Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27797 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bangun Setia Putra; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Dadan Erwandi, Syaifuddin Zuhri
Abstrak: Penelitian ini membahas faktor-faktor penyebab stres kerja pada perawat pelaksana Rumah Sakit Tugu Ibu Cimanggis tahun 2013. Faktor-faktor yang diteliti meliputi faktor intrinsik pekerjaan (beban kerja, shift kerja, rutinitas kerja), faktor ekstrinsik pekerjaan (peran dalam organisasi, pengembangan karir, hubungan interpersonal perawat dengan rekan kerja, atasan kerja, pasien, dan keluarga) serta faktor karakteristik responden (jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, status pernikahan, lama masa kerja).
 
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisioner. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 99 responden dari bagian unit rawat inap, ICU, IGD, Perinatologi dan kamar bedah.
 
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 35 responden (35,4%) mengalami tingkat stres sedang dan 64 responden (64,6%) mengalami tingkat stres ringan. Faktor-faktor yang memiliki hubungan yang bermakna dengan stres kerja berdasarkan uji statistik yang dilakukan diantaranya beban kerja, shift kerja, rutinitas kerja, pengembangan karir, hubungan interpersonal dengan rekan kerja serta hubungan interpersonal dengan pasien.
 

This research discusses the factors that causes work stress in executive nurses Tugu Ibu Hospital Cimanggis in 2013. Factors examined included intrinsic job factors (workload, shift work, work routines), extrinsic job factors (role in the organiation, career development, interpersonal relationships with co-workers, supervisors, patients, and families) and respondent characteristics factors (gender, age, education level, martial status, length of service). This research is quantitative study with cross-sectional approach. Technique of data collection used questionnaire. The number of respondents are 99 respondents from inpatient unit, intensive care unit, emergency unit, Perinatology and surgical room. The results showed that 35 respondents (35,4%) had moderate stress levels and 64 respondents (64,6%) had mild stress levels. The factors that had a significant association with work stress based on statistical tests are workload, shift work, work routines, career development, interpersonal relationships with co-workers and interpersonal relationships with patients.
Read More
S-7912
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Arifta Auliazaki; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Robiana Modjo, Heni Fitri Marinda
Abstrak:
Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berkaitan dengan stres kerja pada perawat perempuan di Rumah Sakit X Kota Depok, dengan menggunakan kerangka teoretis Model Job Demands-Resources (JD-R). Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa 42,5% perawat perempuan di Rumah Sakit X Kota Depok mengalami gejala stres kerja pada tahun 2025, dengan tingkat keparahan bervariasi dari ringan hingga berat. Meskipun sebagian besar responden (98%) melaporkan beban kerja yang tinggi hingga sangat tinggi, dan sebagian mengalami konflik pekerjaan-keluarga (WFC), analisis kuantitatif tidak menemukan hubungan statistik yang signifikan antara tuntutan pekerjaan (beban kerja, work-interference with family, dan family interference with work) dengan gejala stres kerja. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sumber daya pekerjaan yang ada di Rumah Sakit X mungkin berperan sebagai penyangga, memitigasi dampak negatif dari tuntutan kerja yang tinggi . Secara kualitatif, rumah sakit telah mengimplementasikan berbagai mekanisme dan program untuk mendukung sumber daya pekerjaan perawat meskipun tetap harus diimplementasikan berbagai macam perbaikan. 


This study aims to analyze the risk factors associated with work stress among female nurses at Hospital X in Depok City, using the Job Demands-Resources (JD-R) theoretical framework. The main findings of this study indicate that 42.5% of female nurses at Hospital X in Depok City experienced symptoms of work-related stress in 2025, with severity ranging from mild to severe. Although the majority of respondents (98%) reported high to very high workloads, and some experienced work-family conflict (WFC), quantitative analysis did not find a statistically significant relationship between job demands (workload, work-interference with family, and family interference with work) and symptoms of work-related stress. This situation suggests that the existing workplace resources at Hospital X may act as a buffer, mitigating the negative effects of high work demands. Qualitatively, the hospital has implemented various mechanisms and programs to support nurses' workplace resources, although further improvements are still needed.
Read More
S-12138
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fairuz Khansa Nabila; Pembimbing: Laksita Ri Hastiti; Penguji: Baiduri Widanarko, Ns. Diantika Prameswara
Abstrak: Tingkat stres kerja pada perawat di Indonesia mencapai 50,9% menurut survei PPNI, mencerminkan tingginya tekanan akibat beban kerja, jam kerja panjang, dan keterbatasan sumber daya, sehingga penting untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai tingkat stres kerja perawat dan faktor-faktor terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor pekerjaan dan faktor individu terhadap stres kerja pada perawat rumah sakit, menggunakan metode kuantitatif dengan dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 191 perawat yang tersebar di beberapa rumah sakit di Jabodetabek, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kepulauan Riau menjadi responden melalui randomized sampling, dengan data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Copenhagen Psychosocial Questionnaire-III (COPSOQ-III) dan dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif serta Chi-square. Hasil analisis inferensial menunjukkan adanya hubungan signifikan antara stres kerja dengan status pernikahan (P-value = 0,033; OR = 1,905) dan lama masa kerja (P-value = 0,02; OR = 1,033) sebagai faktor individu, serta dengan status pekerjaan (P-value = 0,004; OR = 0,413), work-life balance (P-value = 0,001; OR = 5), dan beban kerja (P-value = 0,001; OR = 7,684) sebagai faktor pekerjaan; sementara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, take home pay, dan peran dalam organisasi tidak memiliki hubungan signifikan. Disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor individu dan pekerjaan yang berhubungan secara signifikan dengan stres kerja pada perawat.
The level of work stress among nurses in Indonesia reached 50,9% according to a PPNI survey, reflecting the high pressure due to heavy workload, long working hours, and limited resources, making it crucial to obtain a current overview of nurses' work stress levels and related factors. This study aimed to determine the relationship between work factors and individual factors with work stress among hospital nurses, using a quantitative method with a cross-sectional approach. A total of 191 nurses spread across several hospitals in Jabodetabek, East Java, West Kalimantan, West Java, Central Java, and Riau Islands were recruited as respondents through randomized sampling. Data were collected using the Copenhagen Psychosocial Questionnaire-III (COPSOQ-III) and analyzed using descriptive statistics and Chi-square tests. Inferential analysis results showed a significant relationship between work stress and individual factors such as marital status (P-value = 0,033; OR = 1,905) and length of service (P-value = 0,02; OR = 1,033). Furthermore, work factors including employment status (P-value = 0.004; OR = 0,413), work-life balance (P-value = 0,001; OR = 5), and workload (P-value = 0,001; OR = 7,684) also had a significant relationship with work stress. Age, gender, education level, take-home pay, and role in the organization did not show a significant relationship. It is concluded that several individual and work factors are significantly associated with work stress in nurses.
Read More
S-11919
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Machdalena Simanjuntak; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Adenan
S-7995
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Machdalena SimanjuntkX; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Adenan
S-7976
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Latifah; Pembimbing: Dadan Erwand; Penguji:Lusi Widiastuti, Rachmat Suherwin
Abstrak: Abstrak

Stres pada perawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah beban kerja. Beban kerja perawat di rumah sakit meliputi beban kerja fisik dan mental. Penyebab beban kerja dalam penelitian ini berfokus pada penyebab eksternal, yaitu: aspke tugas / pekerjaan, organisasi, aspek lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel beban kerja dengan stres kerja pada perawat IGD di Rumah sakit Pemerintah dan Rumah sakit Non Pemerintah. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional terhadap perawat IGD. Analisis data secara analitik menggunakan uji korelasi product moment pearson untuk menguji hubungan beban kerja terhadap stres kerja ditiap rumah sakit digunakan uji statistik one way Anova.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Rumah sakit Pemerintah maupun non Pemerintah berpotensi untuk terjadinya stres kerja pada perawat yang ditimbulkan oleh adanya beban kerja. Rekomendasi penelitian ini adalah perlu adanya rotasi, kesejahteraan diperhatikan, pengembangan jenjang karier, gathering/refreshing untuk menghindari kejenuhan.


ABSTRACT

Stress in nurses can be caused by a variety of factors, including the workload. Workload of nurses in hospitals include physical and mental workload. Cause workload in this study focused on external causes, namely: aspke tasks / jobs, organizations, environmental aspects. This study aims to determine the relationship between the variable workload with work stress in nurses in the hospital emergency department and the Government Non-Government Hospitals. Studies using cross-sectional design of the ER nurses. Analytic data analysis using Pearson product moment correlation test to examine the relationship to work stress workload in each hospital used one way ANOVA statistical test.

The results showed that both hospital and non-government government has the potential to work on the stress caused by the presence of nurse workload. Recommendation of this study is the need for rotation, note welfare, career development, gathering / refreshing to avoid saturation.

Read More
T-3840
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewandra Gautama; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Baiduri, Hendra, Agus Budihadi, Chandra Djaja Effendi
Abstrak:

Sebagian besar peiayanan kesehatan di rumah sakit adalah pelayanan keperawatan. Pelayanan keperawatan dilayani oleh perawat dengan berbagai bahaya yang dapat menyebabkan stres. Tuntutan kerja yang tinggi, sistem manajerial yang buruk, bahaya aktual kerja dan ketatnya hubungan antar manusia, dapat menyebabkan stres yang tinggi diantara perawat. Kesemuanya menandakan adanya masa!ah daJam pekerjaan perawat di Rumah Sakit X. Tujuan penelitian ini adalah otuk mendapatkan gambaran tingkat stres dan hal hal yang berhubungan dengan aspek bahaya kerja di tempat kerja Mewde yang digunakan dalam penelirian ini adalah Cross Sectional Non Experimental Descriptive Research dengan Analytic Survey. Pengukuran dengan menggunakan independent variables dan dependent variables, Data primer kuantitatif Mostly the health services in hospital are nursing services. Nursing services provide by nurses with various hazard which could caused stress. High work demand, bad managerial system, actual work hazard and strict hurnan relation, could caused high stress among the nurse. All of lt indicated the problems at nursing work in hospital. Therefore, this research aimed to obtain the description of stress levei and factors related with work hazard aspect in work place. This research is cross sectional non-experimental descriptive research "vith analytic survey.

Read More
T-2813
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Ronggo Dwi Wibowo; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Abdul Kadir, Syahrul Efendi Panjaitan
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran stres kerja dan faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di rumah sakit Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di rumah sakit Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner online dan wawancara. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial dengan menggunakan uji analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 24,4% perawat mengalami stres kerja dan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja, ambiguitas peran, hubungan interpersonal, usia, jenis kelamin dan masa kerja dengan stres kerja. Pihak rumah sakit Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak diharapkan agar memperhatikan tingkat stres kerja yang dialami perawatnya dan membuat strategi serta tindakan untuk mengendalikan faktor-faktor yang dapat berhubungan stres kerja.
This study aims to analyze the description of work stress and the factors of work-related stress on nurses at Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak in 2022 Hospital. This research uses quantitative research methods with a cross sectional study design approach. The sample of this study were nurses at Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak Hospital. Data were collected by filling out online questionnaires and interviews. Data analysis was carried out by descriptive and inferential statistics using logistic regression analysis. The results showed that as many as 24.4% of nurses experienced work stress and there was a significant relationship between workload, role ambiguity, interpersonal relationships, age, gender, years of employment with work stress. The Bhayangkara Tk. III Anton Soedjarwo Pontianak Hospital is expected to pay attention to the level of work stress experienced by nurses and make strategies and actions to control factors that can relate to work stress.
Read More
S-10995
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Titin Supriyati; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Mayarni, Ridwan Zahdi Syaaf
S-4342
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwigi Mulya Adam Ginanjar; Pembimbing: L. Meily; Penguji: Mufti Wirawan, Doni Irawan
Abstrak:
Penelitian bertujuan untuk menjelaskan gambaran faktor risiko psikososial dan stres kerja pada perawat pelaksana ruang instalasi bedah sentral RSUD Sekarwangi Sukabumi tahun 2023. Penelitian menggunakan metode mix method dengan desain penelitian the explanatory sequential. Sampel penelitian merupakan perawat pelaksana ruang instalasi bedah sentral RSUD Sekarwangi Sukabumi. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% penghasilan di bawah UMR, 63,6% bekerja tidak secara rotasi, 54,5% lingkungan fisik baik, 77,3% tanggung jawab tinggi, 90,9% konflik peran rendah, 77,3% pengembangan karir rendah, 68,2% home-work interface tinggi, dan 54,5% dukungan sosial tinggi. Pihak RSUD Sekarwangi Sukabumi diharapkan dapat lebih memperhatikan dan mengendalikan faktor risiko stres kerja pada perawat.

The study aims to explain the description of psychosocial risk factors and work stress in the nurses implementing the central surgical installation room of RSUD Sekarwangi Sukabumi in 2023. The study used a mix method with the explanatory sequential research design. The research sample was the nurse implementing the central surgical installation room of RSUD Sekarwangi Sukabumi. Data collection was carried out by filling out questionnaires and interviews. Data analysis was performed using descriptive analysis. The results showed that 68.2% of income was below UMR, 63.6% work not on rotation basis, 54.5% good physical environment, 77.3% high responsibility, 90.9% low role conflict, 77.3% low career development, 68.2% high home-work interface, and 54.5% high social support. RSUD Sekarwangi Sukabumi is expected to pay more attention and control all the risk factors causing work stress in nurses.
Read More
S-11318
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive