Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37562 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rahmah Yani; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Trisari Anggondowati, Eti Rohati, Hidayat Nuh Ghazali D
Abstrak:
Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Depok meningkat tiga kali lipat lebih tinggi di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya khususnya yang diakibatkan oleh COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan pelayanan kesehatan maternal yang sudah disesuaikan di masa COVID-19 untuk deteksi dini komplikasi serta rujukan maternal di Kota Depok tahun 2021 dari eksplorasi keluarga ibu yang meninggal dunia. Studi kasus ini diharapkan merupakan upaya penting dilakukan dalam upaya menurunkan kematian maternal, baik di tingkat fasilitas maupun di tingkat kabupaten/kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan desain penelitian studi kasus untuk memberikan informasi detail terkait deteksi dini komplikasi serta rujukan maternal di Kota Depok tahun 2021, penelitian dilakukan di Kota Depok tahun pada bulan Juni sampai Juli 2023 dengan jumlah informan 12 orang, data diperoleh dengan wawancara mendalam dan telaah dokumen yang terdiri dua kelompok informan. Kelompok kasus adalah keluarga dari ibu hamil, bersalin, dan ibu nifas yang sudah meninggal di Kota Depok periode Januari – Desember 2021, kelompok control adalah ibu hamil, bersalin, dan ibu nifas yang tidak meninggal di Kota Depok periode Januari – Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan deteksi dini komplikasi dan di Kota Depok sebagian besar sudah baik untuk ANC namun untuk telehealth belum terintegrasi karena masih menggunakan aplikasi yang tidak memiliki data base yang baik. Terkait rujukan maternal di Kota Depok pada tahun 2021 secara umum sudah baik ditandai dengan aspek jarak ke fasilitas kesehatan tidak memiliki masalah sama sekali, namun masih terkendala pada aspek pelayanan kesehatan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang menyebabkan kendala kapasitas rumah sakit dalam hal ketersediaan tempat tidur dan kapasitas pelayanan. Keberhasilan deteksi dini dan rujukan maternal akan terwujud jika ada komitmen yang kuat dari semua pihak sehingga perlu penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan dalam pelaksanaan deteksi dini dan rujukan maternal sebagai bentuk dari upaya penurunan Angka Kematian Ibu .

The Maternal Mortality Ratio (MMR) in Depok City will be three times higher in 2021 compared to previous years, especially those caused by COVID-19. This study aims to look at the implementation of maternal health services that have been adjusted during the COVID-19 era for early detection of complications and maternal referrals in Depok City in 2021 from exploration of the families of mothers who died. It is hoped that this case study will be an important effort to reduce maternal mortality, both at the facility level and at the district ort city level. This type of research is qualitative research, using a case study research design to provide detailed information regarding early detection of complications and maternal referrals in Depok City in 2021, the research was conducted in Depok City from June to July 2023 with 12 informants, data obtained by in-depth interviews and document review consisting of two groups of informants. The case group was the families of pregnant, giving birth and postpartum women who had died in Depok City for the period January - December 2021, the control group were pregnant, giving birth and postpartum women who did not die in Depok City for the period January - December 2021. The results showed that the implementation of early detection of complications and in Depok City was mostly optimal for ANC but for telehealth it had not been integrated because it still used applications that did not have a good data base. Regarding maternal referrals in the city of Depok in 2021, in general, it has been good, marked by the aspect of distance to health facilities that has no problems at all, but is still constrained by aspects of optimal health services. This was influenced by the COVID-19 pandemic which caused constraints on hospital capacity in terms of bed availability and service capacity. The success of early detection and maternal referral will be realized if there is a strong commitment from all parties so that it is necessary to strengthen the role and commitment of health workers in implementing early detection and maternal referral as a form of efforts to reduce maternal mortality. Key words: Maternal mortality,Early detection, Referral system, Depok city
Read More
T-6848
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tristi Dwi Veronita; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Evi Martha, Televisianiungsih Dwi Kentjana
Abstrak: Sistem Informasi Jejaring Rujukan Maternal dan Neonatal (SijariEMAS) merupakan program terbaru di Kota Tangerang dalam upaya menjawab permasalahan kematian ibu dan kematian bayi di Kota Tangerang yang disebabkan karena rujukan yang tidak efektif dan efisien. Penggunaan SijariEMAS pada kelompok sasaran bidan praktek mandiri sebagai penolong persalinan utama di Kota Tangerang masih amat rendah, hanya 15% bidan praktek mandiri yang menggunakan SijariEMAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SijariEMAS pada bidan praktek mandiri di Kota Tangerang tahun 2017. Dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2017 menggunakan design kualitatif . Pengambilan data dilakukan melalui fokus grup diskusi pada 24 orang informan bidan praktek mandiri (Bidan yang aktif dan tidak aktif menggunakan SijariEMAS) serta wawancara mendalam terhadap para penentu kebijakan terkait program SijariEMAS di Kota Tangerang. Penelitian ini menunjukan bahwa response time atau waktu cepat tanggap rujukan melalui SijariEMAS yang lama ditambah kurangnya koordinasi antara rumah sakit, bidan perujuk dan petugas call center serta kurang nya pengawasan dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang menjadi penyebab kurang maksimalnya implementasi SijariEMAS pada bidan praktek mandiri di Kota Tangerang.
Kata kunci: SijariEMAS; Bidan praktek mandiri

Maternal and Neonatal Reference Network Information System (SijariEMAS) is the latest program in Kota Tangerang as an effort to answer the problem of maternal and infant mortality in Kota Tangerang caused by ineffective and efficient reference. The use of SijariEMAS in the target group of private practice midwives as primary birth attendant in Kota Tangerang is still very low, only 15% of private practice midwives using SijariEMAS. This study aims to determine the implementation of SijariEMAS on i private practice midwife in Kota Tangerang 2017. Implemented in May-June 2017 using qualitative design. Data collection was done through focus group discussion on 24 midwives' informants (active and inactive midwives using SijariEMAS) as well as in-depth interviews on policy makers related to SijariEMAS program in Kota Tangerang . This research indicates that the response time of referral through old Sijariemas plus lack of coordination between hospital, referral midwife and call center officer and lack of supervision from Tangerang City Health Office become the cause of less maximal implementation of SijariEMAS at private practice midwife in Kota Tangerang.
Keywords: SijariEMAS; Private Practice Midwives
Read More
S-9389
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tsabita Zahra; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Suci Soraya Sinaga
Abstrak:
Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian pada wanita, sehingga perlu upaya deteksi dini kanker serviks salah satunya dengan IVA. Namun, cakupan IVA di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi niat WUS melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di Puskesmas Pancoran Mas tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan sampel sebanyak 100 WUS yang melakukan kunjungan ke poli KIA dan KB di Puskesmas Pancoran Mas. Hasil penelitian menunjukan bahwa 35% WUS tidak memiliki niat untuk melakukan IVA, faktor yang berhubungan dengan niat WUS yaitu sikap (PR= 4,000; 95% CI: 1,93-8,30), Norma subjektif (PR= 4,857; 95% CI: 2,46-9,60), dan Kontrol perilaku (PR= 4,333; 95% CI: 2,28-8,25). Kemudian, faktor latar belakang yang mempengaruhi sikap yaitu pendidikan (PR= 1,976; 95% CI: 1,46-2,68), pekerjaan (PR= 1,632; 95% CI: 1,08-2,47), dan pengetahuan (PR= 3,244; 95% CI: 1,31-8,02). Faktor latar belakang yang mempengaruhi norma subjektif yaitu pengetahuan (PR= 2,609; 95% CI: 1,04-6,53). Serta faktor latar belakang yang mempengaruhi kontrol perilaku yaitu pekerjaan (PR= 1,667; 95% CI: 1,01-2,77), dan pengetahuan (PR= 2,538; 95% CI: 1,01-6,36). Untuk meningkatkan niat WUS melakukan IVA, perlu peningkatan promosi kesehatan mengenai kanker serviks dan IVA yang dilakukan secara komprehensif dan menyeluruh

Cervical cancer is the leading cause of death in women, so early detection of cervical cancer is needed, one of which is with IVA. However, IVA coverage in Indonesia is still low. This study aims to determine what factors influence WUS's intention to conduct early detection of cervical cancer with the IVA method at the Pancoran Mas Health Center in 2023. This study used a cross-sectional study design with a sample of 100 WUS who visited the MCH poly and KB at the Pancoran Mas Health Center. The results showed that 35% of WUS did not have the intention to do IVA, factors related to WUS intention were attitude (PR = 4.000; 95% CI: 1.93-8.30), subjective norms (PR = 4.857; 95% CI: 2.46-9.60), and Behavioral control (PR = 4.333; 95% CI: 2.28-8.25). Then, background factors that influenced attitudes were education (PR = 1.976; 95% CI: 1.46-2.68), occupation (PR = 1.632; 95% CI: 1.08-2.47), and knowledge (PR = 3.244; 95% CI: 1.31-8.02). The background factor influencing subjective norms was knowledge (PR= 2.609; 95% CI: 1.04-6.53). As well as background factors that influence behavioral control, namely occupation (PR = 1.667; 95% CI: 1.01-2.77), and knowledge (PR = 2.538; 95% CI: 1.01-6.36). To increase WUS's intention to conduct IVA, it is necessary to increase health promotion regarding cervical cancer and IVA which is carried out comprehensively and comprehensively
Read More
S-11514
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nana Diana; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Rita Damayanti, Tinte Rosmiati
S-5889
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadian Tarzon; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Kemal N. Siregar, Mieke Savitri, Muhammad Ilhamy Setyahadi, Wasnidar
T-3128
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ikada Septi Arimurti; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Besral, Lily S. Sulistiawati, Eriati
Abstrak: Pendahuluan: Data menurut Kemenkes RI didapatkan cakupan hasil kegiatan program deteksi dini dari tahun 2007 sampai 2014 baru sekitar 904.099 perempuan (2,45%) yang telah melakukan deteksi dini kanker serviks. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks pada wanita di Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor. Metode: Analisis data sekunder dari Survei data studi kohor faktor risiko penyakit tidak menular tahun 2011 dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian yaitu semua wanita usia 25-65 tahun yang mengikuti survei sebanyak 1226 wanita. Analisis menggunakan regresi logistik. Hasil: wanita yang pernah melakukan deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor hanya 6,3% saja dan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks. Wanita yang pengetahuannya baik tentang kanker serviks berpeluang 2,0 kali untuk melakukan deteksi dini dibandingkan dengan wanita yang pengetahuannya kurang baik (0R 2,0 , 95% CI: 1,2-3,3). Kesimpulan: wanita yang pengetahuannya baik menegenai kanker serviks lebih berpeluang untuk melakukan deteksi dini kanker serviks setelah dikontrol dengan variabel confounding pendidikan. Kata kunci: kanker serviks, deteksi dini kanker serviks, pengetahuan Background: Data obtained by the ministry of health RI, there were only 904.099 women who had cervical cancer screening (2,45%) from year 2007-2014. Objective: This study aimed to analyze the relationship between knowledge with early detection of cervical cancer behavior on woman in Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor. Methods: An analysis of secondary data from data of kohor study of noncommunicable disease risk factors 2011 with cross sectional design study. A sample of 1226 women qualified into criteria were women aged 25-65 years who participate at the survey. Analysis using logistic regression. Results: The results showed only 6,3% of women in Kelurahan Kebon Kalapa Kota Bogor did screening for cervical cancer and there was a relationship between knowledge with early detection of cervical cancer behavior. Women with good knowledge of cervical cancer were 2,0 more likely to do cervical cancer screening (OR 2,0, 95% CI: 1,2-3,3). Conclusion: Women with good knowledge of cervical cancer were more likely to do cervical cancer screening after being controlled by education as a confounding variable. Keyword: Cervical Cancer, Early Detection of Cervical Cancer, Knowledge
Read More
T-4801
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Whelli Mursala; Pembimbig: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Enny Ekasari
Abstrak: Penelitian ini membahas model prediksi berat lahir bayi berdasarkan status gizi dan faktor lainnya di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Kejadian rata-rata berat lahir bayi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok sebesar 3172,96 gram.Untuk mengetahui model prediksi berat lahir bayi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok dilakukan penelitian dengan desain penelitian Cross Sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medik ibu yang memeriksakan kehamilan atau melahirkan di Rumah Sakit tersebut.
 
Hasil penelitian rata-rata usia ibu yang melahirkan 30,29 tahun dengan pendidikan ibu di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok tertinggi SMP sebesar 50,4%, SD 22,2%, SMA 25,9%, dan Perguruan Tinggi 1,5%. Rata-rata ibu yang memeriksakan kehamilan atau melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah tidak bekerja sebesar 97,8% dengan paritas atau jumlah anak kurang dari sama dengan tiga orang sebanyak 68,9% dan rata-rata usia kehamilan ibu 38,59 minggu, rata-rata berat badan sebelum hamil sebesar 53,52 kg.
 
Hasil penelitian menyebutkan 3 variabel yang signifikan yaitu usia ibu, usia kehamilan, dan berat badan sebelum hamil dan usia kehamilan yang paling besar pengaruhnya terhadap berat lahir bayi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok.
 

 
This study discusses birthweight prediction model based on nutritional status and other factors at the General Hospital in Depok. This research is a quantitative study. Average incidence of birth weight babies in the General Hospital of 3172.96 grams. To determine the predictive model birth weight infants in the General Hospital in Depok conducted research with cross sectional research design, using secondary data from medical records of mothers during their pregnancy or childbirth in the hospital.
 
The results of the study the average age of mothers giving birth to 30.29 years of education of mothers in the General Hospital of Depok City junior high at 50.4%, SD 22.2%, 25.9% high school, and university 1.5% . Average mothers during their pregnancy or childbirth in the General Hospital of 97.8% does not work with parity or the number of children less than three to 68.9% and an average age of 38.59 weeks gestational mother, average The average pre-pregnancy weight was 53.52 kg.
 
The results mentioned three significant variables, namely maternal age, gestational age, and prepregnancy weight and gestational age were greatest effect on birth weight infants in the General Hospital in Depok.
Read More
S-8119
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arya Dharma Shinta; Pembimbing: kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Tri Krianto, Agustin Kusumayati, Moch Nurdin
Abstrak:

Masa remaja termasuk pada salah satu fase perkembangan manusia. Pada masa ini terdapat fase dengan beberapa pembahan-perubahan antara lain perubahan biologis dan perubahan psikologis. Remaja adalah individu yang rentan pada masa perubahan tersebut terjadi yang ditandai dengan salah satunya adalah rasa ingin tahu mengenai perilaku seksual yang tinggi. Paparan media poenografi baik herupa media cetak maupun media elektronik pada remaja memiliki efek khusus terhadap perilaku seksual pelajar, dan merupakan salah satu hal penting sehubungan dengan perilaku seksual berisiko pelajar yang terkait pada bentuk model faktor risiko perilaku lain seperti pasangan (pacar/teman dekat), dan waktu bertemu. Penelitian menggunakan disain potong lintang. Dari 285 pelajar yang diteliti diketahui bahwa angka perilaku seksual pelajar sudah tinggi yaitu sebesar ll,2% dan terdapat perilaku pelajar yang pernah melakukan hubungan seksual sebesar 0,35%. Untuk menekan perilaku seksual berisiko pelajar terkait efek paparan media pornograti adalah dengan mengendalikan keterpaparan media pornografi melalui peningkatan penggunaan waktu luang pelajar dengan kegiatan positif baik di sekolah maupun di luar sekolah.


 

Adolescence is one of phases of human development It has several changes such as biological and psychological ones in this phase. Teenagers are individuals susceptible to such change characterized by their curiosity to know highly sexual behavior. Pomography media exposure gives rise to special effect on sexual behavior of students both in terms of printed media and electronic media and this constitutes one of the important things relating to the risky behavior in connection with model of other sexual behavior risk factors such as lover (boy/girl friend/close friend), and dating tune. Research uses design of cross sectional. It reveals that from 285 researched students that rate of the sexual behavior were high namely 11.2% and those who had sexual relations 0.35%. Method to stress this behavior is by controlling exposed pom media through improvement in use of their (students) spare time with positive activities at school or outside school.

Read More
T-3108
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Nuraini; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Mieke Savitri, Helda, Sri Idaiani, Aries Hamzah
T-5667
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susmurni Oktavia; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Adi Sasongko, FX. A. Budiyono, Rahayu Pertiwi
T-3228
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive