Ditemukan 31524 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Kematian ibu merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang masih terjadi. AKI Indonesia pada tahun 2020 mencapai 189 per 100.000 kelahiran hidup yang masih di atas target SDGs 2030. Dan Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki kasus kematian ibu cukup tinggi di Indonesia. Berbagai faktor dapat berpengaruh terhadap kejadian kematian ibu, baik dari faktor kesehatan maupun non kesehatan. Pendekatan spasial pada penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh faktor secara lokal di antarwilayah dan antarwaktu. Dalam penelitian ini, digunakan data sekunder berupa agregat dari publikasi profil kesehatan Jawa Timur dan BPS Jawa Timur, dengan variabel dependen kematian ibu, serta independen Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), usia kawin, penduduk miskin, rasio tenaga kesehatan, rasio puskesmas, persalinan di fasyankes, dan ANC dari tahun 2021 – 2023. Juga terdapat atribut spasial berupa ketinggian wilayah dan kerapatan jalan serta peta digital. Metode yang digunakan adalah pemetaan faktor risiko dengan overlay serta statistik spasial dengan Geographically Weighted Regression. Didapatkan faktor risiko determinan kematian ibu cenderung sedang dan tinggi di tahun 2021, 2022, dan 2023. Juga didapatkan kejadian kematian ibu terjadi autokorelasi global dengan pola berkelompok. Dan secara autokorelasi lokal, terdapat beberapa wilayah signifikan di setiap tahun. Sedangkan untuk hasil GWR, didapatkan variabel signifikan lokal di tahun 2021 adalah ANC di seluruh wilayah, dan 2022 tidak ada variabel signifikan, sedangkan 2023 beberapa wilayah signifikan dengan rasio tenaga kesehatan dan persalinan di fasyankes, dan beberapa tidak signifikan. Dan untuk model dari nilai R2 bervariasi, meskipun cenderung meningkat dari tahun 2021 ke 2023. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan perencanaan bagi program kesehatan ibu dan anak di Jawa Timur, agar dapat fokus ke wilayah prioritas intervensi. Kata kunci: kematian ibu, spasial, sosial-ekonomi, layanan kesehatan
Maternal mortality remains a significant health issue. Indonesia’s maternal mortality rate (MMR) in 2020 reached 189 per 100,00 0 live births, still above the 2030 SDGs target. East Java is one of the provinces with the highest maternal mortality rates in Indonesia. Various factors can influence maternal mortality rates, both health-related and non- health-related. The spatial approach in study aims to examine the local influences of these factors across regions and over time. In this study, secondary data in the form of aggregates from East Java health profile publications and the East Java Central Statistics Agency (BPS) were used, with the dependent variable being maternal mortality and the independent variables being Average Years of Schooling (RLS), age at marriage, poor population, health worker ration, health center ratio, deliveries in health facilities, and ANC from 2021 – 2023. Spatial attributes include elevation, road density, and digital maps. The methods used include risk factors mapping with overlay and spatial statistics using Geographically Weighted Regression (GWR). The results indicate that risk factors for maternal mortality tend to be moderate to high ini 2021, 2022, and 2023. Additionally, maternal mortality events exhibit global autocorrelation with a clustered pattern. In terms of local autocorrelation, there were several significant regions in each year. For the GWR results, the significant local variable in 2021 was ANC across all regions, while in 2022 there were no significant variables, and in 2023, some regions were significant with the ratio of healthcare workers and births in healthcare facilities, while others were not significant. The R2 values of the models varied, though they tended to increase from 2021 to 2023. The findings of this study are expected to serve as a basis for planning maternal and child health programs in East Java, enabling a focus on priority intervention areas. Key words: maternal mortality, spatial, social-economic, health services
Perancangan prototipe sistem informasi evaluasi dampak hasil penelitian dan pengembangan kesehatan melalui pendekatan bibliometrika di Badan Litbang Kesehatan Jakarta.Penelitian dan pengembangan kesehatan (litbangkes) diarahkan untuk menghasilkan pengetahuan dan teknologi kesehatan tepat guna yang diperlukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Jumlah penelitian dan pengembangan yang dilakukan Badan Litbangkes cenderung meningkat setiap tahunnya. Pertanyaan yang mungkin muncul adalah bagaimana pengaruh dari penelitian Badan Litbangkes bagi kemajuan bidang penelitian? Dalam melakukan penelitian terhadap pengaruh penelitian diperlukan suatu indikator penetitian yang jelas yang dapat menunjukkan dampak (impact) suatu penelitian. Salah satu cara yang dapat memberikan gambaran atas pengaruh penelitian adalah dengan penentuan indeks sitasi dan faktor dampak dan jurnal yang dihasilkan. Selama ini laporan analisis data hasil penelitian yang telah dikumpulkan belum ada. Koleksi data publikasi dan sitasi artikel ilmiah belum pernah dicoba untuk dianalisis, hal ini disebabkan belum dikenali keperluan dan pemanfaatannya.Kinerja penelitian Badan Litbangkes baru diukur berdasar atas jumlah peneliti dan sumber daya penelitian lainnya ataupun sekedar jumlah artikel yang mampu dipublikasikan setiap tahunnya, belum melihat seberapa besar dampak luaran penelitian yang telah dihasilkan. Berdasarkan hal tersebut di atas perlu dilakukan pendekatan bibliometrik yang merupakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis literatur hasil penelitian dan mengembangkan sistem informasi untuk mengolah literatur tersebut sehingga mampu menghasilkan informasi yang dapat membantu mengevaluasi hasil penelitian Badan Litbangkes.Proses pelaksanaan pengemhangan sistem informasi dilaksanakan hanya sampai pada tahap uji coba prototipe di laboratorium karena keterbatasan dana dan waktu pelaksanaan. Metodologi yang digunakan adalah metode inkremental, yang menggabungkan elemen dalam metode urutan linear System Development Life Cyclc (SDLC) dengan filosofi iteratif dari metoda prototipe. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Unit kerja yang menjadi obyek penelitian adalah Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Depkes RI, Jakarta. Permasalahan yang ditemukan adalah permasalahan Sistem Inforrnasi Evaluasi Dampak Hasil Litbangkes terkait dengan prosedur, basis data, sarana dan Prasarana. Penelitian ini menghasilkan prototipe Sistem Infonnasi Evaluasi Dampak Hasil Penelitian dan Pengembangan Kesehatan melalui Pendekatan Bibliometrika yang memerlukan kelanjutan komitmen yang kuat dari para pengambil keputusan dan seluruh staf Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, untuk diterapkan dan terus diberi masukan perbaikan.
Health research and development (HRD) trend aim towards generate knowlegde and expeditious health technology needed to improve health quality. The number of research and development done by National Institute of Health Research and Development (NIHRD) increases every year. Possible question rise is what is the effect of NIHRD research to the improvement field of research? To estimate the research effect, a clear indicator is needed to show the impact of a research. One way to give a description of the effect is with determine citation index and impact factor from published science journal. All these years data analysis result has not been collected. Data collection on publicity and article citation never been analyze because the necessity and benefit was unrecognized. So far NIHRD appraisal based on the number of researcher and Qther sources, not based on how big the impact of those research. Based on all the above, HRD need to do bibliometrics approach that constitute quantitative approach to' analyze research literature and developing information system to prepare the literature so it can give information that help to evaluate NIHRD research result The process of developing infonnation system merely within prototype testing in laboratory due to the lack of funding and time limit oflhis research. Methodology for this research is incremental method which integrate elements in System Development Life Cycle (SDLC) with iteratif philosophy from prototype method. Data and information incorporated by depth interview, observation dan literature study. Research object is NIHRD, Jakarta. The discovered problems are information system of evaluation on HRD result impact related with procedure, data base, and infrastructure. This research produced design of Information system prototype on HRD Result Impact Evaluation through Bibliometrics Approach which need a commitment from policy maker dan all the staff on NIHRD to apply and give continue improvement. File Digital: 1
