Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34355 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Irnamia Sugianti; Pembimbing: Rina Artining Anggorodi; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Prianto Djatmiko
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang stress dan strategi coping pada tenaga kerja komuter(penglaju) pengguna transportasi busway TransJakarta. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada 7 tenaga kerjakomuter, 9 orang informan pendukung seperti keluarga, teman dan rekan kerja, 1orang petugas busway dan 1 orang supervisor tiketing busway serta observasi dilokasi penelitian. Hasil penelitian ini didapat Bahwa hampir semua tenaga kerja komuter mengalami stress dalam menjalani aktifitas penglajunya dikarenakan permasalahan manajemen transportasi Busway TransJakarta yang masih buruk dan kemacetan yang dianggap sebagai sumber pembangkit stress (stressor). Disampingitu, adanya perbedaan karakteristik dan persepsi invidu saat berinteraksi dengan stressor yang ada, menyebabkan pula adanya perbedaan pada respon stress dan pemilihan strategi coping yang dilakukan oleh tenaga kerja komuter dalam mengatasi stress mereka.
Kata Kunci : Komuter (penglaju), Busway TransJakarta, Kemacetan, Stress dan Strategi Coping
Read More
S-7636
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Mia Wiyarsih; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Anwar Hassan, Robiatul Adawiyah
Abstrak: Skripsi ini membahas gambaran stress pada orang tua yang memiliki anak cerebral palsy di YPAC Jakarta dan bagaimana strategi coping dalam menghadapi stressor tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan stres yang terjadi pada orang tua yang memiliki anak cerebral palsy, mengetahui strategi coping yang digunakan oleh orang tua, bagaimana bentuk perilaku coping yang digunakan, dan apa dampak perilaku coping tersebut bagi orang tua. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 18 orang, 9 informan orang tua, 7 informan guru pendamping, dan 2 informan pengasuh. Hasil penelitian mendapatkan orang tua mengalami gejala stress secara fisik dan psikologis, strategi coping berorientasi pada penyelesaian masalah yang dihadapi (Problem focused coping), sedangkan bentuk perilaku coping yang muncul yaitu Planfull Problem Soving, assistance Seeking, dan suppression of competing activities yang termasuk dalam Problem focused coping dan turning to religion, mental disengangement, positive reinterpretation and growth, acceptance, dan denial yang termasuk dalam Emotion focused coping. Dampak dari perilaku coping yang dilakukan orang tua yaitu Exercised Caution.
Kata kunci : stres, strategi coping, cerebral palsy
Read More
S-9189
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiarti; Pembimbing: Rita Damayanti
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya stereotip yang berkembang di masyarakat bahwa setiap wanita dewasa yang telah menikah diharapkan perannya sebagai seorang ibu, bila ia mau dikatakan sebagai wanita yang sempurna. Namun demikian, sekitar 10 % pasangan di Indonesia tidak beruntung memiliki keturunan. Sedangkan penyebab kekurang berhasilan seorang wanita untuk bisa hamil dan melahirkan anak setelah 12 bulan pernikahan dengan kegiatan bersenggama secara teratur, yang lazimnya disebut infertilitas, sangat bervariasi. Adanya kenyataan infertilitas tersebut membuat wanita memiliki penghayatan psikologis terhadap kondisinya tersebut, yang pada akhirnya bisa menjadi satu sumber stres baginya. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pertimbangan bahwa masalah yang diteliti merupakan masalah yang peka dan membutuhkan kedalaman informal. Teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Ruang lingkup penelitian adalah wanita yang sudah menikah, paling sedikit 12 bulan, berpendidikan minimal SMA dan belum punya anak. Lokasi penelitian pun dibatasi yaitu kompleks perumahan salah satu BUMN di Cilegon. Hasil yang diperoleh adalah terjaringnya berbagai sumber-sumber stres, baik berupa penghayatan frustrasi, karena adanya hambatan fisik dan sosial, konflik maupun tekanan-tekanan yang dirasakan oleh wanita infertil. Tergali pula mengenai makna anak, serta hal yang menarik lagi adalah diketahuinya peran dukungan suami yang sangat besar dalam memotivasi istri untuk melakukan coping secara efektif. Sedangkan strategi coping yang muncul pun bervariasi, mencakup coping baik yang berpusat pada masalah, maupun berpusat pada emosi. Upaya pencarian pengobatan yang dilakukan oleh wanita infertil lebih condong bersifat bukan medis/tradisional. Hal ini berkaitan dengan kurangnya dukungan suami untuk terlibat dalam upaya pencarian pengobatan. Kesimpulan yang diperoleh adalah tentang pentingnya dukungan suami dalam memotivasi wanita infertil untuk melakukan upaya pencarian pengobatan. Saran yang diberikan adalah perlunya konseling infertilitas bagi pasangan infertil dan pemberdayaan pengobatan tradisional oleh wanita infertil.
Read More
T-841
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pudji Suryani; Pembimbing: Anwar Hassan, Besral; Penguji: Agustin Kusumayati, Farida, Indra Supradewi
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan inisiasi menyusu dini dan faktor yang berhubungan IMD pada ibu bersalin yang ditolong tenaga kesehatan di Kota Bogor. Desain penelitian cross sectional melalui wawancara pada responden yang berjumlah 254 orang yang dipilih secara Cluster Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan yang melaksanakan IMD 54,7%. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD adalah persalinan di pelayanan kesehatan (OR 5,5) dukungan petugas kesehatan (OR 4,2) dukungan suami (OR 2,5) sikap (OR 1,9). Disarankan kepada ibu untuk bersalin di fasilitas kesehatan, untuk petugas kesehatan menjelaskan manfaat IMD saat ANC dan ibu bersalin. Kata kunci : Inisiasi Menyusu Dini


This study has purpose to know the implementation of early initiation of breastfeeding and the factors related to the early initiation of breastfeeding for mother delivery helped by health assistance in Bogor Regency. This study used cross sectional design method by interviewing  254 respondents selected by Cluster Random Sampling. The result of this research was taken those who implemented the initiation of  breastfeeding were 54.7%. The factors influencing the implementation of early initation of  breastfeeding were : delivery at health provider ( OR 5,5), health assistance’s support ( OR 4,2 ), husband’s support ( OR 2,5 ), attitude ( OR 1,9 ). It is suggested to mother to be delivery at health facilities, whereas health assistance to explain the advantages of early initiation of breastfeeding when antenatal care and mother delivery. Key word :  Early Initiation of Breastfeeding

Read More
T-3560
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Joan Beatrix Merika; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Evi Martha, Leliana Lianty, Rachmawati Sanusi
Abstrak:

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi dan perilaku seseorang. Penyandang ASD di Indonesia saat ini berkisar 2,4 juta.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi coping terhadap kualitas hidup keluarga. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan di Biro Psikologi BIG, DKJ dengan 4 orang tua yang memiliki anak ASD dan 2 informan kunci yang merupakan tokoh komunitas dan konselor di biro psikologi BIG. Hasil wawancara mendalam menunjukkan tidak semua orang tua memiliki pengetahuan dan penerimaan terhadap kondisi autisme. Sebagian besar keluarga memiliki sumber daya ekonomi yang baik sehingga mampu mengakses layanan terapi dan pendidikan. Sebagian orang tua mendapatkan dukungan keluarga dan komunitas. Seluruh keluarga menggunakan dua strategi coping saat menghadapi situasi sulit. Coping yang berfokus pada masalah terlihat melalui upaya konkrit mencari bantuan profesional dan fokus pada pemecahan masalah seperti konseling, terapi dan menyekolahkan anak di sekolah khusus, sedangkan coping yang berfokus pada emosi terlihat melalui aktivitas berdoa, beribadah, me time atau mencari hiburan. Kualitas hidup keluarga sangat dipengaruhi oleh interaksi antara personal attributes dan stable environment attributes.


Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder that affects a person's social interaction, communication, and behavior. In Indonesia, the prevalence of ASD is estimated at 2.4 million individuals. This study aimed to explore the coping strategies and their impact on the quality of life of families. This qualitative study employed a case study approach conducted at the Psychology Bureau BIG, Jakarta, involving four parents of children with ASD and two key informants (a community leader and a counselor at the Psychology Bureau BIG). In-depth interviews revealed that not all parents knew about the causes of autism; two families had good acceptance of their child's ASD condition, while two others were still in denial. Most families had good economic resources, enabling them to access therapy and education services. Some parents received support from family and community. All families used both problem-focused and emotion-focused coping strategies when facing difficulties. Problem-focused coping was evident in concrete efforts such as seeking professional help and focusing on problem-solving, including counseling, therapy, and enrolling the child in special schools. Meanwhile, emotion-focused coping was observed through activities like praying, worshiping, self-care activities, or seeking entertainment. The interaction between personal attributes and stable environment attributes significantly influenced the family's quality of life.  

 

Read More
T-7213
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sisilya Oktaiana Bolilanga; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Anwar Hassan, Zoya Dianaesthika Amirin
S-5769
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pramadita Rulianthina; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Heru Suparno
S-5441
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sayekti Yulianti; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dian Ayubi, Sahrul Syah
Abstrak: ABSTRACT
 
 
Penggunaan narkotika meningkat sampai pada kelompok perempuan. DKI Jakarta menjadi wilayah tertinggi penyalahguna narkotika dan prevalensi HIV/AIDS. Salah satu narkotika yang tinggi penggunaannya adalah shabu. Hal yang dapat memicu penggunaan shabu kelompok perempuan adalah lingkungan keluarga, teman, dan pasangan. Penggunaan shabu dapat memberikan efek pada peningkatan hasrat seksual seseorang dan perilaku seks berisiko. Perilaku seksual berisiko memicu peningkatan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendorong perilaku seks aman pada pengguna shabu perempuan. Data yang diambil adalah data dampingan perempuan pengguna shabu di Yayasan Karisma Jakarta dengan menggunakan desain studi kualitatif etnografi dengan metode partisipasi observasi. Subjek penelitian didapatkan dengan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan kepada partisipan dengan rentang usia 20-40 tahun. Dengan jumlah partisipan sebanyak 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, self-efficacy, ketersediaan kondom, akses layanan kesehatan, dukungan kelompok, dan dukungan tenaga kesehatan dapat mendorong perilaku seks aman pada pengguna shabu perempuan. Faktor yang paling paling berpengaruh  adalah pengetahuan, self efficacy dan dukungan kelompok. 
 

 
ABSTRACT
 
 
The use of narcotics has increased in womens groups. DKI Jakarta becomes the highest region of narcotics abusers and HIV/AIDS prevalence. One of the narcotics which has highest users is methamphetamine or meth. Things that are able to trigger the use of methamphetamine in women are the environment of their family, friends, and even spouse. The use of meth can give an effect on increasing ones sexual desire and risky sexual behavior. Risk sexual behavior is able to trigger the transmission of HIV/AIDS. This study aims to determine the driving factors of safe sex behavior in female meth users. The data is assisted data of female meth users at Yayasan Karisma or Karisma Foundation in Jakarta which was taken by using an ethnographic qualitative study design with participatory observation method. The research subjects were obtained by purposive sampling method. This study was done participant aged between 20-40 years old. Which total number of participant 5 person. The results of this study indicate that knowledge, self-efficacy, availability of condoms, access to health services, group support, and support of health workers can encourage safe sex behavior for female meth users.The most influence factors are knowledge, self-efficacy, and group support.  
Read More
S-9917
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aniko Prestia Sakti; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Syahrizal Syarif, Anis Abdul Muis
S-7279
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Izati; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Sunyono
Abstrak: Pacaran tidak selamanya selalu indah bahkan ada beberapa yang mengaku pernah mengalami kekerasan dalam pacaran. Kasus kekerasan dalam pacaran seperti fenomena gunung es, di mana kasus yang lebih besar tidak muncul ke permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kekerasan dalam pacaran pada siswa kelas XI SMA Negeri 113 Jakarta.
 
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data primer menggunakan instrumen berupa kuesioner, yang diisi oleh 138 siswa. Hasil penelitian ditemukan 91,3% responden pernah mengalami kekerasan dalam pacaran. Dari beberapa variabel yang diteliti, tidak ada yang mempunyai hubungan bermakna dengan kekerasan dalam pacaran.
 

Dating is not always beautiful, as even claimed have ever dating violence. Cases of dating violence like a ice mountain phenomena, where the bigger cases are never known. The aim of this research is to get to know about the relation of knowledge and attitude towards dating violence on XIth grade students at SMA Negeri 113 Jakarta.
 
The type of research is quantitative with the research design cross sectional. The primiere data was collected use instrument which is questionnaires. The result of the research shows 91,3% of respondents have ever dating violence. From some of the variables of the research, there is no have a significant relation to dating violence.
Read More
S-7592
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive