Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 15989 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Adik Wibowo
362.198 WIB u (RS)
Jakarta : Perinasia, 1994
Reserved (pinjaman 1 hari)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
World Health Organization; Adik Wibowo
618.24 WOR u
Jakarta : Binarupa Aksara, 1994
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Depkes
618.2 IND p
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1999
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Departemen Kesehatan
618.2 IND p
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, [s.a.]
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristinita; Pembimbing: Hafizurrachman
S-3027
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mohammad Agus Hendrayana; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Pujiyanto, Carma Rukhiat
S-4633
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Kurniawati; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Pujiyanto, Reza Rahman
Abstrak: Skripsi ini membahas hubungan antara pemanfaatan Program Pengendalian Penyakit Kronis (PROLANIS) sebagai salah satu upaya untuk mencapai kualitas hidup yang setinggi-tingginya bagi peserta BPJS Kesehatan yang terdiagnosa DM Tipe 2 dan Hipertensi. Pemanfaatan PROLANIS ini dikaitkan dengan utilisasi Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) dan Rujukan DM Tipe 2 dan Hipertensi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0.012), jenis kepesertaan (p=0.000), diagnosa medis (p=0.000), keikutsertaan prolanis (p=0.000), pelayanan Homevisit (p=0.041), jenis FKTP pengelola (p=0.000), ketersediaan SDM (p=0.000), ketersediaan sarana prasarana (p=0.005), ketersediaan alat medis dan obat (p=0.000), lingkup pelayanan (p=0.000), dan lingkup kegiatan prolanis (p=0.038) berhubungan dengan RJTP.
Faktor paling dominan yang mempengaruhi RJTP adalah ketersediaan SDM (OR=16.369). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0.001), jenis kepesertaan (p=0.000), diagnosa medis (p=0.000), keikutsertaan prolanis (p=0.000), lama bergabung prolanis (p=0.000), kekatifan kegiatan aktivitas klub (p=0.003), keaktifan kegiatan edukasi (p=0.015), jenis FKTP pengelola (p=0.000), ketersediaan SDM (p=0.000), ketersediaan sarana prasarana (p=0.005), ketersediaan alat medis dan obat (p=0.000), dan lingkup pelayanan (p=0.000) berhubungan dengan Rujukan. Faktor paling dominan yang mempengaruhi Rujukan adalah ketersediaan alat medis dan obat (OR=14.901). Penulis menyarankan dilakukannya promosi kesehatan terkait prolanis, peningkatan kualitas FKTP, dan optimalisasi kegiatan prolanis. Kata kunci: PROLANIS, Diabetes Mellitus, Hipertensi, Rawat Jalan, Rujukan
Read More
S-10040
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dita Irmayani Siregar; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Nur Indah Yuliaty
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar utilisasi pelayanan kesehatan Rawat Jalan Tingkat Pertama pada puskesmas dan dokter keluarga di Kota Bogor berdasarkan rate kunjungan dan rasio rujukan PPKitu sendiri. Penelitian menggunakan desain cross secsional yang dilakukan pada Desember 2013 dengan data sekunder dari laporan kunjungan dan rujukan PT. Askes (Persero) Kantor Cabang Bogor. Dari hasil didapat rata-rata rate kunjungan dan rasio rujukan puskesmas periode Januari hingga Juni 2013 adalah 14% dan 29%. Sedangkan rata-rata rate kunjungan dan rasio rujukan dokter keluarga periode Januari hingga Juni 2013 adalah 11 %dan 16 %.
Kata kunci: puskesmas, dokter keluarga, rate kunjungan, rasio rujukan.
This study aims to describe the utilization of health services at thefirst level outpatient on health centres and family doctor in Bogor. This study used a cross sectional design, which was done in December 2013 by using secondary data from PT. Askes (Persero) Bogor reports of visits andreferrals. The results showed that the average visits rate and referral ratio ofhealth center in Bogor from January to June 2013 was 14% and 29%. Whilethe average visits rate and referral ratio of primary health care phisician inBogor from January to June 2013 was 11% and 16%.
Keyword : health centre, family doctor, visits rate, referrals ratio
Read More
S-8076
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hernaning Rangga Dhyta Utama; Pembimbing: Wiku Bhakti Bawono Adisasmito; Penguji: Pujiyanto, Herry Novrizal, Pajeri
Abstrak: Puskesmas dalam sistem pelayanan kesehatan berfungsi sebagai gatekeeper untukmelakukan penapisan rujukan serta kendali mutu dan kendali biaya pelayanankesehatan. Jika puskesmas tidak menjalankan fungsi gatekeeper dengan baikmengakibatkan pasien yang seharusnya cukup ditangani di puskesmas, menjadidirujuk dan ditangani oleh rumah sakit, rate rujukan meningkat sehingga terjadipemborosan biaya pelayanan kesehatan karena BPJS kesehatan harus membayarbiaya pengobatan di rumah sakit sesuai standar INA CBGs, selain membayarkapitasi puskesmas. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan jenispenelitian Rapid Assessment Procedures (RAP), pengumpulan data diperolehmelalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Penelitian inidilakukan untuk menganalisis pelaksanaan sistem rujukan rawat jalan tingkatpertama di Kabupaten Tulang Bawang tahun 2015. Hasil penelitian menunjukanbahwa ketersediaan fasilitas ruangan, alat kesehatan dan obat-obatan belummencukupi untuk mendukung pelaksanaan rujukan rawat jalan tingkat pertama.Sedangkan untuk tenaga dokter sudah memenuhi jumlah minimal standarketenagaan puskesmas non rawat inap di wilayah perkotaan . Dari aspekpengetahuan, pemahaman petugas puskesmas tentang sistem rujukan berjenjang,konsep gatekeeper dan kepatuhan terhadap prosedur rujukan sudah cukup baik.Tetapi pemahaman petugas puskesmas akan resiko keuangan terhadap raterujukan dan ketentuan rujuk balik belum tepat, sehingga perlu dilakukansosialisasi lebih lanjut agar pelaksanaan sistim rujukan rawat jalan tingkat pertamaberjalan optimal.Kata kunci: puskesmas, rate rujukan, gatekeeper,
Read More
T-4598
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Rahmayuni; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Muhammad Ridha Akbar
Abstrak: Penelitian ini merupakan literature review mengenai faktor- faktor yang berkaitan dengan angka rujukan rawat jalan tingkat pertama (RJTP) peserta JKN. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan dan faktor apa saja yang berkaitan dengan angka rujukan rawat jalan tingkat pertama (RJTP) peserta JKN. Tinjauan literatur menggunakan pedoman PRISMA. Didapatkan 12 jurnal yang layak uji dan semua jurnal menggunakan metode kualitatif. Terdapat 4 faktor yang diidentifikasi berkaitan dengan masih tingginya angka rujukan rawat jalan di FKTP, yaitu masih kurangnya jumlah tenaga kesehatan atau SDM di fasilitas kesehatan tingkat pertama, kurangnya pemahaman tenaga kesehatan mengenai sistem rujukan dan fungsinya sebagai gatekeeper, belum memadainya ketersediaan fasilitas dan alat kesehatan, serta ketidakcukupan ketersediaan obat- obatan atau bahan medis habis pakai. Kata kunci: Rujukan Rawat Jalan Tingkat Pertama, RJTP, BPJS Kesehatan This research is the literature review regarding the factors that related with the first level outpatient referral rate (RJTP) of JKN participants. The purpose of this paper is to discover an overview of the implementation and several factors are associated with the first level outpatient referral rate (RJTP) for JKN participants. The literature review in this paper is using PRISMA guidelines. There were 12 journals that were worth for the test and all journals used qualitative methods. There are 4 factors are identified that the number of outpatient on referrals is still quite high at FKTP, that are the lack of number of health workers or human resources in first-level health facilities, lack of understanding of health workers regarding the referral system and the function as gatekeepers, inadequate availability of medical facilities and devices, as well as insufficient availability of medicines or medical consumables. Key words: First level outpatient referral, RJTP, BPJS Healthcare
Read More
S-10390
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive