Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35088 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ayu Herawati; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Endang Sri Wahyuni
S-10423
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitriani Azizah; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Dharma Ningsih Dwi Putri
Abstrak:
Penyakit tidak menular menjadi penyebab 41 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Salah satu yang memiliki prevalensi tertinggi adalah hipertensi. Kota Depok memiliki prevalensi hipertensi sebesar 34,13% di tahun 2018. Walaupun lebih banyak terjadi pada usia tua, namun kelompok usia muda juga berisiko mengalami hipertensi. Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia produktif (15 – 64 tahun) di Kota Depok. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan menggunakan data Sistem Informasi Penyakit Tidak Menular Kota Depok Tahun 2022 yang direkapitulasi oleh Dinas Kesehatan Kota Depok. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya prevalensi hipertensi sebesar 28,7% pada penduduk usia produktif di Kota Depok tahun 2022. Faktor-faktor yang berhubungan adalah usia 40 – 64 tahun (PR 3,084; 95% CI 2,808-3,388; p=0,001), tingkat pendidikan rendah (PR 1,534; 95% CI 1,344-1,750; p=0,001), riwayat hipertensi keluarga (PR 1,573; 95% CI 1,327-1,864; p=0,001), konsumsi garam berlebih (PR 2,094; 95% CI 1,766-2,483; p=0,001), obesitas (PR 2,089; 95% CI 1,888-2,311; p=0,001), obesitas sentral (PR 1,612; 95% CI 1,471-1,766; p=0,001), dan diabetes (PR 2,290; 95% CI 1,960-2,674; p=0,001). Variabel lain seperti jenis kelamin, pekerjaan, konsumsi sayur dan buah, kurang aktivitas fisik, merokok dan konsumsi alkohol tidak menunjukkan hubungan yang signifikan pada penelitian ini.

Non-communicable diseases are the cause of 41 million deaths worldwide. One that has the highest prevalence is hypertension. In 2018, the prevalence of hypertension in Depok City was 34,13%. Although it occurs more frequently in older age, the younger age group is also at risk of hypertension. This research was conducted to determine risk factors associated with the incidence of hypertension in the productive age population in Depok City in 2022. The design of this study is cross-sectional using Non-Communicable Disease Information System for 2022 from Depok City Health Agency. The results of this study indicate that the prevalence of hypertension in the productive age population in Depok City was 28.7%. The related factors are adults aged 40-64 years (PR 3.084; 95% CI 2.808-3.388; p=0.001), low level of education (PR 1.534; 95% CI 1.344-1.750; p=0.001), family history of hypertension (PR 1.573; 95% CI 1.327-1.864; p=0.001), excessive salt consumption (PR 2.094; 95% CI 1.766-2.483; p=0.001), obesity (PR 2.089; 95% CI 1.888-2.311; p=0.001), central obesity (PR 1.612; 95% CI 1.471-1.766; p=0.001), and diabetes (PR 2.290; 95% CI 1.960-2.674; p=0.001). Gender, occupation, vegetable and fruit consumption, lack of physical activity, smoking and alcohol consumption did not show a significant relationship in this study.
Read More
S-11416
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Nugraheni Aletha Yuventia Novanti; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Syahrizal Syarif, Ananda
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia produktif di Kota Jakarta Pusat tahun 2020. Sebuah studi cross sectional dilakukan dengan menggunakan laporan SI PTM Kota Jakarta Pusat, yang dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, riwayat hipertensi pada keluarga, kurang konsumsi buah dan sayur, kurang aktivitas fisik, perilaku merokok, serta kegemukan dan obesitas, dengan kejadian hipertensi.
Read More
S-10789
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Siskha Septiana; Pembimbing: Kiptiyah, Nuning Maria; Penguji: Renti Mahkota, Rangkuti, M. Bal`an K.
Abstrak: Campak merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan dan menjadi perhatian masyarakat global. Indikator Kaus campak di Indonesia adalah 5/100.000 kasus. Penyakit ini menyebar dengan cepat dan umumnya menyerang anak usia dibawah 5 tahun dan dapat menimbulkan kematian. Kota Administrasi Jakarta Timur merupakan salah satu daerah dengan cakupan imunisasi >90% dan mencapai UCI 100%, namun berdasarkan laporan surveilans suku dinas kesehatan Jakarta Timur melaporkan 686 kasus campak diagnosis klinis selama tahun 2014 dan kasus tertinggi terjadi di wilayah Kecamatan Duren Sawit sebanyak 130 kasus campak diagnosis klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kejadian campak pada anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kecamatan Duren Sawit tahun 2014-2015. Penelitian ini dilakukan dengan desain kasus kontrol dengan 154 sampel dengan besar kelompok kasus 51 orang dan kelompok kontrol 104 orang. Lokasi penelitian ini di wilayah Kecamatan Duren Sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor yang berhubungan dengan kejadian campak pada anak usia 1-5 tahun adalah status imunisasi anak ( P<0,01, OR=4,4; 95% CI: 2,04-9,69), dan riwayat ASI Ekslusif (P <0,01 OR: 2,3; 95% CI :1,004-5,26,). Penelitian ini menyimpulkan bahwa anak yang tidak diberikan imunisasi campak, vitamin A sesuai standar, dan pemberian ASI Ekslusif lebih berisiko terkena campak dibandingkan anak yang diberikan imunisasi, vitamin A sesuai standar, dan ASI Ekslusif. Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan untuk dilakukan pelatihan juru imunisasi serta monitoring dan evalusi pengetahuan juru imunisasi dan manajemen cold chain di fasilitas kesehatan primer swasta dan negeri. Selain itu upaya promosi pencegahan penyakit perlu dilakukan untuk menurunkan angka kejadian campak. Kata Kunci: Faktor risiko campak, Imunisasi, Vitamin A
Read More
S-8926
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Suciaty Purnama; Pembimbing: Nurhayati A. Prihartono; Penguji: Yovsyah; Pujiastuti
S-7935
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mutammimul Ula; Pembimbing: Yovsah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Dian Meutia Sari
Abstrak: Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan drah diastolic ≥ 90 mmHg yang berlangsung lama. Sering tidak menunjukkan gejala dan tidak terdeteksi dini, baru disadari apabila telah menyebabkan gangguan organ. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang berhubuungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sapeken Kabupaten Sumenep Tahun 2019. Sampel penelitian ini adalah penduduk yang berusia > 18 tahun yang berkunjung ke puskesmas. Penelitian ini menggunakan disain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 101 responden, dengan uji statistik Chi-Square. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu pemeriksaan fisik (tekanan darah, berat badan dan tinggi badan) dan isian kuesioner. Penelitian ini dilakukan bulan Mei-Juni 2019. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil yang terdapat hubungan bermakna secara statistic yaitu Riwayat Keluarga (OR=2,87: 95%CI=1,27-6,50), Pendidikan (OR=2,79: 95%CI=1,17-6,69), Obesitas (OR=8,38: 95%CI=2,30-30,65), Kebiasaan menkonsumsi makanan asin (OR=7,16: 95%CI=2,91-17,67). Perlunya peningkatan hidup sehat sebagai pencegahan komplikasi ataupun pencegahan munculnya hipertensi di masyarakat. Kata Kunci: Hipertensi, puskesmas, faktor risiko hipertensi, cross sectional
Read More
S-10023
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Listiono; Pembimbing: Nurhayati Prihartono; Penguji: Renti Mahkota, Eulis Wulantari
T-3278
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Edip Isna Yuana; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Tri Yunis Miko, M. Bal`an K. Rangkuti
S-8930
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Damaratri; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Renti Mahkota, Wenny Ichwaniah
Abstrak:
Hipertensi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan karena prevalensinya terus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui prevalensi hipertensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia produktif di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan sampel sebanyak 16.421 peserta skrining faktor risiko PTM yang berusia 15-64 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu berdasarkan data skrining faktor risiko PTM tahun 2022 adalah sebesar 14,6% serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya hipertensi adalah usia (PR = 3,15; 95% CI: 2,92-3,39), riwayat hipertensi keluarga (PR = 1,68; 95% CI: 1,54-1,83), dan obesitas (PR = 2,37; 95% CI: 2,19-2,56). Untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi, dinas kesehatan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak salah satunya melalui program deteksi dini hipertensi.

Hypertension in Indonesia is a public health problem that needs attention because its prevalence still increased. This study aims to determine the prevalence of hypertension and the factors associated with the incidence of hypertension in productive aged population in Kepulauan Seribu Regency, DKI Jakarta in 2022. This study used a cross-sectional study design with a total sample of 16,421 risk factors screening of non-communicable disease participants aged 15- 64 years. The results of this study indicate that the prevalence of hypertension in the Kepulauan Seribu Regency based on risk factors screening of non-communicable disease data in 2022 is 14.6% and factors such as age (PR = 3.15; 95% CI: 2.92-3.39), family history of hypertension (PR = 1.68; 95% CI: 1.54-1.83 ), and obesity (PR = 2.37; 95% CI: 2.19-2.56) were associated factors of causing hypertension. To prevent and control hypertension, the health agency can work along with various parties by the early detection program for hypertension.
Read More
S-11460
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nafikhatul Khikmah; Pembimbing: Syahrizal; Penguji: Helda, Dyah Armi Riana
Abstrak:
Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi hipertensi di Indonesia pada penduduk usia ≥ 18 tahun sebesar 25,8% dan mengalami kenaikan pada tahun 218 menjadi 34,11%. Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi dengan prevalensi hipertensi tertingi keempat di Indonesai pada tahun 2018 dengan angka prevalensi sebesar 37,57% dan angka tersebut melebihi angka nasional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubugan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia ≥ 18 tahun di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain studi cross-sectional dengan menggunakan data sekunder Riskesdas 2018 di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 62.482 responden. Uji statistik yang dilakukan yaitu uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi pada penduduk usia ≥ 18 tahun di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 sebesar 38,6%. Terdapat 11 variabel yang mempunyai hubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi. Variabel tersebut, yaitu usia (PR=2,44; 95% CI: 2,37-2,50), jenis kelamin (PR=0,87; 95% CI: 0,85- 0,89), pendidikan (PR=1,44; 95% CI: 1,40- 1,47), status pekerjaan (PR=1,18; 95% CI: 1,16- 1,21), perilaku merokok (PR=0,78; 95% CI: 0,76- 0,80), konsumsi alkohol (PR=0,70; 95% CI: 0,63-0,77), aktivitas fisik (PR=1,20; 95% CI: 1,17- 1,23), konsumsi makanan manis (PR=0,89; 95% CI: 0,87- 0,90), konsumsi minuman manis (PR=0,89; 95% CI: 0,87- 0,92), konsumsi makanan asin (PR=0,93; 95% CI: 0,92-0,95), dan konsumsi makanan berlemak/ berkolesterol/ gorengan (PR=0,91; 95% CI: 0,89- 0,93). Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa terdapat hubugan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan; perilaku merokok, konsumsi alkohol, aktivitas fisik; konsumsi makanan manis, minuman manis, makanan asin, makanan berlemak/ berkolesterol/ gorengan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia ≥ 18 tahun di Provinsi Jawa Tengah.

Based on Riskesdas data in 2013, the prevalence of hypertension in Indonesia in people aged ≥ 18 years was 25.8% and increased in 2018 to 34.11%. Central Java Province was the province with the fourth highest prevalence of hypertension in Indonesia in 2018, with a prevalence rate of 37.57%, and this figure exceeds the national rate. This research was conducted to determine the factors associated with the incidence of hypertension in residents aged ≥ 18 years in Central Java Province in 2018. This research was conducted using a cross-sectional study design using secondary data from Riskesdas 2018 in Central Java Province, totaling 62.482 respondents. The statistical test performed was the chi-square test. The results showed that the prevalence of hypertension in residents aged ≥ 18 years in Central Java Province in 2018 was 38.6%. There are 11 variables that have a significant relationship with the incidence of hypertension. These variables are age (PR=2.44; 95% CI: 2.37-2.50), gender (PR=0.87; 95% CI: 0.85-0.89),education (PR=1.44; 95% CI: 1.40-1.47), employment status (PR=1.18; 95% CI: 1.16-1.21), smoking behavior (PR=0.78; 95% CI: 0.76-0.80), alcohol consumption (PR=0.70; 95% CI: 0.63-0.77), physical activity (PR=1.20; 95%CI: 1.17- 1.23), consumption of sweet foods (PR=0.89; 95% CI: 0.87- 0.90),consumption of sweet drinks (PR=0.89; 95% CI: 0.87- 0.92), consumption of salty (PR=0.93; 95% CI: 0.92- 0.95), and consumption of fatty/cholesterol/friedfoods (PR=0.91; 95% CI: 0.89- 0.93). This study concludes that there is a relationship between age, gender, education, employment status; smoking behavior,alcohol consumption, physical activity; consumption of sweet foods, sweet drinks, salty foods, and fatty/cholesterol/fried foods with the incidence of hypertension in people aged ≥ 18 years in Central Java Province.
Read More
S-11300
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive