Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35266 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Khairani; Pembimbing: Sudijanto Kamso
S-3015
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosefin Simanjuntak; Pembimbing: Sujana Jatiputra
S-2391
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fazria Ayuandina Arianingrum; Pembimbing: Yosyah; Penguji: Syahrizal, Fristika Mildya
Abstrak: Tujuan: Menganalisis faktor sosiodemografi dan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 di DKI Jakarta tahun 2020 berdasarkan data SIPTM Kemenkes RI. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Variabel independen terdiri dari faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan) dan faktor risiko PTM (riwayat DM keluarga, hipertensi, perilaku merokok, aktivitas fisik, obesitas sentral, konsumsi sayur dan buah, dan obesitas berdasarkan IMT) sedangkan diabetes melitus tipe 2 merupakan variabel dependen.
Read More
S-10654
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwiretno Yuliarti; Pembimbing: Kusharisupeni; Penguji: Anis Irawati, Trini Sudiarti, Fatmah, Nanik Widayani
T-2594
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Herawati; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Endang Sri Wahyuni
S-10423
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nur Sarah Sudrajat; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Endang L. Achadi, Agus Triwinarto
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian hipertensi dengan berbagai faktor risiko yang mencakup karakteristik demografi, status gizi, gaya hidup, pola diet, dan stres di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan menggunakan data sekunder Riskesdas 2018. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2021. Populasi pada penelitian ini adalah dewasa muda usia 19-24 tahun di Provinsi Kalimantan Selatan. Total sampel yang termasuk dalam kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 1.459 sampel.Kejadian hipertensi dianalisis untuk diketahui prevalensi hipertensi sistolik, diastolik, dan gabungan (sistolik dan diastolik) dan ditemukan hipertensi diastolik memiliki prevalensi paling tinggi (14,1%).
Read More
S-10711
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizka Febtrina, Wan Nishfa Dewi
JKT Vol.3, No.1
Denpasar : STIKES, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sharon Ferrani; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Kencana Sari
Abstrak:

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan konsekuensi serius seperti stroke dan penyakit jantung koroner jika tidak segera ditangani. Dalam beberapa tahun terakhir, hipertensi semakin banyak terjadi pada dewasa muda, khususnya mereka yang berusia 25-34 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda di Provinsi Jawa Barat tahun 2018 serta tindakan pencegahan melalui pengendalian faktor risiko. Desain penelitian yang digunakan adalah cross- sectional dengan sampel sebanyak 1.059 responden usia 25-34 tahun di Jawa Barat. Analisis data dilakukan menggunakan seperangkat komputer. Berdasarkan hasil analisis data, sebesar 22,7% responden mengalami hipertensi, dengan hipertensi sistolik sebesar 9,8% dan hipertensi diastolik sebesar 20,6%. Responden perempuan memiliki prevalensi hipertensi yang lebih tinggi (27,2%) dibandingkan dengan laki-laki (21,8%). Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan hipertensi meliputi jenis kelamin (p=0,001), indeks massa tubuh (IMT) (p=0,000), dan kebiasaan merokok (p=0,000). Untuk hipertensi sistolik, faktor signifikan adalah IMT (p=0,000), konsumsi makanan tinggi lemak (p=0,002), kebiasaan merokok (p=0,004), dan stres (p=0,024), sedangkan untuk hipertensi diastolik, faktor yang berpengaruh signifikan meliputi jenis kelamin (p=0,000), IMT (p=0,000), asupan natrium (p=0,015), dan kebiasaan merokok (p=0,00). IMT diidentifikasi sebagai faktor dominan. IMT tinggi meningkatkan risiko hipertensi tiga kali lipat (OR=3,003). Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hipertensi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan langkah-langkah pencegahan, seperti pengendalian asupan garam, menjaga IMT, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, terutama yang ditargetkan pada kelompok dewasa muda.


Hypertension is a major health problem in Indonesia, with serious consequences such as stroke and coronary heart disease if not treated immediately. In recent years, hypertension has been increasingly common in young adults, especially those aged 25-34 years. The purpose of this study was to identify factors associated with the incidence of hypertension in young adults in West Java Province in 2018 and preventive measures through risk factor control. The study design used was cross-sectional with a sample of 1,059 respondents aged 25-34 years in West Java. Data analysis was carried out using a computer set. Based on the results of data analysis, 22.7% of respondents had hypertension, with systolic hypertension of 9.8% and diastolic hypertension of 20.6%. Female respondents had a higher prevalence of hypertension (27.2%) compared to male respondents (21.8%). Factors significantly associated with hypertension included gender (p=0.001), body mass index (BMI) (p=0.000), and smoking habits (p =0.001). For systolic hypertension, significant factors were BMI (p=0.001), high-fat food consumption (p=0.002), smoking habit (p=0.004), and stress (p=0.024), while for diastolic hypertension, significant factors included gender (p=0.000), BMI (p=0.000), sodium intake (p=0.015), and smoking habit (p=0.000). BMI was identified as the dominant factor. High BMI increased the risk of hypertension threefold (OR=3.003). Further studies are recommended to explore other factors associated with hypertension and increase public awareness of preventive measures, such as controlling salt intake, maintaining BMI, reducing high-fat food consumption, especially targeting young adults.

Read More
S-11815
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Riptifah Tri Handari; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono
T-678
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fatimah Qonitah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Sandra Fikawati, Fajrinayanti
Abstrak:
Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) pra-lanjut usia dan lanjut usia merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami hipertensi sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada kelompok tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada peserta Prolanis pra-lanjut usia dan lanjut usia di Klinik Pratama Rawat Jalan X Kota Depok Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling pada 100 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran antropometri dan tekanan darah, serta penilaian asupan makan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi hipertensi sebesar 63,0%. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan natrium (p<0,001), status gizi (p=0,004), riwayat hipertensi keluarga (p=0,004), asupan serat (p=0,007), kebiasaan merokok (p=0,032), dan asupan lemak (p=0,023) dengan kejadian hipertensi. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada peserta Prolanis perlu difokuskan pada pengendalian asupan natrium dan lemak, peningkatan konsumsi serat, pemeliharaan status gizi yang sehat, serta pemantauan individu yang memiliki riwayat hipertensi keluarga.

Hypertension remains a major public health problem that contributes significantly to morbidity and mortality caused by cardiovascular diseases. Pre-elderly and elderly participants of the Chronic Disease Management Program (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) are at high risk of developing hypertension; therefore, identifying factors associated with hypertension in this population is essential. This study aimed to analyze factors associated with hypertension among pre-elderly and elderly Prolanis participants at Primary Outpatient Clinic X, Depok City, in 2026. A cross-sectional study design was employed using purposive sampling involving 100 respondents. Data were collected through interviews, anthropometric and blood pressure measurements, and dietary intake assessment. Data were analyzed using the Pearson Chi-square test and Fisher’s Exact Test. The results showed that the prevalence of hypertension was 63.0%. Significant associations were found between sodium intake (p<0.001), nutritional status (p=0.004), family history of hypertension (p=0.004), fiber intake (p=0.007), smoking habits (p=0.032), and fat intake (p=0.023) with hypertension. Therefore, hypertension prevention and control efforts among Prolanis participants should focus on reducing sodium and fat intake, increasing fiber consumption, maintaining a healthy nutritional status, and monitoring individuals with a family history of hypertension
Read More
S-12332
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive