Ditemukan 31158 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Achmad Djohari
LP 363.728 DJO l
Jakarta : FKM UI, 1984
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
LP 614.072 FAK l
Depok : FKM UI, 1983
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fakultas Kesehatan Masyarakat UI
R 614.072 UNI r
Jakarta : FKM UI, 1980
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Atrizaldi; Pemb. Evi Martha; Penguji: Zarfiel Tafal, Bambang Setiaji
S-5521
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khonza Hanifa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Dyah Santi Puspitasari
Abstrak:
Perkembangan industri makanan dan minuman ringan di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat beberapa tahun terakhir. Tingkat konsumsi minuman ringan berpemanis terutama meningkat pesat pada kelompok usia muda. Konsumsi minuman ringan berpemanis yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif seperti masalah hiperaktivitas pada anak-anak, alergi, dan peningkatan berat badan yang dapat mengarah ke obesitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu dan faktor lingkungan dengan frekuensi konsumsi minuman ringan berpemanis pada mahasiswa S1 Reguler FKM UI tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan disain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner mandiri. Responden terdiri dari 146 orang mahasiswa yang berstatus mahasiswa aktif serta tidak memiliki diet khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 26,7% responden termasuk ke dalam konsumen minuman ringan berpemanis kategori tinggi. Uji chi square yang dilakukan menunjukkan terdapat hubungan antara pengaruh teman (p-value 0,007; OR=3,129 (1413-6,926),; dengan konsumsi minuman ringan berpemanis pada responden.
Kesimpulannya, daya beli dan lingkungan sosial memiliki peran untuk membentuk kebiasaan konsumsi pada usia dewasa muda. Promosi gizi yang menargetkan kelompok sosial dapat dilakukan untuk meningkatkan pola konsumsi minuman yang lebih sehat.
Kata kunci: dewasa muda, minuman ringan berpemanis
Read More
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu dan faktor lingkungan dengan frekuensi konsumsi minuman ringan berpemanis pada mahasiswa S1 Reguler FKM UI tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan disain studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner mandiri. Responden terdiri dari 146 orang mahasiswa yang berstatus mahasiswa aktif serta tidak memiliki diet khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 26,7% responden termasuk ke dalam konsumen minuman ringan berpemanis kategori tinggi. Uji chi square yang dilakukan menunjukkan terdapat hubungan antara pengaruh teman (p-value 0,007; OR=3,129 (1413-6,926),; dengan konsumsi minuman ringan berpemanis pada responden.
Kesimpulannya, daya beli dan lingkungan sosial memiliki peran untuk membentuk kebiasaan konsumsi pada usia dewasa muda. Promosi gizi yang menargetkan kelompok sosial dapat dilakukan untuk meningkatkan pola konsumsi minuman yang lebih sehat.
Kata kunci: dewasa muda, minuman ringan berpemanis
S-9906
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sri Anggarini
LP 613.07 ANG l
Jakarta : FKM UI, 1983
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
P 362.11 FAK l
[s.l.] :
Bandung FKM UI, FK Unpad, Dinkes Jabar 1984, s.a.]
Prosiding Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hadiyan; pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mila Tejamaya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak:
ABSTRAK Penelitian ini mengenai persepsi, pengetahuan, dan sikap pimpinan FKM UI terhadap K3 di Lingkungan Kampus FKM UI tahun 2014. Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja telah diterapkan di Lingkungan Kampus UI. Akan tetapi, tercatat dua kali kejadian yang mengancam keselamatan di lingkungan kampus FKM UI pada periode januari-april 2014. Penelitian ini dilakukan kepada Pimpinan FKM UI periode 2014-2019 dan membahas mengenai persepsi para pimpinan terhadap K3 menurut karakteristik individu serta pengetahuan dan sikap pimpinan. Penelitian dilaksanakan di Lingkungan Kampus FKM UI, berlangsung selama bulan Mei-Juni 2014. Subjek Penelitian adalah Pimpinan FKM UI dari tingkat Dekan, Manajer, Kepala Unit/Bagian, Kepala Program Studi, Kepala Departemen/ Kelompok Studi, dan Kepala Pusat Penelitian dan Kajian serta Kepala Satuan Pengaman. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian semi kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian bersumber dari data primer dan data sekunder. Setelah dilakukan penelitian, maka dapat diambil simpulan bahwasanya persepsi, pengetahuan, dan sikap Pimpinan FKM UI terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Kampus FKM UI masih dikategorikan kurang baik. Adapun karakteristik individu Pimpinan FKM UI sebagian besar adalah perempuan, berumur kurang dari 46 Tahun, berpendidikan S3, masa kerja kurang dari 20 Tahun, dan tidak pernah mengikuti pelatihan K3.
ABSTRACT This study regarding perception, knowledge, and attitude Public Health Faculty Leaders against OHS in Environmental Campus FKM UI 2014. OHS policy has been implemented in the Environment Campus UI. However, there were two events that threaten the safety of the campus Faculty of Public Health in the period January-April 2014. Research was conducted for the period 2014-2019 Faculty of Public Health Leadership and discussed about the perceptions of the leaders of the OHS according to individual characteristics as well as the knowledge and attitude of the leadership. This study was conducted at the Environmental Campus Faculty of Public Health, takes place during the months of May-June 2014. Design of this study is semi quantitative descriptive analytic cross-sectional. Data used in the study come from the primary data and secondary data. The result showed that the perception, knowledge, and attitudes towards leadership against OHS is still considered poor. The individual characteristics of the leaders FKM UI mainly women, less than 46 year old, educated S3, working period is less than 20 years, and never got OHS training.
Read More
S-8268
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Mahasiswa Tingkat Akhir S1 Reguler FKM UI Tahun 2022
Meta Ayu Riswaluyo; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Sudijanto Kamso, Fidiansjah
Abstrak:
Kesehatan mental merupakan salah satu masalah kesehatan global termasuk di Indonesia dan kecemasan merupakan salah satu gangguan mental dengan prevalensi tertinggi pada populasi. Mahasiswa tingkat akhir berisiko mengalami kecemasan karena banyaknya tantangan yang harus dihadapi. Namun, penelitian terkait kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir masih sangat terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir S1 reguler FKM UI Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan google form dan terdapat 161 mahasiswa tingkat akhir yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk menilai kecemasan yaitu dengan menggunakan Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS-21). Analisis yang dilakukan dengan uji chi square untuk melihat hubungan antara 6 variabel independen dengan kecemasan dan uji regresi logistik berganda untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi mahasiswa yang mengalami kecemasan sebesar 82,6% dan berdasarkan model akhir analisis multivariat diketahui faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kecemasan adalah hambatan pengerjaan skripsi dan kualitas tidur. Pihak fakultas diharapkan dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif terkait kesehatan mental dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi baik secara positif atau negatif terhadap kesehatan mental, serta berkolaboratif dengan Klinik Satelit UI Makara dan Fakultas Psikologi UI untuk dapat menyediakan layanan kesehatan mental yang terjangkau, berkualitas, dan komprehensif di FKM UI.
Anxiety is one of the mental disorders with the largest prevalence in the population, making mental health one of the world's major health problems, especially in Indonesia. Due to the numerous hurdles they must overcome, final-year students are at higher risk for developing anxiety; however, there is currently a dearth of study on this topic. The goal of this study was to identify the variables associated with anxiety in FKM UI regular undergraduate final-year students in 2022. Cross-sectional research was conducted in this study using a quantitative methodology. There were 161 final-year students that participated in this study, and data were collected online utilizing a google form. The Chi square test was used in the analysis to examine the association between six independent variables and anxiety, and multiple logistic regression was used to identify the main causes of anxiety. According to the findings, 82.6% of students reported having anxiety. Based on the multivariate analysis's final model, it was shown that sleep quality and difficulties with thesis writing were substantially correlated with anxiety. The faculty is expected to increase mental health promotion and prevention initiatives by identifying factors that contribute positively or negatively to mental health and collaborating with the Klinik Satelit UI Makara and the Faculty of Psychology UI to provide affordable, high-quality, and comprehensive mental health services at FKM UI.
Read More
Anxiety is one of the mental disorders with the largest prevalence in the population, making mental health one of the world's major health problems, especially in Indonesia. Due to the numerous hurdles they must overcome, final-year students are at higher risk for developing anxiety; however, there is currently a dearth of study on this topic. The goal of this study was to identify the variables associated with anxiety in FKM UI regular undergraduate final-year students in 2022. Cross-sectional research was conducted in this study using a quantitative methodology. There were 161 final-year students that participated in this study, and data were collected online utilizing a google form. The Chi square test was used in the analysis to examine the association between six independent variables and anxiety, and multiple logistic regression was used to identify the main causes of anxiety. According to the findings, 82.6% of students reported having anxiety. Based on the multivariate analysis's final model, it was shown that sleep quality and difficulties with thesis writing were substantially correlated with anxiety. The faculty is expected to increase mental health promotion and prevention initiatives by identifying factors that contribute positively or negatively to mental health and collaborating with the Klinik Satelit UI Makara and the Faculty of Psychology UI to provide affordable, high-quality, and comprehensive mental health services at FKM UI.
S-10962
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Rachmat Satria; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Irma Setiawaty Wulandari
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran postur yang berisiko penggunaan smartphone pada mahasiswa sarjana reguler di FKM UI tahun 2019. Selain itu, penelitian ini juga melihat gambaran faktor individu dan faktor pemakaian terhadap keluhan subjektif gejala gangguan otot rangka dan gejala gangguan mata kering pada mahasiswa pengguna smartphone.
Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penilaian postur berisiko dilakukan melalui observasi pada mahasiswa pengguna smartphone (n = 30) yang diukur dengan metode REBA dan dibandingkan dengan literatur yang ada. Gambaran faktor individu, faktor pemakaian, keluhan subjektif gejala gangguan otot rangka, dan gejala gangguan mata kering didapatkan dari pengisian kuesioner oleh mahasiswa pengguna smartphone (n = 204).
Hasil penelitian menunjukkan postur yang paling berisiko saat menggunakan smartphone antara lain postur leher (71,4%) dan lengan bawah (59,5%). Kebanyakan responden (82,4%) selalu menghabiskan > 7 kali dalam sehari per kesempatan untuk menggunakan smartphone dan 89,2% responden menggunakan smartphone secara berlebihan selama > 2 jam/hari. Lebih dari sebagian mahasiswa (64,7%) memiliki keluhan subjektif ringan sampai parah pada mata dalam 7 hari terakhir. Keluhan subjektif gejala gangguan otot rangka yang dirasakan mahasiswa dalam 7 hari terakhir pada tiga bagian tubuh terbanyak adalah leher (59,3%), bahu/lengan atas (50,0%) dan punggung atas (44,6%).
Read More
Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penilaian postur berisiko dilakukan melalui observasi pada mahasiswa pengguna smartphone (n = 30) yang diukur dengan metode REBA dan dibandingkan dengan literatur yang ada. Gambaran faktor individu, faktor pemakaian, keluhan subjektif gejala gangguan otot rangka, dan gejala gangguan mata kering didapatkan dari pengisian kuesioner oleh mahasiswa pengguna smartphone (n = 204).
Hasil penelitian menunjukkan postur yang paling berisiko saat menggunakan smartphone antara lain postur leher (71,4%) dan lengan bawah (59,5%). Kebanyakan responden (82,4%) selalu menghabiskan > 7 kali dalam sehari per kesempatan untuk menggunakan smartphone dan 89,2% responden menggunakan smartphone secara berlebihan selama > 2 jam/hari. Lebih dari sebagian mahasiswa (64,7%) memiliki keluhan subjektif ringan sampai parah pada mata dalam 7 hari terakhir. Keluhan subjektif gejala gangguan otot rangka yang dirasakan mahasiswa dalam 7 hari terakhir pada tiga bagian tubuh terbanyak adalah leher (59,3%), bahu/lengan atas (50,0%) dan punggung atas (44,6%).
S-9996
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
