Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Penulis: Dedeh Kurniasih, Hilman Hilmansyah, Marfuah oanji Astuti, Saeful Imam; Pakar: Soekirman, A. Razak Thaha, Hardiansyah, Haman Hadi, Idrus Jus'at, Endang L. Achadi, Atmarita; Editor: Soekriman, Nurfi Afriasnyah
613.2 SEH s
Jakarta : Kompas Gramedia, 2010
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nia Rishandayani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Endang L. Achadi, Nur Fitranto
S-9074
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Qurina Amalia Rasyidah; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yuni Zahraini
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pemberian media video dan leaflet tentang gizi seimbang terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan efikasi diri siswa SMA Negeri di Jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan pretest posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan kepada 61 siswa kelas X di SMAN terpilih. Kelompok media video berjumlah 28 siswa dan kelompok media leaflet berjumlah 33 siswa. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali, yang terdiri dari 1 kali pretest dan 3 kali posttest untuk mengukur retensi pengetahuan dan pola perubahan sikap dan efikasi diri siswa. Uji statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan untuk melihat perubahan setelah pemberian media, dan uji t tidak berpasangan untuk melihat perbedaan perubahan skor antar kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang bermakna pada kelompok video maupun leaflet (p=0,000) begitu pula pada perubahan efikasi diri (p=0,002 dan p=0,001), dan ada kecenderungan perubahan sikap namun tidak bermakna (p=0,944 dan p=1,000). Perbandingan antara kedua media menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada penurunan skor pengetahuan (p=0,004) dan perubahan efikasi diri lebih baik pada media leaflet (0,017) dan pada kelompok video terjadi penurunan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok leaflet pada posttest 2 (p=0,003) dan posttest 3 (p=0,000).
Kata kunci: Media, Video, leaflet, gizi seimbang, retensi, pengetahuan, sikap, efikasi-diri
Read More
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan yang bermakna pada kelompok video maupun leaflet (p=0,000) begitu pula pada perubahan efikasi diri (p=0,002 dan p=0,001), dan ada kecenderungan perubahan sikap namun tidak bermakna (p=0,944 dan p=1,000). Perbandingan antara kedua media menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna pada penurunan skor pengetahuan (p=0,004) dan perubahan efikasi diri lebih baik pada media leaflet (0,017) dan pada kelompok video terjadi penurunan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok leaflet pada posttest 2 (p=0,003) dan posttest 3 (p=0,000).
Kata kunci: Media, Video, leaflet, gizi seimbang, retensi, pengetahuan, sikap, efikasi-diri
S-10002
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Putri Novia Choiri Insani; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Salimar
S-8863
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hadiyati Fudla; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ahmad Syafiq, Hera Genefi T
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku gizi seimbang pada siswa anggota SBH. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross- sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan April- Juni 2015 kepada 127 orang siswa SMP- SMA yang menjadi anggota SBH melalui pengisian angket. Pengolahan data menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21.3% responden memiliki perilaku sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perilaku gizi seimbang (OR= 0.048), serta dukungan orang tua berupa saran dengan perilaku gizi seimbang (OR= 0.047). Untuk meningkatkan perilaku siswa sesuai dengan PGS disarankan bagi instansi sekolah untuk memasukkan pesan- pesan terkait gizi seimbang ke dalam mata ajar pendidikan jasmani dan kesehatan serta memberikan penghargaan kepada siswa yang mengikuti kegiatan SBH. Selain itu bagi Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk mendukung kegiatan SBH sesuai dengan wilayah kerjanya masing- masing.
This study aims to determine the factors associated with the behavior of balanced nutrition in students SBH members. The draft study is a quantitative study with cross-sectional design. This research was conducted in April-June 2015 to 127 Junior High School and Senior High School students who are members of SBH through filling a questionnaire. Processing data using chi-square test to look at the relationship between the dependent and independent variables. The results showed that 21.3% of respondents have a behavior in accordance with the Guidelines for Balanced Nutrition (PGS). There is a significant relationship between knowledge and behavior of balanced nutrition (OR = 0048), and the support of parents in the form of advice with balanced nutrition behavior (OR = 0.047). To improve student behavior in accordance with PGS recommended for school authorities to incorporate balanced nutrition related messages into physical education lessons and health and provide rewards for students who take the SBH. in addition to the health center and the city health department to support the activities of SBH in accordance with their respective working areas
Read More
This study aims to determine the factors associated with the behavior of balanced nutrition in students SBH members. The draft study is a quantitative study with cross-sectional design. This research was conducted in April-June 2015 to 127 Junior High School and Senior High School students who are members of SBH through filling a questionnaire. Processing data using chi-square test to look at the relationship between the dependent and independent variables. The results showed that 21.3% of respondents have a behavior in accordance with the Guidelines for Balanced Nutrition (PGS). There is a significant relationship between knowledge and behavior of balanced nutrition (OR = 0048), and the support of parents in the form of advice with balanced nutrition behavior (OR = 0.047). To improve student behavior in accordance with PGS recommended for school authorities to incorporate balanced nutrition related messages into physical education lessons and health and provide rewards for students who take the SBH. in addition to the health center and the city health department to support the activities of SBH in accordance with their respective working areas
S-8855
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anisa Nur Shadrina; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pengetahuan, sikap dan norma subjektif tentang gizi seimbang pada siswa SMP setelah diberikan intervensi dengan menggunakan media leaflet dan video. Leaflet yang digunakan dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI dan video yang dikembangkan oleh peneliti dengan konten mengacu pada leaflet. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Penelitian ini dilakukan kepada 61 siswa kelas VII di SMPN terpilih. Kelompok leaflet berjumlah 31 siswa dan kelompok video berjumlah 30 siswa. Pengambilan data penelitian dilakukan sebanyak 4 kali yang terdiri dari 1 kali pre-test (H-0) dan 3 kali post-test (H-0, H+1, H+11) untuk melihat pola dan retensinya. Uji statistik yang digunakan yaitu t dependen dan uji Wilcoxon untuk melihat perubahan di dalam masing-masing kelompok dan uji t independen dan uji Mann-Whitney untuk melihat perbedaan antar kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukkan pada kelompok media leaflet, terdapat peningkatan yang signifikan dari pre-test ke post-test 1 terhadap pengetahuan (P=0,000), sikap (P=0,014), norma subjektif responden (P=0,022) dan tidak ada perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 dan post-test 2 ke post-test 3 terhadap seluruh variabel. Pada kelompok media video, pengetahuan meningkat signifikan dari pre-test dan post-test 1 (P=0,000) namun tidak untuk sikap (p=0,425) dan norma subjektif (P=0,511), dan sikap menurun signifikan dari post-test 2 ke post-test 3 (P=0,037). Antara kelompok leaflet dan video, tidak ada perbedaan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada ketiga perubahan. Pada norma subjektif, terdapat perbedaan perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 (P=0,014) dan post-test 2 ke post-test 3 (P=0,033), dengan nilai rata-rata norma subjktif lebih tinggi pada kelompok media video.
Read More
Hasil penelitian ini menunjukkan pada kelompok media leaflet, terdapat peningkatan yang signifikan dari pre-test ke post-test 1 terhadap pengetahuan (P=0,000), sikap (P=0,014), norma subjektif responden (P=0,022) dan tidak ada perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 dan post-test 2 ke post-test 3 terhadap seluruh variabel. Pada kelompok media video, pengetahuan meningkat signifikan dari pre-test dan post-test 1 (P=0,000) namun tidak untuk sikap (p=0,425) dan norma subjektif (P=0,511), dan sikap menurun signifikan dari post-test 2 ke post-test 3 (P=0,037). Antara kelompok leaflet dan video, tidak ada perbedaan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada ketiga perubahan. Pada norma subjektif, terdapat perbedaan perubahan yang signifikan dari post-test 1 ke post-test 2 (P=0,014) dan post-test 2 ke post-test 3 (P=0,033), dengan nilai rata-rata norma subjktif lebih tinggi pada kelompok media video.
S-9986
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aphrodita Emawati Nidia Kusumaning Dewi; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Triyanti, Riri Indriyanti
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola makan gizi seimbang pada mahasiswa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tahun 2021. Studi ini menggunakan desain potong lintang menggunakan data primer. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan jumlah responden 178 orang. Pola makan gizi seimbang sebagai variabel dependen, jenis kelamin, pengetahuan gizi, sikap, ketersediaan makanan gizi seimbang, keterpaparan informasi, dukungan keluarga, dan dukungan teman sebaya sebagai variabel independen. Analisis data dengan uji chi-square.
Read More
S-10841
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hernaningtyas Indah Khoerunnisa; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Wahyu Kurnia Y. Putra, Adhi Dharmawan Tato
S-8710
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indah Kusumawati; Pembimbing: Hadi Pratomo, Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Kusnadi, Tomy Hendrajati
Abstrak:
ABSTRAK Perilaku gizi seimbang merupakan praktik pemberian anekaragam makanan balita dengan menyertakan prinsip perilaku hidup bersih, aktifitas fisik dan mempertahankan berat badan normal. Penerapan perilaku gizi seimbang pada ibu diharap mampu mempercepat perbaikan gizi masyarakat (Kemenkes,2014). Kejadian balita malnutrisi masih menjadi masalah prioritas pada negara berkembang seperti Indonesia. Provinsi Banten memiliki angka balita kurus (7.3%) melebihi angka nasional (6.8%). Tujuan penelitian menilai hubungan antara perilaku gizi seimbang dengan status gizi balita di kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional melibatkan 200 sampel ibu yang memiliki balita. Perilaku ibu diukur dengan 17 pertanyaan tentang perilaku gizi seimbang menggunakan kuesioner. Status gizi balita dinilai berdasarkan nilai z-score perbandingan berat badan dan tinggi badan (BB/TB). Hasil penelitian menunjukkan proporsi ibu dengan perilaku gizi seimbang buruk mencapai 34.5% dan prevalensi balita kurus dan sangat kurus (13.5%) diatas rata-rata nasional (12.1%). Hasil uji bivariat menunjukan hubungan antara perilaku gizi seimbang, pengetahuan gizi seimbang ibu, umur balita, riwayat imunisasi dan riwayat BBLR dengan statatus gizi balita. Hasil uji multivariat menemukan adanya hubungan perilaku gizi seimbang dengan status gizi balita setelah dikontrol variabel status ekonomi keluarga dengan nilai OR 3.2. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya upaya promosi kesehatan masyarakat mengenai gizi seimbang untuk mempercepat peningkatan perilaku ibu guna mereduksi prevalensi balita kurus di area kerja Puskesmas Tegal Angus. Kata Kunci: Perilaku Gizi Seimbang, Status Gizi Balita, Kurus, Pinggiran Kota Nutrition balanced behaviour is the practice of giving dietary diversity by including principles of clean living behavior, physical activity and maintaining normal weight. The Implementation of balanced nutritional behavior is expected to be able to improve the nutritional of the community (Ministry of Health, 2014). The incidence of children malnutrition is still priority issue in developing countries such as in Indonesia. The prevalence of wasted of under-five children was 7.3% higher than national number (6.8%). The objective of the study was to assess the relationship between nutrition balanced behavior and nutritional status of under-five years children in Teluknaga Subdistrict, Tangerang district. The study used a cross sectional study design involving 200 samples of mother with under-five children. Maternal behavior was measured by 17 questions about nutritional balanced behavior using a questionaire. The nutritional status of under-five children assessed based on Z score ratio of body weight for height Z-Score (WHZ). The results showed that the proportion of mother with low nutrition balanced behavior reached 34.5% and the prevalence of wasting and severaly wasting (13.5%). above the national average (12.1%). The result of bivariate test shows the significant correlation between balanced nutririon behavior, maternal knowledge of nutrition balanced, children ages, immunization history and history of low birth weight with nutritional status of under-five children. Multivariate test result after controlled variabel economic status found a relationship of nutritional balanced behavior with nutritional status of under-five children with the value of OR 3.2. Based on that, its necessary to promote health promotion on balanced nutrition to accelerate the improvement of mother behavior to reduce the prevalence of wasting in the work area. Key word: Nutrition Balanced Behavior, nutritional status of the unde-rfive children, Wasted, Suburban
Read More
T-5187
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Keyla Edvana Sugiarto Jayalaksana; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Salimar
Abstrak:
Read More
Perilaku gizi seimbang berkaitan dengan status gizi dan performa akademik. Mahasiswa FKM UI merupakan calon tenaga kesehatan yang sedang menempuh pendidikan kesehatan sehingga diharapkan mahasiswa sudah memiliki pengetahuan dan menerapkan perilaku gizi seimbang. Namun, belum terdapat penelitian mengenai perilaku gizi seimbang pada mahasiswa FKM UI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan faktor lainnya dengan perilaku gizi seimbang mahasiswi FKM UI angkatan 2021. Perilaku gizi seimbang (konsumsi anekaragam pangan, perilaku hidup bersih, aktivitas fisik, memantau berat badan) merupakan variabel dependen. Sementara pengetahuan gizi seimbang, citra tubuh, uang saku, tempat tinggal, keterpaparan informasi mengenai prinsip gizi seimbang, dukungan keluarga, dan pengaruh teman sebaya merupakan variabel independen. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, dilakukan pada September 2023-Mei 2024 pada 110 mahasiswi. Data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak terdapat responden yang berperilaku gizi seimbang secara keseluruhan dikarenakan tidak ada yang mengonsumsi anekaragam pangan atau data homogen. Analisis bivariat dilakukan pada setiap variabel independen dengan variabel dependen yang memiliki data heterogen (perilaku hidup bersih, aktivitas fisik, memantau berat badan). Hasil analisis bivariat menemukan hubungan antara citra tubuh dengan memantau berat badan (p-value=0,013).
Balanced dietary behavior is related to nutritional status and academic performance. Public Health students Universitas Indonesia are prospective health workers currently pursuing health education so it is hoped that students will have knowledge and implement balanced dietary behavior. This research aims to determine the relationship between nutritional knowledge and other factors with balanced dietary behavior of Public Health students Universitas Indonesia class of 2021. Balanced dietary behavior (consumption of various foods, clean living behavior, physical activity, monitoring body weight) is the dependent variable. Meanwhile, nutrition knowledge, body image, pocket money, place to live, exposure to information regarding the principles of balanced nutrition, family support, and peer influence are independent variables. This research used a cross-sectional study design, conducted in September 2023-May 2024 on 110 female students. Data were analyzed using Chi-square. The results of the research found that there were no respondents who implement overall balanced dietary behavior because no one consumed various foods. Bivariate analysis was carried out on each independent variable with the dependent variable having heterogeneous data (clean living behavior, physical activity, monitoring body weight). The bivariate analysis found a relationship between body image and monitoring body weight (p-value=0.013).
S-11607
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
