Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34665 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Esy Dwi Putrianti; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Ike Pujiriani
Abstrak: Bengkel EDP Motor adalah salah satu bengkel yang menyediakan layanan catmobil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen risiko K3 yang ada dibengkel EDP Motor dan merekomendasikan saran yang sesuai. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2012 dengan menggunakan analisis semi kuantitatif yang beracuan pada AS NZS 2004. Hasil penilaian risiko di bengkel EDP Motor menemukan bahwa risiko yang ada terdiri dari very high, priority 1, substantial, priority 3 dan acceptable. Bengkel EDP Motor membutuhkan penggunaan lantaiyang tidak licin, masker bahan kimia saat bekerja dan tidak merokok di area kerja.Kata kunci: bengkel, pengecatan, AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, semikuantitatif.
EDP Motor Workshop was one workshop that provides auto paint services.This study aimed to assess the risks that exist in the workshop K3 EDP Motor andrecommend appropriate advice. The research was conducted in 2012 using semiquantitative analysis method of AS NZS 2004. The results of risk assessment in theworkshop EDP Motor found that risk is consist of very high, priority one, substantial,priority 3 and acceptable. EDP Workshop motor requires the use of the floor is notslippery, chemical mask at work and do not smoke in the work area.Key word : workshop, painting, AS/NZS 4360:2004, risk management, semiquantitative.
Read More
S-7673
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprilia Widiyani; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Ike Pujiriani
Abstrak: Penelitian ini membahas risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada aktivitas pekerjaan diBengkel Las AW Jakarta Selatan Tahun 2012. Penelitian ini adalah deskriptif observasional yangbertujuan untuk manajemen risiko. Penelitian ini menggunakan metode identifikasi bahaya dandampak menggunakan JHA (Job Hazard Analysis) dan analisis penilaian risiko ukuran semikuantitatif menurut AS/NZS 4360 dengan mengalikan consequences, exposure, dan probability.Hasil penelitian mendapatkam rekomendasi pengendalian risiko, komunikasi dan pemantauanberdasarkan penilaian tingkat risiko yang meliputi very high, priority 1, substancial, priority 3,dan acceptable.
Kata kunci:Manajemen risiko, penilaian AS/NZS, bengkel las.
This research describes risk management of safety and health occupational for productionactivity task at Bengkel Las AW South Jakarta 2012. Design for this research was descriptiveobservational study that objective to manage of risk. The research were used JHA (Job HazardAnalysis) for hazards and effects identification, then for analysis of assessment risk rating usedAS/NZS 4360 standard by multiplied of consequences, exposure, and probability. The results ofthe research were recommendations control, communication, and monitoring of risk based onrisk assessment of the risk rating in each activity that includes very high, priority 1, substantial,priority 3, and acceptable.
Keywords:Risk management, risk assessment with AS/NZS 4360, informal workshop.
Read More
S-7662
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismadayani; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Fatma Lestari, Irma Setiawaty W.
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang didapat pada proses penggantian packing knalpot motor di bengkel MCS tahun 2012. Penilaian risiko dilakukan dengan menganalisis nilai kemungkinan dan konsekuensi dari komponen bahaya dan risiko setiap setiap tahap pekerjaan yang kemudian dibandingkan dengan standar level risiko kualitatif untuk mengetahui level risiko yang ada pada setiap kegiatan.
 
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang dimiliki pada setiap tahap proses penggantian packing knalpot motor meliputi level : rendah, sedang, dan tinggi sedangkan keputusan yang diambil untuk pengendalian adalah generally acceptable, tolerable, generally unacceptable.
 

This studydiscusses therisk assessment obtained in the process of replacing the motor exhaust packing in the MCS workshopin 2012. Risk assessment carried outby analyzing the value ofthe likelihood and consequencesofhazardsandrisks ofeachcomponent of each phase ofthe work which is then compared with standard qualitative risk level to determine the level ofriskthat exist in everyactivity. This studyisan observational descriptive studyusing aqualitative approach. The study statesthat thelevelof riskthat you have on each stage ofthe process of replacing the motor exhaust packing include levels: low, medium, high, and while the decision was taken to controlis generally acceptable, tolerable, generally unacceptable.
Read More
S-7852
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fatdriati Junita; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Ike Pujiriani
Abstrak: Penelitian yang dilakukan membahas mengenai proses manajemen risiko yangada pada tempat cuci mobil FJM mulai dari tahapan identifikasi hazard dan risiko,analisis dan evaluasi risiko, penilaian risiko, upaya pengendalian, komunikasi dan konsultasi hingga pemantauan dan telaah ulang. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode semi kuantitatif yang mengacu pada standar AS/NZS4360:2004. Pada tahap identifikasi hazard dan risiko menggunakan tabel JobHazard Analysis (JHA) yang mengacu pada OSHA 3071 Revised (2002).Kemudian untuk proses analisis risiko mengacu pada tabel ukuran semi-kuantitatif berdasarkan kriteria Fine.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan level of risk pada masing-masingtahapan proses pencucian mobil dari level of risk very high, priority 1,substantial, priority 3 hingga acceptable. Oleh karena itu dibutuhkan upaya pengendalian yang bersifat engineering, administrative, serta penggunaaan alat pelindung diri (APD).
Kata kunci :AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, kemungkinan, pemajanan, konsekuensi, level of risk.
This research was conducted in order to examine the process of risk managementthat happened at FJM Car Wash process, started from the hazard and riskidentification stages, analysis and the evaluation of risk, risk assessment, riskcontrolling, communication and consultation up to monitoring and review. Thisresearch was done by using semi-quantitative risks analysis that refers to theAS/NZS 4360:2004 standards. Hazard and risk identification stage was done byusing the table of Job Hazard Analysis (JHA) refers to the OSHA 3071 Revised(2002). For the process of risks analysis, it refers to the table of semi-quantitativemeasure based on fine criteria.The result of this research showed that the level of risk has been found on eachstage in the car wash process ranging from the very high level, priority 1,substantial, priority 3 up to acceptable. Therefore, the necessary control effortsare including the engineering, administrative and also the use of personalprotective equipment (PPE).
Keywords :AS/NZS 4360:2004, risk management, likelihood, exposure, consequences, levelof risk.
Read More
S-7566
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yukitri Nofriandita; Pembiming: Dadan Erwandi; Penguji: Indri Hapsari, Ismojo Djati
Abstrak: Perilaku manusia yang berhubungan dengan keselamatan merupakan sebuahpendekatan untuk menganalisis apa yang dibutuhkan untuk membuat perilakuaman lebih dimungkinkan dan mengurangi perilaku yang berisiko (Geller, 2001).Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku bekerja aman sangat pentinguntuk diketahui sehingga faktor-faktor tersebut dapat diperbaiki dan terusditingkatkan agar terhindar dari kecelakaan kerja, baik injury maupun near miss.Aspek keselamatan pada bengkel servis mobil yang bergerak dalam industrisektor informal, merupakan aspek penting karena terdapat banyak kondisi ataukeadaan yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja karena kondisi industriinformal saat ini masih sangat kurang memadai dan juga kurang mendapatperhatian dari instansi terkait, tidak sesuainya rancangan tempat kerja, kurangbaiknya prosedur atau pengorganisasian kerja, rendahnya kesadaran para pekerjauntuk berperilaku aman dalam bekerja serta minimnya peralatan pelindung bagipekerja.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional dimana informasi dan data dikumpulkan pada satu waktu yang samamelalui penyebaran kuesioner, observasi dan wawancara pada 22 bengkel servismobil di Depok. Sampel pada penelitian ini berjumlah 106 responden. Analisisbivariat dilakukan dengan uji Chi Square.Berdasarkan hasil penelitian, diketahui 51,9% pekerja berperilaku amandan 48,1% pekerja yang berperilaku tidak aman. Faktor-faktor yang tidak mempengaruhi perilaku aman adalah pengetahuan. Sedangkan, faktor-faktor yangterbukti mempengaruhi perilaku aman adalah sikap, pengalaman bekerja,ketersediaan SOP, ketersediaan APD, peran pengawas dan peran rekan kerja.Kata kunci : perilaku aman, sektor informal, bengkel servis mobil
Human behavior related to safety is an approach to analyzing what isneeded to make the behavior more likely to be safe and reduce risk of behavior(Geller, 2001). Factors affecting work safety behavior are very important to beknown so that these factors can be repaired and improved continuously in order toavoid accidents, whether injury or near miss.Safety aspects of the car service station engaged in the informal sectorindustries, is an essential aspect because there are a lot of conditions orcircumstances that can lead to accidents due to the conditions of informal industryis still highly inadequate and also received less attention from the authorities, theincompatibility plans of employment, poor procedures or organizing work, lack ofawareness of the workers to behave safely at work and also lack of protectiveequipment for workers.This research is a quantitative study with cross-sectional design whereinformation and data collected at the same time through the distribution ofquestionnaires, observations and interviews in 22 car service stations in Depok.The sample in this research are 106 respondents. Bivariate analysis performed byChi Square test.Results of the study, 51,9% of workers behave safely and 48,1% others donot behave safely. Factors that do not affect safety behavior is knowledge.Meanwhile, factors that shown to affect safety behavior are the attitude, workingexperience, availability of SOP (Standar Operating Procedure), availability ofPPE (Personal Protective Equipment), role of supervisor and role of co-worker.Keywords : safety behavior, informal sector, car service station
Read More
S-7569
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lassie Fitria; Pembimbing: Hendra; Penguji: Yuni Kusminanti, Dadan Erwandi
S-5898
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Trinugraha; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono; Penguji: Chandra Satrya, T Saut P Siahaan
S-4149
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Safira Nurul Izzah; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Tubagus Dwika Yuantoko
S-12026
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Mariyah; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Yuni Kusminanti
S-6874
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arison Nadapdap; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Nungki Agusti
S-7628
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive