Ditemukan 35827 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Titis Puspitarini Dwi Lestari; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Fatum Basalama
S-6769
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Theovani; Pembimbing; Nurhayati A. Prihartono; Penguji; Yovsyah, Dedih Nazmudin
S-6777
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mawary Edy; Pembimbing: Lukman Hakim Tarigan; Penguji: Yovsyah, Tri Yunis Miko, Azimal, Eka Muhiriyah
T-3037
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ayu Herawati; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Endang Sri Wahyuni
S-10423
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rossa Nanda Lestari; Pembimbing: Bambang Sutrisna; Penguji: Yovsyah, Ario Baskoro
S-6703
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dessy Yusra Zahira; Pembimbing: Helda; Penguji: Syahrizal Syarif, Ananda
Abstrak:
Opasifikasi lensa mata (Katarak) merupakan penyebab tersering kebutaan yang dapat diobati di seluruh dunia. Hasil survey tahun 2014-2016 yang dikembangkan oleh International Center of Eye Health (ICEH) dan direkomendasikan oleh WHO melalui metode Rapid Assasment of Avoidable Cataract (RAAB) pada populasi usia 50 tahun di dapatkan prevalensi kebutaan di provinsi DKI Jakarta adalah 1,9% dengan persentase katarak 81,9%. Berdasarkan data yang ada diperkirakan setiap tahun kasus baru buta katarak bertambah 0,1% dari jumlah penduduk atau kurang lebih 250.000 orang per tahun. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dan bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian katarak pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dan hipertensi di Provinsi DKI Jakarta tahun 2018. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data surveilans penyakit tidak menular. Didapatkan sampel 754 kasus diabetes mellitus dan 700 kasus hipertensi. Analisis bivariat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian katarak pada penderita diabetes melitus tipe 2 dan penderita hipertensi. Dalam penelitian ini didapatkan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian katarak pada penderita diabetes mellitus tipe 2 adalah umur ≥ 45 tahun (PR 2.794; 95%CI 1.357- 5.754), pekerjaan (PR 1.716; 95%CI 1.289-2.285), kurang aktivitas fisik (PR 1.406; 95%CI 1.072-1.842), dan kurang makan sayur (PR 1.769; 95%CI 1.350-2.318). Faktor protektif terhadap kejadian katarak pada penderita diabetes mellitus tipe 2 adalah jenis kelamin perempuan (PR 0.522; 95%CI 0.400-0.681), obesitas (PR 0,633; 95% CI 0,478-0,839), dan hipertensi (PR 0.627; 95%CI 0.468-0.839). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian katarak pada penderita hipertensi adalah konsumsi alkohol (PR 2.559; 95%CI 2.332-2.808), dan DM tipe 2 (PR 1.459; 95%CI 1.219- 1.819). faktor protektif terhadap kejadian katarak pada penderita hipertensi adalah pekerjaan (PR 0.258; 95%CI 0.208-0.320). Kata kunci : Katarak; Katarak DM; Katarak Hipertensi
Read More
S-10012
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fazria Ayuandina Arianingrum; Pembimbing: Yosyah; Penguji: Syahrizal, Fristika Mildya
Abstrak:
Tujuan: Menganalisis faktor sosiodemografi dan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 di DKI Jakarta tahun 2020 berdasarkan data SIPTM Kemenkes RI. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Variabel independen terdiri dari faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan) dan faktor risiko PTM (riwayat DM keluarga, hipertensi, perilaku merokok, aktivitas fisik, obesitas sentral, konsumsi sayur dan buah, dan obesitas berdasarkan IMT) sedangkan diabetes melitus tipe 2 merupakan variabel dependen.
Read More
S-10654
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Imron Cahyono; Pembimbing: Agustin Kusumayati, I Made Djaja
T-1618
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ulil Hikmah Hakimi; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Yovsyah, Rebeka
Abstrak:
Pre hipertensi adalah tekanan darah dengan angka sistolik antara 120 sampai 139 mmHg atau angka diastolik berada antara 80 sampai 89 mmHg. Sedangkan hipertensi adalah tekanan darah dengan angka sistolik lebih dari 140mmHg atau angka diastolik lebih dari 90 mmHg. Pre Hipertensi dan Hipertensi merupakan kesatuan penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor risiko. Riskesdas tahun 2018 prevalensi hipertensi yang terukur pada penduduk usia lebih dari sama dengan 18 tahun sebesar 34,1%. Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan hipertensi tertinggi ke 9 yaitu 33,4%. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian pre hipertensi dan hipertensi di Provinsi DKI Jakarta tahun 2018. Data yang digunakan adalah data skrinning PTM dengan 1749 sampel. Dalam penelitian ini didapatkan factor risiko yang berhubungan dengan kejadian Pre hipertensi dan hipertensi adalah umur ≥ 45 tahun (PR 1,182; 95% CI 1,094- 1,277), merokok (PR 1,192; 95% CI 1,085-1,311), obesitas (PR 1,234; 95% CI 1,143-1,333) dan riwayat hipertensi keluarga (PR 1,145; 95% CI 1,040-1,259).
Kata Kunci: Pre hipertensi, Hipertensi, Faktor Risiko
Read More
Kata Kunci: Pre hipertensi, Hipertensi, Faktor Risiko
S-10044
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Cahyaningsih; Pembimbing: Dwi Gayatri; Penguji: Yovsyah, Herlin Candrawati
S-6938
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
