Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yustina Setiawati; Pembibmbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Zulkifli Djunaidi, Mushardi Rafiq, Yuni Kusminanti
Abstrak:

Kecelakaan kendaraan bermotor semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah kendaraan di Indonesia.  Kerugian yang ditimbulkannya luar biasa besar, baik dalam bentuk materi maupun kehilangan produktifitas. Sesungguhnya kecelakaan dapat dicegah asalkan diketahui penyebabnya.  Banyak penelitian dan teori mengungkapkan bahwa faktor manusia merupakan faktor penting dalam kejadian kecelakaan.   Perilaku pengemudi sangat berpengaruh pada kejadian kecelakaan.  Di CGI Indonesia, sejak tahun 2007 laju kecelakaan kendaraan bermotor khususnya light vehicle menunjukkan penurunan yang berarti.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku aman pengemudi dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku aman tersebut. Variabel yang diteliti adalah faktor internal manusia yaitu pengetahuan, motivasi dan persepsi, serta faktor eksternal yaitu pelatihan safety driving dan implementasi Behavior Based Safety.    Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan disain studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara.   Hasil penelitian mengungkapkan mayoritas pengemudi tergolong baik dalam berperilaku aman.  Dari hasil uji bivariat chi square diketahui faktor internal yang mempunyai hubungan bermakna dengan perilaku aman mengemudi adalah motivasi, sementara faktor eksternal yang berhubungan adalah pelatihan safety driving.   Melalui uji regresi logistik berganda dapat diketahui bahwa faktor pelatihan safety driving yang paling dominan pengaruhnya terhadap perilaku aman pengemudi light vehicle di CGI, Indonesia tahun 2011. Kata Kunci: Light Vehicle, Safety Driving, Behavior Based Safety


 Motor vehicle accidents has increased in line with the increasing number of vehicles in Indonesia.  It obviously caused enormous losses, both material and productivity. Indeed accidents can be prevented as long as the cause is recognized. Many researches and theories revealed that the human factor is a critical factor in the accident. Driver behavior is very influential on the occurrence of accidents. Since 2007 in CGI Indonesia company, motor vehicle accidents has showed significant decreasing trend. The objective of this study is to identify the driver safe behaviors and the factors that influence those behaviors.   The variables studied are the human internal factors i.e. the knowledge, motivation and perception, as well as external factors that are safety driving training and implementation of Behavior Based Safety. This is a quantitative research with cross sectional study design. Data was collected through questionnaires and interviews.  The results revealed that the majority of drivers  are classified as good in driving safe behavior.  From the results of bivariate  chi square test, it is  known that the internal factors that significantly related to driving safe behavior is the motivation, while safety driving training is the external factor that related to driving safe behavior.  Result of multiple logistic regression test showed that among those factors, safety driving training is the most dominant factor influencing the safe driving behavior of light vehicle drivers in CGI, Indonesia in the year of 2011. Keywords: Light Vehicle, Safety Driving, Behavior Based Safety.

Read More
T-3412
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mulyo Santoso; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramadhan, Devie Fitri Octaviani
S-8139
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anif Mubarok; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Chandra Satrya, Yuni Yusminanti
Abstrak: Skripsi ini membahas tingkat pengetahuan mengenai mengemudi yang aman pada pengemudi bis kuning kampus UI tahun 2016. Tingkat pengetahuan diukur berdasarkan tolak ukur Peraturan Menteri Perhubungan dan Undang-Undang Lalu Lintas serta wawasan mengenai safety driving. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis univariat. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengemudi bis kuning perlu menerima sosialisasi mengenai aturan berkendara yang aman; pihak pengawas perlu melakukan edukasi mengenai safety driving melalui pelatihan khusus; serta melalui apel rutin senantiasa diingatkan tentang nilai-nilai keselamatan dalam mengemudi.
Kata kunci: Tingkat pengetahuan, mengemudi yang aman, pengetahuan safety driving.
Read More
S-9180
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Budi Widiyanti; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Devie Fitri Octaviani
S-7985
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reny Setyowati; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Hanny Harjulianti
Abstrak: Bus merupakan salah satu alat transportasi darat yang penting guna menunjang mobilitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dan kepedulian terhadap keselamatan bus untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Faktor pengemudi dan provider merupakan faktor penting dalam penerapan keselamatan tranportasi bus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan transportasi oleh provider dan pengemudi bus PO Rosalia Indah. Dari 50 responden pengemudi diketahui 82% memiliki pengetahuan yang tinggi tentang K3 mengemudi dan 18% memiliki pengetahuan sedang. Sedangkan untuk variabel perilaku mengemudi, diketahui semua responden memiliki perilaku mengemudi aman. Pihak provider bus PO Rosalia Indah diketahui telah melaksanakan melaksanakan kegiatan K3 yang meliputi membuat, melaksanakan dan mengembangkan sistem keselamatan transportasi. Berdasarkan hal ini dapat disimpulkan bahwa pengemudi dan provider PO Rosalia Indah telah menerapkan sistem keselamatan transportasi bus dengan baik.
Kata kunci: bus, keselamatan transportasi, mengemudi aman, pengetahuan mengemudi

Bus is one of the important land transportation to support mobility. Therefore, the necessary of attention and concern for the safety of the bus are needed to prevent accidents. Driver and provider factor are important factor in safety of bus transportation. This study aims to determine the implementation of transportation safety by the provider and the bus driver of PO Rosalia Indah. From 50 respondents consist of driver of PO Rosalia Indah, 82 % have high knowledge about driving knowledge and 18 % have moderate. For the variable driver behavior, all respondents have safe driving behavior. Bus provider of PO Rosalia Indah known to have conducted transportation safety system in driving consist of creating, implementing, and developing. Based on this it can be concluded that the driver and the provider of PO Rosalia Indah have implemented a safety system of bus transportation well.
Keywords: bus, safety of transportation, safety driving, driving knowledge.
Read More
S-8609
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Styowati Masyukuroh Nur Rahmawati; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra; Yuni Kusminanti
Abstrak: PENELITIAN INI MEMBAHAS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR PADA MAHASISWA FKM UI. FAKTOR INTERNAL BERUPA PENGETAHUAN, PENGALAMAN, DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA, FAKTOR EKSTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI DENGAN MENGGUNAKAN KUESIONER. DESAIN PENELITIAN ADALAH CROSS SECTIONAL. SAMPEL ADALAH 69 MAHASISWA YANG BERKENDARA SEPEDA MOTOR. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN PERSEPSI BAIK, YAITU MENGGANGGAP KESELAMATAN BERKENDARA ITU PENTING. FAKTOR INTERNAL YANG PALING DOMINAN YAITU PENGALAMAN, SEDANGKAN SEDANGKAN FAKTOR ESKTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI. PERLU MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR SEPERTI SOSIALISASI DAN PEMILIHAN DUTA SAFETY.

THIS STUDY DISCUSSED THE INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS THAT AFFECTED THE PERCEPTION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING IN FKM UI STUDENTS. INTERNAL FACTORS SUCH AS KNOWLEDGE, EXPERIENCE, AND DRIVING SAFETY MOTIVATION, EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY BY USED QUESTIONNAIRES. THE STUDY DESIGN WAS CROSS-SECTIONAL. THE SAMPLE WAS 69 STUDENTS WHO DRIVE MOTORCYCLES. THE RESULTS SHOWED GOOD PERCEPTION, THAT WAS CONSIDERING THE SAFETY OF DRIVING WAS IMPORTANT. AN INTERNAL FACTOR WAS THE MOST DOMINANT EXPERIENCED, WHILE EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY. NEED TO IMPROVED THE KNOWLEDGE AND MOTIVATION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING SUCH AS SOCIALIZATION AND SELECTION OF AMBASSADORS OF SAFETY KEYWORDS: PERCEPTIONS OF SAFETY DRIVING, INTERNAL FACTOR, EXTERNAL FACTOR.
Read More
S-9522
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shellena Alya Kanigara; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Bimo Prasetyo
Abstrak:
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyumbang angka kematian terbesar di dunia. Perilaku keselamatan berkendara merupakan salah satu bentuk antisipasi dalam mengurangi angka kecelakaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat mempengaruhi perilaku keselamatan berkendara pada karyawan PT.X di Tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini cross-sectional dengan instrument berupa kuisioner ODBQ dengan sampel sebesar 100 orang. Hasil pengambilan data kemudian diolah menggunakan uji Chi-square dan Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara beberapa perilaku keselamatan berkendara dengan faktor usia (speeding, inattention, dan driving while fatigue), jenis kelamin (rule violation), riwayat kecelakaan (speeding dan inattention), pelatihan DDT (inattention), dan juga masa kerja karyawan (inattention). Diharapkan PT.X dapat memberikan pelatihan khusus terhadap manajemen stress dan memberikan perhatian khusus terhadap perilaku tidak fokus dan mengebut ketika berkendara sehingga dapat memaksimalkan keselamatan karyawan.

Traffic accidents are one of the largest contributors to mortality worldwide. Safety driving is a form of anticipation in reducing the number of accidents. This study aims to determine the factors that influence safe driving behavior among PT.X employees in 2023. The research method used is cross-sectional, with an instrument in the form of a questionnaire (ODBQ) and a sample size of 100 people. The data obtained was then processed using Chi-square and Spearman Rank tests. Based on the research results, there is a relationship between several safe driving behaviors and factors such as age (speeding, inattention, and driving while fatigue), gender (rule violation), accident history (speeding and inattention), DDT training (inattention), and also the length of service of the employees (inattention). PT.X is recommended to provide specialized training on stress management and give special attention to the behavior of being unfocused and distracted while driving to ensure the employee will be safe while driving.
Read More
S-11688
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cahyo Adhi Kusumo; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Abdul Kadir, Mufti Wirawan, Sigit Wijayanto, Wahyu Hidayat
Abstrak:
Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius, khususnya pada pengemudi truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Faktor manusia, terutama perilaku berkendara tidak aman, merupakan penyumbang terbesar terjadinya kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perilaku berkendara pada pengemudi truk pengangkut BBM di PT. XYZ tahun 2025, meliputi faktor internal, faktor eksternal, dan faktor manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 1.764 pengemudi dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% pengemudi memiliki perilaku safety driving yang aman, sedangkan 48,6% masih tergolong tidak aman. Faktor internal yang berhubungan signifikan dengan perilaku berkendara meliputi pengetahuan, masa kerja, dan lama tidur. Pada faktor eksternal, kondisi kendaraan dan durasi mengemudi berhubungan signifikan dengan perilaku safety driving, sedangkan kondisi jalan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pada faktor manajemen, SOP, pengawasan, sistem reward and punishment, serta pelatihan berhubungan signifikan dengan perilaku berkendara, sementara status kepegawaian dan kompensasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku berkendara pengemudi truk BBM dipengaruhi oleh kombinasi faktor individu, lingkungan kerja, dan sistem manajemen keselamatan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat penerapan K3 melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang efektif, pengaturan jam kerja dan waktu istirahat, serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi yang konsisten guna menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas

Road traffic accidents remain a serious public health issue, particularly among fuel tank truck drivers who are exposed to high occupational risks. Human factors, especially unsafe driving behavior, are recognized as the leading contributors to traffic accidents. This study aimed to analyze factors affecting driving behavior among fuel tank truck drivers at PT. XYZ in 2025, including internal factors, external factors, and management factors. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of 1,764 drivers, with a sample of 105 respondents. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using statistical tests to determine the relationships between variables. The results showed that 51.4% of drivers demonstrated safety driving behavior, while 48.6% were categorized as having unsafe driving behavior. Internal factors significantly associated with driving behavior included knowledge, length of service, and sleep duration. Regarding external factors, vehicle condition and driving duration were significantly associated with safety driving behavior, whereas road conditions showed no significant association. Management factors such as standard operating procedures (SOP), supervision, reward and punishment systems, and training were significantly associated with driving behavior, while employment status and compensation were not significantly related. This study concludes that driving behavior among fuel tank truck drivers is influenced by a combination of individual characteristics, work environment conditions, and safety management systems. Therefore, companies are encouraged to strengthen occupational health and safety implementation through regular safety training, effective supervision, proper vehicle maintenance, adequate work–rest scheduling, and consistent enforcement of reward and punishment systems to reduce the risk of traffic accidents
Read More
T-7482
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive