Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31524 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fina Widya; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Popy Yuniar, Sisca Rusmawati
Abstrak:
Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe sistem skrining mandiri berbasis web untuk mendukung deteksi dini risiko preeklamsia pada ibu hamil. Penelitian menggunakan model System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan prototyping, meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, pengujian, hingga implementasi awal. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox testing, dengan hasil menunjukkan seluruh fitur berfungsi baik sesuai kebutuhan pengguna. Sistem ini mudah digunakan oleh ibu hamil dan tenaga kesehatan, serta berpotensi diintegrasikan dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, dan klinik. Sistem mengkategorikan risiko preeklamsia menjadi dua tingkat, yaitu risiko tinggi dan risiko sedang, dengan rekomendasi tindak lanjut seperti perubahan pola makan atau rujukan ke fasilitas kesehatan. Skrining berbasis web ini dapat meningkatkan aksesibilitas deteksi dini risiko preeklamsia. Penelitian ini masih membutuhkan evaluasi lanjutan, seperti uji coba populasi yang lebih luas dan analisis penerimaan pengguna menggunakan metode TAM. Dukungan dari pemangku kebijakan diperlukan untuk mengintegrasikan sistem dengan layanan kesehatan nasional guna mendukung keberlanjutan dan efektivitas dalam menurunkan angka kejadian preeklamsia

Preeclampsia remains a major cause of maternal mortality, especially in developing countries like Indonesia. This study designs a web-based self-screening prototype to aid in the early detection of preeclampsia risk among pregnant women. Using the System Development Life Cycle (SDLC) model with a prototyping approach, the research encompasses iterative stages including requirements analysis, system design, testing, and initial implementation. Functional testing through the blackbox method confirms that all features perform effectively and align with user needs. The system is user-friendly for both pregnant women and healthcare providers, with potential for integration into facilities such as community health centers, hospitals, and private clinics. It categorizes preeclampsia risk into high and moderate levels, accompanied by recommendations for follow-up actions, such as dietary adjustments or healthcare referrals. This web-based system enhances accessibility for independent early detection of preeclampsia risk. However, further studies are needed, including trials on larger populations and analysis of user acceptance using the Technology Acceptance Model (TAM). Future development should prioritize integration with local healthcare systems to ensure sustainability and effectiveness. Policymakers are encouraged to support the system's broader implementation by integrating it with national health platforms, improving infrastructure, and providing user training, thereby fostering maternal health advancements in Indonesia.
Read More
T-7186
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sofiyulloh; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Artha Prabawa, Sutanto Priyo Hastono, Dian Sidik Arsyad, Dion Zein Nuridzin
Abstrak:

Kematian ibu merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih terjadi. AKI Indonesia pada tahun 2020 mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup yang masih di atas target SDGs 2030. Dan Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki kasus kematian ibu cukup tinggi di Indonesia. Berbagai faktor dapat berpengaruh terhadap kejadian kematian ibu, baik dari faktor kesehatan maupun non kesehatan. Pendekatan spasial pada penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh faktor secara lokal di antarwilayah dan antarwaktu. Dalam penelitian ini, digunakan data sekunder berupa agregat dari publikasi profil kesehatan Jawa Timur dan BPS Jawa Timur, dengan variabel dependen kematian ibu, serta independen Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), usia kawin, penduduk miskin, rasio tenaga kesehatan, rasio puskesmas, persalinan di fasyankes, dan ANC dari tahun 2021 – 2023. Juga terdapat atribut spasial berupa ketinggian wilayah dan kerapatan jalan serta peta digital. Metode yang digunakan adalah pemetaan faktor risiko dengan overlay serta statistik spasial dengan Geographically Weighted Regression. Didapatkan faktor risiko determinan kematian ibu cenderung sedang dan tinggi di tahun 2021, 2022, dan 2023. Juga didapatkan kejadian kematian ibu terjadi autokorelasi global dengan pola berkelompok. Dan secara autokorelasi lokal, terdapat beberapa wilayah signifikan di setiap tahun. Sedangkan untuk hasil GWR, didapatkan variabel signifikan lokal di tahun 2021 adalah ANC di seluruh wilayah, dan 2022 tidak ada variabel signifikan, sedangkan 2023 beberapa wilayah signifikan dengan rasio tenaga kesehatan dan persalinan di fasyankes, dan beberapa tidak signifikan. Dan untuk model dari nilai R2 bervariasi, meskipun cenderung meningkat dari tahun 2021 ke 2023. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan perencanaan bagi program kesehatan ibu dan anak di Jawa Timur, agar dapat fokus ke wilayah prioritas intervensi. Kata kunci: kematian ibu, spasial, sosial-ekonomi, layanan kesehatan


Maternal mortality remains a significant health issue. Indonesia’s maternal mortality rate (MMR) in 2020 reached 189 per 100,00 0 live births, still above the 2030 SDGs target. East Java is one of the provinces with the highest maternal mortality rates in Indonesia. Various factors can influence maternal mortality rates, both health-related and non- health-related. The spatial approach in study aims to examine the local influences of these factors across regions and over time. In this study, secondary data in the form of aggregates from East Java health profile publications and the East Java Central Statistics Agency (BPS) were used, with the dependent variable being maternal mortality and the independent variables being Average Years of Schooling (RLS), age at marriage, poor population, health worker ration, health center ratio, deliveries in health facilities, and ANC from 2021 – 2023. Spatial attributes include elevation, road density, and digital maps. The methods used include risk factors mapping with overlay and spatial statistics using Geographically Weighted Regression (GWR). The results indicate that risk factors for maternal mortality tend to be moderate to high ini 2021, 2022, and 2023. Additionally, maternal mortality events exhibit global autocorrelation with a clustered pattern. In terms of local autocorrelation, there were several significant regions in each year. For the GWR results, the significant local variable in 2021 was ANC across all regions, while in 2022 there were no significant variables, and in 2023, some regions were significant with the ratio of healthcare workers and births in healthcare facilities, while others were not significant. The R2 values of the models varied, though they tended to increase from 2021 to 2023. The findings of this study are expected to serve as a basis for planning maternal and child health programs in East Java, enabling a focus on priority intervention areas. Key words: maternal mortality, spatial, social-economic, health services

Read More
T-7252
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Azhar; Pembimbing: Popy Yuniar; Penguji: Puput Oktamianti, Mira Miranti Puspitasari
Abstrak:
Latar Belakang: Puskesmas memegang peranan krusial dalam sistem kesehatan nasional Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan kebijakan Pelayanan Kesehatan Primer Terpadu (ILP). Namun, sistem informasi (SIP) yang diterapkan di Puskesmas mengalami berbagai tantangan, seperti fragmentasi data dan kesulitan dalam integrasi dengan sistem nasional, termasuk SATU SEHAT dan SITB. Hal ini terutama berdampak pada pengelolaan tuberkulosis (TB), yang pada gilirannya menghambat efektivitas layanan dan pengendalian penyakit. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem informasi Puskesmas yang berlandaskan ILP dengan tujuan meningkatkan integrasi data serta mendukung identifikasi dan pengobatan TB. Fokus utama dari penelitian ini adalah menciptakan sistem yang mampu menyediakan data kesehatan yang terstruktur, memfasilitasi pemantauan lintas sistem, dan menyajikan dashboard bagi para pembuat kebijakan. Metodologi Penelitian: Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengevaluasi SIP yang ada dengan menggunakan System Usability Scale (SUS). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan tinjauan dokumen, serta melibatkan sampling purposif terhadap tenaga kesehatan dan staf IT di wilayah Depok. Hasil Penelitian: Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa SIP saat ini memiliki skor usability yang rendah dan menghadapi berbagai permasalahan, seperti redundansi data dan proses yang terfragmentasi. Prototipe yang dikembangkan berhasil mengatasi isu-isu tersebut dengan mengintegrasikan manajemen data TB, mengotomatisasi pelaporan, serta menyediakan dashboard real-time. Prototipe ini menunjukkan potensi untuk secara signifikan meningkatkan akurasi data, mengurangi beban administratif, dan memperkuat upaya pengendalian TB sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Background: Puskesmas plays a pivotal role in Indonesia's national health system, especially in implementing the Integrated Primary Health Care (ILP) policy. However, current information systems (SIP) in Puskesmas face challenges such as data fragmentation and lack of interoperability with national systems like SATU SEHAT and SITB, particularly in tuberculosis (TB) management. These issues hinder effective service delivery and disease control. Research Objective: This study aims to develop a prototype of a Puskesmas information system based on ILP to enhance data integration and support TB identification and treatment. It focuses on creating a system that can provide structured health data, facilitate cross-system monitoring, and offer dashboards for policymakers. Research Methodology: Using a qualitative case study approach, the research evaluates the existing SIP with the System Usability Scale (SUS), collects data through in-depth interviews, observations, and document reviews, and involves purposive sampling of health workers and IT staff in Depok. Research Results: The study reveals that the existing SIP has low usability scores and faces issues like data redundancy and fragmented processes. The developed prototype addresses these by integrating TB data management, automating reporting, and providing real-time dashboards. The prototype shows potential to significantly improve data accuracy, reduce administrative burdens, and enhance TB control efforts in line with Indonesia's UHC goals.

Read More
T-7289
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lutfi Rinaldi Syahbana; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Budi Utomo, Artha Prabawa, Nurhalina
Abstrak:
Rekam Medis Elektronik berevolusi dari sebuah sistem yang sepenuhnya data dilaporkan oleh penyedia layanan kesehatan menjadi tren yang memungkinkan pasien untuk memiliki akses ke data kesehatan mereka sendiri, menjadikan mereka pemilik dara tersebut yaitu personal health record. Pada pasien ODHIV, penggunaan PHR dapat membuat pasien ODHIV aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri, seperti ingin mengetahui jumlah sel T, viral load yang masih ada didalam tubuh, kepatuhan pengobatan ARV, serta perilaku yang berisiko. Penelitian ini adalah pengembangan sistem informasi Rapid Application Development (RAD) dengan teknik prototyping. Hasil penelitian diperoleh Analisa kebutuhan sistem informasi, desainmodel terstruktur dan interface untuk kemudahan penerapan sistem informasi oleh pengguna. Sistem informasi yang dikembangkan dapat memberikan kemudahan mengakses informasi kesehatan pasien ODHIV dengan cepat, mudah, akurat dan kapan saja. Sistem informasi pelayanan pasien ODHIV memberikan solusi untuk dapat mengidentifikasi kasus lost to follow up.

Electronic Medical Records evolved from a system where data is fully reported by healthcare providers to a trend that allows patients to have access to their own health data, making them the owners of those personal health records. In ODHIV patients, the use of PHR can make ODHIV patients active in their own health care, such as wanting to know the number of T cells, viral load that is still in the body, adherence to ARV treatment, and risky behaviors. This research is the development of a Rapid Application Development (RAD) information system with prototyping techniques. The results of the study obtained Analysis of information system needs, design of structured models and interfaces for the ease of application of information systems by users. The information system developed can provide easy access to ODHIV patient health information quickly, easily, accurately and at any time. ODHIV's patient care information system provides solutions to be able to identify cases lost to follow up.
Read More
T-6557
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Dwitasari; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Rico Kurniawan, Indra Rachmad Dharmawan, Rudy Kurniawan
Abstrak:
Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG) merupakan salah satu jenis FKTP sektor swasta di Indonesia yang dalam perawatannya memberikan pelayanan kesehatan primer dengan kontak pertama pada individu, keluarga, dan masyarakat. Permasalahan yang timbul pada TPMDG seperti seringnya menawarkan perawatan gigi mulut secara tidak terstruktur, kurangnya pemeriksaan yang mendetail pada kunjungan pertama. Model pemeriksaan komprehensif pada pelayanan gigi digambarkan sebagai perawatan yang berorientasi pada pasien dengan melakukan edukasi kesehatan, menerapkan perawatan berbasis preventif-promosi, merangkum perawatan dan mencapai promosi kesehatan. Sehubungan dengan belum terdapatnya sistem informasi yang dapat digunakan sebagai alat bantu pelayanan gigi dan mulut, maka perlu dibuat rencangan sistem informasi perencanaan kesehatan gigi dan mulut komprehensif. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan perancangan sistem dengan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan prototipe, untuk mendapatkan kebutuhan pengembangan sistem. Dalam sistem ini akan diperoleh data terkait pemeriksaan dan status kesehatan gigi dan mulut. Penggunaan sistem ini dapat mendukung fungsi pengawasan dan evaluasi kesehatan gigi dan mulut pasien, selain itu sistem informasi ini dapat mengefisiensikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di TPMDG dalam penjadwalan pasien, pemeriksaan pasien, konsultasi pasien, penyusunan laporan, dan mendapatkan informasi untuk digunakan dalam perencanaan program kesehatan gigi dan mulut.

Primary Dental Healthcare (TPMDG) is one type of private sector FKTP in Indonesia which in its care provides primary health services with first contact to individuals, families, and communities. Problems that arise in TPMDG such as frequent offers of unstructured oral dental care, lack of detailed examination at the first visit. The comprehensive examination model in dental services is described as patient-oriented care by conducting health education, implementing preventive-promotion-based care, summarizing care and achieving health promotion. Due to the lack of an information system that can be used as a dental and oral service aid, it is necessary to design a comprehensive dental and oral health planning information system. The research was conducted by qualitative methods and system design with the System Development Life Cycle (SDLC) method with a prototype approach, to obtain system development needs. In this system, data related to dental and oral health examinations and status will be obtained. The use of this system can support the function of monitoring and evaluating the patient's dental and oral health, in addition this information system can streamline dental and oral health services at TPMDG in patient scheduling, patient examination, patient consultation, report preparation, and obtaining information for use in dental and oral health program planning.
Read More
T-6867
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Puspa Sari; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tris Eryando, Besral, Nirmala Ahmad Ma`ruf, Julianty Pradono
T-3343
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maman Haerurohman; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Poppy Yuniar, Lita Renata Sianipar, Edy Suryawan Purba
Abstrak: Hasil observasi dalam pelaksanaannya saat ini, pengajuan klaim biaya perawatan pasien korban bencana masih menggunakan media kertas , belum terintegrasi antara empat instansi yang terlibat dalam proses klaim, selain itu secara geografis letak empat instansi tersebut berjauhan, dan sulitnya melakukan pemantauan perkembangan proses pengajuan klaim. Anggaran operasional penanggulangan bencana yang tersedia di Kementerian Kesehatan digunakan untuk penanggulangan krisis kesehatan secara umum. Untuk mempermudah pemantauan kebutuhan pelunasan dana klaim perawatan pasien korban bencana dibutuhkan data klaim yang akurat, tepat waktu serta realtime. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi dan basis data terintegrasi klaim biaya perawatan pasien korban bencana di RSUP Dr. Sardjito. Metodologi yang digunakan untuk pengembangan sistem yaitu Sistem Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan prototype. Pengumpulan data primer dengan cara wawancara mendalam (indepth interview). Data sekunder dilakukan dengan mempelajari berkas serta telaah dokumen. Keluaran informasi yang dapat dihasilkan dari prototype antara lain informasi yang dapat digunakan untuk pelunasan biaya perawatan pasien korban bencana secara realtime. Kata Kunci: Sistem klaim kesehatan, Bencana, Prototipe, Pasien, Aplikasi.
Read More
T-4353
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Doni Simangunsong; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: R. Sutiawan; Tutty Aprianti M.; Ahmad Eru Saprudin
Abstrak: Pelayanan keperawatan merupakan bagian integral dari rumah sakit yang memiliki peranan dalam menentukan mutu dan kualitas pelayanan rumah sakit. Perawat dituntut untuk melaksanakan pelayanan dan asuhan keperawatan sesuai standar, kewenangan, tanggung jawab serta kemampuan yang dimiliki untuk meningkatkan kesehatan dan pemulihan keadaan pasien. Pengunaan teknologi informasi belum sepenuhnya dimanfaatkan khususnya dalam dokumentasi keperawatan, sehingga masih ditemukan masalah seperti ketidaklengkapan dokumentasi, terjadi duplikasi data dan keterlambatan informasi. Tujuan penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi sistem informasi asuhan keperawatan jiwa berbasis web. Pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat menyediakan informasi yang cepat, tepat dan akurat bagi pengguna (user). Metodologi yang digunakan adalah metode iterasi incremental didukung dengan SLDC. Pengumpulan data informasi melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen. Pengembangan desain proses asuhan keperawatan jiwa dengan standar internasional NANDA, NIC dan NOC. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan bahasa pemograman PHP dengan basis data MySQL. Hasil penelitian ini adalah aplikasi ringan. kata kunci : sistem informasi, asuhan keperawatan jiwa, web, rawat inap pskiatri
Read More
T-4493
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mahaza; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Artha Prabawa, Martya Rahmaniati, Yudianto, Marlina Widyadewi
T-6365
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indra Kurniawan; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Sulistyo Basuki, M. Rahmat Widyanto, Bambang Sukana
Abstrak:

Perancangan prototipe sistem informasi evaluasi dampak hasil penelitian dan pengembangan kesehatan melalui pendekatan bibliometrika di Badan Litbang Kesehatan Jakarta.Penelitian dan pengembangan kesehatan (litbangkes) diarahkan untuk menghasilkan pengetahuan dan teknologi kesehatan tepat guna yang diperlukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Jumlah penelitian dan pengembangan yang dilakukan Badan Litbangkes cenderung meningkat setiap tahunnya. Pertanyaan yang mungkin muncul adalah bagaimana pengaruh dari penelitian Badan Litbangkes bagi kemajuan bidang penelitian? Dalam melakukan penelitian terhadap pengaruh penelitian diperlukan suatu indikator penetitian yang jelas yang dapat menunjukkan dampak (impact) suatu penelitian. Salah satu cara yang dapat memberikan gambaran atas pengaruh penelitian adalah dengan penentuan indeks sitasi dan faktor dampak dan jurnal yang dihasilkan. Selama ini laporan analisis data hasil penelitian yang telah dikumpulkan belum ada. Koleksi data publikasi dan sitasi artikel ilmiah belum pernah dicoba untuk dianalisis, hal ini disebabkan belum dikenali keperluan dan pemanfaatannya.Kinerja penelitian Badan Litbangkes baru diukur berdasar atas jumlah peneliti dan sumber daya penelitian lainnya ataupun sekedar jumlah artikel yang mampu dipublikasikan setiap tahunnya, belum melihat seberapa besar dampak luaran penelitian yang telah dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut di atas perlu dilakukan pendekatan bibliometrik yang merupakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis literatur hasil penelitian dan mengembangkan sistem informasi untuk mengolah literatur tersebut sehingga mampu menghasilkan informasi yang dapat membantu mengevaluasi hasil penelitian Badan Litbangkes.Proses pelaksanaan pengemhangan sistem informasi dilaksanakan hanya sampai pada tahap uji coba prototipe di laboratorium karena keterbatasan dana dan waktu pelaksanaan. Metodologi yang digunakan adalah metode inkremental, yang menggabungkan elemen dalam metode urutan linear System Development Life Cyclc (SDLC) dengan filosofi iteratif dari metoda prototipe. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Unit kerja yang menjadi obyek penelitian adalah Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes RI, Jakarta. Permasalahan yang ditemukan adalah permasalahan Sistem Inforrnasi Evaluasi Dampak Hasil Litbangkes terkait dengan prosedur, basis data, sarana dan Prasarana. Penelitian ini menghasilkan prototipe Sistem Infonnasi Evaluasi Dampak Hasil Penelitian dan Pengembangan Kesehatan melalui Pendekatan Bibliometrika yang memerlukan kelanjutan komitmen yang kuat dari para pengambil keputusan dan seluruh staf Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, untuk diterapkan dan terus diberi masukan perbaikan.


Health research and development (HRD) trend aim towards generate knowlegde and expeditious health technology needed to improve health quality. The number of research and development done by National Institute of Health Research and Development (NIHRD) increases every year. Possible question rise is what is the effect of NIHRD research to the improvement field of research? To estimate the research effect, a clear indicator is needed to show the impact of a research. One way to give a description of the effect is with determine citation index and impact factor from published science journal. All these years data analysis result has not been collected. Data collection on publicity and article citation never been analyze because the necessity and benefit was unrecognized. So far NIHRD appraisal based on the number of researcher and Qther sources, not based on how big the impact of those research. Based on all the above, HRD need to do bibliometrics approach that constitute quantitative approach to' analyze research literature and developing information system to prepare the literature so it can give information that help to evaluate NIHRD research result The process of developing infonnation system merely within prototype testing in laboratory due to the lack of funding and time limit oflhis research. Methodology for this research is incremental method which integrate elements in System Development Life Cycle (SDLC) with iteratif philosophy from prototype method. Data and information incorporated by depth interview, observation dan literature study. Research object is NIHRD, Jakarta. The discovered problems are information system of evaluation on HRD result impact related with procedure, data base, and infrastructure. This research produced design of Information system prototype on HRD Result Impact Evaluation through Bibliometrics Approach which need a commitment from policy maker dan all the staff on NIHRD to apply and give continue improvement. File Digital: 1

Read More
T-2916
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive