Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31987 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Juni Chiudri; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Kurnia Saqri, Permanasari, Vetty Yulianty, Iing Ichsan Hanafi
Abstrak:

Abstrak
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui peranan strategi pemasaran Customer Relationship Management (CRM) melalui Personal Maternity Officer (PMO) dalam permanfaatan persalinan di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot. Adapun identifikasi dan evaluasi terhadap strategi pemasaran ini dilakukan dengan pendekatan sistem. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif dan penjelasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan program CRM yang ada sudah berjalan dengan baik. Namun, kinerja Sumber Daya Manusia yang terlibat, pengawasan serta evaluasi yang terus menerus perlu ditingkatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran ini dan koordinasi dari semua pihak yang terlibat.

The purpose of this thesis is to find out the role of Customer Relationship Management (CRM) marketing strategy through Personal Maternity Officer (PMO) in labor at Hermina Daan Mogot Hospital. Identification and evaluation of this marketing strategy is done with system approach. The type of this research is descriptive qualitative and explanation research. The results of this study conclude that CRM program that is already exist has been well underway. However, the performance of the human resources involved, continuing supervision and evaluation need to be improved in order to achieve optimal results. Therefore, socialization on this marketing strategy and coordination from all parties involved are required.

Read More
B-1483
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nienne Aridayanthi Hainun; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Anhari Achadi; Puput Oktamianti, I. Ichsan Hanafi, Bambang Wisnubroto
Abstrak: Abstrak

Kepatuhan adalah sikap mentaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih. Rendahnya tingkat kepatuhan dokter spesialis terhadap kebijakan dan aturan di rumah sakit penting untuk segera ditangani oleh manajemen. Tujuan penelitian obsevasional ini, dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional, adalah mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kepatuhan dokter spesialis terhadap kebijakan dan aturan di RS Hermina Daan Mogot.

Populasi penelitian: seluruh dokter spesialis di RS Hermina Daan Mogot. Analisis statistik yang digunakan: analisis bivariat dengan uji Chi Squre. Uji statistik Chi Square menghasilkan variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan kepatuhan dokter spesialis yaitu p-value ≤ 0,05 adalah motivasi (p-value = 0,043). Dari analisis diperoleh pula nilai OR=2,4, artinya dokter yang motivasinya lebih mempunyai peluang 2,4 kali lebih baik dalam kepatuhan dibanding dokter yang motivasinya kurang. Perlu upaya mempertahankan motivasi kerja para dokter agar tetap di level yang tinggi, sehingga akhirnya berdampak positif bagi perkembangan rumah sakit kedepan.


Compliance is the attitude of obeying the rules and conditions set unconditionally. Low levels of compliance specialist in the policies and rules of the hospital is important to be addressed by management. The purpose of this observational research, with cross-sectional study design approach, is to know the internal and external factors affecting the specialists adherence to policies and rules in Hermina Daan Mogot Hospital.

Study population: all specialists in Hermina Daan Mogot Hospital. Staristical analysis used: bivariate analysis with Chi squre test. Chi Square statistical test results in variables that have a significant relationship with compliance specialists where p-value ≤ 0.05 is motivation (p-value = 0.043). Obtained also from the analysis of the value of OR = 2.4, meaning that physicians with more motivation have greater odds 2.4 times better adherence than physicians with less motivation. Necessary efforts are to maintain the motivation of doctors to remain at a high level, so that ultimately have a positive impact on the future development of the hospital.

Read More
B-1565
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Ketut Agustiani; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Purnawan Junadi, Meike Savitri, Yuli Prapancha Satar; Amila Megraini
Abstrak: Pendekatan customer-centric adalah strategi fokus kepada pelanggan, sedangkan bauran pemasaran SAVE (solutions, access, value, dan education) dengan konsep pendekatan perilaku pelanggan secara spesifik oleh karena globalisasi, informasi teknologi yang terus meningkat dan peningkatan harapan pelanggan yang multidimensi. Studi ini untuk mengetahui pengaruh bauran model SAVE terhadap strategi customer-centric dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode cross-sectional serta jumlah sampel 96 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan sebagai bagian dari value, diharapkan memberikan pelayanan dokter tepat waktu, pelayanan obat dan pemeriksaan penunjang yang cepat. Informasi digital muncul sebagai bagian dari bauran education yang paling berpengaruh terhadap strategi customer-centric. Penggunaan media sosial sebagai penyedia informasi ekspresif terhadap pasien dapat membantu sistem pemasaran Poliklinik Eksekutif RS Hermina Depok.
Kata kunci : solutions, access, value, education, customer-centric

Customer-centric approach is meant to focus on the customers, meanwhile SAVE (solutions, access, value, education) marketing mix is concept marketing mix modeling that is able to accommodate specific customer behavior because globalization, information technology and multi-dimensional customer expectations. This study aims to determine the influence of save marketing mix against customer-centric strategy used quantitative approach and cross-sectional method with a sample of 96 people. The results showed that the quality of service as part of the value, is expected to provide timely medical services, drug services and rapid additional examination. Digital information emerges as part of the most influential education mix for customer-centric strategy. The use of social media as a provider of expressive information to patients can help the marketing system of Executive Polyclinic RS Hermina Depok.
Key words: solutions, access, value, education, customer-centric
Read More
B-1864
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iman Nugraha; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Kurnia Sari, Dumilah Ayuningtyas, Iing Ichsan Hanafi
Abstrak:

Penelitian ini tentang analisis pengelolaan piutang pasien pihak ketiga di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot pada tahun 2011. Design penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sistem. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan data sekunder. Variabel yang diteliti meliputi variabel input : organisasi, kebijakan, sistem informasi, sarana, sdm, karakteristik pihak ketiga dan paket jaminan. Variabel proses meliputi penerimaan, pembebanan, penataan rekening, penagihan dan penutupan. Sedangkan outputnya adalah pembayaran piutang. Informan penelitian ini adalah stakeholder yang terkait langsung dengan pengelolaan piutang, yaitu manajer keuangan, kepala urusan piutang, administrasi keuangan lantai, penata rekening dan administrasi piutang. Penelitian ini menunjukan bahwa umur piutang perusahaan <30 hari mencapai lebih dari 70%, sedangkan piutang asuransi mencapai lebih dari 60%. Umur piutang <30 hari paling tinggi terjadi pada bulan februari. Sedangkan umur piutang >45 hari paling tinggi terjadi pada bulan juni untuk piutang perusahaan dan bulan mei untuk piutang asuransi. Untuk mencegah terjadinya piutang tak tertagih, pihak rumah sakit selalu mengkonfirmasi kepada pihak ketiga terkait jaminan yang diberikan kepada pasien. Pengurusan perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga diatur oleh pihak Hermina Hospital Group.  Hambatan yang terjadi dalam proses pengelolaan piutang meliputi kurangnya pelatihan sdm, kurangnya sosialisasi isi perjanjian kerjasama, kurangnya sdm pengentri transaksi pasien, pengisian resume medis yang tidak lengkap, kurangnya sarana transportasi, pihak asuransi tidak mencantumkan rincian peruntukan pembayaran dan lamanya proses verifikasi oleh pihak ketiga. Oleh karena itu disarankan untuk mengembangkan sistem informasi yang up date dan terintegrasi antara rumah sakit dengan pihak ketiga, sosialisasi isi perjanjian kerjasama, peningkatan keterampilan sdm, memberlakukan reward dan punishment serta pengadaan sarana transportasi. Kata kunci : piutang rumah sakit, pihak ketiga


 

This research on the analysis of third-party management of patient accounts receivable at the Hospital Hermina Daan Mogot in 2011. Design the study is a qualitative approach to the system. Data were collected by interview method and secondary data. The variables studied include input variables: the organization, policies, information systems, facilities,  the characteristics of a third party and guarantee package. Process variables include the receiving, loading, account setup, billing and closure. While its output is the payment of receivables. Informants of this study is the stakeholders that are directly related to the management of receivables, the financial manager, the head of affairs accounts receivable, floor financial administration, stylists accounts and administrative accounts. This study shows that age of receivables <30 days reached more than 70%, while accounts receivable insurance to more than 60%. Age of receivables <30 days of the highest occurred in February. While the aging> 45 days the highest place in June for company and in May for insurance receivables. To prevent bad debts, the hospital always confirm to the relevant third party guarantees given to the patient. Maintenance of cooperation agreements with third parties is governed by the Hermina Hospital Group. The bottleneck in the process of accounts receivable management include lack of training, lack of socialization content of the cooperation agreement, the lack of transactions filler, medical resumes charging is not complete, lack of transportation, the insurance company does not list the details of allotment of payments and the length of the process of verification by a third party. It is therefore advisable to develop information systems up to date and integrated between hospital with third parties, the contents of a cooperation agreement socialization, skill improvement, reward and punishment, and procurement of transportation. Keywords: hospital claim, third party

Read More
B-1358
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cahya Adriani Putri; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Adang Bachtiar, Wachyu Sulistiadi, Heidar Dwirganis, Eka Ginanjar
Abstrak:
Latar Belakang: Loyalitas pelanggan merupakan kunci sukses bagi rumah sakit di tengah industri rumah sakit swasta yang telah berkembang pesat. Kualitas pelayanan merupakan hal yang mendasar untuk mencapai keberhasilan dan kesinambungan dalam persaingan bisnis yang ketat. Customer relationship management (CRM) merupakan proses dinamis dalam mengelola hubungan antara pelanggan dan perusahaan dan mempertahankan komunikasi bahkan ketika pasien sudah keluar dari rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien dengan CRM sebagai mediator. Metode: Data primer diambil dari pengisian kuesioner online oleh 107 pasien di Klinik Fertilitas dan focus group discussion pada karyawan rumah sakit. Kualitas pelayanan terdiri dari dimensi tangible, empathy, responsiveness, reliability, assurance. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukan penilaian dengan kategori baik pada dimensi tangible sebesar 43,9%, empathy 40,2%, responsiveness 49,5%, reliability 41,1%, assurance 33,6%, CRM dinilai baik sebesar 41,1% oleh responden, serta kategori pasien loyal sebanyak 35,5%. Hasil analisis bivariat menunjukan hubungan bermakna antara seluruh dimensi kualitas pelayanan dan loyalitas pasien. Regresi logistik ganda menunjukan dimensi tangible memiliki hubungan paling erat dengan loyalitas pasien (OR=39,055) setelah dikontrol oleh dimensi kualitas pelayanan lainnya. Hasil regresi linier menunjukan CRM sebagai mediator hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien secara parsial. Kesimpulan: Upaya peningkatan kualitas pelayanan diperlukan untuk meningkatkan loyalitas pasien yang diikuti dengan implementasi CRM secara konsisten.

Background: Customer loyalty is the key to success for hospitals in the midst of a rapidly growing private hospital industry. Service quality is fundamental to achieve success and continuity in intense business competition. Customer relationship management is a dynamic process in managing the relationship between customers and companies and maintaining communication even after patient leaves the hospital. Objectives: This study aims to determine the relationship between service quality and patient loyalty with CRM as a mediator. Methods: Primary data was taken from filling out online questionnaires by 107 patients at the Fertility Clinic and focus group discussions with hospital employees. Service quality consists of dimensions of tangible, empathy, responsiveness, reliability, assurance. Results: Univariate analysis showed tangible dimension was considered good by 43.9%, empathy 40.2%, responsiveness 49.5%, reliability 41.1%, assurance 33.6%, CRM was considered good by 41.1%, and the category of loyal patients was 35.5%. Bivariate analysis show a significant relationship between all dimensions of service quality and patient loyalty. Multiple logistic regression shows that the tangible dimension has the closest relationship with patient loyalty (OR=39.055) after controlling other dimensions of service quality. The results of linear regression showed that CRM mediated the relationship between service quality and patient loyalty partially. Conclusion: Efforts to improve service quality are needed to increase patient loyalty followed by consistent CRM implementation.
Read More
B-2387
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cheria Cahyaningtyas; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar, Sandra Dewi
Abstrak: Dalam pasar yang sangat kompetitif di dunia perumah sakitan saat ini, diperlukan strategi pemasaran yang lebih memfokuskan sasaran kegiatannya pada hubungan yang bersifat partnership. Penerapan customer relationship marketing bertujuan menemukan lifetime value (LTV) dari pelanggan dan lebih meningkatkan efisiensi operasional. Tujuan dari tesis ini adalah untuk mengetahui peran customer care terhadap customer relationship marketing pasien perusahaan maupun asuransi IKS RS Risa Sentra Medika Mataram. Identifikasi dan evaluasi strategi pemasaran ini dilakukan dengan pendekatan sistem. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Hasil penelitian ini menemukan bahwa telah dilakukan upaya customer relationship marketing melalui kegiatan customer care, belum berlangsung secara optimal. Dalam hal tersebut, dapat terlihat dari kinerja sumber daya manusia, struktur organisasi, anggaran, sarana yang mendukung kegiatan customer care yang belum sesuai standar. Dalam pelaksanaan customer relationship marketing menerapkan 4 konsep yaitu developing trust (membangun kepercayaan), bonding commitment (membangun komitmen), communication (komunikasi) dan conflict handling (penanganan konflik), upaya-upaya tersebut telah dilakukan walaupun belum memenuhi target. Maka diperlukan komitmen dari semua pihak dalam organisasi, dari mulai direksi sampai ke tingkat pelaksana, dan juga kerjasama yang sinergis dari pihak intern perusahaan dan juga pihak luar.
Kata Kunci: strategi pemasaran, customer relationship marketing, customer care, lifetime value, pelanggan

In today's highly competitive market in hospitals, marketing strategies are needed that focus more on the objectives of their activities on partnership relationships. The implementation of customer relationship marketing aims to find the lifetime value (LTV) of customers and further improve operational efficiency. The purpose of this thesis is to know the role of customer care to customer relationship marketing of patient companies and insurance IKS RS Risa Sentra Medika Mataram. The identification and evaluation of this marketing strategy is done by system approach. The type of this research is qualitative descriptive research. The results of this study found that has been done customer relationship marketing efforts through customer care activities, has not been optimal. In that case, can be seen from the performance of human resources, organizational structure, budget, facilities that support customer care activities that are not according to standards. In the implementation of customer relationship marketing apply 4 concepts that are developing trust, bonding commitment, communication and conflict handling, these efforts have been done even though they have not met the target. It requires commitment from all parties in the organization, from the board of directors to the executor level, as well as synergistic cooperation from the internal company and also outside parties.
Keywords: marketing strategy, customer relationship marketing, customer care, lifetime value, customer
Read More
B-2010
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Edy Tanuwidjaja; Pembimbing: Hafizurrahman; Penguji: Delias Yudiwan Maswar, Rima Fatmasari
Abstrak: Latar belakang: Instalasi Farmasi di rumah sakit merupakan salah satu revenue center utama yang berperan penting dalam menentukan baik tidaknya pelayanan rumah sakit, pengeluaran untuk instalasi farmasi di RSIA Hermina tahun 2003 sebesar Rp. 5.333.811.214,00 atau 30,53% dari total pengeluaran rumah sakit, dari jumlah tersebut 30%-35% adalah untuk obat antibiotik, sedangkan jumlah item obat antibiotik sebanyak 127 dan ternyata sebesar 30%-35% tidak dapat dilayani. Tujuan: Mengoptimalkan rencana kebutuhan obat antibiotik yang sesuai dengan tingkat pemakaian, biaya investasi dan tingkat kekritisannya dan mengevaluasi pemesanan obat yang optimal pada tahun 2005 Metode: Pendekatan kuantitatif digunakan memperoleh informasi tentang pengelolaan obat yang merupakan prioritas, sedangkan dengan operation research didapatkan dengan menghitung perkiraan atau forecasting terhadap jenis obat prioritas sekaligus juga akan dihitung jumlah persediaan yang optimal dengan menggunakan EOQ. Hasil: Hasil perhitungan analisis ABC berdasarkan jumlah investasi didapatkan bahwa kelompok A berjumlah 16 item dengan nilai investasi 41,06 % dari total investasi dan 39,45% dari total pemakaian.sedangkan kelompok B yaitu 39 item, nilai pemakaiannya adalah 39,45 % dari total pemakaian, sedangkan nilai investasinya adalah sebesar Rp. 468.735.748 atau sebesar 46,21 % dari investasi. Peramalan weighted moving average 6 periode merupakan jenis peramalan yang mempunyai tingkat kesalahan paling kecil dan sesuai bila digunakan untuk memperkirakan jumlah kebutuhan antibiotik. Kesimpulan: Dengan diketahuinya perkiraan kebutuhan pemakaian obat antibiotik, maka akan dapat dihitung Economic Order Quantity dari hasi perhitungan tersebut, maka perhitungan EOQ yang disesuaikan merupakan yang paling cocok agar pemesanan obat jenis antibiotik menjadi optimal. Kata kunci (keywords) : Antibiotik, Analisis ABC, Forecasting, Economic Order Quantity
Background: Pharmacy Unit serves a major revenue center which plays important roles in determining a hospital’s good or poor services. Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Daan Mogot (”A Hospital for Women and Children”) spended Rp5.333.811.214,00 for this unit in 2003 or 30.53% of the total hospital expenditures, and out of the amount, 30% - 35% was allocated for 127 antibiotic medicines. Of this number, 36% can not actually be served by the hospital. Objective: To Optimizing the planning of antibiotic drugs, and made subdividing it according to usage level, investment level, need level, calculate critically indexing and to evaluate drugs purchasing system at year 2005.. Methods: Using quantitative approach, it is anticipated to obtain information about medical administration and types of priority medicines, while forecasting the latter and economic optimum inventory draws operation research and to calculate numbers of optimal inventory with Economic Order Quantity Results: of the ABC Analysis calculation according to total investment identify that Group A comprises 16 items of antibiotic medicines with 41.06 % of the total investment into this medicine and 39.45 % of the total usage whereas Group B 39 items, 39.45 % of the total usage of antibiotic medicines while its investment value reaches Rp 468.735.748 or 46,21 % of the investment into antibiotic medicines. Weighted moving average 6 period is an appropriate forecasting method at the least error for projecting total antibiotic requirement. Conclusions: Recognizing projection of the total antibiotic requirement and usage, one will be able to calculate Economic Order Quantity and thus adjusted EOQ is the most appropriate method to keep the order antibiotic medicines optimum. Keywords : Antibiotics, Analisis ABC, Forecasting, Economic Order Quantity
Read More
B-846
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iwan Turniawan; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi
B-766
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cindy Yasmin; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Pujiyanto, Tantiyo Setiyowati
Abstrak: Poli Jantung Eksekutif merupakan salah satu poli yang sedang menjadi target bagianpemasaran RS Hermina Depok dalam peningkatan kualitasnya. Jumlah pasien poliJantung Eksekutif mengalami peningkatan dan penurunan setiap bulannya yangmenyebabkan Poli Jantung Eksekutif belum stabil. Tujuan penelitian ini adalah untukmenentukan strategi pemasaran berdasarkan STP ( Segmentasi, Target, dan Posisi )pasar Rawat Jalan Poli Jantung Eksekutif RS Hermina Depok pada tahun 2019.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatankuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Segmen pasar yang dibagiberdasarkan variabel geografis, demografis, psikografis, perilaku, dan loyalitas.Target pasar yang paling sesuai merupakan hasil segmen pasar yang dianggappotensial yaitu, Lansia berusia 45 tahun ke atas yang tinggal di daerah kota Depokdan sekitarnya dengan pendapatan 2,5 juta-5 juta perbulannya . Posisi pasar yangterbentuk adalah Pelayanan kesehatan poli jantung eksekutif dengan tenagakesehatan berkualitas dan fasilitas lengkap serta tetap mengutamakan ServiceExcellent kepada pelanggan.Kata Kunci :Pemasaran, Segmentasi Pasar, Target Pasar, Posisi Pasar, Poli Jantung Eksekutif.
Read More
S-10236
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Efran Saputra; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Peter A.W. Pattinama, Budi Hidayat, Yuli Prapancha Satar
B-877
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive