Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 304 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Iqbal Fadhila; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Jaslis Ilyas, Febi Hediyanto
S-10897
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muri Maftuchan; Pembimbing : Hafizzurachman; Penguji: Agustin Kusumayati, Wachyu Sulistiadi, Lindawati, Eko Rusdiyantoso
Abstrak:

Abstrak

Emonev adalah layanan pengiriman laporan online di Direktorat Jenderal BinaUpaya Kesehatan. Diketahui Loyalitas pengguna emonev masih rendah, adanyakeluhan pengguna menunjukan adanya permasalahan dengan kualitas layananyang dapat berpengaruh terhadap loyalitas , Penelitian ini dilakukan untukmengetahui besar pengaruh Kualitas Informasi, Kualitas Interaksi Layanan,Usability dengan kepuasan dan loyalitas pengguna emonev.Lokasi penelitian di Bagian Evapor BUK Kemenkes dengan 119 respondenpengisi laporan. Menggunakan metoda crossectional dengan analisis permodelanstructural Equation Modelling.Pengujian melalui SEM mendapatkan model mempunyai predictive value 58%.Pada hasil korelasi ditemukan Kualitas Interaksi dan Usability terbukti secarasignifikan mampu mempengaruhi variabel Kepuasan sebesar 30%. SedangkanKepuasan terbukti mempengaruhi Loyalitas sebayak 40 %. Sedangkan kualitasinformasi emonev tidak terbukti berpengaruh terhadap kepuasan. Pada hasilanalisis deskriptif bahwa emonev sulit untuk dipelajari dan tidak memiliki fasilitasyang cukup untuk berinteraksi. Kualitas Informasi mempengaruhi secaralangsung terhadap Loyalitas sebesar 18 %, Kualitas Interaksi mempengaruhiKepuasan secara langsung sebanyak 8.5 %. Kualitas Interaksi layananmempengaruhi secara tidak langsung loyalitas sebesar 2.9 %. Usabilitymempengaruhi secara langsung terhadap Loyalitas sebesar 25%.Peningkatan kepuasan dan loyalitas dapat dilakukan dengan mempertahankanfaktor-faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas danmengintervensi hasil analisis diatas. Hasil model penelitan disimpulkanpemilihan indicator yang kurang tepat maka dari itu diperlukan indikator yanglebih kompleks untuk dapat meningkatkan predictive value model.Emonev is the online report service in the Direktorat Jenderal Bina UpayaKesehatan.

 Emonev users Loyalty known is still low, Many user complaintsindicate there were a problems with the quality service that could influence theloyalty, this study was conducted to determine the influence of InformationQuality, Service Quality Interaction, Usability with emonev user satisfaction andloyalty.Location of the study in Subbagian Evaluasi dan Pelaporan BUK MoH with119 respondents. Using a cross-sectional method with analytical modeling ofstructural equation modeling. Through SEM, reseachers get the model that canpredict value 58%. On the results of the correlation analysis found InteractionQuality and Usability proven significantly, influencing Satisfaction by 30%. andSatisfaction shown to affect Loyalty as much as 40%. Information qualitydirectly affects the loyalty by 18%, Interaction Quality Satisfaction directly affectas much as 8.5%. Interaction service quality affects loyalty indirectly by 2.9%.Usability directly influence the loyalty by 25 %.But the Information Quality noproven effect on satisfaction. In the descriptive analysis that emonev hard to learnand does not have adequate facilities to interact.Improving customer satisfaction and loyalty can be done by maintaining theproven factors influence satisfaction and loyalty and intervening on that analysis.Model of election outcomes research concluded that less precise indicatortherefore it required a more complex indicators that could improve the predictivevalue for the model.

Read More
T-3997
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Hartati; Pembimbing: Jaslis Iljas, Anhari Achadi; Penguji: Ascobat Gani, Gertrudis Tandy, Dwi Agus Setia Budi
Abstrak: Tantangan utama penyelenggaraan imunisasi saat ini adalah kendala rantai pasokan terutama dalam hal manajemen rantai dingin vaksin agar kualitas dan keamanannya dapat terjaga mulai distribusi dari tempat produksi hingga sampai ke pelayanan di masyarakat. Tesis ini membahas kondisi manajemen rantai dingin vaksin di 44 puskesmas di Kabupaten Tangerang tahun 2019 melalui penilaian pada aspek kualitas vaksin, peralatan, pengelolaan, tenaga, serta sistem informasi dan fungsi pengawasan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang. Hasil penelitian menemukan adanya vaksin yang tidak terjaga kualitasnya ditandai dengan adanya vaksin dengan VVM C dan D, vaksin kadaluarsa dan terpapar suhu beku. Penelitian juga menemukan adanya hubungan bermakna antara pemantau suhu dengan kualitas vaksin yang terjaga. Peneliti menyarankan perlunya penyediaan peralatan rantai dingin dan pengelolaan vaksin sesuai standar; meningkatkan kapasitas pengelola vaksin; menyediakan buku panduan dan SPO serta meningkatkan kegiatan supervisi secara rutin.
Read More
T-5607
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosna Meutia; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Ede Surya Darmawan, Wahyu Sulistiadi, Finna E. Indriany, Djohan Musali
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan rawat inap dengan loyalitas pasien. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Responden berjumlah 79 orang dan merupakan pasien yang telah melakukan rawat inap di pelayanan rawat inap Rumah Sakit Siloam Bogor minimal dua kali. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan melalui google form. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis univariate, bevariate (pearson chisquare), dan analisis multivariate (logistic regretion). Hasil penelitian diperoleh tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel karakteristik pasien sebagai variabel kontrol yaitu umur, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan, sumber biaya pengobatan dengan loyalitas pasien. Variabel penghasilan, jarak tempat tinggal dan jumlah kunjungan memiliki hubungan signifikan dengan loyalitas pasien dengan p-value < 0.05. Terdapat hubungan yang signifikan juga antara tangibles, reliability, responsiveness, assurance, emphaty dengan loyalitas pasien dengan p-value 0.000 (<0.05). Jumlah kunjungan yang berulang merupakan variabel yang memiliki hubungan paling kuat dengan loyalitas pasien dengan OR 5.176
Read More
T-6371
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meilisa; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Sudarto Ronoatmodjo, Pratono
Abstrak:
Kejadian depresi pada pasien HIV di Indonesia mencapai 60% dari total kasus. Depresi adalah masalah psikososial terbesar pada pasien HIV akibat multi stressor yang membuat pasien tidak dapat mempertahankan pengobatan ARV. Pasien HIV yang depresi akan mengalami penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan depresi dengan kualitas hidup pasien HIV yang menjalani terapi ARV di puskesmas layanan PDP Kota Bukittinggi tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain studi crosssectional yang dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 dengan besar sampel sebesar 76 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien HIV yang depresi berisiko 4,06 kali (95% CI 1,06 – 15,40) memiliki persepsi kualitas hidup buruk setelah dikontrol variabel umur, status pernikahan, transmisi HIV dan lama terapi ARV.

The prevalence of depression in HIV patients are 60% of total cases. Depression is the biggest psychosocial problem in HIV patients due to multiple stressor that makes patients unable to maintain ARV therapy. HIV patients who are depressed will decrease in quality of life. Study aims to determine relationship between depression and quality of life of HIV patients with ARV therapy at public health centre of CST in Bukittinggi at 2023. This study used crosssectional study design that conducted from March to May 2023 with sample size of 76 people. The result of this study showed that depression in HIV patients give a risk about 4,06 (95% CI 1,06 – 15,40) having a poor of quality of life after controlling of age, marital status, HIV transmission and duration of ARV therapy.
Read More
T-6591
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
penyusun, Nusa Idaman Said
628.1 SAI k
Jakarta : BPPT, 1999
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprilia Dwi Ardianti; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Sandi Iljanto, Anhari Achadi, Harimat Hendrawan
Abstrak: Evaluasi terhadap program pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional sangat penting dengan tujuan peningkatan kualitas pelayanan dengan menilai tingkat kepuasan pasien. Tujuan penelitian adalah diketahuinya analisis perbedaan kepuasaan antara pasien BPJS Kesehatan PBI dan Non PBI yang berobat ke Poli Kebidanan dan Non Kebidanan terhadap kualitas pelayanan rawat jalan di Puskesmas Ngawi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan design penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 160 orang. Analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien BPJS PBI dan Non PBI yang berobat ke Poli Kebidanan dan Non Kebidanan di Puskesmas Ngawi menunjukkan tidak adanya perbedaan yang bermakna. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien
Read More
T-4428
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Avida Anugraheni Citaprasetya; Pembimbing: Pandu Riono, Tris Eryando; Penguji: Evi Martha, Wahyudi Ifani, Sarto
Abstrak: ABSTRAK BPFK Medan bertugas mengamankan peralatan kesehatan salah satunya melalui kalibrasi alat kesehatan, berperan dalam Program Indonesia Sehat. Untuk menghadapi persaingan pasar, BPFK Medan perlu menentukan kebijakan strategi berbisnis dengan mengukur kualitas layanan yang diberikan kepada konsumen. Pengukuran kualitas layanan penelitian ini menggunakan metode SERVQUAL dan Sigma-6. Target kepuasan pelanggan BPFK Medan pada tahun 2018 adalah 85%. Dengan penelitian yang menghasilkan kualitas dari layanan kalibrasi BPFK Medan secara rata-rata menurut persepsi konsumen berada di angka 4,017, rata-rata kualitas yang dirasakan oleh konsumen negatif, yaitu -0,983, dengan rata-rata nilai sigma 2,357 dan spesifikasi ideal konsumen yang terpenuhi rata-rata 80,347%. Maka, untuk memenuhi target, BPFK Medan masih perlu melakukan perbaikan. Dimensi pelayanan dengan nilai rata-rata persepsi, kualitas, sigma dan spesifikasi terpenuhi yang dirasakan oleh konsumen dari yang paling rendah adalah dimensi empati, daya tanggap, bukti fisik, keandalan dan jaminan kepastian. Peningkatan kualitas layanan sebesar 67,121% dapat dilakukan dengan memprioritaskan pada peningkatan kualitas dimensi empati dan daya tanggap. Kata Kunci: Kualitas Layanan, SERVQUAL, Sigma-6 The main job of BPFK Medan is to guarantee patient safety for health facilities by calibrating health tools, which contributed in Indonesia Sehat Program. To deal with market competition, BPFK Medan must determine the business strategy policy by assessing service quality given to consumer. This research was applying Six Sigma and SERVQUAL method to assesst service quality. In 2018, BPFK Medan set performance goal for Customer Satisfaction at 85%. This research found that service quality of calibration service in BPFK Medan equals to 4,017, average of perceived quality was -0,983, average of sigma level was 2,357 and criterion achieved was about 80,347%. To reach the performance goal, BPFK Medan must do some improvements. Service dimensions sorted by lowest average of perception value, perceived quality, sigma level and criterion achieved were empathy, responsiveness, tangibility, reliability and assurance. Service quality improvements could be obtained about 67,121% by improving dimensions of empathy and responsiveness as priority. Keywords: service quality, SERVQUAL, six sigma
Read More
T-5316
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Audrey Kania Rasyid; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Ahmad Syafiq, Suci Reno Monalisa
Abstrak: Makanan merupakan kebutuhan utama yang diperlukan oleh setiap manusia untuk dapat menjalankan kehidupan sehari-hari, baik untuk individu sehat maupun individu sakit seperti pasien rumah sakit. Dalam membantu mempercepat penyembuhan pasien di rumah sakit, penyelenggaraan makanan menjadi salah satu komponen yang berperan penting di dalamnya karena penyelenggaraan makanan di rumah sakit bertujuan untuk memberikan makanan berkualitas baik sehingga kemudian dapat diterima oleh pasien. Apabila pasien tidak dapat menerima makanan yang telah disajikan, dapat memungkinkan ditemukannya sisa makanan pasien yang melebihi standar (≤20%) dan dapat mempengaruhi status gizi pasien sehingga berisiko malnutrisi dan menyebabkan komplikasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, tingkat kepuasan pada kualitas penyajian makanan rumah sakit, dan tingkat kepuasan pada kualitas makanan yang disajikan oleh rumah sakit, dengan sisa makanan pada pasien RSUD Cibinong tahun 2022. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada pasien. Total responden pada penelitian ini mencapai 100 pasien kelas III RSUD Cibinong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dengan menggunakan analisis statistik univariat dan bivariat bermetode Chi-Square. Hasil penelitian diketahui bahwa responden penelitian paling banyak adalah pasien dengan usia dewasa lanjut (41-64 tahun), pasien perempuan dengan persentase sebesar 64%, dan pasien dengan tingkat pendidikan yang rendah (≤SMP) dengan persentase sebesar 62%. Hasil statistik univariat menunjukkan bahwa terdapat pasien yang puas dengan kualitas penyajian makanan (74%) dan pasien yang puas dengan kualitas makanan yang disajikan (71%), dengan sisa makanan yang baik sebesar 60%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia pasien dengan sisa makanan pasien. Peneliti menyarankan agar pihak RS dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas makanan untuk mencegah ketidakpuasan pasien. Selan itu, pasien juga disarankan untuk mengikuti arahan Ahli Gizi untuk tidak mengonsumsi makanan selain yang diberikan dari RS, sehingga asupan makanan menjadi lebih optimal dan membantu untuk mempercepat penyembuhan pasien.
Food is the primary need needed by every human being to carry out daily life, both for healthy individuals and sick individuals such as hospital patients. In order to speed up the healing of patients in hospitals, food service is one of the components that play an essential role in it because the organization of food in hospitals aims to provide good quality food so that patients can accept it. Suppose the patient cannot accept the food that has been served. In that case, it can be possible to find food leftovers that exceed the standard (≤20%) and can affect the patient's nutritional status so that there is a risk of malnutrition and cause complications in the patient. This study aims to determine the relationship between age, gender, last education, satisfaction with the quality of hospital food presentation, and satisfaction with the quality of food served by the hospital with leftover food in Cibinong Hospital patients in 2022. Data were collected through a distribution questionnaire directly to the patient. The total respondents in this study reached 100 patients in class III Cibinong Hospital. This study used a cross-sectional research design using univariate and bivariate statistical analysis with the Chi-Square method. The results showed that most of the research respondents were patients of advanced age (41-64 years), female patients with a percentage of 64%, and patients with a low level of education (≤SMP) with a percentage of 62%. Univariate statistical results showed that there were patients who were satisfied with the quality of food presentation (74%) and patients who were satisfied with the quality of the food served (71%), with good leftovers of 60%. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between the patient's age and the patient's food waste. Researchers suggest that the hospital can improve service and food quality to prevent patient dissatisfaction. In addition, patients are also advised to follow the Nutritionist's directions to not consume food other than those given from the hospital, so that food intake becomes more optimal and helps accelerate the patient's recovery.
Read More
S-11065
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faiza Yuniati; Promotor: Amal Chalik, Sjaaf; Kopromotor: Anhari Achadi, Budi Hidayat; Penguji: Meiwita Budiharsana, Mardiati Nadjib, Purnawan Junadi, Trihono, Harimat Hendrawan
Abstrak:
Perubahan dinamis di berbagai aspek merupakan salah satu pertimbangan perlunya penilaian kualitas hidup penduduk usia produktif yang merupakan sumber daya manusia utama. Tujuan penelitian ini adalah mengkonstruksi instrumen penilaian kualitas hidup berdasarkan 7 domain yaitu kesejahteraan, kesehatan umum, fisik, mental, lingkungan sosial, partisipasi di masyarakat dan keagamaan; serta mengetahui determinan yang berpengaruh terhadap perubahan kualitas hidup. Penelitian ini merupakan studi kohort menggunakan data IFLS 2007- 2014. Populasi target adalah individu usia 15-57 tahun (baseline) dengan jumlah sampel sebanyak 8920 orang yang memenuhi kriteria aktivitas utama bukan sekolah dan diikuti sampai tahu 2014. Confirmatory Factor Analysis digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas konstruk instrumen kualitas hidup. Determinan perubahan kualitas hidup di analisis dengan regresi linier. Hasil studi membuktikan bahwa terjadi penurunan kualitas hidup penduduk usia produktif dalam kurun waktu 7 tahun follow up. Penurunan rata-rata skor kualitas hidup tersebut sebesar 2,87 poin. Diketahui terdapat 4 domain kualitas hidup yang mengalami penurunan skor yaitu domain kesehatan umum, fisik, mental dan lingkungan sosial. Morbiditas akut dan indeks massa tubuh yang tinggi merupakan faktor dominan yang mempengaruhi penurunan kualitas hidup. Perlu dilakukan survei nasional penilaian multidimensional kualitas hidup penduduk usia produktif di Indonesia. Upaya preventif, promotif, menjaga berat badan dalam ambang normal dengan berperilaku hidup sehat dan gizi seimbang dapat mencegah morbiditas dan berat badan lebih.
Read More
D-418
Depok : FKM-UI, 2020
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive