Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37273 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sri Kustianingsih, Widodo J. Pudjirahardjo
JAKK Vol.3, No.1
Surabaya : Unair, 2005
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hotma P. Tampubolon; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Amila Megraini, Kurnia Sari, Indrati Wahyuni
B-1205
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Murni; Pembimbing: Heru Kusumanto; Penguji: Amila Megraini, Yuli Prapancha Satar, Sri Rahayu, Rini Rachmawati
Abstrak:

Isu globalisasi dan AFTA 2003, ditambah dengan semakin banyaknya jumlah Rumah Sakit yang memperebutkan segmen pasar yang relatif sama saat ini, menimbulkan persaingan antar Rumah Sakit yang semakin tajam. Situasi persaingan sepeni ini menjadikan konsep pemasaran menjadi penting dalam proses manajemen Rumah Sakit. Rcndahnya frekuensi kunjungan Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Setia Mitra (PRJ RSSM) diakinatkan oleh belum terprogramnya kegiatan pemasaran secara khusus. Untuk merintis kegiatan pemasaran hams diawali dengan adanya suatu stmtegi pemasaran, dan sebagai langkah awal daripada suatu desain strategi pemasaran maka dilakukanlah penelitian analisis pasar pelanggan sebagai dasar pcnentuan segmeutasi pasar, penetapan pasar sasaran serta penetapan posisi pasar. Langkah ini akan meneliti potensi-potensi pasar yang dimiliki untuk pengembangan PRJ RSSM sehingga dapat disusun suatu strategi pemasaran yang baik. Dilakukan survey segmentasi yang melihat aspek-aspek geogralis, demografis, psikograiis dan perilaku Ierhadap para pengguna jasa PR] RSSM, untuk menganalisis karakteristik para pengguria jasa dan pasar potential sebagai bahan penetapan pasar sasaran jangka pendek dan masa depan, serta pasar sasarah primer dan sekunder. Dilakukan penentuan posisi pasar melalui aspek pembandingan bauran pemasaran dengan Rumah Sakit Pesaing dan penetapan pernyataan posirioning Qoositioning statemeny. Desain penelitian ini adalah smdi kasus yang bersifat hybrid (gabungan) kuantitatif dan kualitatifl PeneTitian ini terdiri dari tiga tahapan, perlama pengambilan data kuantitatif diperoleh dengan survey cross seciional untuk melihat segmentasi pasar; tahapan kedua melalui kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam kepada pelanggan internal dan pihak manajemen RSSM, dan analisis terhadap segmen-segmen pasar yang dituju serta CDM dilakukan untuk penetapan target pasar serta penentuan posisi pasar. Selain berdasar data primer yang didapat, analisis dibantu dengan data sekunder yang didapatkan dari berbagai sumber. Hasil segmentasi geogratis dan demograiis menunjukan bahwa segmen pasar terbesar bagi PRJ RSSM adalah pasien yang datang dari Jakarta Selatan. Mayoritas berada pada kelompok usia produktif 20-39 tahun, dengan tingkat pendidikan SMA-Sarjana, bekerja sebagai ibu rumah tangga dan pegawai swasta_ Dari segmemasi psikogratis didapat bahwa mayoritas pelanggan ekstemal adalah mereka yang berasal dari status sosial ekonomi menen gah kc atas. Penelitian ini menghasilkan pasar sasaran jangka pendek dan masa depan serta pasar sasaran primer dan sekunder. Adapun pasar sasaran jangka pendek adalah segmen kelas ekonomi menengah, usia dewasa muda (20-39 tahun) yang berdomisili di Jakarta SeIatan. Sedangkan pasar sasaran masa depan adalah segmen kelas ekonomi menengah ke atas, usia dewasa mapan ( 40-49 tahun) hingga dewasa tua (50-69 talnm) di Jakarta Seiatan, Tangerang dan Depok. Adapun pasar sasaran primer adalah segmen kelas ekonomi menengah, usia dewasa muda di Jakarta Selatan. Sedangkan pasar sasaran sekunder adalah segmen kelas ekonomi menengah ke atas usia dewasa mapan / dewasa tua di Jakarta Selatan, Tangerang dan Depok. Penetapan posisi pasar mempertimbangkan aspek-aspek : perbandingan bauran pemasaran, aksesibilitas dan angka market share sewilayah Jakarta Selatan dan DKI, maka yang dipilih sebagai pesaing PRJ RS Setia Mitra adalah Poliklinik Rawat Jalan RS Gandaria dan Poliklinik Rawat Jalan RS Prikasih. Adapun penetapan pemyataan positioning PR) RSSM adalah : keluarga yang bijak memilih PRJ RSSM karena kaami adalah sahabat sctia yang telah melayani anda selama 18 tahun dalam memberikan layanan kesehatan terpadu, bermutu dan menyeluruh dengan efektif dan eiisien; dan Selalu berusaha agar dapat tetap terjangkau masyarakat. Karenanya kita tidak menyediakan teknotogi yang berlebihan, melainkan teknologi tepat guna sehingga pelanggan tidak akan terbebani dengan biaya yang tinggi. Teknologi kami ramah dan bersahabat bagi anda. Sekali bermitra, tetap setia. Kepuasan anda, harapan kami.


 

Globalization issue and AFTA 2003; combining with increasing in numbers of hospital serving the relatively same market segment leads to stiff competition among hospitals. In stiff competition situation, marketing concept becomes an important aspect in hospital management process. The low frequency visits to outpatient service of Setia Mitra Hospital is resulted from lack in marketing activities programme. Marketing strategy should be deteRMined before any marketing activities taken place. The first step of marketing strategy design is study of market analysis in determining segment, target and positioning. This step will study market potentials of outpatient service of Setia Mitra Hospital to produce a good marketing strategy. In this study, segmentation process are based on geographic, demographic, psychogtaphic, and human behavior of patient of outpatient service Setia Mitra Hospital, to analyze the characteristic of customer and potential market in deteRMining short term and long term target market, and primary and secondary target market- Comparative study of marketing mix with competitor and positioning statement aspect is used to determined market position. This study case design is hybrid between quantitative and qualitative desciptive analytic. Three phase in this study, first to be taken quantitative data based on survey to patient of outpatient service; secondly qualitative descriptive by doing deep interview to inteRNal customer and management of Setia Mitra Hospital, and analysis of market segment to determined is added by doing a Concencuss Decision Making (CDM) to choose the right target market and market positioning. Besides primary data, analysis is conducted using secondary data from several sources. The result of geographic and demographic segmentation shows that the biggest market segment of outpatient service of Setia Mitra Hospital is patients come from South Jakarta. Majority customer of outpatient service of Setia Mitra Hospital is classified into productive age among 20 to 39 years old, highschool to undergraduate level, occupations are housewife and private employee. From psychographic segmentation shows that customers come FRom middle economic class and up. This study results short term and long IGITI1 target market as well as primary and secondary target market. The short term target market is middle economic class segment, age young adults (20-39 years old) that lived in South Jakarta. The long term target market is middle economic class and up, age adults (40-49 years old) to old adults (50-69 years old) lived in South Jakarta, Tangerang, and Depok. Market position determination considers several aspects such as comparative of marketing mix, accessibility and the number of market share for South Jakarta and DKI area. Based on those aspects, competitors of Outpatient Service Setia Mitra Hospital are outpatient service of Gandaria Hospital and Prikasih Hospital. Positioning statement outpatient sen/ice Setia Mitra Hospitalis ?Wise family choose outpatient service Setia Mitra Hospital because we are the best partner that already served for 18 years in giving complete health care, high quality and thoroughly, effectively and efficiently, and always try to be reached by the community. Therefore, we do not give excessive technology but the right technology so customers will not pay unnecessary cost. Our technology is safe and familiar to you. Once become partner, always loyal. Your satisfaction is our hope.

Read More
B-573
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afriyanti Sandhi; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar, Derita Situmorang
Abstrak: Latar Belakang. Pemasaran saat ini merupakan suatu hal yang penting di bidang perumahsakitan. RSCM sebagai salah satu pelopor pelayanan geriatri juga ingin mengembangkan pemasaran khususnya di bidang pelayanan rawat jalan bagi pasien geriatri.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan segmentasi pasar pelanggan Poliklinik Geriatri RSCM. Metode penelitian yang digunakan adalah secara deskriptif potong lintang dengan desain kuantitatif.
Metode. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terpimpin menggunakan instrumen kuisioner terhadap pelanggan yang sampelnya diambil secara acak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square untuk mengetahui distribusi frekuensi dan kemaknaan hubungan antara variabel-variabel penelitian.
Hasil. Hasil analisis univariat menyimpulkan berdasarkan variabel geografis pelanggan Poliklinik Geriatri RSCM mayoritas yang datang berkunjung berasal dari Jakarta Timur dengan waktu tempuh antara 30 menit - 1 jam. Sedangkan menurut variabel demografis mayoritas pelanggan adalah perempuan dengan usia antara 70-79 tahun. Mayoritas pendidikan terakhir pelanggan adalah SMA dengan pekerjaan terakhir sebagai PNS dan mayoritas pasien berasal dari golongan menengah ke bawah. Dari segmentasi psikografis dan perilaku, tampak bahwa proporsi pasien lama dan baru cukup berimbang dan sebagian besar pasien memiliki citra yang baik terhadap pelayanan . Pada analisis bivariat didapatkan hubungan yang bermakna antara jumlah uang pensiun dan lama pemanfaatan poliklinik, serta antara penanggung biaya kesehatan dan persepsi pasien terhadap tarif.
Kesimpulan. Untuk itu penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen Poliklinik Geriatri RSCM dapat meningkatkan mutu pelayanan dengan usaha pengembangan pemasaran dan tetap berorientasi kepada pelanggan. Lebih lanjut, perlu diperdalam penelitian mengenai analisis penetapan pasar sasaran, posisi pasar dan pengembangan bauran pemasaran, untuk menyusun suatu desain strategi pemasaran yang baik.
Kata kunci : analisis segmentasi, pasar pelanggan, pengembangan strategi pemasaran. Daftar Pustaka : 37 (1993-2005)

Background and aims. This study was performed to find out the characteristics and customer segmentation of Geriatric Policlinic of Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital. The method of the study was cross sectional descriptives with quantitative design.
Methods. Data were collected by interwiew based on questionnaire, and analized by univariate and bivariate technique to figure out frequention distribution and association between variables.
Results. The results of univariate analysis based on geographic segmentation, most of the customer came from East Jakarta and coverage areas were within 30 minutes to 1 hour. Based on demographic segmentation it was stated that the majority of the customer was female, between 70-79 years old. The last education completed by majority of the customer was Senior High School, their last job was mostly as Civil Servant with middle-low social economis class. From psychographic and behavioural segmentation, it can be asumed that the proportion of old and new patient was balanced, and most of them has good image in the service given. From bivariate analysis, there was a meaningful association between retired payment and term of use, and also between patient?s insuer and their perception of tariff.
Conclusions. Therefore this study suggested the management of Geriatric Policlinic of RSCM to improve the quality of service and develop customer oriented marketing strategy. We hope there will be further study about market analysis, especially targetting and positioning, and develop a good marketing mix for a better marketing strategy design.
Key words : segmentation analysis, customer, marketing development strategy. References : 37 (1993-2005)
Read More
B-848
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Thinni Nurul Rochmah, Mustofa Haris, Nyoman Anita Damayanti
JAKK Vol.2, No.1
Surabaya : Unair, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Etik Retno Wiyati; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Sumijatun, Puput Oktamianti
B-1600
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Margaretha L.T; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Ede Surya Darmawan, Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Friana Asmely
Abstrak:
Latar belakang: Layanan onkologi di RSUD Pasar Minggu memegang peranan penting sebagai salah satu pusat rujukan utama di Jakarta Selatan dan telah ditetapkan ditetapkan sebagai Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Kanker Strata Utama oleh Kementerian Kesehatan RI pada pelaksanaannya masih menghadapi tantangan pengembangan layanan dan kelengkapan infrastruktur hingga sehigga diperlukan rencana strategi. Tujuan: Membuat strategi pengembangan layanan onkologi RSUD Pasar Minggu untuk mengetahui gambaran situasi layanan onkologi, dan secara khusus adalah teridentifikasi analisis situasi dengan pendekatan Ginter, Duncan, dan Swayne, yaitu dengan melakukan analisa eksternal (aspek ekonomi, sosiodemografi, epidemiologi, legislatif politik, teknologi, dan pesaing yang ditempatkan ke dalam lingkungan umum, sistem pelayanan kesehatan, atau area layanan) dan yang akan menghasilkan strategi terpilih yang kemudian diturunkan menjadi program kerja strategis. Metodologi: P deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode action research, menggunakan data primer (wawancara mendalam, observasi, dan diskusi terarah/CDMG) dan data sekunder (regulasi Kemenkes, BPS, data rekam medis RSUD Pasar Minggu). Hasil Penelitian: Layanan onkologi pada posisi kuadran Growth (Pertumbuhan), dengan pemilihan strategi adaptif yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar. Strategi ini dijabarkan ke dalam penguatan layanan onkologi komprehensif melalui penambahan SDM onkologi, fasilitas radioterapi LINAC, penguatan Tim Multidisiplin (MDT), menambah kelengkapan teknologi serta digitalisasi sistem navigasi pasien untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pasien. Kesimpulan: Rencana strategi yang telah disusun ini diharapkan akan menjadi pedoman bagi manajemen RSUD Pasar Minggu dalam mewujudkan layanan onkologi yang terpadu, bermutu tinggi, dan mencapai strata utama. Kata Kunci: Rencana Strategis, Layanan Onkologi, RSUD Pasar Minggu, Manajemen Strategis, Jejaring Pengampuan Kanker.

Background: Oncology services at RSUD Pasar Minggu play a pivotal role as a primary referral center in South Jakarta and designated as Main Stratum Cancer Network Hospital, thus precise strategic planning is imperative. This thesis discusses the strategic plan for the development of oncology services at RSUD Pasar Minggu, as mandated by the Indonesian Ministry of Health. Objective: To formulate a development strategy for oncology services at RSUD Pasar Minggu by elucidating the current service landscape. Specifically, it identifies a situational analysis employing the Ginter, Duncan, and Swayne approach, comprising an external analysis and an internal analysis. These analyses yield selected strategies that are subsequently translated into strategic work programs. Methodology: A descriptive qualitative research design with a action reserch method utilizes primary data (in-depth interviews, observations, and Consensus Decision Making Group/CDMG discussions) and secondary data (Ministry of Health regulations, Statistics Indonesia/BPS, and RSUD Pasar Minggu medical records). Results: Oncology services within the Growth quadrant, selecting adaptive strategies of product development and market penetration. These strategies are elaborated into the strengthening of comprehensive oncology services through the addition of oncology human resources, LINAC radiotherapy facilities, the reinforcement of Multidisciplinary Teams (MDT), technological enhancement, and the digitalization of patient navigation systems to improve accessibility and patient satisfaction. Conclusion: Expected to serve as a guideline for the management of RSUD Pasar Minggu in realizing integrated, high-quality oncology services that meet the standards of the Main Stratum. Keywords: Strategic Plan, Oncology Services, RSUD Pasar Minggu, Strategic Management, Cancer Network.
Read More
B-2580
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermien W. Moeryono; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Prastuti Chusnun Soewondo, Mardiati Nadjib, R. Fresley Hutapea, Suranto, Mangapul Bakara
B-1595
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Soebagio T; Pembimbing: Purnawan Junadi
B-298
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Izzan Hurruzia; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Ede Surya Darmawan, Wachyu Sulistiadi, Jaya Mualimin
Abstrak:
Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke Provinsi Kalimantan Timur membawa implikasi strategis terhadap peningkatan kebutuhan dan kompleksitas layanan kesehatan di wilayah penyangga, khususnya Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Kondisi ini menuntut kesiapan rumah sakit di wilayah penyangga untuk merespons peningkatan permintaan layanan sekaligus menghadapi dinamika persaingan dengan fasilitas kesehatan yang dikembangkan di kawasan inti IKN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons strategi rumah sakit di wilayah penyangga IKN melalui penilaian faktor internal dan eksternal serta perumusan strategi respons yang adaptif terhadap dinamika pembangunan IKN Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan melalui penyusunan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), serta pemetaan posisi strategis menggunakan matriks Internal–External (IE). Selanjutnya, analisis kualitatif dilakukan melalui metode SWOT yang dikombinasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas strategi pengembangan rumah sakit secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, dan RSUD Aji Muhammad Parikesit berada pada posisi strategis Grow and Build, yang mengindikasikan peluang pengembangan dan penguatan layanan. Nilai IFE tertinggi diperoleh RSUD Aji Muhammad Parikesit (3,93), diikuti RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (3,41) dan RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (3,16), sementara nilai EFE tertinggi dimiliki oleh RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (3,75). Sintesis analisis SWOT–AHP menetapkan tiga prioritas utama strategi pengembangan rumah sakit, yaitu penguatan integrasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Otorita IKN, pengembangan layanan spesialis unggulan berbasis kebutuhan pasar, serta diversifikasi sumber pendapatan untuk menjamin keberlanjutan finansial rumah sakit. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa rumah sakit di wilayah penyangga IKN memiliki kapasitas pertumbuhan yang kuat untuk mendukung sistem rujukan kesehatan IKN Nusantara. Namun, optimalisasi peran tersebut memerlukan penguatan tata kelola kolaboratif, pengembangan layanan unggulan yang terarah, serta strategi pembiayaan yang berkelanjutan agar rumah sakit mampu berperan sebagai bagian integral dari ekosistem pelayanan kesehatan nasional.

The relocation of Indonesia’s National Capital (IKN Nusantara) to East Kalimantan Province has significant strategic implications for the increasing demand and complexity of healthcare services in the surrounding buffer regions, particularly Balikpapan City, Samarinda City, and Kutai Kartanegara Regency. This transformation requires hospitals in the buffer zones to enhance their readiness in responding to rising service demand while simultaneously facing potential competition from newly developed healthcare facilities in the core IKN area. This study aims to analyze hospital strategic respons in the IKN buffer regions through an assessment of internal and external factors and the formulation of adaptive strategic responses to the dynamics of IKN Nusantara development. This study employed a mixed-methods approach integrating quantitative and qualitative analyses. The quantitative analysis involved the construction of Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices, followed by strategic position mapping using the Internal–External (IE) matrix. Subsequently, qualitative analysis was conducted using the SWOT framework combined with the Analytical Hierarchy Process (AHP) to objectively determine priority development strategies.  The results indicate that RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, and RSUD Aji Muhammad Parikesit are positioned in the Grow and Build quadrant, reflecting strong opportunities for service expansion and institutional strengthening. The highest IFE score was obtained by RSUD Aji Muhammad Parikesit (3.93), followed by RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (3.41) and RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (3.16), while the highest EFE score was achieved by RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (3.75). The synthesis of SWOT–AHP analysis identified three primary strategic priorities for hospital development: strengthening integration and collaboration with local governments and the IKN Authority, developing market-responsive specialized healthcare services, and diversifying revenue sources to ensure financial sustainability. The study concludes that hospitals in the IKN buffer regions possess strong growth potential to support the IKN Nusantara healthcare referral system. However, optimizing this role requires continuous enhancement of collaborative governance, focused development of specialized services, and sustainable financing strategies to enable hospitals to function as integral components of Indonesia’s national healthcare ecosystem.
Read More
B-2570
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive