Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27864 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Resky Fitriyanti Djuningsih; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Anhari Achadi, Rhina Juniastuti
S-6810
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ira AUlia; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujiyanto, Mutia Narullita Anwar
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ini faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan penerbitan surat jaminan awal pada pasien rawat inap asuransi ABC di TPA XYZ periode Januari - Desember 2022 berdasarkan wawancara mendalam dan telaah dokumen. Ketepatan penerbitan surat jaminan awal bukan hanya tepat dalam memberikan penjaminan saja melainkan juga tepat dalam waktu penerbitan surat jaminan awal. Selama periode bulan Januari – Desember 2022, 25,6% proses penerbitan surat jaminan awal mengalami keterlambatan lebih dari 1 x 24 jam atau 1 hari. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menyarankan bahwa perlu penambahan karyawan, pembagian tugas kerja yang lebih jelas untuk call center staff, penambahan kapasitas koneksi internet, pembaharuan dan sosialisasi SOP yang berkala dengan Rumah Sakit yang sudah bekerjasama (Provider), dan komputerisasi dalam penulisan laporan medis awal

This study aims to determine factors related to the accuracy of issuing initial guarantee letters to ABC insurance inpatients at TPA XYZ based on in-depth interviews and document review. The accuracy of the issuance of the initial guarantee letter is not only appropriate in providing guarantees but also right at the time of issuance of the initial guarantee letter. During the period January – December 2022, 25,6% of the initial guarantee letter issuance process was delayed by more than 1 x 24 hours or 1 day. This is a quantitative and qualitative research, using data collection techniques including in-depth interviews and document review. The results of this study suggest that there are needed for additional employees, a clearer division of work duties for call center staff, increased internet connection capacity, update and socialize periodic SOP with partner providers, and computerization in writing initial medical reports.
Read More
S-11480
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Natasya Austenita Pribadi; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Heri Kurnianto, Nanang Sugiarto
Abstrak:
Mengacu pada peraturan yang mengatakan bahwa waktu pemulangan pasien rawat inap tidak lebih dari 2 jam, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu pemulangan pasien rawat inap, pemborosan pada masing-masing faktor yang berhubungan, serta strategi yang dapat dilakukan manajemen Rumah Sakit Pusat Pertamina sebagai upaya penanggulangan masalah. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data secara observasi maupun wawancara dengan pihak terkait seperti DPJP, perawat, petugas farmasi, dan petugas administrasi. Proses pemulangan pasien rawat inap jaminan asuransi di Rumah Sakit Pusat Pertamina masih dilakukan secara semi manual dan belum terintegrasi. Waktu tunggu pemulangan pasien rawat inap jaminan asuransi di RS Pusat Pertamina masih lebih dari 2 jam, dikarenakan oleh beberapa faktor penyebab dengan skor Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah proses persetujuan obat pulang oleh pihak asuransi. Oleh karena itu, diperlukan adanya digitalisasi berupa E-Medical Record yang terintegrasi antar unit di RSPP, sehingga proses input layanan dapat dilakukan secara realtime untuk mempersingkat proses pemulangan seperti pengumpulan berkas pemulangan, waktu persiapan obat, dan verifikasi berkas.

Referring to the regulations which state that the time for hospitalization of inpatients is less than 2 hours, a study was conducted which aimed to determine the factors related to the time of discharge of inpatients, the waste of each related factors, and the strategies that can be implemented by Pertamina Central Hospital management as an effort to overcome the problems. This research is descriptive qualitative, collecting data by observation and interviews with related parties such as doctors in charge, nurses, pharmacist, and administrative officers. The process of returning inpatients with insurance guarantees at the Pertamina Central Hospital is still carried out semi-manually and has not been integrated. The waiting time for insurance inpatient at Pertamina Central Hospital is still more than 2 hours, due to several causal factors with the highest Risk Priority Number (RPN) score, is the process of approval for discharge medication by the insurer. Therefore, digitalization is necessary in the form of an integrated E-Medical Record among units at RSPP, so that the service input process can be carried out in real time to shorten the return process such as collecting discharge files, drug preparation time, and documents verification.
Read More
B-2397
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Analia Deviyana; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Deni T. Sugiarto
S-6749
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ika Purwita; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Hendrik M. Taurany, Retno Windanarti
S-6058
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dita Parastuti; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Pujiyanto, Syaifuddin Zuhri
S-6067
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desti Setyaningrum; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Purnawan Junadi, Clara Poppy Widyastuti
Abstrak: Proses pemulangan pasien melibatkan peran dari berbagai bagian yang salingberkoordinasi untuk memberikan pelayanan yang terintegrasi dan aman bagi pasien.Proses yang melibatkan peran dari berbagai bagian ini menyebabkan proses pemulanganpasien menjadi rentan mengalami penundaan. Data pencatatan respon time di UnitAdministrasi Rawat Inap menunjukkan lamanya waktu proses administrasi pasienpulang pada pasien asuransi dan jaminan perusahaan adalah 3 jam 39 menit. Waktu initidak sesuai dengan Kepmenkes No. 129 Tahun 2008 yang menyatakan bahwakecepatan waktu pemberian informasi tentang tagihan pasien rawat inap adalah kurangdari 2 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil analisis dariaktivitas atau proses non value added untuk mengurangi waktu proses pemulanganpasien asuransi dan jaminan perusahaan di RS Hermina Bekasi dari perspektif provider.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan melakukanobservasi, wawancara mendalam, telaah dokumen serta perhitungan waktu pada 30siklus proses pemulangan pasien. Hasil dari penelitian ini yaitu lamanya prosespemulangan pasien asuransi dan jaminan perusahaan 4 jam 5 menit 39 detik, denganaktivitas value added sebanyak 1 jam 19 menit 18 detik (32,3%) dan aktivitas non valueadded 2 jam 46 menit 20 detik (67,7%). Proses pemulangan pasien paling lama terjadidi Unit Administrasi Rawat Inap dengan aktivitas waste terbanyak adalah menunggu(waiting), yaitu menunggu semua tindakan terinput serta menunggu persetujuanasuransi. Usulan perbaikan yang diberikan di antaranya penerapan standardize work, visual management dan penerapan Electronic Health Record (EHR).
Kata kunci: pemulangan pasien, asuransi, perusahaan, lean six sigma
Read More
S-9772
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henni Febriawati; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Pujiyanto, IGM Wirabrata
B-1173
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winona Maritza Arianty; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Adhika Putra Marsaban
Abstrak:
Latar belakang: Instalasi Gawat Darurat (IGD) berperan penting sebagai garda terdepan dari rumah sakit sehingga harus terus mempertahankan mutu pelayanannya. Tingginya angka kunjungan IGD seringkali didominasi oleh pasien triase hijau. Hal ini menunjukkan bahwa pasien telah menjadi konsumen aktif yang terbentuk dari serangkaian faktor preferensi. Aspek preferensi perlu dianalisis untuk menentukan strategi yang tepat dalam memasarkan serta meningkatkan mutu pelayanan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini menganalisis hubungan antara preferensi pasien dengan faktor-faktornya. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data yang terkumpul merupakan data primer dengan menyebarkan kuesioner. Hasil Penelitian: Pasien memiliki preferensi tinggi terhadap IGD RSPP. Analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik, lokasi, kualitas pelayanan, SDM, reputasi RS berhubungan signifikan dengan preferensi. Sementara itu, hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor lokasi, kualitas pelayanan, dan asuransi kesehatan berhubungan signifikan dengan preferensi. Faktor yang berpengaruh paling kuat adalah kualitas pelayanan. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan mutu dengan memerhatikan preferensi pasien agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka.

Background: The Emergency Department (ED) plays an important role as the front line of a hospital and must therefore maintain the quality of its services. The high number of ER visits is often dominated by green triage patients. This shows that patients have become active consumers shaped by a series of preference factors. Preference aspects need to be analyzed to determine the right strategy in marketing and improving service quality. Research Objective: This study analyzes the relationship between patient preferences and their factors. Research Methodology: This study uses a quantitative method with a cross-sectional design. The data collected is primary data obtained by distributing questionnaires. Research Results: Patients have a high preference for the RSPP ED. Bivariate analysis shows that physical environment, location, service quality, human resources, and hospital reputation are significantly related to preferences. Meanwhile, multivariate analysis shows that location, service quality, and health insurance are significantly related to preferences. The most influential factor is service quality. These findings emphasize the importance of improving quality by paying attention to patient preferences to meet their needs and expectations.
Read More
S-12175
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdurrahman Hakim; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Yuli Prapanca Satar
S-6933
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive