Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38766 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Elfiyanti; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ronnie Rivany, Liliana Lazuardi, F. Jeanne Uktolseja
Abstrak: Tesis ini, menganalisis posisi pelayanan kusta di rumah sakit khusus kustaDr.Sitanala tahun 2015-2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui posisipelayanan kusta, arah pengembanganya lima tahun kedepan dan strategi yangtepat untuk kondisi tersebut. Merupakan penelitian operasional (operationalresearch) dengan mengunakan langkah-langkah manajemen strategis berdasarkanteori yang disampaikan Fred.R.David dan Duncan. Tahapan penelitian ini, diawalidengan analisis situasi eksternal dan internal rumah sakit, penetapan strategidengan menggunakan matrik EFE,IFE dan analisis SWOT, penentuan alternativestrategi dengan matrik IE dan matrik TOWS, prioritas strategi dengan matrikQSPM dan strategi prioritas diterjemahkan kedalam kegiatan tahunan denganindikator capaian kinerja berupa KPI. Hasil penelitian didapatkan posisipelayanan kusta pada sel V (hold and maintain) dan quadran 2 (Internal Fix-It)yang artinya, RSK.DR.Sitanala memiliki kelemahan internal yang bisamenghambat pelayanan kusta, akan tetapi masih memiliki peluang yang baik darilingkungan eksternal Rumah Sakit. Strategi yang disarankan adalah melakukanperbaikan internal (product development). Prioritas strategi: Memaksimalkanperanan rehabilitasi kusta paripurna, Meningkatkan layanan bedah kusta,membangun poliklinik kusta dengan konsep pelayanan kusta terpadu (one stopservice)Kata kunci: Strategi, Rumah Sakit, Kusta
This thesis analyzes the position of leprosy services in Specialized LeprosyHospital (SLH) Dr. Sitanala, years 2015-2019. The purpose of the study was todetermine the position of leprosy services in SLH. Dr. Sitanala this time, todetermine the appropriate service strategy for the next five years. This study is theoperational research by using strategic management frameworks, proposed byFred R. David and Duncan.This study begins with an analysis of the external andinternal situation of the hospital, followed by the determination of strategies usingmatrix EFE, IFE and SWOT analysis. Furthermore, the determination ofalternative strategies using IE matrix and TOWS matrix. Priority Strategiesselected using matrix QSPM, then the priority strategies are translated into annualactivities that comes with a Key Performance Indicators (KPI). The results of thisstudy indicate that the position of leprosy services in SLH Dr. Sitanala currentlyresides in the cell V (hold and maintanance) and quadran 2 (Internal Fix-It). Thisposition means that the hospital currently has internal weaknesses that inhibitleprosy services, whereas the external side, the hospital still have a chance. Thisstudy also resulted in a recommendation strategy is right for a period of five years,which is doing internal repairs (product development). Strategic priorities thatneed to be done is to Maximize the role of plenary leprosy rehabilitation, improvesurgical services leprosy, leprosy clinic and establish the concept of integratedleprosy services (one stop service)Keywords: Strategies, Hospital, Leprosy
Read More
B-1656
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devina Agustin; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Permansari, Vetty Yulianty, Wachyu Sulistiadi, Rosmaida Sitorus
Abstrak: ABSTRAK
 
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan
 
eksternal, posisi serta rancangan strategi dari layanan rawat inap RS Yadika
 
Pondok Bambu. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT, Matriks TOWS
 
dan Matriks IE. Hasil dari analisis SWOT adalah diidentifikasinya kekuatan,
 
kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh rumah sakit. Berdasarkan
 
matriks TOWS posisi layanan rawat inap RS Yadika Pondok Bambu saat ini
 
berada pada internal fix it quadrant dengan rancangan strategi yang digunakan
 
adalah strategi WO yaitu dengan cara meminimalkan kelemahan untuk
 
memanfaatkan peluang. Dari matriks IE layanan rawat inap berada pada posisi sel
 
I yaitu grow and build dengan strategi yang dapat dilakukan adalah penetrasi
 
pasar, pengembangan produk dan pengembangan pasar. Setelah dilakukan
 
pencocokan dari kedua matriks tersebut maka strategi yang tepat adalah
 
pengembangan pasar dan pengembangan produk. Selain itu dari strategi ini
 
dibuatkan juga strategi untuk program bauran pemasaran yaitu berdasarkan 4P
 
(produk, harga, tempat dan promosi).
 

 
ABSTRACT
 
This study is conducted in order to identify the internal and external
 
factors, positioning and design marketing strategies for inpatient rooms of Yadika
 
Pondok Bambu Hospital. This study uses SWOT analysis, TOWS matrix, and IE
 
matrix. The SWOT analysis identified strength, weaknesses, opportunities and
 
threats of the hospital. Based on TOWS matrix, the position of inpatient room is
 
currently at internal fix it quadrant that can use WO strategies by minimizing the
 
weaknesses to take advantage of the opportunities. Based on IE matrix the
 
position is on grow and build cell that makes strategies that can be implemented
 
are market penetration, product development and market development. After the
 
matching of two matrices, the appropriate strategy is product development and
 
market development. In addition to this strategy, another strategy was designed
 
for marketing mix program based on 4P (product, price, place, promotion).
Read More
B-1531
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Dharmawati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
Abstrak: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) telah dilaksanakan sejak tahun2012 di RSK Dr Rivai Abdullah dan belum pernah dilakukan evaluasi terhadapsistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh evaluasi mengenaisistem informasi manajemen rumah sakit di pelayanan rawat jalan RSK Dr. RivaiAbdullah. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik terkait SIMRS diPelayanan Rawat Jalan RSK Dr. Rivai Abdullah. Dari hasil evaluasi didapatkanbahwa belum adanya kebijakan berupa Tim Kerja SIMRS, belum adanya pedomanatau standar operasional prosedur (SOP) mengenai SIMRS, dan pelatihan hanyasekali dilakukan. RSK Dr Rivai Abdullah dalam proses persiapan pengembanganSIMRS dengan melakukan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan. Perangkatkeras (hardware) yang ada sudah mencukupi kecuali di Poliklinik (Instalasi RawatJalan). Berdasarkan analisis PIECES (Performance, Information, Economics,Control, Efficiency, Service) dapat disimpulkan performa sudah cukup standar dantidak terlalu rumit, kecepatan pengiriman dan pengaksesan data belum cukup cepat,informasi yang ditampilkan sudah cukup baik, dari segi ekonomi tenaga teknisiSIMRS yang ada masih kurang dari jumlah minimal yang dibutuhkan, kontrol dansekuritas sudah cukup aman. Disarankan dukungan pihak manajemen lebih optimalterutama kebijakan mengenai SIMRS, pembentukan Tim Kerja SIMRS, pembuatanpedoman SIMRS, pemenuhan tenaga teknisi, terjaminnya kualitas konektivitasjaringan, diadakan pelatihan dan sosialisasi kembali mengenai SIMRS.
Kata Kunci : SIMRS, Evaluasi, Pengembangan Sistem, Analisis PIECES(Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, Service).
Hospital Management Information System (SIMRS) has been implemented since2012 in RSK Dr. Rivai Abdullah and has never been evaluated. This study aims toobtain an evaluation of the SIMRS in Dr. Rivai Abdullah hospital. This is aqualitative research methods with descriptive analytical approach SIMRS in Dr.Rivai Abdullah hospital. The evaluation showed that the absence of policy such asworking team SIMRS, not yet guidelines or Standard Operational Procedure (SOP)regarding SIMRS, and training is done only once. RSK Dr. Rivai Abdullah in thepreparation process SIMRS development through cooperation with the Ministry ofHealth. Hardware is sufficient except in Poliklinik. Based on the analysis PIECES(Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, Service) concluded theperformance was pretty standard and not too complicated, the transmission speedand data access is not fast enough, the information displayed is quite good, froman economic point of IT personnel that there is still less than the minimum amountrequired, control and security is enough secure. Suggested management supportoptimized especially regarding SIMRS policy, the establishment of the workingteam SIMRS, manufacture guidelines or SOP SIMRS, fulfillment of IT, ensuring thequality of network connectivity, training and socialization held back on SIMRS.
Keywords: SIMRS, Evaluation, Development Systems, Analysis PIECES(Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, Service).
Read More
B-1771
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mellya Adriani; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Ardy Nugrahanto, Diah Evasari Husnulkhotimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran hubungan kualitas pelayanan sertadimensinya berdasarkan SERVQUAL (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurancesdan Emphaty) dan evaluasi Visual Analog Scale dengan kepuasan pasien yang berobat diKlinik Rehabilitasi Medik RSAU Dr. M. Salamun Bandung. Penelitian ini bersifat kuantitatifdengan pendekatan cross sectional. Pasien yang datang berobat ke Klinik RehabilitasiMedik diminta persepsinya dengan menggunakan kuesioner tentang kualitas pelayanan danevaluasi nyeri dengan Visual Analog Scale. Persepsi tentang kualitas pelayanan dan evaluasiVisual Analog Scale kemudian dianalisis untuk dilihat hubungannya dengan kepuasan pasien.Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanandimensi emphaty dan responsiveness serta evaluasi Visual Analog Scale dengan kepuasanpasien yang berobat ke Klinik Rehabilitasi Medik RSAU Dr. M. Salamun Bandung. Variabelyang paling berpengaruh adalah Visual Analog Scale. Rumah Sakit dapat meningkatkankinerja dan fasilitas pelayanan terutama yang berhubungan dengan dimensi kualitaspelayanan yang berpengaruh sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien.Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Visual Analog Scale, Kepuasan Pasien
The aim of this study was to determine the quality service with its dimensions based onSERVQUAL (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurances dan Emphaty) and VisualAnalog Scale evaluation in relation to patient satisfaction at Medical Rehabilitation Clinic ofDr. M. Salamun Hospital Bandung. This was a Quantitative Study with cross sectionalapproach. Patients who came to Medical rehabilitation Clinic were asked using questionnaireabout their perception of service quality and pain evaluation using Visual Analog Scale thenanalyzed to determine its correlation with patient satisfaction. The results showed that servicequality, especially emphaty and responsiveness dimensions, also evaluation of Visual AnalogScale were significantly correlated to patient satisfaction that came to Medical RehabilitationClinic of Dr. M. Salamun Hospital Bandung. The most influential variable was Visual AnalogScale. The Hospital can enhance the performances and service facilities especially the onesthat related to service quality dimensions above so can increase the patient satisfaction.Keyword : Service Quality, Visual Analog Scale, Patient Satisfaction.
Read More
B-1757
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arif MUlyono; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas, Penguji: Mieke Savitri, Budi Hartono
Abstrak:

Tesis ini merupakan suatu penelitian di bidang manajemen pemasaran rumah sakit, khususnya rnengenai segmenting, targeting, positioning dan diferensiasi produk layanan, yang bertujuan untuk peningkatan angka kunjungan pasien umum pada unit rawat map RS Karya Husada, dengan analisis kualitatif dan pendekatan deskriptif. Selain itu juga dipaparkan survei persepsi dan preferensi Dokter akan susana rawat inap sebagai tempat merujuk di wilayah cakupan layanan RS Karya Husada. Diharapkan penelitian ini dapat memperdalam pengetahuan tentang segmen pasar rawat inap umum di RS Karya Husada sehingga dapat secara lebih tajam membidik pasar sasarannya untuk dituangkan dalarn suatu penetapan dan pernyataan posisi, yang akan dipergunakan sebagai dasar membuat diferensiasi layanannya sebagai strategi untuk pengembangan RS Karya Husada kedepan. Sangat disarankan untuk perlu segera dibuat suatu reneana strategis pemasaran yang komprehensif, dan penerapan CRM (Customer Relationship Management) yang terintegrasi dengan baik diseluruh unit rawat map RS Karya Husada.


 

The focus of this research is hospital marketing strategic, especially subjected to segmenting, targeting, positioning and service product differentiation that has an aim to increase the number of general patient visitation at inpatient unit of Karya Husada Hospital in Cikampek, Karawang, through a qualitative descriptive interpretive. The perception and preferences of the medical doctors about hospital inpatient facilities in the service scoop area of Karya Husada Hospital was also included. It is hoped that this research could enhance the knowledge regarding the segment market of general inpatient units at Karya Husada Hospital so that it is able to aim its market target sharply, which will be realized into a decision and positioning statement and use it as the basic to produce Service differentiation as the strategy of Karya Husada Hospital's future development. It is highly recommended to make a necessary plan of comprehensive marketing strategy immediately and the implementation of well integrated CRIVI (Customer Relationship Management) at all inpatient wilts of Karya Husada Hospital.

Read More
B-1158
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endah Al-Hidzrah Hexaptari; Pemb. Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Peter Pattinama, Yuli Prapancha Satar
B-1049
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dessy Affrianty Prananjaya; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Dumilah Ayuningtyas, Vitrie Winastari
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif analitik dengan pendekatankuantitatif metode ABC Indeks Kritis terhadap pengendalian persediaan obatantibiotika di Unit Farmasi Rumah Sakit Kusta dr Rivai Abdullah Palembangpada tahun 2014. Hasil analisis ABC Indeks Kritis dari 81 item obat antibiotikayang digunakan pada periode Januari-Desember 2014, 11 item obat atau 13,58%merupakan kelompok A, 32 item obat atau 39,51% kelompok B dan 38 item obatatau 46,91% kelompok C. Kelompok A hasil analisis ABC Indeks Kritisdilakukan perhitungan jumlah pemesanan optimal (EOQ) dan reorder point(ROP), dari hasil perhitungan nilai persediaan cara EOQ dan cara rumah sakitdidapatkan selisih Rp. 49.221.372,- per tahun.

Kata Kunci : ABC Indeks Kritis, EOQ, ROP.
This study is an analitic descriptive research with quantitative approachusing The ABC Critical Index deals with inventory controls of the antibiotics atthe pharmacy unit of the Leprosy Hospital dr Rivai Abdullah Palembang in 2014.The results are 11 items (13,58 %) are A group, 32 items (39,51%) are B groupand 38 items (46,91 %) are C group. The Economic Order Quantity (EOQ) andthe Reorder Point (ROP) are doing for the A group. As the final result thehospital can save Rp. 49.221.372,- yearly if using this inventory controls.

Key Words : ABC Critical Index, Economic Order Quantity (EOQ), ReorderPoint (ROP).
Read More
B-1731
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astuti; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Masnir Alwi, Welly Refnealdy
Abstrak: Pengukuran mutu pelayanan dan kepuasan pasien merupakan hal yang samapentingnya bagi penyedia layanan kesehatan karena hal tersebut konsep yangterintegrasi Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasanterhadap mutu pelayanan dengan minat beli ulang pasien rawat jalan umum RSKDr. Rivai Abdullah Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatifdengan pendekatan cross sectional. Analisis yang digunakan meliputi univariat ,bivariat, dan IPA (Importance Performance Analysis) dengan diagram kartesius.Hasil penelitian diperoleh tingkat kepuasan cenderung tidak puas dari tiapdimensi maupun kepuasan secara keseluruhan. Hasil uji bivariat menunjukkanadanya hubungan yang signifikan antara kepuasan dengan minat beli ulang (pvalue = 0,014 ). Dari diagram kartesius diperoleh gambaran yang menjadiprioritas utama yang harus diperbaiki yaitu dimensi tangibles yaitu yang berkaitandengan kebersihan WC dan ketersedian obat, serta dimensi reliability yaitu yangberkaitan dengan dokter datang sesuai jadwal dan tepat waktu dalam memulailayanan. Implikasi dalam penelitian ini agar rumah sakit dapat meningkatkanmutu pelayanan rawat jalan umum RSK Dr. Rivai Abdullah Palembang.
Kata kunci : kepuasan, minat beli ulang
Measurement of quality of service and patient satisfaction is equally important forhealth care providers because it is an integrated concept. The purpose of this studywas to determine the level of satisfaction with the quality of service with purchaseintention outpatient hospital leprosy Dr. Rivai Abdullah Palembang. This researchis a quantitative research with cross sectional approach. The analysis includes theunivariate, bivariate, and IPA (Importance Performance Analysis) with theCartesian diagram. The results were obtained satisfaction levels tend to besatisfied of each dimension and overall satisfaction. Bivariate test results showeda significant relationship between satisfaction with the purchase intention (pvalue = 0.014). Cartesian diagram obtained a description of the main prioritiesthat must be improved, namely tangibles dimension is related to the cleanliness ofthe toilets and the availability of drugs, as well as the dimensions of reliability thatis associated with the doctor arrives on schedule and on time in starting theservice. The implications of this research so that hospitals can improve the qualityof service of general outpatient hospital leprosy Dr. Rivai Abdullah Palembang.
Key word : satisfaction, purchase intention
Read More
B-1728
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Antony Halim Gunawan; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Dumilah Ayuningtyas, Eko Budi Santosa, Sumijatun
Abstrak: Perawat, sebagai SDM tenaga kesehatan memberikan kontribusi besar terhadappelayanan kesehatan di rumah sakit dalam hal pelayanan langsung kepada pasien.Pelayanan keperawatan Unit Pelayanan Intensif merupakan pelayanan keperawatanyang saat ini perlu untuk dikembangkan di Indonesia, sejalan denganperkembangan teknologi dibidang perawatan intensif. Oleh karena itu, demiefisiensi kebutuhan tenaga dan kompetensi perawat Unit Pelayanan Intensif perludikonsentrasikan. Penelitian ini membahas tentang analisa kebutuhan tenagakeperawatan di Unit Pelayanan Intensif RS dr Oen Solo Baru berdasarkan bebankerja (menggunakan time and motion study kepada 7 perawat kemudian diolahdengan Metode Ilyas) dan kompetensi kerja berdasarkan Aditama 2007 dan Ilyas(depth interview kepada tiga informan dengan fokus kepada pengetahuan seputarpekerjaan , keterampilan dan sikap ). Hasil penelitian ini menyatakan waktuproduktif sebesar 81,56 %, beban kerja 6,88 jam/shift, belum memenuhi standardan kompetensi yang ada, dan dibutuhkan 51 perawat.Kata kunci :Beban kerja , kompetensi kerja , perawat, unit pelayanan intensif
Nurses, as human resources for health also contribute greatly to the health servicesin hospitals and to provide services directly to patients. Nursing services atIntensive Care Unit has to be developed along with the technology development.Therefore, there is a need to concern the effieciency of nurses in term of quantityand competencies. This research discussed about the needs analysis nursing staffin the Intensive Care Unit of dr. Oen Solo Baru Hospital based on workload (usingtime and motion technique to 7 nurses then processed by Ilyas Methods) and workcompetencies based on Aditama 2007 and Ilyas (depth interview to threeinformants with a focus on job knowledge, skills and attitudes). Results of thisresearch show that productive time amounted to 81.56%, the lack of standards andcompetencies, and it need 51 nursesKey Words :Workloads , work competency , nurses, intensive care unit
Read More
B-1746
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanda Diana Sari; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Yuli Prapancha Satar
B-1231
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive