Dimensi teknologi dan lingkungan masing-masing 2,5 dari 4. Namun, dimensi manajemen menunjukkan kesiapan terendah dengan skor rata-rata 2,1 karena belum tersedianya standar prosedur penggunaan ABC untuk evaluasi unit cost dan belum masuknya evaluasi unit cost sebagai indikator kinerja utama rumah sakit. Sebagai upaya memastikan keberhasilan implementasi ABC, diperlukan pengembangan fitur analisis biaya dalam sistem informasi rumah sakit, pelatihan berkelanjutan, dan pengembangan standar implementasi yang jelas. Penelitian ini memberikan panduan bagi rumah sakit dalam mempersiapkan implementasi ABC secara lebih komprehensif.

This research aims to assess the readiness of the information system at the National Brain Center Hospital in implementing the Activity-Based Costing (ABC) method for evaluating unit costs in 2024. The need for a hospital information system is very crucial to support automation and periodic evaluation of unit costs with ABC. The research design uses a qualitative approach with a case study method using an independent assessment developed to assess readiness to implement the ABC method, focusing on the Human-Organization-Technology-Environment (HOT-E) aspect. The self-assessment is completed by the hospital's rate or unit cost team and confirmed through an interview. The results show that the human resources dimension has the highest readiness with an average score of 2.8 out of 4. The technology and environmental dimensions each have 2.5 out of 4. However, the management dimension shows the lowest readiness with an average score of 2. 1 because there is no standard procedure for using ABC for unit cost evaluation and unit cost evaluation has not been included as a main hospital performance indicator. In an effort to ensure the success of ABC implementation, it is necessary to develop cost analysis features in hospital information systems, continuous training, and develop clear implementation standards. This research provides guidance for hospitals in preparing to implement ABC more comprehensively.
Read More
T-7058
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lady Farah Fatmawati; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Popy Yuniar, Rico Kurniawan, Haruddin, Doli Wilfried Hasudungan Simanungkalit
Abstrak:
Prevalensi perundungan terhadap peserta didik di Rumah Sakit Pendidikan khususnya pada dokter residen mencapai 89%. Dokter yang mengalami perundungan lebih berisiko untuk mengalami masalah kesehatan jiwa seperti gangguan kecemasan, gangguan tidur dan depresi. Insiden perundungan juga berpotensi meningkatkan risiko kesalahan tindakan medis pada pasien. Hanya 5% korban perundungan yang berani melapor kepada bagian Kepegawaian di Rumah Sakit. Sistem Pelaporan dan Penanganan Perundungan yang saat ini berjalan masih memiliki keterbatasan yang berpotensi menghambat penyelesaian penanganan perundungan. Sehubungan dengan hal ini, penelitian diperlukan untuk mengembangkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Rancangan pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan System Development Life Cycle yang terdiri dari tahap analisis, desain dan implementasi. Analisis yang dilakukan mencakup aspek kebutuhan bisnis, sistem, pengguna, dan nonfungsional. Analisis Sistem dilakukan dengan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency dan Service). Penelitian menghasilkan gambaran kebutuhan pengembangan sistem, kerangka logis sistem, prototipe sistem, dan gambaran uji fungsionalitas sistem. Pengembangan prototipe sistem difokuskan pada aspek kerahasiaan, komunikasi, dashboard, serta pemantauan laporan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan Sistem Informasi perlu didukung dengan kebijakan institusional agar dapat memberikan manfaat secara optimal kepada banyak pihak.

The prevalence of bullying among medical residents reaches as high as 89%. Residents who experience bullying are at increased risk of developing mental health issues such as anxiety disorders, sleep disturbances, and depression. Bullying incidents also have the potential to increase the risk of medical errors in patient care. However, only 5% of victims report these incidents to the hospital’s Human Resources department. The existing bullying reporting and handling system remains limited and may hinder effective resolution. This study aims to develop a bullying reporting and management system that aligns with user needs. The system was designed using the System Development Life Cycle (SDLC) approach, which includes analysis, design, and implementation phases. The analysis phase covered business, system, user, and non-functional requirements, using the PIECES framework (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) for system analysis. The study resulted in a comprehensive description of system requirements, a logical system framework, a system prototype, and an overview of system functionality testing. The prototype focuses on key aspects such as confidentiality, communication, dashboard features, and report monitoring tailored to user needs. The development of this information system should be supported by institutional policies to ensure optimal impact and benefit for all stakeholders.
Read More
T-7247
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry Yuswara; Pembimbing: Budi Utomo; Pneguji: Artha Prabawa, Nurrahmiati
Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi penempatan bidan ptt di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan. Dalam menentukan daerah penempatan menggunakan indikator jumlah ketersediaan bidan ptt dan jumlah desa yang berada di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan. Metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan ini adalah System Development Life Cycle (SDLC). Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview). Data sekunder dilakukan dengan mempelajari formulir ketersediaan dan usul kebutuhan bidan ptt. Keluaran sistem informasi yang dihasilkan dari prototype antara lain laporan daftar bidan ptt daerah terpencil perbatasan dan kepulauan, rekapitulasi pemenuhan bidan ptt secara terperinci, serta laporan kabupaten/kota yang menjadi prioritas penempatan bidan ptt. Penelitian yang dilakukan telah menghasilkan rancangan Sistem informasi Penempatan Bidan PTT di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan yang dapat membantu menentukan kebutuhan dan rencana penempatan bidan ptt, sehingga diharapkan pemerataan pelayanan kesehatan di daerah terpencil perbatasan dan kepulauan dapat tercapai. Kata kunci: Penempatan, bidan, sistem informasi, daerah terpeencil, perbatasan, dan kepulauan
Read More
T-4325
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devinita Ayu Nurcahyani; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Nanang Setiawan
S-6302
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maria Sidang Doki; Pembimbing: Iwan Ariawan
T-819
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elva Idriani; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Artha Prabawa, Evawestari, Dewi Sartika
T-5445
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Moemoe Karmoedi; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Tris Eryando, Sunuhardo, Rokim Hamdani
Abstrak:
Sistem Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas (SP3) merupakan bagian dari SIK, yang telah diakui sebagai sumber data yang berasal dari Puskesmas. SP3 telah diberlakukan tahun 1981 dengan SK Menkes No.63/Menkes/SK/II/1981 dengan Petunjuk pelaksanaan SK dari Dirjen Binkesmas No.143/Binkesmas/Dj/III/1981. Dalam perjalanannya sistem pencatatan dan pelaporan Puskesmas (SP3) mengalami pemantapan, hasilnya tertuang dalam SK. Dirjen Binkesmas No. 590/BM/DJ/Info/V/96 tanggal 10 Mei 1996 dengan dua komitmen terpenting menurut penulis yaitu menghindari format lain diluar SP3 dan pembinaan SP3 berjenjang. Hasil penjajakan awal di lapangan di Kab. Karawang, tenyata ditemukan beberapa kendala pemanfaatan SP3 belum berjalan seperti yang diharapkan, diantaranya tumpang tindihnya laporan SP3 dengan laporan program lain, mekanisme alur pelaporan SP3 dan UPTD Puskesmas ke Dinas Kesehatan belum tertata dengan baik, ketidak tahuan tentang system operation prosedur (SOP), tidak adanya bimbingan SP3 secara berjenjang. Penulis meneliti apakah yang menyebabkan hambatan alur pelaporan dari Puskesmas ke Dinas Kesehatan dan tidak adanya proses analisa data, umpan balik serta pembinaan teknis secara berjenjang. Tujuan penulisan ini diharapkan tersedianya jaringan informasi kesehatan untuk kelancaran dan kelangsungan SP3 dan tersedianya SOP. Rancangan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan evaluatif terhadap aspek review program SP3 yang saat ini berjalan di Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. Cara pengukurannya yaitu melalui hasil observasi langsung dengan menggunakan "Cheklist" dan melalui hasil olahan brain storming, wawancara mendalam serta work shop. Hasil yang diperoleh penelitian yaitu tersedianya mekanisme alur pelaporan SP3 dan SOPnya. Tersedianya tenaga pengelola SP3 dan sarana komputer di lingkungan Dinas Kesehatan maupun di UPTD Puskesmas, sangat memungkinkan untuk dikembangkannya jaringan informasi kesehatan pada SP3. Restukturisasi Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kabupaten Karawang, memacu untuk menata kembali TUPOKSI para pengelola SP3 di tingkat Kabupaten maupun di tingkat UPTD Puskesmas. Untuk mengoptimalkan jaringan informasi kesehatan pada SP3 maka penulis menyarankan: Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dalam mengoptimalkan pelaksanaan SP3 dengan sistem jaringan informasi berbasis komputer maka diperlukan adanya peningkatan dan penambahan tenaga operator, teknisi komputer serta peningkatan kualitas komputer. Dan untuk para peneliti lain diharapkan adanya penelitian lanjutan tentang kebutuhan data esensial SP3 dan pembuatan software SP3 untuk tingkat Puskesmas yang langsung akses ke tingkat Kabupaten dan ke tingkat Propinsi.

Health Information Network Design on Recording and Reporting System of Public Health Care at Karawang Regency Government Health ServiceThe recording and reporting system of Public Health Care (SP3) is a part of Health Information System (SIK) which has been accepted as data resource of the public health care. SP3 has been accepted legally in 1981 by health minister deuce No. 63/Menkes/SK/II/1981 completed with operational direction from Public Health Guide General Directorate No.143/Binkesmas/Dj/III/1981. The application on recording and reporting system of Public Health Care has been developed and its result written in Public Health Guide General Directorate Decree No. 590/BM/DJ/Info/V/96 dated on May, 10, 1996. According to writer the last decree consists of two commitments i. e. to avoid other forms and to practice Recording and Reporting System of Public Health (SP3) itself gradually. The early result before the field in Karawang Regency, really has been found some hindrances in the usage of recording and reporting system of Public Health Care (SP3). It has not been running smoothly as Ls, expected. Among of them are found some complicated records and reports which missed with other matters, the mechanism of SP3 current from Public Health Care to government Health Service has not been well, the ignorance about procedure operation system (SOP) and no guidance on SP3 gradually. The has researched that the cause of hindrance on reporting current from Public Health Care to Government health service and the absence of data analyzing process are feed back to gradual technical guidance. This writing target expects the Health Information Network is available; the continuation of SP3 and the SOP is available. The design researches by using qualified method with evaluation tsipproach on recording and reporting system of Public Health Care are applied. Recently research designing by using qualified method with approach to SP3 Program Review Aspect is running well in Government Service of Karawang Regency. How to measure are through live observation result with using checklist and by brain storming result, by intensive interviews and by workshop. The result of the research gets the availability of current mechanism for SP3 and for SOP. The availabilities of skillful men and computers for SP3 in Government Health Service and at Public Care must have great possibility for developing of health information network at SP3. The organization Restructure on Government in Karawang Regency will give spirit to set up again the man for SP3 in Regency level and at Public Health Care level. To maximize the health information network at SP3 the writer suggests to Government Health Service of Karawang Regency in order to maximize SP3 application by computer base information network system of course are needed the increase and the addition of operators, computer technicians, and the increase of computer quality itself. And to other researchers, the writer expects the existence of continuous researches about SP3 software products for Public Health Care which has access straightly to regency and province level.
Read More
T-1479
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arie Sulistiya; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Rico Kurniawan, Dessy Syafril
Abstrak: Pengelolaan peralatan medis merupakan faktor penting dalam menjaga mutu peralatan medis dalam pelayanan rumah sakit tetap berjalan. Pengelolaan peralatan medis di sarana pelayanan kesehatan, dimulai semenjak perencanaan yang didahului dengan evaluasi teknologi serta penilaian perlengkapan kesehatan yang terdapat, pengadaan, penerimaan, pengoperasian, pemeliharaan serta penghapusan. Tercantum di dalamnya terdapat proses inventarisasi, dokumentasi, surveillance, serta recall. Peralatan medis pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok terus bertambah sehingga dibutuhkan data yang akuran dan database pada pengelolaan peralatan medis rumah sakit dimana sistem yang bisa membantu manajemen rumah sakit dalam pengelolaan peralatan medis dengan sistem informasi pengelolaan peralatan medis. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat prototipe sistem informasi pengelolaan peralatan medis rumah sakit yang akan diterapkan pada sistem manajemen pengelolaan peralatan medis rumah sakit dan merupakan database yang menyajikan informasi yang cepat, tepat, dan mudah di akses oleh pengguna sistem.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengembangan sistem informasi pengelolaan peralatan medis ini berbasis web dan mobile dengan pendekatan SDLC dengan metode prototipe dengan empat tahapan perencanaan, analisis, desain, dan implementasi. Luaran penelitian ini diharapkan dapat menjadi media yang efektif dan efisien dalam mejadikan data dan informasi pengelolaan peralatan medis sehingga bisa memberikan sebuah keputusan dalam menentukan perkembabangan teknologi peralatan medis selanjutnya diterapkan pada manajemen pengelolaan peralatan medis untuk memberikan rekomendasi untuk pemanfaatan peralatan medis yang kompetitif disektor kesehatan masyarakat, meningkatkan efisiensi dalam layanan perawatan kesehatan dan meningkatkan hasil kesehatan.
Management of medical equipment is an important factor in maintaining the quality of medical equipment in hospital services. The management of medical equipment in health care facilities begins with planning, which is preceded by technology evaluation and assessment of existing medical equipment, procurement, acceptance, operation, maintenance and disposal. It includes inventory, documentation, surveillance, and recall processes. Medical equipment at the Regional Public Hospital in Solok City continues to grow, so accurate data and databases are needed for managing hospital medical equipment where a system can assist hospital management in managing medical equipment with a medical equipment management information system. The purpose of this study is to create a prototype of a hospital medical equipment management information system that will be applied to a hospital medical equipment management management system and is a database that provides information that is fast, precise, and easy to access by system users. The method used in this study is a qualitative method with the development of a web-based and mobile medical equipment management information system with an SDLC approach with a prototype method with four stages of planning, analysis, design, and implementation. The output of this research is expected to be an effective and efficient medium in making data and information on medical equipment management so that it can provide a decision in determining the development of medical equipment technology which is then applied to medical equipment management to provide recommendations for the use of competitive medical equipment in the public health sector. improve efficiency in health care services and improve health outcomes.
Read More
T-6682
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive