Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Muhamad Razif Iqbal; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Winda Kusuma Ningrum
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan aspek-aspek psikososial yang mempengaruhi karyawan perkantoran saat bekerja dari rumah di masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Faktor yang diteliti yaitu faktor konten pekerjaan, faktor konteks pekerjaan, faktor karakteristik individu, dan faktor lingkungan rumah. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Tinjauan literatur sistematis dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan identifikasi, ekstraksi, sintesis, dan interpretasi data yang diperoleh dari 10 literatur terpilih.
Read More
S-10609
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pertiwi Panjiasa; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor psikososial dan faktor karakteristik individu terhadap stres yang terjadi pada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Penelitian dilakukan dengan desain tinjauan literatur sistematis melalui online database yaitu PubMed, Scopus, Science Direct, dan Google Scholar dari Januari 2020-Juni 2021. Penelitian dengan desain studi cross sectional yang meneliti hubungan antara faktor psikososial dan faktor karakteristik individu terhadap stres kerja pada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19 serta dipublikasikan dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia dimasukkan dalam penelitian ini. Penilaian kualitas literatur dilakukan menggunakan checklist for analytical cross sectional studies dari The Joanna Briggs Institute.
Read More
S-10867
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meilisa Rahmadani; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Hendra, Aly Syahrul Chairuman, Selamat Riyadi
Abstrak:
Sebagai tempat kerja, rumah sakit memiliki bahaya dan risiko yang tinggi khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, guna melindungi sumber daya manusia, aset, dan fasilitas rumah sakit, diperlukan sistem yang komprehensif dalam mengatur implementasi K3 di rumah sakit. Untuk menjamin sistem K3 diimplementasikan dengan baik, diperlukan instrumen penilaian khusus untuk dapat menggambarkan sejauh mana sistem K3 telah dijalankan di rumah sakit. Dalam rangka mengembangkan instrumen penilaian yang tepat bagi ruah sakit, penelitian ini melakukan anlisis terkait elemen penilaian SMK3 rumah sakit, melalui review dari hasil penelitian yang ada. Berdasarka pencarian yang dilakukan terhadap database Science Direct, Jstor, SpringerLink, ProQuest, Sage Publication, Oxford Journal, Google Scholar, dan Garuda Dikti, diperoleh 486.132 jurnal. Melalui evaluasi uji inklusi dan eksklusi, dipilih 18 literatur. Dari 18 literatur tersebut diperoleh bahwa elemen penting yang diperlukan dalam menilai implmentasi SMK3 rumah sakit adalah: implementasi K3, pebangunan dan pemeliharaan komitmen, manajemen risik K3, dan Pengembangan Keterampilan dan Kemampuan staf rumah sakit

As a place of work, hospitals have high dangers and risks, especially related to occupational safety and health. Therefore, in order to protect human resources, assets, and hospital facilities, a comprehensive system is needed in managing OSH implementation in hospitals. To ensure the OSH system is implemented properly, special assessment instrumens are needed to be able to describe the extent to which the OSH system has been implemented in hospitals. In order to develop an appropriate assessment instrumen for hospital patients, this study conducts an analysis related to hospital SMK3 assessment elements, through a review of existing research results. Based on searches conducted on the Science Direct, Jstor, SpringerLink, ProQuest, Sage Publication, Oxford Journal, Google Scholar, and Garuda Dikti databases, 486,132 journals were obtained. Through the evaluation of inclusion and exclusion tests, 18 literatures were selected. From the 18 literatures, it was found that important elements needed in assessing hospital SMK3 implementation are: OSH implementation, building and maintaining commitments, OHS risk management, and developing the skills and abilities of hospital staff.

Read More
T-5878
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mahannie Tamimah Sihombing; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila Tejamaya, Ali Syachrul Chairuman
Abstrak: Modernisasi industri menyebabkan sistem otomatisasi menjadi hal yang semakin umumterjadi. Sistem kerja shiftwork juga dilakukan agar aktivitas produksi atau layanan vitaltidak berhenti, seperti pada pertambangan dan rumah sakit. Sistem ini membutuhkanmanusia agar selalu berada dalam kondisi alertness tinggi yang membutuhkan kondisiprima. Akan tetapi, sistem ini menyebabkan peningkatan pada rasa lelah, stres dan kantukyang menurunkan alertness yang berpengaruh buruk pada keselamatan dan kesehatan.Aromaterapi merupakan salah satu metode menggunakan minyak esensial untukmenimbulkan respon psikologis dan fisiologis yang mudah digunakan dan memilikipotensi yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianaromaterapi terhadap tingkat alertness pada orang dewasa dengan menggunakan metodetinjuan literatur sistematis dari tahun 2000-2020. Pencarian dilakukan menggunakan 7database yang menghasilkan 16 literatur yang sesuai dengan kriteria inklusi yangditentukan. Hasil penelitian mengenai pengaruh pemberian aromaterapi terhadap waktureaksi dan proses kognitif adalah sebagai berikut: peppermint merupakan jenis tumbuhanaromaterapi yang diusulkan paling efektif dalam mempengaruhi tingkat alertness secarapositif; diikuti oleh lavender, rosmari, petitgrain, cinnamon dan I. helenium.
Industrial modernization requires automatisation system to be implemented morecommonly. Shiftwork system is also done to ensure that production activity in industryor vital services, such as hospital, do not stop. These systems requires workers to alwaysbe alert which needs to be supported by optimum body function. Even so, these systemsincreases fatigue, stress, and drowsiness, lowering alertness and increases the risk ofincident and accident which are detrimental to health and safety. Aromatherapy is amethod using essential oils to evoke physiological and psychological reaction which iseasy to use and has high potential. This study aims to find the effect of aromatherapy onalertness in adults using systematic literature review based on article from 2000-2020.Database searches are conducted using 7 database which resulted in 16 articles whichfulfilled the inclusion criteria. The results of the study are as follow: peppermint issuggested to be the most effective type of aromatherapy to positively affect alertness orvigilance; followed by lavender, petitgrain, cinnamon, and I. helenium.
Read More
S-10463
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raisha Humaira; Pembimbing: Hendra; Penguji: Mila Tejamaya, Nur Ani
Abstrak: Operator tambang batubara merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggiuntuk mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan pada operator tambang batubara denganmenggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Faktor yang diteliti yaitu shift kerja,durasi kerja, dan beban kerja dengan covariat faktor individu (usia, kualitas tidur,kuantitas tidur, dan irama sirkadian) dan faktor pekerjaan &lingkungan kerja (waktuistirahat, waktu kerja, dan masa kerja). Desain penelitian ini merupakan penelitianeksploratori dengan metode deskriptif melalui tinjauan literatur sistematis terhadapliteratur yang sesuai dengan kriteria penilaian. Tinjauan literatur sistematis ini dilakukandengan tahapan identifikasi, ekstraksi, sintetis, dan intrepetasi data yang diperoleh dari11 literatur terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara shiftkerja, durasi kerja, dan beban kerja terhadap kelelahan pada operator tambang batubara.
Coal Mining Operator is one of the high-risk occupations in experiencing fatigue. Thisstudy aim to determine factors associated with fatigue on coal mining operators througha systematic literature review method. Factors studied were shift work, work duration,and workload with covariate of individual factors (age, sleep quantity, sleep quality, andcircadian rhythm) and factors of work & work environment (rest periods, work hours,and work period). This research is an exploratory study with a descriptive methodthrough a systematic literature review of the literature in according to the researchcriteria. This systematic literature review is conducted through the identification,extraction, synthesis, and interpretation of data obtained from 11 selected literature. Theresukt showed that there was an influence between shift work, work duration, andworkload on fatigue in coal mining operators.
Read More
S-10291
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sianinda Pasol; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Mondastri Korib Sudaryo, Elsye As Safira
S-10288
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Safitri; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Mondastri Korib Sudaryo, Elsye As Safira
Abstrak: Risiko kesehatan akibat pajanan polutan indoor bisa jadi lebih tinggi daripada outdoorkarena durasi kontak yang lebih lama dan konsentrasi polutan indoor pada beberapa kasuslebih tinggi dibandingkan polutan luar ruangan. Sekolah dasar seringkali luput daripandangan padahal anak usia sekolah dasar (SD) lebih rentan terhadap paparan polutankimia. Hal ini disebabkan karena anak-anak pada usia 7 sampai 14 tahun menghirup 50%lebih banyak udara dibanding orang dewasa, serta sedang mengalami pertumbuhan danperkembangan jaringan dan organ dengan pesat. Penelitian ini merupakan tinjauanliteratur sistematis yang bertujuan untuk melihat gambaran jenis, konsentrasi, dan faktorrisiko yang menyebabkan terjadinya pajanan polutan kimia pada ruang kelas sekolahdasar. Inklusi dari penelitian ini adalah literatur yang menggunakan Bahasa Inggris danBahasa Indonesia, dipublikasikan pada rentang waktu tahun 2017 sampai 2020, dapatdiakses secara full text, dan dapat menjawab pertanyaan penelitian. Dari 3.652 literaturyang teridentifikasi, 18 literatur terpilih dalam studi ini. Hasil penelitian menunjukkanbahwa jenis polutan kimia yang paling banyak dibahas dalam tinjauan literatur sistematisdi ruang kelas sekolah dasar adalah VOC, CO 2, dan NO2 dengan konsentrasi antara0,0001-1,265 ppm (VOC), 411-2009 ppm (CO2 ), dan 4.89-126 mg/m3 (NO2 ) yangdipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti emisi kendaraan (15,79%), aktivitas penghuni(9,21%), sistem ventilasi (9,21%), aktivitas pembersihan ruangan (9,21%), danpemanfaatan bahan artistik (6,58%).Kata Kunci:Polutan Kimia, Kualitas Udara dalam Ruangan, Tinjauan Literatur Sistematis, SekolahDasar.
Read More
S-10297
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Rimba Prasetia; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Mila Tejamaya, Ali Syachrul Chairuman
Abstrak: Salah satu yang dapat memengaruhi kesehatan pekerja, hingga mengganggu produktifitaspekerja yaitu temperatur lingkungan yang ekstrim, baik ekstrim panas maupun ekstrimdingin. Tidak hanya lingkungan (suhu udara, kelembaban, radiasi, kecepatan udara) akantetapi pakaian, aktivitas fisik, hidrasi, aklimatisasi, beban kerja, dan kondisi tempat kerjaserta kondisi seseorang itu sendiri merupakan beberapa faktor yang dapat memicu heatstress yang dapat meningkatkan temperatur tubuh seseorang. Pengaruh heat stress yangtinggi pada psikologis seseorang yang dapat ditimbulkan yaitu perubahan berperilaku saatbekerja sedangkan pengaruh fisiologis akibat heat stress yang tinggi yaitu gangguanfungsi organ tertentu dalam tubuh seperti gangguan ginjal serta heat related illness.Penelitian ini dilakukan untuk mencari faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhirisiko terjadinya gangguan ginjal akibat pajanan panas. Penelitian ini merupakanpenelitan eksploratori yang dilakukan dengan metode Systematical Literature Review.Penelitian ini menggunakan 26 literatur yang sesuai dengan kriteria inklusi peneliti. Hasilpenelitian ini menemukan faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko terjadinyagangguan ginjal akibat pajanan panas yaitu 56,4% merupakan faktor karakteristik dariseseorang tersebut, 30,8% merupakan faktor pekerjaan dari seseorang tersebut dan 12,8%merupakan faktor dari lingkungan.Kata Kunci: Gangguan Ginjal, Pajanan Panas, Tekanan Panas, Faktor Risiko, TinjauanLiteratur Sistematis.
Read More
S-10373
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astuti; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Elsye As Safira
S-10456
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danang Adhi Prakosa; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Fitri Nurani
Abstrak: Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor paling berbahaya di dunia, karena tingginya angka kecelakaan dan angka kematian akibat kerja. Salah satu proses kerja yang memiliki risiko tertinggi untuk menyebabkan kecelakaan hingga kematian adalah pekerjaan galian. Hal ini dapat terjadi karena pekerjaan ini akan merubah struktur tanah dan mempengaruhi stabilitas tanah. Risiko terbesar yang mungkin terjadi adalah runtuhnya tanah galian, yang diakibatkan karena kurang tersedia atau kurang tepatnya upaya pengendalian yang disiapkan sebelum pekerjaan dilakukan, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari. Penelitian ini merupakan penelitian dengan studi kajian literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan untuk mengkaji secara sistematis, serta mendapatkan pengetahuan tentang upaya pengendalian yang dapat dilakukan untuk mengendalikan stabilitas tanah di sektor konstruksi. Objek pada penelitian ini adalah upaya pengendalian stabilitas tanah pada sektor konstruksi, yang mempunyai ruang lingkup pada jenis, dampak/ efek, dan metode upaya pengendalian tersebut. Tinjauan literatur sistematis dilakukan melalui proses identifikasi literatur, ekstraksi literatur, dan sintesis literatur dari 11 (sebelas) literatur terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengendalikan stabilitas tanah dan menurunkan risiko runtuhnya tanah/ galian (cave in) dapat dilakukan dengan melakukan beberapa metode seperti, sloping & benching untuk meminimalisir tekanan atau gaya lateral pada tanah atau dinding galian, trench box untuk melindungi para pekerja apabila dinding galuan runtuh, shoring untuk memberikan penopang pada tanah atau dinding galian dan memanfaatkan sifat alamiah tanah untuk tetap berikatan satu sama lain, binder material & grouting untuk meningkatkan karakteristik dan mengembangkan tanah (ground improvement), dan soil drainage system untuk mengurangi kandungan air pada tanah yang akan mempengaruhi stabilitas tanah. Peneliti menyimpulkan bahwa beberapa metode tersebut mempunyai karakteristiknya dan keterbatasan masing-masing, sehingga untuk menurunkan risiko runtuhnya tanah/ galian (cave in) satu metode dapat digabungkan dengan metode lainnya.

Construction sector is one of the most dangerous sector in the world, due to high number of accident and fatality rates due to work. One of the work processes that has the highest risk of causing an accident or death is excavation work. This can happen because excavation work will change the soil structure and affect soil stability. The biggest risk that may occur is the collapse of excavated soil or cave in, which is caused due to lack of available or inadequate control that are prepared before the work is done, so the accident can not be avoided. This research is a systematic literature review study with a qualitative approach, which is carried out to review, as well as gain knowledge about control that can be done to control soil stability in construction sector. The object of this research is a soil stability control in construction sector, which has the scope on the type, impact or effect, and method of the control. A systematic literature review was carried out through the process of identifying literature, extracting literature, and synthesis of literature from 11 (eleven) selected literature. The results showed that to control soil stability and reduce the risk of cave in can be done by using several methods such as, sloping & benching to minimize pressure or lateral forces on the soil or excavation walls, trench box to protect workers if cave in occured, shoring to provide support to the soil or excavation walls and utilizing the nature of soil to remain bonded with each other, binder materials & grouting to improve the characteristics of soil (ground improvement), and soil drainage system to reduce water content in the soil which will affect soil stability. The researcher concludes that some of this methods have their own limitations and characteristics, so in order to reduce the risk of cave in, one method can be combined with other methods.
Read More
S-10459
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive