Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38797 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bina Diknakes, No.37, Okt. 2000, hal. 16-17, ( Cat. ada di bendel 1997 - 2002 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astrine Permata Leoni; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Dwiretno Yuliarti
S-7352
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprilya Roza Werdani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Hera Nurlita
Abstrak: Pemeriksaan kadar gula darah puasa merupakan salah satu cara yangdilakukan dalam mendiagnosa diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untukmencari faktor dominan kadar gula darah puasa pegawai BPMK dan SekretariatDaerah Kota Depok tahun 2014. Penelitian ini juga membahas gambaran danfaktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah puasa pegawai BPMKdan Sekretariat Daerah Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa asupan karbohidrat merupakan faktor dominan peningkatankadar gula darah puasa pegawai BPMK dan Sekretariat Daerah Kota Depok (B=0,328). Rata-rata kadar gula darah puasa pegawai adalah 94,07 ± 11,55 mg/dlpada perempuan dan 96,47 ± 9,92 mg/dl pada laki-laki. Pada penelitian iniditemukan 2,9% pegawai mengalami diabetes melitus dan 22,9% pegawaimengalami impaired fasting glucose. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakadar gula darah puasa memiliki hubungan yang signifikan dengan usia, asupankarbohidrat, dan aktivitas fisik.Kata kunci: kadar gula darah puasa, impaired fasting glucose, diabetes melitus,usia, asupan karbohidrat, aktivitas fisik.
Read More
S-8501
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Interaksi: Maj. Info & Rev. Promkes, ed. 4, 2009, hal. 31
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Omi Haryati; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Diah Mulyawati Utari, Nurmilah, Ida Ruslita
Abstrak:

Salah satu dampak yang timbul dari pembanglman adalah transisi epidemiologi, yaitu meningkatnya penyakit degeneratifl Salah satu contoh penyakit degeneratif adalah Diabetes Mellitus (DM). Diabetes Mellitus merupakan penyakjt hiperglikemia yang ditandai oleh ketiadaan absolut insulin atau insensitivitas sel terhadap insulin. Prevalensi DM di Indonesia akan tems meningkat 2 sampai 3 kali lebih cepat dari negara maju yaitu l2,7% penduduk Indonesia. Hiperglikemi dapat mengaldbatkan gagal ginjal, gangguan penglihatan, gangguan kardiovaskuler bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dcngan kadar gula darah puasa dcngan menggunakan disain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan Poltekes Jakarta III, sebagai sampel adalah karyawan yang teliah rnelakul-can pemeriksaan kadar gula darah puasa sebanyak 153 respondcn. Analisis dilakukan secara bertahap rnulai dari analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel mcnggunakan analisis negresi linier ganda. Variabel yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, suku, riwayat penyakit kemrunan, tekanan darah, indeks masa tubuh, olah raga, pengetahuan, sikap, dan konsumsi karbohidrat. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara jenis kelamin, suku, tekanan darah, indeks massa tubuh dan pengctahuan dengan kadar gula darah puasa (nilai p < 0,05). Dali analisa multivariabcl didapatkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan bcrhubungan dengan kadar gula darah puasa. Disarankan perlu dilakukan pencegahan dan penanggulangan bagi kaxyawan berusia diatas 40 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan kadar gula darah setahun sekali. Bagi karyawan yang menderita hipcrtensi dianjurkan untuk memeriksakan tekanan darahnya dan kaxyawan dengan indcks massa tubuh diatas 30 kg/m2 dianjurkan untuk menurunkan berat badan melalui diet makanan dan olah raga.


One impact of development is epidemiologic transition, that is the increase of degenerative diseases including Diabetes Mellitus (DM). DM is a hyperglicernic disease characterised by absolut inexistence of insulin or cell insensitivity toward insulin. DM prevalence in Indonesia will be doubled or tripled and in a faster rate, that is 12.7% of Indonesia population. Hyperglicemic could induce kidney failure, visibility disorder, cardiovascular disease and even death. This study aims at knowing factors related to blood glucose level using cross sectional design. Population of this study is all employees of Health Polytechnic Jakarta lll, samples were 153 employees whose blood glucose level had been checked. Analysis was conducted gradually from univariate, bivariate, and multivariate using multiple linear regression. Variables under study are age, sex, education, ethnicity, family history of disease, blood pressure, body mass index, exercise, knowledge, attitude, and carbohydrate consumption. Study results shows relationship between sex, ethnicity, blood pressure, body mass index, and knowledge with blood glucose level (p<0_05)._ Multi variate analysis shows that knowledge is the most dominant factor. It is suggested that there is a need to prevent and to overcome DM among employees age more than 40 years old by yearly checking of blood glucose level. Those with hypertension are suggested to check their blood pressure and those with body mass.

Read More
T-2765
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprilya Roza Werdani, Triyanti
KJKMN Vol.9, No.1
Depok : FKM UI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wulan Febriani; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Kurnia Sari, Laksmi Damaryanti
Abstrak:
Latar Belakang: Indonesia menjadi satu – satunya negara di Asia Tenggara yang masuk pada 10 negara dengan jumlah penderita diabetes mellitus tertinggi yang berada pada peringkat ke – 7 yaitu sebesar 10,7 juta penderita diabetes mellitus. Tujuan: Mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan keterkendalian gula darah puasa penderita diabetes mellitus pada peserta JKN di Klinik Pratama X. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain studi cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu seluruh peserta prolanis dengan diagnosa diabetes mellitus di Klinik Pratama X pada bulan Januari s.d Juli 2023. Hasil: Dari 103 penderita diabetes yang memiliki Gula Darah Puasa terkendali sebesar 27 orang (26,2%). Sedangkan yang tidak terkendali sebesar 76 orang (73,8%). Tidak ada hubungan keterkendalian gula darah puasa antara umur penderita diabetes melitus, jenis kelamin, indeks massa tubuh (IMT), berat badan, tinggi badan, tekanan darah, waktu, dan pemanfaatan kegiatan prolanis peserta JKN di Klinik Pratama X Kesimpulan: Diabates mellitus dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, sehingga harus memperhatikan faktor-faktor pengendalian gula darah seperti mengatur pola makan yang baik dan tepat, meningkatkan aktivitas fisik, medical check up, serta memperhatikan faktor genetik.

Background: Indonesia is the only country in Southeast Asia that is included in the 10 countries with the highest number of diabetes mellitus sufferers, which is ranked 7th, namely 10.7 million diabetes mellitus sufferers. Objective: To find out the factors related to the control of fasting blood sugar in diabetes mellitus sufferers in JKN participants at the Pratama X Clinic. Methods: This research uses a quantitative approach that is descriptive analytical in nature using a cross sectional study design. The population and sample used were all Prolanis participants diagnosed with diabetes mellitus at the Pratama X Clinic from January to July 2023. Results: Of the 103 diabetes sufferers who had fasting blood sugar under control, 27 people (26.2%). Meanwhile, those who were uncontrolled were 76 people (73.8%). There is no relationship between the controllability of fasting blood sugar between the age of diabetes mellitus sufferers, gender, body mass index (BMI), body weight, height, blood pressure, time, and utilization of prolanis activities of JKN participants at the Pratama X Clinic. Conclusion: Diabetes mellitus can attack anyone at any time, so you must pay attention to blood sugar control factors such as managing a good and appropriate diet, increasing physical activity, medical check-ups, and paying attention to genetic factors.
Read More
S-11506
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rodlia; Pembimbing: Trini SUdiarti; Penguji: Diah Mulyawati, Kusharisupeni, Kusindrati Sudibyo, Suharyati
T-4247
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kliping koran Media indonesia 2010: hal 36
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.52, No.3, Maret. 2002: hal. 83-86
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive