Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39593 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Amanda Gracela Oktora Napitupulu; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Yvonne M. Indrawani, Ida Ruslita
S-7138
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dianty Ayu Putri; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Asih Setiarini, Henri Tua
s-7270
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Magdalena Sihotang; Pembimbing : Fatmah; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, ; Suma`mur
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang gambaran dan faktor-faktor yang mempengaruhistatus gizi pegawai Kementerian Perindustrian. Status Gizi erat hubungannya dengan status kesehatan. Dengan dukungan gizi yang optimal, maka akan mendukung pegawai terhindar dari kesakitan dan non-produktivitas. Faktor-faktor yang diteliti yakni karakteristik individu, perilaku, dan konsumsi makanan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan design studicross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) sebagai indikator status gizi, wawancara, danpengisian kuesioner mandiri. Hasil penelitian ini menghasilkan rata-rata IMT pegawai Kementerian adalah 26,88 kg/m2. Nilai IMT ini menunjukkan rata-rata pegawai Kementerian Perindustrian tergolong status gizi lebih. Faktor-faktor yang diketahui bermakna adalah umur, status pernikahan, kebiasaan mengemil, asupan energi, dan asupan karbohidrat. Para pegawai diharapkan mulai mengontrol status gizinya melalui asupan makanan, misalnya dengan memilih jenis cemilan yangrendah kalori dan tinggi serat.Kata kunci : Status Gizi, Indeks Massa Tubuh (IMT), Karakteristik Individu, Perilaku, Konsumsi Makanan.
Read More
S-7799
Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risca Febriyana Nurviati; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Kusdinar Achmad, M. Tri Hadiah
S-7504
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Karina Astheria; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Triyanti, Yunita
S-7930
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fiky Rahayuningtiyas; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Rahmawati
S-7181
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maria Immaculata Vinne Swastika; Pembimbing: Yvonne M. Indrawani; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Tiara Luthfie
S-7290
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vera Wira Utami; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Judhiastuty Februhartanty, Diah M. Utari
S-7097
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dianita Ratnasari; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Ahmad Syafiq, Judhiastuty Februhartanty
S-7148
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isti Istianah; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Meylina Djafar, Anies Irawati
Abstrak: Anak usia 6-23 bulan sedang dalam masa emas atau golden age, pada masa tersebut anak mengalami perkembangan kognitif, yang muncul dan berkembang pesat. Sekitar 50% potensi kognitif terbentuk pada 4 tahun pertama kehidupan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui karakteristik individu dan faktor gizi dengan perkembangan kognitif anak usia 6-23 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian analisis lanjut dengan menggunakan data sekunder yang telah dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan tahun 2016. Jumlah sampel diambil semua anak usia 6-23 bulan yang tersedia di data sekunder sebanyak 83 anak. Perkembangan kognitif diukur menggunakan instrument Battelle Developmental Inventory (BDI). Hasil penelitian menunjukan anak usia 6-23 bulan dengan kognitif meragukan 47%. Uji korelasi spearman menyatakan bahwa faktor yang berhubungan dengan perkembangan kognitif adalah umur (p=0,027) dan jenis kelamin (p=0,014). Berdasarkan hasil analisis regresi logistik linier, menyatakan bahwa jenis kelamin merupakan faktor dominan dalam perkembangan kognitif dan dapat disimpulkan pengaruh jenis kelamin dengan perkembangan kognitif sebesar 4,7% dengan probabilitas 0,018 < 0,05. Untuk itu, orang tua harus senantiasa memperhatikan perkembangan anak dimulai dari masa kehamilan sampai 2 tahun pertama kehidupan dan mengikuti kegiatan yang diadakan di Posyandu dan Puskesmas terutama dalam hal memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Read More
T-5498
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive