Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38953 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hendro; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Purnawan Junadi, Sumijatun, Yaniek Sufiandari
Abstrak:
Telah terjadi penurunan kinerja perawat di RS Santa Elisabeth Batam dari tahun 2019 sampai dengan semester I tahun 2023. Penurunan kinerja perawat ini dapat menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap rumah sakit terutama pada keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh coaching pada asuhan keperawatan dan komunikasi perawat terhadap kinerja perawat serta dipengaruhi oleh faktor demografi perawat. Metode penelitian bersifat kuantitatif melalui rancangan penelitian quasi experiment dengan pendekatan pre and post control group. Hasil penelitian dengan uji paired sample T test antara kelompok intervensi sebelum coaching dan sesudah coaching adalah 0,000 dan uji paired sample T test antara kelompok kontrol sebelum coaching dan tanpa coaching adalah 0,081. Untuk hasil penelitian dengan uji independent sample T test antara kelompok intervensi setelah coaching dan kelompok kontrol tanpa coaching adalah 0,000. Dengan uji statistik deskriptif pada faktor demografi perawat setelah coaching terhadap kinerja perawat dengan hasil menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna dari jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, lama kerja dan status penikahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi coaching pada asuhan keperawatan dan komunikasi perawat dapat meningkatkan kinerja perawat.

There has been a decline in the performance of nurses at Santa Elisabeth Batam Hospital from 2019 to the first semester of 2023. This decline in nurse performance could have an adverse impact on the hospital, especially on patient safety. The aim of this research is to determine the effect of coaching on nursing care and nurse communication on nurse performance and is influenced by nurse demographic factors. The research method is quantitative through a quasi-experimental research design with a pre and post control group approach. The results of research using the paired sample T test between the intervention group before coaching was 0.000 and the paired sample T test between the control group before coaching and without coaching was 0.081. For research results using the independent sample T test between the intervention group after coaching and the control group without coaching was 0.000. With descriptive statistical tests on nurse demographic factors after coaching on nurse performance, the results showed that there were no significant differences in gender, age, education level, length of work and marital status. The conclusion of this research is that coaching interventions in nursing care and nurse communication can improve nurse performance.
Read More
B-2449
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maharti Siwi Handayani; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Adang Bachtiar, Dumilah Ayuningtyas, Sahat H. Siahaan, Valentine Wijaya
Abstrak:
Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan terutama oleh tenaga kesehatan yang bertugas di garis depan. Tenaga kesehatan rentan mengalami kelelahan dan stres akibat bertambahnya beban kerja yang pada akhirnya dapat menurunkan kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja serta karakteristik individual terhadap kinerja perawat selama pandemi Covid-19 di RSEBK. Metode penelitian yang digunakan adalah survey analitik cross sectional. Analisis univariat, analisis bivariat dengan Chi-square dan analisis multivariat dengan regresi logistik berganda digunakan dalam penelitian ini. Dari 101 perawat di RSEBK, 50,5% perawat berkinerja baik, 58,42% perawat merasakan beban kerja yang berat, 50,5% perawat mengalami stres saat bekerja selama pandemi Covid-19. Pada analisis bivariat didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,025) dan status perkawinan (p=0,011) dengan kinerja perawat. Sementara untuk umur (p=0,197), tingkat pendidikan (p=0,099) dan masa kerja (p=0,132) tidak ada hubungan dengan kinerja perawat. Ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat (p=0,019), tidak ada hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat (p=0,135) dan ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat (p=0,012). Pada analisis regresi logistik berganda didapatkan variabel paling dominan terhadap kinerja perawat adalah beban kerja (p=0,013). Beban kerja berpengaruh dominan pada kinerja perawat. Penghitungan beban kerja, mitigasi terhadap stres kerja, komunikasi dan pemberdayaan perawat dapat dilakukan agar dapat meningkatkan kinerja perawat.

The impact of the Covid-19 pandemic has been felt especially by health workers who work on the front lines. Health workers are prone to experiencing fatigue and stress due to increased workload which in turn can reduce performance. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of workload and work stress and individual characteristics on nurse performance during the Covid-19 pandemic at RSEBK. The research method used was cross-sectional analytic survey. Univariate analysis, bivariate analysis with Chi-square and multivariate analysis with multiple logistic regression were used in this study. Out of 101 nurses at RSEBK, 50.5% of nurses performed well, 58.42% of nurses felt a heavy workload, 50.5% of nurses experienced stress while working during the Covid-19 pandemic. In the bivariate analysis, it was found that there was relationship between gender (p=0.025) and marital status (p=0.011) with nurse performance. Meanwhile, there were no relationship between age (p=0.197), education level (p=0.099) and work experience (p=0.13) with nurse performance. From the Chi-square analysis it was found that there was a relationship between workload on nurse performance (p=0.019), there was no relationship between work stress and nurse performance (p=0.135) and there was a relationship between workload and nurse work stress (p=0.012). In the multiple logistic regression analysis, it was found that the most dominant variable on nurse performance was workload (p=0.013). Workload has a dominant effect on nurse performance. Calculation of workload, mitigation of work stress, communication and nurse empowerment can be done in order to improve nurse performance
Read More
B-2309
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erie Failenggo; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Surya Ede Darmawan, Wahyu Sulistiadi, Ibrahim, Timbul Mei Silitonga
Abstrak: Rumah Sakit Santa Elisabeth Baloi Batam merupakan suatu contoh bagaimana besarnya dampak dari Pandemi COVID-19 mampu melumpuhkan pelayanan kesehatan dengan akibat 22% tenaga keperawatannya terkonfirmasi COVID-19. Melalui instrumen penelitian yang dibuat berdasarkan Systematic Literature Review, dan desain penelitian mixed method, didapatkan bahwa kesiapan tenaga Keperawatan RS Santa Elisabeth Baloi Batam dalam menghadapi gelombang baru pandemi COVID-19 pada tahun 2022, dengan melihat pada nilai rata-rata yang ada pada 4 aspek yang didapat adalah 76.5% yang menyatakan diri siap, pada aspek internal yang berupa aspek riwayat pelatihan hanya memberikan nilai 70% yang menyatakan siap dalam menghadapi gelombang baru pandemi COVID-19. Adanya beban ganda dalam penanganan pasien-pasien non COVID-19 dan pasien COVID-19 dalam menghadapi pandemi COVID-19, membuat managamen belum mampu untuk memfokuskan lebih pada pengembangan SDM khusus terkait kesiapan COVID-19
Read More
B-2295
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gelaria Ongalela; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Sandi Iljanto, Stefanus Eke Ola
Abstrak:

Retensi perawat merupakan kemampuan organisasi dalam mempertahankan perawat selama mungkin bekerja dalam organisasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi perawat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilakukan pada bulan Maret 2011 dengan melibatkan 60 perawat. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tingkat retensi perawat sebesar 45% dan faktorfaktor yang mempengaruhi retensi perawat adalah beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional dan organisasi tempat kerja. Faktor dominan dari beban kerja yang menyebabkan perawat tidak retensi yaitu jumlah staf keperawatan yang belum cukup dan jumlah waktu kerja yang berlebih. Faktor dominan dari lingkungan kerja yaitu ketersediaan peralatan dan teknologi, resiko cendera dan penyakit tinggi serta keadaan lingkungan kerja yang menimbulkan stress. Faktor dominan dari keamanan kerja yaitu kompensasi dan keuntungan yang didapat belum memadai. Faktor dominan dari organisasi tempat kerja yaitu manajemen belum mengerti kebutuhan perawat. Kepustakaan 33 (1986 - 2010), Tabel 21, Grafik 5, Lampiran 4 Kata Kunci : Retensi, Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Keamanan Kerja, Praktek Professional, Organisasi Tempat Kerja


 

Nurse retention is an organization’s ability to retain nurses as long as possible to work within the organization. This study aims to determine the retention of nurses at RS Santa Elisabeth Bekasi. This study is a quantitative research with cross sectional approach, conducted in March 2011 involving 60 nurses. Data collected were analyzed by univariate and bivariate. The results showed the nurse retention rate by 45% and the factors that affect the retention of nurses are workload, working environment, employment security, professional practice and wokplace organization. Dominant factor of the workload that causes retention of nurses is not the amount of nursing staff who have not been sufficient and excessive amount of work time. Dominant factor of the work environment is the availability of equipment and technology, risk as well as souvenir high disease, situation stressfull work environment. Dominant factor of the compensation and job security benefits have not been adequate. Dominant factor of the organizational work that management has not understood the needs of nurses. Bibliography 33 (1986 - 2010), Table 21, Chart 5, Annex 4 Keywords: Retention, Workload, Working Environment, Employment security, Professional Practice, Workplace organization.

Read More
B-1347
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wennas; Pembimbing: Dumilah Ayuningyas; Penguji: Puput Oktamianti, Astrid Saraswati, Budiman Widjaja
Abstrak: Komunikasi antar profesi kesehatan merupakan ciri dari kualitas kesehatan dan penentu kesejahteraan pasien. Persepsi perawat terhadap kualitas komunikasi antara perawat dengan dokter mempengaruhi kualitas pelayanan terhadap pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi persepsi perawat terhadap kualitas komunikasi perawat dengan dokter di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam 2017. Penelitian dilakukan secara potong lintang dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dengan menggunakan kuesioner kepada 98 orang perawat permanen di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam, serta melakukan wawancara kepada 5 orang informan sebagai data pendukung pada penelitian kualitatif. Gambaran Persepsi perawat terhadap kualitas komunikasi antara perawat dan dokter di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam tahun 2017 memperlihatkan 61.2% adalah baik. Faktor kesempatan, informasi, dukungan, sumber daya tidak mempengaruhi persepsi perawat, masih ada faktor lain yang mempengaruhi persepsi perawat dan belum dibahas dalam penelitian ini Kata kunci: Perawat, Persepsi, Kuesioner, Kualitas komunikasi perawat-dokter
Communication and collaboration among different health professions is a hallmark of health quality and patient welfare determinants. The nurse's perception of the quality of communication between nurse and physician affects the quality of service to the patient. The purpose of this study to determine the factors that influence the nurse's perception of the quality of nurse communication with doctors at Santa Elisabeth Hospital Batam in 2017. The study was cross-sectional with quantitative and qualitative approach, using questionnaires to 98 permanent nurses at Santa Elisabeth Hospital Batam, and interviewed 5 informants as supporting data on qualitative research. The nurse's perception of communication quality between nurse and doctor at Santa Elisabeth Hospital Batam 2017 shows 61.2% is good. Factors of opportunity, information, support, resources do not affect the perception of nurses, there are still other factors that influence the perception of nurses and have not been discussed in this study Keywords: Nurse, Perception, Questionnaire, Nurse-doctor communication.
Read More
B-1888
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mayang Sari; Pembimbing: A.W. Budiarso
B-784
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Soetisno; Pembimbing: Sister Christophoro
B-467
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Hartanto; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ns Satrio, Wahyu Sulistiadi, Kuntari Retno
B-1511
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Azora; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Anang Setiana, Sumartono
Abstrak:

Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka sebagai institusi pelayanan kesehatan masyarakat, dalam era globalisasi berusaha meningkatkan kualitas mutu pelaksanaan kesehatan termasuk pelayanan keperawatan, Salah satu indikator untuk menjaga kualitas pelayanan adalah peningkatan kinerja perawat pelaksana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja perawat dan pengaruh kinerja perawat terhadap kepuasan perawat terhadap keuangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan sampel berjumlah 57 perawat di RSUD Majalengka. Tehnik pengambilan sampel dengan tehnik Simple Random Sampling. Sampel dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Metode analisa data dilakukan dengan tahapan univariat dan bivariat (correlation pearson dan regresi linier sederhana). Hasil penelitian menyatakan pengaruh pelatihan terhadap kinerja perawat sebesar 18,4%, dan pengaruh kinerja perawat erhadaap keuasan perawat terhadap keuangan sebesar 12%. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan untuk meningkatkan kepuasan perawat terhadap keuangan maka kinerja perawat di RSUD Majalengka perlu ditingkatkan dengan memperbanyak kegiatan pelatihan bagi perawat baik yang dilaksanakan didalam maupun diluar rumah sakit. Kata Kunci: Pelatihan, Kinerja Perawat, Kepuasan Perawat terhadap Keuangan


 

Majalengka general hospital as a community health services institution, in this era of globalization, trying to increase health services quality including care services. One of the indicator to maintain services quality is nurses performance improvement with continuosly train nurses in order to improve the performance. This research is aimed at analyzed the influence of training toward nurse’s performance and the influence of nurse’s performance toward their financial satisfaction. The research is a quantitative with using 57 nurses as respondent and conducted in April-May 2011. Data analysis methods was done by following univariate, and bivariat (pearson’s correlation and simple linier regression). The result of research finding shows that training has significant influence to nurse’s performance is 18,4%, and nurse’s performance has significant influence to nurse’s satisfy towards financial is 12 %. Based on this research, the management of Majalengka Hospital is recommended to increase improvement effort by training out door or in door. Key Words : Training, Nurse’s Performance, Nurse’s Financial Satisfaction

Read More
B-1357
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive