Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31938 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mega Hasanul Huda; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Jaslis Ilyas, Mieke Savitri, Syaifudin Zuhri, Sumijatun
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antara motivasi, iklim kerja, dan kepemimpinan serta mengetahui seberapa besar pengaruh ketiga variabel terhadap produktivitas perawat Rumah Sakit Tugu Ibu tahun 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian potong lintang atau cross sectional yang dilakukan untuk mengetahui besar kontribusi variabel eksogen (motivasi, iklim kerja, dan kepemimpinan) terhadap variabel endogen (produktivitas). Penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan menggunakan lembar observasi yang dilakukan oleh observer untuk mengukur produktivitas perawat. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least Square). Dari hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh baik langsung maupun tidak langsung motivasi, iklim kerja, dan kepemimpinan terhadap produktivitas perawat Rumah Sakit Tugu Ibu. Penelitian ini mampu menjelaskan kenyataan sebesar 60,4%. Persamaan linier yang didapat dari penelitian ini adalah produktivitas= -0,204 motivasi+0,101 iklim kerja+ 0,266 kepemimpinan+(100-0,06). Dapat disimpulkan bahwa motivasi, iklim kerja, dan kepemimpinan mempengaruhi produktivitas perawat Rumah Sakit Tugu Ibu. Rumah Sakit Tugu Ibu perlu memantau dan mengevaluasi produktivitas dari perawat melalui kegiatan supervisi dan memantau kebijakan tentang sistem remunerasi atau insentif. Kemudian, perlu adanya pembuatan jenjang karir perawat serta menilai serta memberikan umpan balik terhadap kinerja dan mengadakan pelatihan kepemimpinan.


 The aims of this study is to determine direct and indirect relationships between motivation, work climate, and leadership and know how big the influence of three variables on the productivity of nurse in Tugu Ibu Hospital 2011. This study uses a quantitative approach with cross-sectional study design which conducted to determine the contribution of exogenous variables (motivation, work climate, and leadership) to the endogenous variable (productivity). This study uses the total sampling (100 people). The data was collected using questionnaires and observation sheets made by the observer to measure the productivity of nurses. Processing the data in this study using PLS (Partial Least Square). This study found that there are relationship obtained either directly or indirectly from motivation, work climate, and leadership to nurse?s productiivity. This research model can explain the real state of 60,4%. Linier equation from this model is productivity= -0,204 motivation+0,101 work climate+0,216 leadership+(100-0,06). It can be concluded that the motivation, work climate, and leadership affect the productivity of nurse In Tugu Ibu Hospital. Tugu Ibu Hospital need to monitor and evaluate the productivity of nurses through supervision activities and monitor the policy on remuneration or incentive systems. Beside that, Tugu Ibu hospital have to manufacturing of nurse career paths, provide feedback on performance, and give leadership training.

Read More
B-1380
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firdaus Jaya Permana; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Ani Mutia, Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar
Abstrak:
Tujuan penelilian ini adalah untuk mengetahui pcngaruh lingkungan kerja, motivasi keija, ability perawat terhadap kinerja pcrawat. Dirnana kinerja perawal merupakan variabel terikat dan Iingkungan kerja, motivasi kerja serta ability perawat menjadi variabel bebas. Dalam penelitian ini digunakan studi korelasi dengan pendekatan analisis korelasi, regresi Iiniar sederhana dan regresi liniar ganda sei-ta analisis jalur, mcnggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Pada penelitian ini didapat hasil bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara signiiikan terhadap motivasi kerja (17%) yang tercapai pada tingkat signifikansi 0. = 0,000 Lingkungan kexja berpengaruh secara signiiikan terhadap kinerja perawat (29,69%), yang tercapai pada tingkat signifikansi or. = 0,000. Motivasi kerja berpengaruh secara signiiikan terhadap kincrja perawat (69,39%), yang tercapai pada tingkat signinkansi <1 = 6,000 Abilinf pezawat berpengar'.:h seem. signitiknn ierhadap kinezja perawat(53,73%), yang tercapai pada tingkat signifikansi 0. = 0,000. Ability perawat berpengaruh secar signitikan terhadap motivasi kezja (56,l%), yang tercapai pada tingkat signitikansi on == 0,000. Lingkungan kerja, motivasi kerja, dan ability perawat secara simultan berpengaruh terhadap kinerja perawat (76,2%), yang secara sthtislik kebermaknaannya terjadi pada tingkat 0. = 0,001 untuk Iingkungan kerja, a= 0,000 untuk motivasi kerja , dan or. = 0,02I untuk ability perawat. Pada penelitian ini didapatkan kcsimpulan bahwa seluruh hipotesis yang dirancang tclah terbukti secara signifikan dan model yang diajukan penulis sebagai kerangka konsep dapat dipergunakan untuk model analisisjalur pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan abiliry perawat terhadap kinerja perawat di Rumah Sakil Umum Kota Bekasi.

The aims of this research were to investigate the effects of Work Environment, Work Motivation, and Nurse Ability to Nurse Perfonnance. Wheter Nurse Perfomance such as dependent variable and Work Environment, Work Motivation, Nurse Ability as independent variables. 4 Four methods were used in this research, i.e. Correlation analysis, Simple regression, Multiple regression, and Path Analysis approaches, with questionare as a research instrument. The results of this research _indicated that work environment gave significant effect to work motivation (17%) in level of o. = 0,000. Work environment gave significant effect to nurse performance (29,69%) in level of or = 0,000. Work motivation gave significant effect to nurse performance (69,39%) in level of a = 0,000. Nurse ability gave significant effect to nurse performance (53,73%) in level of ot = 0,000. Nurse ability gave significant effect to work motivation (56,l%) in level of or = 0,000.Work environment, work motivation, and nurse ability gave significant simultaneous effects to nurse performance (76,2%) in differences level of ot, wheter work environment in ot = 0,00l, work motivation in o. = 0,000, and nurse ability in <1 =o,o21. The conclusion of this research that all of hypothesis design were accepted, and path analysis model can be used as a path analysis model of effects of work environment, work motivation, and nurse ability to nurse performance in Bekasi District General Hospital.
Read More
B-1027
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdullah Albaar; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Hana Johan
B-1329
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dominiques Reggy; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Puput Oktamnianti, Boy E.R. Wajong, Tangkilisan
B-1313
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sitti Baidoeri; Pembimbing: Rokiah Kusumapradja
B-748
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cholid Abdul Radjak; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Peter Albert W. Pattinama, Amila Megraini, Suprijantoro
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, Hngkungan kerja, motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja perawat RSP AD Gatot Soebroto tahun 2007. Penelitian ini dilakukan secara kwantitatif dengan metode penelitian yang digunakan melalui survey dengan pendekatan analisa jalur, dimana data yang dipakai adalah data primer dengan memakai alat bantu kuesioner. Pemilihan sumber data menggunakan stratified random sampling terhadap perawat RSPAD Gatot Soebroto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang nyata gaya kepemimpinan lingkungan keija dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pcrawat RSPAD Gatot Soehroto tahun 2007, sedangkan budaya organisasi tidak ada hubungannya dengan kepuasan kerja perawat RSPAD Gatot Soebroto tahun 2007. Gaya kepemimpinan berpengaruh secara nyata terhadap rnotiv:asi kcrja dan budaya organis.asi scdangkan lingkungan kcrja berpengaruh secara nyata terhadap motivasi kerja, budaya organisasi dan kepuasan ketja. Motivasi kerja berpengaruh secara nyata terhadap kepuasan kerja. Gaya kepemimpinan tldak rnenunjukkan hubungan fangsung dengan kepuasan kerja. Hal ini tidak sesuai dengan path goal theory yang mengatakan gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Ketidak sesuaian ini mungkin disebabkan karena keterbatasan penclltian atau adanya jarak yang dalam antara pimpinan dengan bawahan. Budaya organisasi tidak menunjukkan hubungan nyata dengan kepuasan kerja. Hal ini tidak sesuai dengan teori budaya organisasi Kotter yang mengatakan budaya organisasi dapat meningkatkan k:inelja yang akhlmya berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Ketidak sesuaian ini mungkin dlscbabkan oleh keterbatasan penclitian atau teori budaya organisasi Hofstede kurang cocok untuk digunakan di RSPAD Gatot Doebroto. Kesimpulan yang diperoleh ialah adanya pengaruh nyata gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan motivasi kelja terhadap kepuasan kerja perawat RSPAD Gatot Soebroto tahun 2007. Disarankan guna meningkatkan kepuasan kerja maka diperlukan gaya kepemimpinan yang rnampu mengakomodir aspirasi bawahan dan meningkatkan motivasi kerja melalui imbalan yang memadai serta perbaikan sarana fisik dan psikologis lingkungan kerja, Kedepan pcran pimp! nan dalam mcnsosialisasi visi. misi dan strategi serta nilai-nilai yang positif organisasi, sangat diperlukan agar RSPAD Gatot Soebroto memiiiki budaya kuat untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan pada umumnya dan perawat ,pada khususnya.

This research has an objective to recognize the influence of leadership style; work environment, organizational culture and work motivation toward nurse job satisfaction of RSPAD Gatot Subroto Year 2007. The method is quantitative method by conducting survey with path analysis method, where data used is primary data by using questioner as assisting toot The selection of data source is using stratified random sampling toward RSPAD Gatot Soebroto nurse. The result of this research show that there is significant influence of leadership style, work environment. and work motivation toward nurse job satisfactory of RSPAD Gatot Soebroto year 2007, while organizational culture do not have significant relationship with nurse job satisfactory of RSP AD Gatot Soebrmo year 2007. Leadership style does not show direct relationship with job satisfactory. h is not appropriate with Path goal theory which said leadership style is influencing job satisfactory. This inappropriateness may caused by research limitation or gap between leader and subordinate. Organizational culture does not shows significant relation with work satisfaction. It ls inappropriate with Kotter organizational background theory which said organizational culture could increase performance that finally influencing job satisfaction. This inappropriateness may cause by research limitation or Hofstede organizational background theory is less appropriate to use in RSPAD Gatot Soebroto. Conclusion obtained that there is a significant influence of leadership style, work environment and work motivation toward nurse job satisfactory of RSPAD Gatot Soebroto year 2007. Finally, research suggests that to increase job satisfaction needs various efforts through leadership's role which can accommodate leader and subordinate wants to improve work motivation by using reward and good expectation that including an improvement in physical facility and psychological work environment In addition, an organization needs leadership role which can socialize vision mission, strategy and positive value.
Read More
B-1010
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alben Sakti Santoso; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Syaifuddin Zuhri, Budi Hartono
Abstrak:

Tesis ini membahas perlunya RS Tugu Ibu Depok memiliki remunerasi yang baik dan dapat menjadi salah satu opsi menyelesaikan masalah kesejahteraan finansial pegawai yang kurang memadai sehingga mampu meningkatkan kinerja pegawai pada khususnya dan mutu pelayanan pada umumnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik. Pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan hasil wawancara mendalam. Hasil yang didapat menggambarkan bahwa saat ini indikator remunerasi yang berlaku kecuali dokter adalah pendidikan dan masa kerja, jabatan yang disandang, dan risiko kerja yang berlaku untuk unit radiologi saja. Sedangkan pengembangan model remunerasi yang dapat dilakukan RS Tugu Ibu Depok 2 yaitu : tingkat kegawatdaruratan dan risiko kerja yang mencakup seluruh pegawai. Untuk dasar penetapan remunerasi diharapkan sesuai dengan ketentuan pemerintah, kemampuan finansial internal rumah sakit, dan pesaing (rumah sakit lain). Diharapkan ada penelitian selanjutnya terhadap indikator lain seperti kehadiran atau absensi.


 The focus of this study is discussed the necessity for Tugu Ibu Hospital to have a good remuneration also become one of the option to solved the lack of employees financial welfare, so it could increase employees performance particulary and the standard of service generally. This research is qualitative analytical descriptive. The data were collected by in depth interview. Theresults describe that the current remuneration indicators which applicable, except the physician, are education and years of service, position, and the risk of work applicable only for radiological unit.There were 2 indicators of remuneration could be applicable on Tugu Ibu Hospital, there were : emergency level and the risk of work that cover all employees. For basic determination of remuneration is expected accordance with government regulations, hospital financial capability, and competitors (other hospitals). The researcher expect further studies on other indicators such as the presence or absence.

Read More
B-1420
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alfithar Meirosandra; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Puput Oktaminati, Amila Megraini, Budi Hartono
B-1310
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mundi Silo Utami; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Amal Chalik Sjaf, Sumijatun
Abstrak:

Pelayanan yang bermutu di rumah sakit adalah pelayanan yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Salah satu perwujudan akan tanggungjawab tersebut rumah sakit harus dapat menjamin keselamatan pasien (Patient Safety) selama pasien tersebut menjalani perawatan di rumah sakit. Tujuan akhir dari upaya keselamatan pasien adalah menurunkan angka kejadian tidak diinginkan dan angka kejadain nyaris cedera. Dengan menurunkan KTD/KNC maka akuntabilitas Rumah sakit akan meningkat. Dengan akuntabilitas yang baik maka rumah sakit akan unggul dalam persaingan global yang semakin lama semakin ketat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku patient safety pada perawat unit rawat inap Rumah Sakit Tugu Ibu, Depok. Latar belakang masalah penelitian ini adalah tingginya angka KTD/KNC mulai dari pelaporannya sepanjang tahun 2005-2010. Responden yang dipilih adalah perawat unit rawat inap, dengan alasan perawat adalah ujung tombak pelayanan di rumah sakit khususnya unit rawat inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku patient safety pada perawat unit rawat inap RS Tugu Ibu Depok. Selain itu juga untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi perilaku patient safety ditinjau dari faktor predisposisi yang meliputi pendidikan, umur, pelatihan, pengalaman kerja, dari faktor penguat yang meliputi pengaruh pimpinan, pengaruh organisasi, dan imbalan, dari faktor pendukung yang meliputi sumber daya dan desain kerja, serta dari budaya patient safety yang meliputi reporting culture, just culture, learning culture dan flexible culture. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh perawat rawat inap RS Tugu Ibu, Depok yang berjumlah 76 orang sebagai total sampel. Hasil analisis bivariat dengan uji statistic chi-square menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara pelatihan dan sumber daya terhadap perilaku patient safety. Tidak ada hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pengalaman kerja,pengaruh pimpinan,pengaruh organisasi, imbalan, desain kerja dan budaya patient safety. Saran berdasarkan hasil penelitian ini adalah tingkatkan upaya keselamatan pasien pada semua unsur di rumah sakit dan pada perawat khususnya. Kepustakaan 47 (1994- 2010), Gambar 5, Tabel 12, Lampiran 2 Kata Kunci : Patient Safety, Perawat, Perilaku.


 

It is the right for every patient at the hospital to receive a high quality standard service provided by the Hospital. One embodiment would be the responsibility of the hospital to ensure patient safety during the time when the patient is on undergoing treatment in the hospital. The end goal of patient safety efforts is to lower the incident of adverse event and near miss. By lowering adverse event and near miss then the hospital will increase accountability and with a good accountability will bring a positive outcome so the Hospital can overcome a global competition which becoming increasingly fierce. This study was conducted to analyze the factors that affect patient safety behavior on inpatient nursing units at Tugu Ibu Hospital, Cimanggis, Depok. The background of this research problem is because the high number of adverse event and near miss incident, during the 2005 – 2010 reporting period. The selected respondents are inpatient nurses, as they are the front liners in a Hospitals service, especially inpatient unit. The purpose of this study was to determine the behavior of the patient safety to the nurse with a reference to the “Nine Life-Saving Patient Safety Solutions”. In addition, to find out what factors influence the behavior of patient safety in terms of predisposing factors.That includes background education, age, training, working experiences. The other supporting factors are the leader’s influence, organizational influence. Rewards from the other supporting that covers resource and design work, as well as culture that includes patient safety reporting culture, learning culture and flexibility culture. These performance design is using a cross sectional study. Methods of data collection are done through surveys and questionnaires to inpatient hospital nurses. The resources are all inpatient hospital nurse at Tugu Ibu Hospital at Depok Cimanggis with a total number 76 nurses. The bivariate analysis results with chi-square statistical test showed that there is a mutual relationship between the leader’s influence and patient safety. Literature 47 (1994-2010), Picture 5, Table 12, Attachment 2 Keyword : Patient Safety, Nurse, Behaviour.

Read More
B-1354
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kus Sri Setiarini; Pembimbing: Hendrik M. Taurany; Penguji: Anhari Achadi, Enida
S-6974
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive