Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35486 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Risma Verawati; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Henny Hemayani
S-7015
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syahrifah Aima; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Evi Martha, Yovsyah, Delima Nainggolan, Hasriani Timung
Abstrak:

Masih banyaknya orangtua yang menganggap membicarakan tentang seks atau pendidikan seks sangatlah tabu hal inilah yang mengakibatkan kesalahpahaman tentang pendidikan seks dan pencarian informasi seks yang salah dan tidak terarah pada remaja mengakibatkan kurang siap untuk menghadapi kehidupan remaja yang sehat, bertanggung jawab, dan mempunyai moral yang baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peranan orangtua dalam pemberian pendidikan seks pada remaja awal usia 10-14 tahun di Kelurahan Pamoyanan Bogor Selatan tahun 2024 dengan metode cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, pengetahuan, tingkat pendidikan, paparan informasi, sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, dan niat memiliki hubungan yang signifikan dengan peran orangtua dalam pemberian pendidikan seks pada remaja awal. Pengetahuan (OR = 1,9; 95% CI 1,028-3,699) dan norma subjektif OR = 2,75; 95% CI 1,356-5,293) merupakan faktor yang paling berhubungan dengan peran orangtua dalam pemberian pendidikan seks pada remaja awal usia 10-14 tahun.


There are still many parents who consider talking about sex or sex education to be very taboo, this is what results in misunderstandings about sex education and the search for wrong and undirected sex information in adolescents, resulting in less preparation to face a healthy, responsible, and morally sound adolescent life. This study was conducted to determine factors related to the role of parents in providing sex education to adolescents aged 10-14 years in Pamoyanan Village, South Bogor in 2024 using the cross-sectional method. The results showed that age, knowledge, education level, information exposure, attitudes, subjective norms, perception of behavior control, and intention had a significant relationship with the role of parents in providing sex education to early adolescents. Knowledge (OR = 1.9; 95% CI 1.028-3.699) and subjective norms OR = 2.75; 95% CI 1,356-5,293) is the factor most related to the role of parents in providing sex education to adolescents in early 10-14 years of age.

Read More
T-6945
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Melia Sari; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Yovsyah, Putu Krisna Saputra
Abstrak:

Tingginya jumlah populasi remaja perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku seksual yang sehat untuk mengurangi masalah yang dihadapi remaja. Banyak dari perilaku seksual remaja yang berujung pada masalah yang kompleks. Tujuan penelitian untuk memahaminya faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada siswa SMAN di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit Kota Jakarta Timur Tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Duren Sawit tahun 2024. Populasi adalah siswa kelas XI. Sampel berjumlah 250 orang. Menggunakan teknik cluster random sampling. Analisa multivariat menggunakan analisis uji multiple cox regression. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner SKRRI (2007) Hasil penelitian menunjukkan 55,2% siswa berperilaku seksual beresiko dan 44,8% siswa tidak berperilaku seksual beresiko. Terdapat korelasi yang bermakna pada variabel niat (p=0,048), memiliki pacar (p=0,000), paparan media pornografi (p=0,020). Berdasarkan hasil dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara niat, memiliki pacar dan paparan media pornografi dengan perilaku seksual beresiko. Tidak ada hubungan antara perilaku seksual beresiko dengan jenis kelamin, ketaatan beragama, keaktifan di sekolah, pengetahuan, sikap, paparan media pornografi, peran guru, peran masyarakat, peran keluarga dan pengaruh teman sebaya. Kata kunci : Perilaku seksual beresiko, remaja, kesehatan reproduksi.


His height amount population teenager need balanced with enhancement knowledge, attitudes, and behavior healthy sex For reduce problems encountered teenager. Lots from behavior sexual ending teenager on complex problem. Objective study For understand it related factors with behavior sexual risky on high school students in the region Work Public health center Duren Sawit District, East Jakarta City Year 2024. Research use cross-sectional design . Study This carried out at regional high schools Work Public health center Duren Sawit District in 2024. Population is student class XI. Sample totaling 250 people. Use cluster random sampling technique. Analysis Multivariate use analysis multiple cox regression test. Data is collected with use SKRRI questionnaire (2007) Results study shows 55.2 % of students behave sexual at risk and 44.8% of students No behave sexual risky. There is meaningful correlation on variable intention (p=0.048), have girl/boyfriend (p=0.000), exposure to pornographic media (p=0.020). Based on results can concluded There is meaningful relationship between intention, have boyfriend and exposure to pornographic media with behavior sexual risky. No There is connection between behavior sexual risky with type sex, obedience religion, activeness at school, knowledge, attitudes, exposure to pornographic media, role of teachers, role society, role family and influence friend peer . Keywords : Behavior sexual at risk, youth, health reproduction.

Read More
T-6947
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Aryati; Pemb. Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Toha Muhaimin, Nina Manarosana, Ahmad Yamin
T-2648
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khaira Anisa; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Sulaiman
S-6423
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Komang Novi Suryani; Pembimbing : Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Hapsah Yuniarti
Abstrak: Complications during pregnancy and childbirth are the second leading cause of death for girls aged 15-19 yeras globally. At Jatinegara Public Health Center, there was an increase in teenage pregnancy in the last three years. This study aims to determine the proportion of teenage pregnancy and factors related to teenage pregnancy in area of Jatinegara Public Health Center, 2017. Implemented in May-June 2017 using croos sectional design. The population is all teenage girls aged 15-19 who are married from june 2016 to May 2017, the sample number of 96 people taken by simple random sampling. Data were collected through structuted interview with questionnare, bivariate analysis with Kai square test. The result obtained 77,1% teenage pregnancy. Related predisposing factors were family income (p value=0.022); knowledge of teenage pregnacy (p value=0.036); attitude towards family planning (p value=0.044). Related reinforcing factors were family support (p value= 0.047); the role of health personnel (p value= 0.040). Related enabling factors were history of sexual behavior (p value=0.033); history of contraceptive use (p value=0.019). Suggestion for Jatinegara public health center to improve the socialization of the planned generation program, the establishment of teenage family depelopment and enhancement of the youth service care program.
Keywords: Teenagers, teenage pregnany
Read More
S-9492
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ristianti Janita; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Renti Mahkota, Fahrina
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran perilaku beresiko seks pranikah pada remaja didaerah Slum Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja dengan sikap yang kurang baik berpeluang 2,6 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual resiko tinggi dibandingkan dengan remaja yang memiliki sikap yang baik. Remaja yang terpapar media berpeluang 2,4 kali lebih tinggi untuk mencegah perilaku seksual resiko tinggi dibandingkan dengan remaja yang kurang terpapar media. Remaja dengan latar belakang keluarga yang tidak harmonis berpeluang 3,2 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual resiko tinggi dibandingkan dengan remaja dengan latar belakang keluarga yang harmonis dan Remaja yang ada pengaruh dari teman sebaya berpeluang 6,6 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual resiko tinggi dibandingkan dengan remaja yang tidak ada pengaruh dari teman sebaya. Saran bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk meningkatkan dan mengintensifkan program penyuluhan remaja, PKPR dan melatih konselor teman sebaya (peer educator) sebaiknya dilakukan didaerah dengan kepadatan hunian tinggi. Kepada Kantor Kelurahan untuk mengaktifkan organisasi kepemudaan sebagai wadah penyaluran kegiatan positif.
Kata Kunci : perilaku berisiko seks pranikah pada remaja, daerah slum
This study aims to know the description of premarital sexual risk behavior in adolescents Slum areas Kampung Melayu, East Jakarta Jatinegara year 2015. This study used a cross-sectional design. The results showed that adolescents with a poor attitude 2.6 times greater chance of having high-risk sexual behavior than youth who have a good attitude. Teenagers who are exposed to media 2.4 times more likely to have high-risk sexual behavior than youth who are less exposed to the media. Adolescents with a family background that is not harmonious 3.2 times more likely to have high-risk sexual behaviors than youth with a harmonious family background and the existing adolescent peer pressure 6.6 times more likely to have risk sexual behavior higher than youth who no influence from peers. Suggestion for the Department of Health and health centers to increase and intesnsive for adolescent counseling program, PKPR and trained peer counselors (peer educators) should be areas with high population density. To the Village Office to enable youth organizations as to facilitate the channeling of positive activity.
Keyword : Premarital Sex Risk Behavior in Adolescent, Slum Area
Read More
S-8964
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurwinda Riani; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Intan Dewi
S-5909
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fransiska Meyanti; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Agustin Kusumayati, Rina Artining Anggorodi, Maria J. Adrijanti, Nelly Tina Widjaja
T-3357
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lia Nur Indah Sari; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Mieke Savitri, Flourisa Juliaan Sudradjat
Abstrak: Merencanakan kehidupan berkeluarga sejak remaja adalah hal yang penting karena pada masa ini merupakan masa persiapan bagi remaja untuk memasuki fase kehidupan selanjutnya termasuk kehidupan berkeluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap remaja di SMK Negeri 58 Jakarta Timur dalam merencanakan kehidupan berkeluarga dimasa depan beserta faktorfaktor yang mempengaruhinya dan menghubungkannya dengan niat remaja dimasa depan yang berbentuk rencana remaja dalam kehidupan berkeluarga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 263 responden yang merupakan siswa-siswi di SMKN 58 Jakarta Timur. Hasil penelitian menunjukan responden yang memiliki sikap negatif terhadap rencana kehidupan berkeluarga (50,6%) dan memiliki rencana baik sebanyak (47,5%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan umur memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap remaja, dan sikap remaja memiliki hubungan yang signifikan terhadap rencana remaja dalam kehidupan berkeluarga (p=0,004). Dari penelitian ini diharapkan pemberian informasi yang kondusif mengenai penyiapan kehidupan berkeluarga pada remaja dapat dilakukan di sekolah-sekolah agar remaja mendapatkan bekal untuk merencanakan kehidupan berkeluarga dimasa depan.
Kata kunci: Rencana kehidupan berkeluarga, sikap, remaja
Read More
S-8758
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive