Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 16 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fitria; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Kusdinar Achmad, Diah Mulyawati Utari, Eny Riangwati Tanzil, Zaenal Abidin
Abstrak:
Latihan panjang akan menguras glikogen otot dan merusak jaringan otot.Peningkatan kadar ureum dan kreatin kinase darah dapat menyebabkan penurunanperforma pada latihan atau pertandingan berikutnya. Tesis ini membahaspengaruh pemberian minuman elektrolit berkarbohidrat terhadap kadar ureumdarah, kreatin kinase darah, dan performa. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimental murni, bersifat single blind dengan rancangan silang pada 10 atletdayung rowing nasional laki-laki di Pelatnas Dayung Pengalengan tahun 2015.Minuman yang diberikan adalah minuman elektrolit dengan jumlah karbohidratsebanyak 1 gr/kgBB pada kelompok perlakuan dan 0,35 gr/kgBB pada kelompokkontrol. Minuman tersebut diberikan segera setelah latihan dan dua jamberikutnya. Pengambilan sampel darah vena dilakukan untuk mengukurpenurunan kadar ureum dan kreatin kinase darah sebelum dan setelah pemberianminuman masing-masing dengan alat COBAS C111 dan Advia 1650/1800. Hasilanalisis membuktikan bahwa penurunan kadar ureum dan kreatin kinase darahlebih tinggi pada kelompok perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa minumanelektrolit berkarbohidrat sebanyak 1 gr/kgBB efektif untuk memulihkan kembalisimpanan glikogen otot dan menurunkan kerusakan jaringan otot.Kata kunci: karbohidrat, ureum, kreatin kinase, performa

Long lasting exercise will deplete muscle glycogen and muscle tissuedamage. Increased levels of blood urea and creatine kinase can cause a decrease inperformance at the next exercise or competition. This thesis discusses the effect ofcarbohydrate electrolyte drinks on blood urea levels, blood creatine kinase levels,and performance. This is true experimental study, single blind cross over design in10 rowing men athletes in the National Training Centre Pengalengan 2015.Beverages provided are electrolyte drinks with the amount of carbohydrates asmuch as 1 g/kg body weight in the treatment group and 0,35 g/kg body weight inthe control group. Beverages given immediately after the workout and the nexttwo hours. Venous blood sample was collected to measure the reduction of bloodurea and creatine kinase level before and after drinking beverages using COBASC111 and Advia 1650/1800 respectively. The result show that the reduction ofblood urea and creatine kinase levels is greater in the treatment group. It suggeststhat beverages contain 1 gr/kg body weight carbohydrate is effective to restoremuscle glycogen stores and decrease muscle tissue damage.Keywords : carbohydrates, blood urea, blood creatine kinase
Read More
T-4327
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nentia Erianti Sidik; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Irwan
Abstrak: Untuk mengetahui proporsi underweight, hubungan antara faktor-faktor tersebut serta faktor dominan kejadian underweight maka dilakukan penelitian dengan desain cross-sectional pada anak usia 25-30 bulan di Kecamatan Gambir dan Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Total sampel penelitian berjumlah 121 anak. Hasil penelitian menunjukkan persentase anak yang memiliki status gizi underweight sebesar 25.6%. Hasil analisis dengan uji chi-square menandakan ada perbedaan signifikan pada asupan energi (P-value = 0.027), asupan karbohidrat (P-value = 0.035), tingkat pendidikan ayah (P-value = 0.045), pendapatan keluarga (P-value = 0.004) terhadap underweight. Hasil analisis regresi logistik ganda menandakan asupan karbohidrat merupakan faktor dominan underweight (OR = 7.7).
Read More
S-10530
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
S-10627
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ervine Chastine Marind; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan total asupan energi siswa SMAN 68 Jakarta. Metode yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi penelitian potong lintang (cross-sectional). Total asupan energi adalah variable dependen, sementara persepsi mengenai karbohidrat, persepsi mengenai lemak, pengetahuan gizi, penggunaan media sosial, pendidikan orang tua dan jenis kelamin merupakan variabel independen. Penelitian ini melibatkan 184 siswa SMAN 68 Jakarta setelah dilakukan simple random sampling.
Read More
S-10645
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anthony Zein; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo; Penguji: Yovsyah, Mochamad Rachmat
Abstrak: Prevalensi obesitas pada anak dan remaja saat ini semakin meningkat, sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan timbulnya penyakit degeneratif dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan obesitas pada anak usia 11-15 tahun di SMP Strada Santa Maria 1 KotaTangerang. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan cross sectional study .Dengan teknik stratified random sampling, didapatkan jumlah sampel 228 responden. Sebagian besar responden adalah perempuan (55,7%) dengan rerata usia13,32 tahun.Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan Karbohidrat dengan Obesitas (p=0,033), asupan Protein dengan Obesitas (p=0,001), asupan Serat dengan Obesitas (p=0,005), dan jenis kelamin dengan Obesitas (p=0,032).
Kata kunci : Anak usia 11-15 tahun, obesitas, asupan karbohidrat, asupan serat.
The prevalence of obesity in children and adolescents is now increasing, so it is fearedwill lead to the onset of degenerative diseases in the future This study aimedto identify the factors that lead to obesity in children aged 11-15 years injunior Strada Santa Maria 1 Tangerang. The studydesign was descriptive cross sectional analytic study. With stratifiedrandom sampling technique, the sample obtained 228 respondents. Most respondentswere female (55.7%) with a mean age of 13.32 years.There are significant correlationbetween carbohydrate intake with obesity (p = 0.033), protein intake with obesity(p = 0.001), fiber intake with obesity (p = 0.005), and sex with obesity(p=0,032).
Keywords: Children aged 11-15 years, obesity, carbohydrate intake, fiber intake.
Read More
S-7613
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Ardila; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Sandra Fikawati, Dyah Santi Puspitasari
Abstrak: ABSTRAK
 
 
Obesitas sentral berhubungan dengan penyakit kardiovaskular (CVD) dan infark mikardium. Keduanya berhubungan erat dengan kematian. Prevalensi obesitas sentral terus meningkat tidak hanya di perkotaan tetapi juga di pedesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi obesitas sentral dan beberapa faktor yang terkait di kelompok perempuan dewasa Desa Ketug, Kecamatan Butuh, Jawa Tengah tahun 2015.
 
 
Penelitian ini melibatkan 120 perempuan dewasa berusia 20-59 tahun sebagai sampel penelitian. Data sosiodemografi dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lingkar pinggang diukur langsung oleh peneliti menggunakan pita ukur.
 
 
Berdasarkan cut off ≥80cm, prevalensi obesitas sentral di kelompok perempuan dewasa Desa Ketug sebesar 47.5%. Berdasarkan analisis bivariat, secara signifikan obesitas sentral berhubungan dengan beberapa faktor berikut: umur asupan energi, asupan lemak, asupan karbohidrat, riwayat obesitas sentral orangtua dan jumlah anak yang dilahirkan. Berdasarkan analisis multivariat, asupan lemak merupakan faktor dominan (OR:9.492) terhadap kejadian obesitas sentral di Desa Ketug.
 
 
Prevalensi obesitas sentral di Desa Ketug cukup tinggi. Untuk itu, perilaku gizi seimbang harus ditingkatkan karena secara signifikan kelebihan zat gizi makro berhubungan dengan kejadian obesitas sentral. Selain itu, masyarakat harus mendukung program KB (Keluarga Berencana) untuk mengontrol jumlah kelahiran, karena jumlah anak yang dilahirkan berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas sentral sentral di kelompok perempuan Desa Ketug.
 

 
ABSTRACT
 
 
Central obesity is associated with cardiovascular disease (CVD) and myocardial infark. There are strong indications both CVD and myocardial infark associated with increased mortality. This study set out to evaluate the prevalence of central obesity and some related factors among adult women in Ketug Village, Purworejo, Central Java in 2015.
 
 
The sample included 120 adult women, aged 20-59 years, residing the rural area of Ketug Villlage. Simple random sampling was performed to size the sample. Sociodemographic data were collected using the multidimensional questionnaire and waist circumference (WC) was measured by the researcher.
 
 
According to WC criteria (≥80cm), the prevalence of central obesity was 47.5%. Bivariate analysis revealed that central obesity was significantly associated with these factors: age, energy intake, fat intake, cabohydrate intake, central obesity history, and parity. Based on logistic regresion analysis, the factor that was most closely associated with central obesity was fat intake (OR:9.492).
 
 
This study found that prevalence of central obesity in Ketug Village was still high. These findings suggest that contraception and balance nutrition may have important role against the higher odds of central obesity associated with over macronutrients and higher parity in rural society. Further studies are necessary to reveal the mechanisms behind this association
Read More
S-8737
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Parahita Handini; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi belajar dengan beberapa faktor dan menemukan faktor paling dominan pada siswa SMAN 1 Jember. Pada penelitian ini, konsentrasi belajar adalah variabel dependen, sedangkan kebiasaan sarapan, asupan gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak, zat besi, seng, vitamin B12, vitamin C), kualitas tidur, dan aktivitas fisik adalah variabel independen. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni 2021 kepada 200 siswa-siswi kelas X dan XI SMAN 1 Jember yang dipilih menggunakan metode quota sampling. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner secara daring (online). Data yang diperoleh dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistic ganda.
Read More
S-10627
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lenni Yusriaty; Pembimbing: engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Kusharisupeni Djokosujono, Hayfa Husein, Andri Harmani
Abstrak: Kebugaran kardiorespiratori rendah menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengankejadian penyakit kardiometabolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsistatus kebugaran kardiorespiratori dan dibuktikannya ada faktor dominan terhadapstatus kebugaran kardiorespiratori pada Aparatur Sipil Negara di wilayah kerja KantorWalikota Jakarta Utara tahun 2018. Responden penelitian ini adalah 152 orang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional.Pengambilan data status kebugaran kardiorespiratori menggunakan tes bangku 3 menitYMCA, IMT ditentukan berdasarkan pengukuran berat badan dan tinggi badan, aktifitasfisik dengan kuesioner GPAQ, asupan gizi dihitung dengan food recall 2x24 jam,kebiasaan merokok dengan pengisian kuesioner dan kualitas tidur dengan kuesionerPSQI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 59,2% pegawai tidak bugar. Ujichi-square menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada aktifitas fisik (p=0,001),IMT (p=0,009), asupan karbohidrat (p=0,001), asupan lemak (p=0,02), dan kualitastidur (p=0,049). Analisis regresi logistic ganda menunjukkan bahwa aktifitas fisik(p-value = 0,001, OR=6,008) merupakan faktor yang paling dominan berhubungandengan kebugaran kardiorespiratori.
Kata kunci:Kebugaran Kardiorespiratori , Aktifitas fisik, Tes bangku 3 menit YMCA, IMT,Karbohidrat.
Read More
T-5192
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rodlia; Pembimbing: Trini SUdiarti; Penguji: Diah Mulyawati, Kusharisupeni, Kusindrati Sudibyo, Suharyati
T-4247
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ulatun Nikmah; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Rahmawati
Abstrak: Anak sekolah membutuhkan asupan zat gizi yang cukup untuk menjamin tercapainya pertumbuhan dan kesehatan yang optimal. Sarapan dan jajan memiliki peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan zat gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dan jajan dengan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat pada siswa sekolah dasar terpilih di Kota Depok.
 
Penelitian ini merupakan analisis data sekunder dari penelitian mengenai hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan gizi lebih pada siswa sekolah dasar terpilih. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar negeri, swasta, dan madrasah di Kota Depok. Jumlah sampel adalah 87 siswa.
 
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi adalah 1406 kkal, protein 50.6 gram, lemak 54.5 gram, dan karbohidrat 176.8 gram. Terdapat perbedaan signifikan pada asupan energi dengan kebiasaan sarapan, jajanan roti dan gorengan; asupan protein dengan jajanan es krim; asupan lemak dengan kebiasaan sarapan dan jajanan gorengan; asupan karbohidrat berdasarkan jenis kelamin, jajanan roti dan gorengan. Diharapkan upaya kerja sama antara sekolah dan puskesmas untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa dan orang tua mengenai pentingnya sarapan dan jajanan sehat melalui pertemuan Persatuan Orang Tua Murid.
 

School children need an adequate nutrition to ensure that children reach their optimum for growth and health. Breakfast and snacking have an important role in fulfilling nutritional needs of children. The aim of this study was to determine the relation between breakfast and snacking habit with intake of energy, protein, fat, and carbohydrate in selected elementary school students in Depok.
 
This study was an analysis secondary data from research about relation between food pattern and physical activity with overweight among selected elementary school students in Depok. This study population was all of students in public, private, and islamic elementary school. Sample total was 87 students.
 
The results showed the average energy intake, protein, fat, and carbohydrate was 1406 kcal, 50.6 grams, 54.5 grams, 176.8 grams respectively. There were significant differences in energy intake with breakfast habit, snack and fried snacks; protein intake with ice cream; fat intake with breakfast habit and fried snacks; carbohydrate with gender, bread, and fried snacks. Collaboration needed between school and public health centerto provide nutrition education to parents and students about the importance of breakfast and healthy snack through meeting of parents.
Read More
S-7872
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive