Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37599 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Liana Dewi Yulianti; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Ibnu Uzail Yamani
S-4578
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zarah Defi Saputri; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Elsye As Safira
S-8195
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Ratnanig Pamungkas; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Hanny Harjulianti
S-7911
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meriza Wulandari; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Yuni Kusminanti
Abstrak: TEKANAN PANAS DI TAMBANG BAWAH TANAH PT CIBALIUNG SUMBERDAYA TERJADI KARENA KOMBINASI DARI TEMPERATUR LINGKUNGAN KERJA, PANAS METABOLIK TUBUH, PAKAIAN KERJA, DAN KARAKTERISTIK PEKERJA. TEKANAN PANAS DAPAT MENIMBULKAN BERBAGAI KELUHAN KESEHATAN YANG DIRASAKAN SECARA SUBJEKTIF OLEH PEKERJA. PENELITIAN DILAKUKAN PADA52 PEKERJA DENGAN DESAIN STUDI CROSS-SECTIONAL. DARI 9 TITIK PENGUKURAN DI UNDERGROUNDMENUNJUKKAN INDEKS WBGT INDOOR BERKISAR ANTARA 29,1OC HINGGA 35,5OC. SETELAH DILAKUKAN ANALISIS BERDASARKAN PERMENKES NO. 70 TAHUN 2016, DIDAPATKAN HASIL BAHWA DARI 52 RESPONDEN, TERDAPAT 48 RESPONDEN (92,3%) MENGALAMI TEKANAN PANAS. SEBANYAK 50 RESPONDEN (96,2%) MERASA TEMPERATUR LINGKUNGAN KERJA MEREKA PANAS DAN 46 RESPONDEN (88,5%) MERASA TIDAK NYAMAN DENGAN KONDISI PANAS TERSEBUT. SELURUH RESPONDEN MENYATAKAN PERNAH MENGALAMI KELUHAN SUBJEKTIF AKIBAT PAJANAN TEKANAN PANAS DENGAN FREKUENSI YANG BERBEDA-BEDA. OLEH KARENA ITU, PERUSAHAAN PERLU MELAKUKAN BERBAGAI UPAYA PENGENDALIAN TEKANAN PANAS UNTUK MEMINIMALISASI RISIKO KELUHAN KESEHATAN YANG DIRASAKAN PEKERJA.
KATA KUNCI: INDEKS WBGT, TEKANAN PANAS, KELUHAN SUBJEKTIF, TAMBANG BAWAH TANAH
Read More
S-9833
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anisa Sarah Andriyari; Pembimbing: Hendra; Penguji: Fatma Lestari, Hari Awang Pramudja
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran keluhan subjektif akibat kejadian tekanan panas yang memajan pekerja di area penatu dan dapur Crowne Plaza Hotel Jakarta pada tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 105 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 12 responden (11,4%) mengalami kejadian tekanan panas. Selain itu, hasil penelitian ini pun menunjukkan bahwa terdapat tujuh keluhan yang dirasakan oleh lebih dari 50% responden yaitu, cepat haus (93,3%), banyak berkeringat (91,4%), merasa cepat lelah (67,6%), jarang buang air kecil/air seni sedikit (65,7%), lemas (59,0%), tidak nyaman dalam bekerja (56,2%), dan pusing atau berkunang-kunang (50,5%). Berdasarkah hal tersebut, perlu dilakukan pengendalian baik dari segi teknis, administratif, maupun personal untuk meminimalisasi keluhan subjektif dan risiko kesehatan akibat tekanan panas.
Kata kunci: Keluhan subjektif, tekanan panas, pekerja penatu, pekerja dapur
Read More
S-8708
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agil Helien Puspita; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Setyo Nugroho
S-7082
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yogi Ardyansih; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Doni Hikmat Ramdhan, Wahyono Budianto, Bagus Joko Susanto
Abstrak: Tesis ini membahas Hubungan Tekanan panas dan Keluhan Kesehatan SubjektifPekerja di Casting Plant. Penggunaan suhu tinggi pada proses produksiberpengaruh terhadap peningkatan suhu lingkungan kerja. Tekanan panasmerupakan salah satu bahaya fisik yang dapat dirasakan oleh pekerjadilingkungan kerja panas. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.Dari data yang telah diperoleh pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwapada area AHPC faktor umur berhubungan signifikan pada keluhan heat rash (P0,023). Namun faktor umur pada area ALPC tidak ada hubungan dengan heatrash, heat cramps, heat syncope, dehydration, heat exhaustion, dan heat stroke.Sedangkan faktor masa kerja, IMT, dan asupan air minum pada area AHPC danALPC tidak ada hubungan dengan heat rash, heat cramps, heat syncope,dehydration, heat exhaustion, dan heat stroke.Kata kunci : Tekanan panas, keluhan kesehatan
The use of high temperature in production process affect the improvement ofworking environment temperatures. Heat stress is one of physical hazards that canfelt by workers in the hot work environment. This study used cross sectionalapproach. The conclusion of this study that age factor in AHPC area significantlyassociated with heat rash symptoms. But in ALPC area age factor is not related tohealth complaints. Working period, dimensions of the body, and intake of water inAHPC and ALPC area no relationship with subjective health complaints.Keywords: heat stress, health complaints, age, working period, dimension of thebody, intake of water
Read More
T-4458
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andhika Prana; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono
S-3782
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indri Astuti; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra, Mayarni
Abstrak: Pekerja forklift merupakan salah satu jenis pekerjaan yang memiliki risiko terkenamusculoskeletal disorders karena faktor individu, lingkungan, dan pekerjaan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pekerjaan forklift, faktor individu dan lingkungan yang berhubungan dengan musculoskeletal disorderspada pekerja forklift di PT X tahun 2013 dan melihat gambaran risiko pekerjaan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain studi potonglintang dengan kuesioner dan tools REBA.
Hasil penelitian menyatakan bahwalama kerja mempengaruhi keluhan subyektif musculoskeletal disorders dantingkat risiko ergonomi pekerja forklift termasuk ringan hingga sedang. Sarannya,perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian postur kerja pekerja forklift,pengaturan durasi kerja, sosialisasi terkait musculoskeletal disorders, gejala,faktor risiko, tindakan pencegahan, dan penanganan. Kata kunci : risiko, ergonomi, forklift, musculoskeletal disorders.
Read More
S-7784
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bobby Januari Saragi; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Sulastri
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan subjektif akibat tekanan panas pada pekerja produksi di area melting PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 65 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 40 responden mengalami kejadian tekanan panas. Selain itu, hasil penelitian ini pun menunjukkan bahwa beberapa keluhan yang dirasakan oleh responden yaitu banyak mengeluarkan keringat (44,6%) dan sering haus (30,8%),untuk keluhan sering cepat lelah(33,8%), suhu tubuh meningkat(23,1%), jarang kencing(35,4%) Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan pengendalian baik dari segi teknis, administratif, maupun personal untuk meminimalisir keluhan subjektif dan risiko kesehatan akibat tekanan panas.
Read More
S-10203
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive