Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3543 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
612.3 IRA z
Jakarta : Trans Info Media, 2023
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Setiawati Rahayu; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Trini Sudiarti, Ai Nurhayati, Kresnawan
T-4281
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rifyan Adhi; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Trini Sudiarti, Hera Nurlita
S-8298
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afiatul Rahmi Fatty; Pembimbing: Yvonne M. Indrawani; Penguji: Nurfi Afriansyah, Trini Sudiarti
S-7536
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Latifah; Pembimbing: Endang Laksminingsih; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Triytanti, Deksa Presiana, Cendekia Sri Murwani
Abstrak: Asupan makanan yang tidak mencukupi merupakan salah satu penyebab terjadinya kekurangan gizi pada anak. Penggunaan formula pertumbuhan menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh orangtua untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi anak usia 1-3 tahun. Tesis ini mengkaji mengenai kesesuaian kandungan zat gizi pada informasi nilai gizi, kontribusi kecukupan gizi, pelabelan,serta klaim gizi dan kesehatan formula pertumbuhan terhadap peraturan. Penelitian dilakukan dengan desain studi deskriptif. Hasil kajian kesesuaian kandungan energi dan zat gizi makro menunjukkan tingkat kesesuaian tertinggi untuk karbohidrat, sukrosa, dan asam lemak trans (100%), sedangkan terendah asam α-linolenat (60%). Tingkat kesesuaian tertinggi untuk kandungan vitamin adalah vitamin D, E, B2, niasin, dan vitamin B12 (100%), sedangkan paling rendah vitamin K (58%). Tingkat kesesuaian tertinggi untuk kandungan mineral yaitu natrium (100%), sedangkan paling rendah tembaga (68%). Untuk kesesuaian kandungan bahan lain, tingkat kesesuaian tertinggi yaitu karnitin (100%),sedangkan paling rendah DHA (44%). Hasil kajian kontribusi terhadap kecukupan gizi anak menunjukkan rata-rata persentase angka kecukupan gizi (AKG) kandungan zat gizi formula pertumbuhan sebesar 8-75% per saji atau 24-229%per hari. Serat memiliki kontribusi AKG terendah sedangkan kontribusi tertinggi diperoleh dari biotin. Hasil kajian kesesuaian pelabelan menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 100% pada pencantuman tanggal kedaluwarsa, cara penyiapan, dan pernyataan produk tidak cocok untuk bayi. Sedangkan tingkat kesesuaian terendah adalah untuk pencantuman peringatan bahaya yaitu sebesar 2%. Hasil kajian kesesuaian klaim menunjukkan tingkat kesesuaian klaim kandungan zatgizi sebesar 99,5%, klaim perbandingan zat gizi sebesar 100%, dan klaim fungsi zat gizi 62%. Kata kunci:Anak usia 1-3 tahun, formula pertumbuhan, peraturan.
Read More
T-4166
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Latifah Hasna Umama; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Asih Setiarini, Eti Rohati
Abstrak: Telehealth merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi telekomunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan layanan kesehatan jarak jauh. Telehealth dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk salah satunya untuk memberikan pendampingan gizi (teledietetics). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendampingan gizi yang dilakukan dengan memanfaatkan adanya telehealth. Desain studi penelitian ini yaitu kuasi eksperimental satu kelompok dengan membandingkan perubahan pengetahuan dan asupan zat gizi makro sebelum dan setelah diberikan intervensi. Sebanyak 25 orang karyawan Wilayah Telkom Bekasi direkrut dan diintervensi selama 2 minggu. Subyek diberikan 1 buah video, 2 buah poster digital, dan 1 sesi konseling setiap minggunya. Setelah intervensi, subyek mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan p value sebesar 0,001. Terdapat kecenderungan penurunan asupan energi sebesar 68 kkal (p value = 0,188); lemak 4,5 gram (p value = 0,358); dan karbohidrat 8 gram (p value = 0,479); serta peningkatan asupan protein sebesar 3,9 gram (p value = 0,075). Namun, data belum dapat membuktikan perubahan asupan zat gizi makro yang signifikan.
Read More
S-10127
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fithri Nur Shobah; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Asih Setiarini, Ida Ruslita
S-5971
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Aulia Hawari; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Trini Sudiarti, Salimar
Abstrak: Tujuan penelitian ini mengetahui proporsi kejadian dismenore primer dan hubungan antara beberapa faktor risiko dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi S1 Reguler FKM UI tahun 2022. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu dismenore primer. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi asupan kalsium, magnesium, zinc, vitamin E, kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, tingkat stres, usia menarche, durasi menstruasi, siklus menstruasi, dan riwayat keluarga dengan dismenore primer. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilakukan mulai bulan Juli-September 2022. Responden penelitian ini merupakan mahasiswi aktif S1 Reguler FKM UI angkatan 2018-2021 sejumlah 135 orang. Responden dipilih melalui teknik simple random sampling. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner online melalui google-form. Data dianalisis secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square dan uji Fisher-Exact). Hasil analisisnya didapatkan proporsi dismenore primer sebesar 86,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara asupan kalsium, magnesium, zinc, vitamin E, kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, tingkat stres, usia menarche, durasi menstruasi, dan siklus menstruasi. Terdapat hubungan bermakna antara riwayat keluarga dengan dismenore primer dengan kejadian dismenore primer [p-value = 0,038; OR =3,318, 95% CI = (1,162-9,472)]. Oleh karena itu, penting dilakukannya edukasi penanganan dan pencegahan kejadian dismenore, terutama pada mahasiswi yang memiliki riwayat keluarga dismeore.
The aim of this study is to determine the proportion of primary dysmenorrhea and the relationship between several risk factors and the incidence of primary dysmenorrhea among Undergraduate students of Faculty of Public Health, University of Indonesia in 2022. The dependent variable in this study is primary dysmenorrhea. The independent variable in this study includes intake of calcium, magnesium, zinc, vitamin E, breakfast habits, physical activity, stress level, age at menarche, menstrual duration, menstrual cycle, and family history of primary dysmenorrhea. The research method used was quantitative with a cross-sectional design and was carried out from July to September 2022. Respondents to this study were 135 active Regular Undergraduate students of FKM UI class of 2018-2021. Respondents were selected through simple random sampling technique. Data was obtained through filling out online questionnaires via google-form. Data were analyzed by univariate and bivariate (Chi-Square test and Fisher-Exact test). The results of the analysis showed that the proportion of primary dysmenorrhea was 86.7%. The results of bivariate analysis showed that there was no significant relationship between intake of calcium, magnesium, zinc, vitamin E, breakfast habits, physical activity, stress level, age at menarche, menstrual duration, and menstrual cycle. There is a significant relationship between family history of primary dysmenorrhea and primary dysmenorrhea [p-value = 0,038; OR =3,318, 95% CI = (1,162-9,472)]. Therefore, it is important to conduct education on handling and preventing dysmenorrhea, especially for female students who have a family history of dysmenorrhea.
Read More
S-11010
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cindy Fawwaz Roviqoh; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Bimo Pradikto
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proporsi pada asupan zat gizi makro dan faktor lainnya terhadap kemampuan metakognitif dengan studi cross-sectional pada 150 atlet E-sport MLBB di Jakarta. Terdapat sebanyak 54,0% responden memiliki kemampuan metakognitif CC tinggi, 62,7% memiliki kemampuan metakognitif CE tinggi, dan 53,3% memiliki kemampuan metakognitif TC tinggi. Berasarkan uji chi-square didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan proporsi pada asupan karbohidrat terhadap kemampuan metakognitif CC (p-value = 0,553) dan kemampuan metakognitif TC (p-value = 0,388).
Read More
S-10880
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syahidah Asma Amani; Pembimbing: Indrawani Yvonne Magdalena; Penguji: Fatmah, Joko Hermanianto
S-8836
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive