Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 24 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Heka Widya Putri; Pembimbing: Ascobat Gani; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Ede Surya Darmawan, Nurhayati Pratiwi Irmasika, Antonius Tri Setyo Prabowo
Abstrak: Pandemi covid-19 di Indonesia memberikan banyak dampak terutama di layanan kesehatan, dengan semakin banyaknya kejadian kasus, hal ini membuat minat masyarakat untuk mendatangi tempat-tempat pelayanan kesehatan juga terlihat menurun dikarenakan adanya kekhawatiran terinfeksi oleh virus ini. Berkurangnya kunjungan pasien, tentunya secara linier akan memengaruhi aktivitas operasional rumah sakit. Dalam hal ini Rumah Sakit Ibu dan Anak Buah Hati Pamulang juga mengalami penurunan drastis jumlah kunjungan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran RSIA Buah Hati Pamulang. Desain penelitian non eksperimental, kuesioner terhadap 100 pasien RSIA Buah Hati Pamulang yang pernah berkunjung selama 3 tahun terakhir, wawancara mendalam dan FGD dengan stakeholder RS yaitu Direktur, Manager Layanan, Manager Umum SDM, Manager Keuangan, Asisten Manager dan Tim Marketing. Hasil penelitian ketakutan tertular virus corona adalah faktor utama penyebab berkurangnya kunjungan pasien selama pandemi, ada perubahan marketing mix terutama di produk, proses dan promosi. Untuk produk kedepan RSIA Buah Hati Pamulang sebagai safety hospital dengan menerapkan biosafety, proses pendaftaran dan pemeriksaan pasien yang diefektifkan, promosi dengan meningkatkan pemanfaatan social media. Untuk strategi pemasaran kedepan agresive yaitu ekpansi luas , frekuensi dan komunikasi yang intens dengan jejaring. Saran untuk implementasi, evaluasi dan control strategi pemasaran diprioritaskan
Read More
B-2213
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Apriyanti Shinta Dwi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji : Wachyu Sulistiadi; Vetty Yulianty Permansari, Budiman WIdjaja
Abstrak:

Telah hampir sebelas tahun Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda Denpasar beroperasional, namun belum menunjukkan kemajuan yang signifikan sementara rumah sakit swasta pesaing terus bermunculan. Semenjak disewa hingga sekarang, Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda belum pernah menyusun rencana strategis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan tersusunnya perencanaan strategis pengembangan Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda Denpasar tahun 2011-2016 dengan metode penelitian operasional research yang dilakukan dengan telaah data sekunder, wawancara mendalam dan pengambilan keputusan dengan metode consensus decicion making group berdasarkan kerangka pikir yang dikembangkan dari teori Fred David. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda berada di sel hold and maintain dengan strategi utamanya adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dari hasil penyusunan renstra didapatkan juga beberapa strategi definif dan rencana tindak lanjut. Kata kunci : Rencana strategi, pemasaran, penetrasi pasar.


 

It has been almost eleven years Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar operated, but it has not shown significant progress while competing private hospitals continue to emerge. Since the leased until now, Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar has not arrange strategic plan ever. This research was conducted with the aim to develop a strategic plan compilation of Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar for year 2011 – 2016 with the method of operational research carried out by examining secondary data, in-depth interviews with the consensus decision-making group based on the framework developed from the theory of Fred David. The result of the study concluded that Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar is on hold and maintain cell with its core strategy is market penetration and product development. From the strategic plan compiling result obtained some definitve strategies and action plans. Keyword : Strategic plan, marketing, market penetration.

Read More
B-1311
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alfhi Fadillah; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Pujianto, Rony Irawan
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai pengembangan strategi pemasaran produk InHealth Managed Care di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi deskriptif. Hasil dari penelitian ini menyarankan bahwa tim pemasaran InHealth untuk mengembangkan strategi nya dengan meningkatkan manfaat yang dijamin oleh produk dan memodifikasi prosedur pelayanan kesehatan, melakukan riset pasar mengenai kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap asuransi kesehatan, dan riset pasar untuk mengetahui target pasar InHealth, serta memperluas segmentasi pasar ke bidang pemerintahan. Kata kunci: Strategi, Pemasaran, Produk Managed care This research explained about the development of marketing strategy on InHealth Managed Care product in the era of Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) at PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia. This research used qualitative method with descriptive design study. The results of this research is suggested that marketing InHealth team to develop their strategy by improving the benefits guaranteed in the product and modify the health care procedures, doing market research about public needs and demand for health insurance, doing market research to find out the targeted market InHealth, and expanding the market segmentation into areas of government. Key word: Strategy, Marketing, Managed Care Product
Read More
S-8745
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tuti Retno Asih; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, A. Suryadi
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang pengembangan strategi pemasaran di RSUD Balarajatahun 2013. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik.Hasil penelitian ini bahwa RSUD Balaraja berada pada sel II, yaitu dalam posisi growand build. Strategi yang umum dipakai dalam posisi tersebut adalah strategi penetrasipasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk. Alternatif strategi pemasaranyang dibuat harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi. Pengembangan strategi pemasaran juga diperlukan karena kondisi eketernal dan internal selalumengalami perubahan. Hal ini sangat diperlukan dukungan pemerintah daerah,manajemen puncak serta kesadaran dari para pegawai tentang pentingnya pemasaranterutama rumah sakit agar strategi pemasaran tersebut dapat berjalan secara optimal.
Kata kunci:Strategi, pemasaran, pengembangan, rumah sakit.
Read More
S-7639
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christy Elaine Yulisar; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Wachyu Sulistiadi, Kaunang
Abstrak:

ABSTRAK Rumah Sakit Hermina Kemayoran merupakan rumah sakit baru yang dibangun pada tahun 2016 dan merupakan bagian dari Hermina Hospital Group yang saat ini merubah status dari rumah sakit ibu dan anak menjadi rumah sakit umum. Gedung yang baru, lokasi, status yang baru memerlukanstrategi pemasaran untuk merubah image masyarakat dan memasarkan rumah sakit sebagaiRumah Sakit Umum Hermina Kemayoran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dengan menggunakan data sekunder berupa data kunjungan pasien dari Januari – Maret 2018 dan observasi fasilitas kesehatan yang ada untuk menganalisa karakteristik pasien dan kebutuhan pasien untuk sebagai riset pasar untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien merupakan perempuan dan anak usia 4-15 tahun dan tingginya angka batal berobat. Dari hasil ini, telah ditetapkan strategi pemasaran yang berorientasi untuk menarik konsumen yang lebih bervariasi dan dapat bersaing dengan kompetitor. Evaluasi kepuasan pasien dan keluhan pasien dilakukan untuk umpan balik pelayanan kesehatan. Kata kunci: strategi pemasaran, riset pasar, RS Hermina Kemayoran


ABSTRACT Hermina Kemayoran Hospital is a new hospital built in 2016 and is a part of Hermina Hospital Group, a hospital group that has changed its status from a mother and child hospital to a general hospital. A new hospital, location, and status needs a marketing strategy to change the public’s perception and to market this new hospital as a general hospital. This research uses the analytical descriptive quantitative method using secondary data and observation of available facilities in the hospital to analise patient characteristics and needs as a form of market research to formulate a marketing strategy for this hospital. The results show that most patients were 4-15 years old children and women with a high number of patients cancelling. From this result, the marketing strategy is oriented to attract more variations of costumers and to compete with the competitors. Evaluation of patients’ satisfaction level and complaints should be done for hospital services feedback. Key words: marketing strategy, market research, Hermina Kemayoran Hospital

Read More
B-1986
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afrimelda Syafarudin; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Vetty Yulianty Permanasari, Adrian Masno, Duror En Nasik
Abstrak:
Jumlah kunjungan ulang pasien di Poliklinik Graha Eksekutif RSMH sebelum dan saat masa pandemi COVID-19 belum mencapai target 90% pada tahun 2019, 2020 dan 2021. RSMH perlu mencari tahu apa harapan pasien dengan melakukan pemasaran efektif dan optimal dalam upaya meningkatkan minat kunjungan ulang pasien melalui konsep bauran pemasaran. Bauran Pemasaran adalah kumpulan alat pemasaran untuk mempengaruhi permintaan produknya. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan dan pengaruh bauran pemasaran 7P meliputi: produk (product), harga/tarif (price),tempat (place), promosi (promotion), profesional (professional), karyawan (people), kekuatan pemerintah (power) dengan minat kunjungan ulang pasien, serta penyusunan rekomendasi alternatif strategi pemasaran yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Graha Eksekutif RSMH dengan mix methode. Metode pengumpulan data kuesioner terhadap 215 responden selama tiga (3) bulan, wawancara terhadap 5 informan selama dua (2) bulan, FGD, dan telaah dokumen. Hasil penelitian kuantitatif didapatkan seluruh variabel 7P berhubungan dengan minat kunjungan ulang, variabel signifikan berpengaruh yaitu variabel harga/tarif, karyawan, promosi, kekuatan pemerintah dan yang paling dominan berpengaruh yaitu variabel tarif. Hasil penelitian kualitatif didapatkan rekomendasi alternatif strategi pemasaran jangka pendek >1 tahun meliputi : pelatihan public speaking dan service excellent, pengembangan SDM Unggul, memperluas nettworking untuk promosi, digitisasi tenaga kesehatan, promosi rutin, perbaikan interior eksterior, PKS pihak potensial, paket potongan 10%, diskon administrasi 50% dan mengoptimalkan Daftarinaja, telemedicine, Sijo, Sijadok dan jangka menengah >5 tahun meliputi : revisi tarif, penempatan karyawan right man on the right place, kebijakan remunerasi, pembuatan kios, menciptakan aplikasi RSMHClub, membuka brand produk, penerapan company branding, dan melakukan seminar pengampuan.

The number of revisits patients in Executive Hall Polyclinic of the RSMH Palembang prior to and during COVID19 pandemic had not reached the designated target of 90% in 2019, 2020, and 2021. The RSMH needs to identify expectations from the patients by undertaking effective through the concept of mixed marketing. Mixed marketing is a set of marketing tools to influence demands toward a product. This research intended to acknowledge the relationships and influences from Mixed Marketing which the 7P; price; place; promotion; professionalism; people (staffing) and power government, toward revisiting interests among patients, and accordingly the composing of proper alternative marketing strategy for recommendation. The research was undertaken within Executive Hall Polyclinic of the RSMH Palembang by way of mixed methods comprising the method of questionnaire data gathering from 215 respondents within 3 (three) months; interviewing of five informants for 2 (two) months, FGD and literature review. Quantitative results from the research yielded that throughout all the 7P variables related to revisiting interests, the most significantly-influencing variables are pricing; people; promotion, and the power of government, whereas the most dominant variable is pricing. While qualitative results from research yielded a short term alternative marketing strategy for recommendation within the time span >1 year, namely public speaking and service excellence trainings; development of superior human resources, expansion of networking for promotion; digitalization of health workers; routine promotions; enhancements of interiors and exteriors; PKS of potential; 10% discount packages; 50% discount; along with optimization of the applications Daftarinaja; telemedicine; Sijo and Sijadok. For the medium term of >5 years the recommendations obtained are tariff revision; ?right man on the right place ?staffing; remunerative policies; establishments of kiosks; creation of the RSMHClub app; setting up product branding; applying company branding and the organizing of remedial seminars.
Read More
B-2317
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cheria Cahyaningtyas; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar, Sandra Dewi
Abstrak: Dalam pasar yang sangat kompetitif di dunia perumah sakitan saat ini, diperlukan strategi pemasaran yang lebih memfokuskan sasaran kegiatannya pada hubungan yang bersifat partnership. Penerapan customer relationship marketing bertujuan menemukan lifetime value (LTV) dari pelanggan dan lebih meningkatkan efisiensi operasional. Tujuan dari tesis ini adalah untuk mengetahui peran customer care terhadap customer relationship marketing pasien perusahaan maupun asuransi IKS RS Risa Sentra Medika Mataram. Identifikasi dan evaluasi strategi pemasaran ini dilakukan dengan pendekatan sistem. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Hasil penelitian ini menemukan bahwa telah dilakukan upaya customer relationship marketing melalui kegiatan customer care, belum berlangsung secara optimal. Dalam hal tersebut, dapat terlihat dari kinerja sumber daya manusia, struktur organisasi, anggaran, sarana yang mendukung kegiatan customer care yang belum sesuai standar. Dalam pelaksanaan customer relationship marketing menerapkan 4 konsep yaitu developing trust (membangun kepercayaan), bonding commitment (membangun komitmen), communication (komunikasi) dan conflict handling (penanganan konflik), upaya-upaya tersebut telah dilakukan walaupun belum memenuhi target. Maka diperlukan komitmen dari semua pihak dalam organisasi, dari mulai direksi sampai ke tingkat pelaksana, dan juga kerjasama yang sinergis dari pihak intern perusahaan dan juga pihak luar.
Kata Kunci: strategi pemasaran, customer relationship marketing, customer care, lifetime value, pelanggan

In today's highly competitive market in hospitals, marketing strategies are needed that focus more on the objectives of their activities on partnership relationships. The implementation of customer relationship marketing aims to find the lifetime value (LTV) of customers and further improve operational efficiency. The purpose of this thesis is to know the role of customer care to customer relationship marketing of patient companies and insurance IKS RS Risa Sentra Medika Mataram. The identification and evaluation of this marketing strategy is done by system approach. The type of this research is qualitative descriptive research. The results of this study found that has been done customer relationship marketing efforts through customer care activities, has not been optimal. In that case, can be seen from the performance of human resources, organizational structure, budget, facilities that support customer care activities that are not according to standards. In the implementation of customer relationship marketing apply 4 concepts that are developing trust, bonding commitment, communication and conflict handling, these efforts have been done even though they have not met the target. It requires commitment from all parties in the organization, from the board of directors to the executor level, as well as synergistic cooperation from the internal company and also outside parties.
Keywords: marketing strategy, customer relationship marketing, customer care, lifetime value, customer
Read More
B-2010
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prisca Gisella; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Andrean Henry, Kuntari Retno
Abstrak: Medical Check Up (MCU) merupakan unit pelayanan preventif yang ingin dikembangkan oleh Rumah Sakit Grha Kedoya karena sesuai dengan kebijakan pemerintah dan target Sustainable Development Goals (SDGs) tentang perlunya pengembangan pelayanan kesehatan preventif, serta berkembangnya era BPJS. Menurut data yang ada, jumlah pasien dan pendapatan MCU 3 tahun terakhir masih fluktuatif. Salah satu penyebab permasalahan ini adalah belum adanya strategi pemasaran khusus untuk Medical Check Up ini. Di era digital ini, strategi pemasaran pun mengalami perkembangan dimana teori 4P Marketing Mix beralih menjadi 4C di Marketing 4.0. Hal inilah yang menjadi latar belakang dan tujuan dari penelitian ini, yaitu menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk unit Medical Check Up berdasarkan teori 4C dari Marketing 4.0. Penelitian ini adalah riset operasional dengan metode pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada bulan Oktober-November 2019. Metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pasien MCU serta perusahaan yang bekerja sama dengan MCU dengan tujuan melihat perspektif konsumen mengenai 4C. Responden dari penelitian ini adalah 48 orang pasien MCU dan 8 perusahaan yang menjawab kuesioner tentang pendapat mereka mengenai 4C dari MCU RS Grha Kedoya. Sedangkan metode kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan Consensus Decision Making Group (CDMG) dengan tujuan mengetahu factor internal dan eksternal rumah sakit dan mendiskusikan strategi yang tepat untuk MCU. Informan pada penelitian ini adalah Direktur, Wakil Direktur, serta tim Marketing Rumah Sakit Grha Kedoya. Hasil dari penelitian kuantitatif menunjukkan sebagian besar responden menyetujui adanya factor 4C dalam MCU Rumah Sakit Grha Kedoya: 85% setuju adanya Co-creation dalam pemilihan paket, 37,5% menyatakan Willingness to Pay mereka terhadap MCU adalah 1-2 juta rupiah, 72% setuju adanya Communal activation dari pelayanan promotive ini, dan 92% menyatakan membutuhkan pertolongan saat memilih paket yang akan terbantu dengan adanya Conversation. Hasil pengolahan kuesioner tidak jauh berbeda antara pasien pribadi maupun perusahaan. Dari hasil penelitian kualitatif, setelah mengidentifikasi dan melakukan pembobotan terhadap faktor internal dan eksternal dari Rumah Sakit Grha Kedoya, rumah sakit ini terletak pada kuadran V dari Internal External Matrix (IE Matrix) dengan strategi yang tepat adalah product development dan market penetration. Kemudian melalui TOWS Matrix didapatkan beberapa alternative strategi, dan setelah dilakukan skoring dengan QSPM Matrix, strategi yang paling tepat adalah pengembangan sistem informasi termasuk e-medical record, appointment online dan promosi via website
Read More
B-2118
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Putu Indra Dewi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Ede Surya Darmawan, Wahyu Sulistiadi, Agus Rusdhy Hariawan Hamid, Amila Megraini
Abstrak: Penandatangan Nota Kesefahaman antara KemenParekraf dan Kemenkes pada tahun 2012 dan disahkannya PMK No. 76 Tahun 2015 tentang Wisata Medis merupakan sebuah bentuk dukungan dari pemerintah terhadap program wisata medis di Indonesia. Hal tersebut pun disambut baik oleh Pemerintah Provinsi NTB dengan adanya penandatanganan Nota Kesefahaman antara 4 rumah sakit besar di Lombok pada 19 Februari 2019 dan adanya SK Gubernur tentang Pembentukan Tim Gugus Kerja Pengembangan Wisata Medis di NTB. Ikut andil di dalamnya adalah RS Harapan Keluarga sebagai salah satu rumah sakit swasta yang juga telah lama berkecimpung dalam penanganan pasien mancanegara. Dengan demikian, perlu dilakukan penetapan strategi pemasaran berdasarkan penetapan segmentasi pasar, target pasar, dan posisi pasar untuk program tersebut. Telah dilakukan wawancara pada 12 informan kemudian dilakukan analisis konten. Validasi dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Kesimpulan penelitian adalah kesiapan RS Harapan Keluarga dalam program wisata medis berdasarkan PMK No. 76 tahun 2015 tentang Wisata Medis masih harus dilengkapi, terutama dalam kesiapan syarat administratif. Dari segi strategi pemasaran telah ditetapkan segmen, target, dan posisi pasar, namun masih perlu dilakukan pengembangan dan dibutuhkan dukungan dalam kebijakan dan kesiapan, peningkatan kemampuan SDM dalam bahasa mandarin dan arab, pembentukan tarif dalam US Dollar, dan promosi untuk program unggulan Total Knee Replacement (TKR) di RS Harapan Keluarga Mataram.
Read More
B-2129
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yozzy Rizal Ramadhan; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Anhari Achadi, Syaifuddin Zuhri
S-6680
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive