Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Oktaviani; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Budi Hartono
S-6687
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ferzah; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Agus Rahmanto
Abstrak: Pada tahun 2014, terdapat permasalahan di bagian logistik Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Budi Kemuliaan yang berkaitan dengan pengendalian logistik yaitu ketidaksesuaian pencatatan kartu stok dengan jumlah persediaan aktual dan terjadinya penumpukan barang umum tidak rutin. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengendalian barang umum dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan pengendalian barang umum di bagian logistik RSIA Budi Kemuliaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan sarana pengendalian yang mempengaruhi fungsi pengendalian logistik, yaitu struktur organisasi, kebijakan, sumber daya manusia, prosedur, perencanaan, pencatatan, pelaporan dan pemeriksaan internal. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan empat titik strategis pengendalian logistik yang belum optimal diantaranya pelaksanaan prosedur pengadaan, pelaksanaan pencatatan inventarisasi, pelaksanaan penyimpanan, dan pelaksanaan pendistribusian. Hal tersebut menyebabkan keterlambatan pengadaan barang umum, kekurangan persediaan barang rutin, dan penumpukan barang tidak rutin.
Kata Kunci: Barang Umum; Logistik; Pengendalian; RSIA Budi Kemuliaan

In 2014, there were problems in the logistics control at Budi Kemuliaan Mother and Child Hospital (RSIA) which is a mismatch between the recording of stock card with the number of actual inventory and the accumulation of non routine general goods in the warehouse. This qualitative study aims to describe general goods control and its controlling in the logistics unit of RSIA Budi Kemuliaan. The results showed that there were eight control measures that affect the function of logistics control which are organizational structure, policies, human resources, procedures, planning, recording, reporting and internal audit. The conclusion of this study indicate four strategic points of control that not optimal including the implementation of procurement procedures, the implementation of recording inventory, implementation of storage, and implementatiton of distribution. These cause delays in procurement general goods, inventory shortage routine and non-routine accumulation of general goods.
Keywords: Control; General Goods; Logistics; RSIA Budi Kemuliaan
Read More
S-8590
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Loly Gusvita Reni; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Atik Nurwahyuni, Endang Apriyani, Budi Hartono
Abstrak: Abstrak

Fungsi pengendalian dan kinerja manajemen persediaan memegang peranan penting dalam siklus logistik. Banyak metode yang digunakan dalam fungsi pengendalian termasuk metode min-max stock dan just in time. Tujuan penulisan adalah untuk mengevaluasi penerapan metode kombinasi min-max stock dan just in time terhadap fungsi logistik dan kinerja manajemen persediaan. Metode penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan penelusuran dokumen.

Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan metode kombinasi min-max stock dan just in time efektif terhadap fungsi penyimpanan dan distribusi, fungsi pemeliharaan dan fungsi penghapusan tetapi tidak efektif terhadap fungsi perencanaan, penganggaran dan pengadaan. Penerapan metode kombinasi ini menyebabkan kinerja manajemen persediaan menjadi efisien dari segi keuangan tetapi tidak efektif terhadap segi layanan atau operasional.


Function control and inventory management performance played an important role in logistics cycle. Many methods are used in the function control method including min-max stock and just in time. The purpose of writing is to evaluate the application of the method of combination of min-max stock and just in time for the function of logistics and inventory management performance. The research method was qualitative descriptive method. Data collection was carried out with a deep interview and document searches.

Results of the study found that the application of this method is this method to be effective against the function of storage and distribution, maintenance and removal. However, it is not effective against the function of planning, budgeting and procurement. The application of this method causes the performance of inventory management to be efficient in terms of finance but is not effective for service or hospital operations.

Read More
B-1478
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shania Zachra Nurfuadi; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Budi Hartono, Dwi Indah Anjarsari
Abstrak:

Ketersediaan bahan pengujian yang tepat waktu menjadi salah satu faktor penentu
dalam kelancaran proses pengujian di laboratorium, terutama dalam mendukung
fungsi karantina dan perlindungan kesehatan masyarakat melalui keamanan
pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sistem
manajemen logistik bahan pengujian di Laboratorium Mikrobiologi Balai Besar Uji
Standar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, dengan meninjau aspek input,
proses, output, dan dampak logistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa
kendala, seperti belum optimalnya ketersediaan bahan pengujian dari aspek waktu.
Masalah tersebut berdampak pada terjadinya kekosongan stok bahan pengujian
(stockout) dan keterlambatan pengujian. Kondisi ini berpotensi menghambat proses
tindakan karantina, menunda pengambilan keputusan tindakan, serta berisiko
menganggu keamanan pangan sebagai perlindungan kesehatan masyarakat

The timely availability of testing materials is one of the key factors determining the smooth execution of laboratory testing processes, particularly in supporting quarantine functions and protecting public health through food safety. This study aims to describe the implementation of the logistics management system for testing materials at the Microbiology Laboratory of the Central Laboratory for Standards Testing of Animal, Fish, and Plant Quarantine, by examining the aspects of input, process, output, and the impacts of logistics. This research uses a descriptive qualitative approach. The results show that there are still several challenges, such as the suboptimal availability of testing materials in terms of timing. This issue has led to stockouts and delays in testing. Such conditions have the potential to hinder quarantine measures, delay decision-making, and pose risks to food safety as part of public health protection efforts.

 

Read More
S-12024
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Margareth Aryani Santoso; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Vetty Yulianty Permanasari, Teuku Nebrisa Z., Mohamad Firas
Abstrak: Mutu pelayanan farmasi dapat dilihat dari tersedianya obat-obat dengan tepat dan efisien. Pemenuhan obat tersebut dilakukan melalui siklus logistik yang terdiri dari proses perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan serta pengendalian. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih adanya masalah dalam pemenuhan obat di unit farmasi dan logistik yang ditandai dengan masih ditemukannya stock out sebesar 0,5%-1% dari total pembelanjaan obat setiap bulannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor input yaitu man, money, method,material dan machines terhadap seluruh proses logistik dalam upaya pemenuhan ketersediaan obat di RSIA Keluarga Kita. Desain penelitian pada penelitian ini berupa deskriptif analitik. Penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif dengan menerapkan analisis ABC Indeks Kritis, Economic Order Quantity (EOQ) maupun Reorder Point (ROP) sebagai metode pengendalian logistik obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak faktor yang mempengaruhi pemenuhan ketersediaan obat dan kejadian stok out bisa dikelola dengan melakukan perbaikan seluruh proses pada siklus logistik terutama pada proses pengendalian perencanaan, penganggaran, dan pengadaan. Kata Kunci Siklus Logistik; Stock Out; Analisis ABC Indeks Kritis. The quality of pharmaceutical services can be measured from the availability of medicine in-time and efficient. The supply of the medicines is done through a logistic cycle consisting of planning, budgeting, procurement, storage, distribution, maintenance, deletion and control processes. This research was motivated by the issue in the medicines lack of availability in pharmacy and logistics unit which is marked by the finding of stock out of 0.5% -1% of total expenditure of medicines every month. The purpose of this research is to identidy the input factor that is man, money, methods, materials and machines to the entire logistics process in an effort to ensure the availability of medicine stocks at RSIA Keluarga Kita. The research design is descriptive analytic. This research is qualitative and quantitative by applying ABC analysis of Critical Index, Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) as method of medicine logistic control. The results show that there are many factors that influence the availability of the medicines and the occurrence of stock outs can be managed by improving the entire process in the logistics cycle, especially in the process of controlling in planning, budgeting, procurement.. Keywords: Logistics Cycle; Stock Out; ABC Analysis Critical Index
Read More
B-1891
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Marsudiwati Ali; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Pujiyanto
Abstrak: Persentase obat yang ditebus di Rumah Sakit Awal Bros Panam tahun 2015 hanya 83%dengan salah satu penyebabnya adalah kekosongan obat di apotek unit farmasi. Penelitianyang bertujuan menganalisis pengelolaan penyediaan dan pengendalian logistik farmasi inimenggunakan analisis ABC (Pareto Analysis), Analisis ABC Pemakaian, ABC Investasi danABC Indeks Kritis. Studi menghasilkan prioritas pengadaan jenis obat dari 1888 item, denganrekapitulasi sesuai dengan aplikasi formula analisis ABC. Peramalan kebutuhan logistikfarmasi dilakukan dengan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD) dengan metodeSingle Moving Average. Hasil analisis safety stock obat logistik farmasi golongan fast movingadalah pemesanan dengan menghitung kebutuhan stok selama tujuh hari, golongan slowmoving dihitung untuk kebutuhan obat dalam tiga hari. Golongan obat life saving wajib dipantau ketersediaannya walaupun beberapa item obatnya bukan obat yang mahal. Didapatkanperputaran waktu pemesanan atau Inventory Turn Over (ITOR) 1 tahun adalah sebesar 12,1kali untuk obat Ceftriaxone 1 G injeksi. Pembayaran klaim BPJS yang cenderung terlambatmenyebabkan Rumah Sakit menghadapi kesulitan dalam pembayaran pembelian obat kepadadistributor. Akibatnya pemesanan tidak dapat dipenuhi dan terjadi kekosongan obat.Disarankan kepada pihak Rumah Sakit dapat melakukan pemetaan dan penetapan prioritassediaan obat untuk periode tertentu.
Kata Kunci: Logistik Farmasi, Analisis ABC, Inventory Turn Over (ITOR), Safety Stock.
Percentage of drugs that are redeemed at Awal Bros Hospital Panamin 2015 was only 83%with one cause was unavailable drugs in pharmacy unit. This study aims to analyze themanagement of the supply and control of these pharmaceutical logistics. This study was usingABC analysis (Pareto Analysis) method, ABC Quantity Analysis, ABC Investment Analysisand ABC Critical Index Analysis. The study resulted the recapitulation of drug procurementpriorities from 1888 item using pareto analysis formula application. Forecasting ofpharmaceutical logistics was done by using the Mean Absolute Deviation (MAD) with SingleMoving Average method. Analysis of safety stock drug based on fast moving group resultedthe re- order point for seven days, while slow moving group has resulted re-order point forthree days. Monitoring availability of Life saving drugs is crtitical eventhough some itemsare not considered as expensive drugs. The study also found that the Inventory Turn Over(ITOR for ) 1 year was 12.1 times for drug Ceftriaxone 1 G injection. Delayed payment fromBPJS has resulted the challenge of hospital to purchase drugs and has made anavailabledrugs.It is suggested to conduct mapping and prioritization of drug for a particular period.
Keywords: Pharmaceuticals Logistics, Pareto Analysis, Inventory Turn Over (ITOR), SafetyStock.
Read More
B-1790
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive