Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26843 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Erni Pujiati; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-3341
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugianty; Pembimbing: Teng Soegilar
S-3342
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fidriyanti; Pembimbing: Zulasmi Mamdy
S-3891
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Emilia Chrystin; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Caroline Wuryaningsih, Zakiah
Abstrak: Jumlah remaja yang terus bertambah mengharuskan kesehatan remaja untuk lebih diperhatikan. Hal ini termasuk kesehatan reproduksi remaja. Nyatanya, perkawinan di bawah umur, melahirkan di usia remaja, serta Infeksi Menular Seksual (IMS) masih banyak terjadi pada remaja yang disebabkan oleh perilaku seksual berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko dalam berpacaran pada siswa/i di SMK Putra Bangsa Depok tahun 2020. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara primer dengan menggunakan kuesioner online yang bersifat self-administrated. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12,4% siswa/i pernah melakukan perilaku seksual berisiko dalam berpacaran baik berupa perilaku cium bibir (12,4%), meraba daerah sensitif (7,6%), seks oral (1,9%), petting (1,9%), dan/atau hubungan seks (1,9%). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko dalam berpacaran pada siswa/i di SMK Putra Bangsa Depok tahun 2020 adalah jenis kelamin, pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, perilaku teman sebaya dalam berpacaran, dan kepemilikan pasangan. Berdasarkan penelitian, dibutuhkan penyuluhan dan kurikulum pendidikan seksual yang mencakup kesehatan reproduksi hingga perilaku seksual, serta mengaktifkan peran guru Bimbingan Konseling (BK) dan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-R) sebagai sarana konseling dan sumbeer informasi mengenai kesehatan reproduksi bagi siswa/i.
Read More
S-11477
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Veronika Surbakti; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-3236
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riny Sumarna; Pembimbing: Rina A. Anggorodi; Penguji: Dien Anshari, Adhi Darmawan Tato
S-5665
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Darwati; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Suyud Warno Utomo, Cendekia Sri Muwarni
S-7032
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Zubaidah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Tri Krianto, Hidayat Nuh Ghazali Djadjuli
Abstrak: Hasil Survei Cepat PHBS tatanan sekolah tahun 2014 mengalami penurunan angka presentase pada hampir semua indikator PHBS Sekolah dibandingkan dengan hasil PHBS tatanan sekolah tahun 2013. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik demografi, tingkat pengetahuan dan sikap siswa dengan PHBS siswa sekolah dasar di Kota Depok tahun 2014. Desain studi cross-sectional digunakan pada 143 siswa dari seluruh siswa sekolah dasar Kota Depok tahun 2014. Sebanyak 58,7% siswa mempunyai PHBS baik, tetapi perilaku menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap bulan, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, dan perilaku mengkonsumsi jajanan sehat dari kantin sekolah masih kurang baik. Hasil penelitian menunjukkan umur terhadap PHBS, pengetahuan terhadap PHBS dan sikap terhadap PHBS memiliki hubungan yang bermakna dengan PHBS, dimana siswa usia 10-13 tahun memiliki peluang 3,5 kali berperilaku PHBS baik dibandingkan siswa usia 6-9 tahun. Demikian pula dengan siswa yang memiliki pengetahuan baik memiliki peluang 3,7 kali untuk memiliki PHBS baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki pengetahuan rendah dan siswa dengan sikap positif memiliki peluang 3,4 kali lebih besar untuk memiliki PHBS baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki sikap negatif terhadap PHBS.
 

 
This study was conducted through a rapid survey on clean and healthy living behavior or also known as Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) on a school base in 2014. The results showed that almost all indicators decreased compared to its result in 2013. Therefore, this study aimed to analyze the relationship between demography characteristics, knowledge, and attitude's elementary student in Depok, 2014. This study used cross-sectional design to 143 students of all elementary school in Depok. The results showed that 58,7% of the students were good in clean and healthy living behaviors. However, the behavior of weighing and measuring their height each month, using a clean and healthy latrine, and consuming healthy snacks from the cafetaria were still quite poor. This study also showed significant relationships between age, knowledge, and attitude towards clean and healthy living behaviors. Students age 10-13 had 3,5 opportunities to have a better clean and healthy living behavior compared to students age 6-9. Similarly, students who had good knowledge had 3,7 opportunities to have a better clean and healthy living behaviors compared to students who lack knowledge. Students with positive attitude had 3.4 opportunities to have a better clean and healthy living behaviors compared to students who had negative attitude towards it.
Read More
S-8653
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lina Dwi Ariani; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dien Anshari, Sri Winarni
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai pengaruh pendidikan sebaya (peer education) terhadap pengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII diSMP Negeri 4 Bekasi tahun 2014. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatifpre eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test. Sampelpenelitian ini adalah siswa kelas VII-1 sampai dengan VII-5 SMP Negeri 4 Bekasi sebanyak 180 orang. Pemilihan sampel menggunakan purposve sampling.Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bekasi sebesar1.99 point untuk rata-rata nilai pengetahuan dan 1.22 point untuk rata-rata nilai sikap.Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata nilaipengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan sebaya tentang bahaya merokok (p-value < 0.05). Hal ini menunjukan bahwa pendidikan sebaya(peer education) yang dilakukan dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatanpengetahuan dan sikap tentang bahaya merokok pada siswa kelas VII di SMP Negeri4 Bekasi. Diharapkan pihak sekolah dapat terus melaksanakan program pendidikansebaya (peer education) tentang bahaya merokok serta menjalin kerjasama denganpuskesmas dan Dinas Kesehatan dalam meningkatkan dan mengembangkan programpendidikan sebaya (peer education) tentang bahaya merokok di sekolah.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, bahaya merokok, pendidikan sebaya
This research discusses the effects of peer education towards knowledge and attitudesabout the dangers of smoking in seventh grade students of SMP Negeri 4 Bekasi in2014. The study uses a pre-experimental quantitative research with one group pre testand post test design. Samples were 180 people, students of class VII-1 until VII-5SMP Negeri 4 Bekasi. The selection of the sample using purposive sampling.The result of data processing are the increasing of knowledge and attitudes about thedangers of smoking in seventh grade students of SMP Negeri 4 Bekasi. The averagevalue of knowledge increases 1.99 points and the average value of attitude increases1.22 points. Result test statistically shows there are significant differences the averagevalue of the knowledge and attitudes before and after the peer education about thedangers of smoking (p-value <0.05). Those increasing point and result teststatistically have proven that peer education ,which have been conducted, are succedto increase knowledge and attitudes about the dangers of smoking in seventh gradestudents of SMP Negeri 4 Bekasi. The writter is expecting that SMP Negeri 4 Bekasiwill continue to carry out peer education program about the dangers of smoking, andformed a partnership with community health care centers and the Department ofHealth to improve and develop peer education programs about the dangers ofsmoking in SMP Negeri 4 Bekasi.Keywords: Knowledge, attitudes, dangers of smoking, peer education
Read More
S-8327
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wisni Bantarti; Pembimbing: Tri Krianto
T-799
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive