Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36452 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Juharma Zanira; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Pujiyanto, Yuli Prapanca Satar, Siti Sarah Agustini
Abstrak: Penelitian yang dilakukan di poliklinik RS Kartika Husada Setu ini membahas hubungan persepsi tentang bauran pemasaran dengan kepuasan dan word of mouth pada pasien umum , yang dinilai penulis penting dilakukan untuk acuan rumah sakit dalam menetapkan strategi pemasaran. Penelitian dilakukan dengan disain kuantitatif, metode survei dan pendekatan crossectional. Berdasarkan hasil penelitian diketahui mayoritas persepsi pasien tentang product baik sebesar (64,2%) ,persepsi pasien tentang price kurang baik sebesar (58,8%) , persepsi pasien tentang place baik sebesar (60,1%), persepsi pasien tentang promotion baik sebesar (54,7%), persepsi pasien tentang people baik sebesar (56,8%), persepsi pasien tentang physical evidence baik sebesar (62,2%), persepsi pasien tentang process baik sebesar (55,4%), pasien yang puas sebesar (58,8%) dan pasien melakukan word of mouth sebesar (56,1%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara persepsi pasien tentang product (p=0,604), place (p=0,016), people (p=0,019), physical evidence (p=0,042) dengan kepuasan pasien dan tidak ada hubungan antara price (p=0,528), promotion (p=0,225), dan process (p=0,202) dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian juga menunjukkan ada hubungan antara kepuasan pasien dan word of mouth (p=0,044). Hasil penelitan menunjukkan physical evidence memiliki hubungan paling kuat dengan kepuasan pasien (p=0,048). RS Kartika Husada Setu perlu memperhatikan aspek bauran pemasaran product, place, people, dan terutama physical evidence. Kata kunci: Persepsi, Bauran Pemasaran, Kepuasan Pasien, Word of Mouth Research conducted in polyclinic RS Kartika Husada Setu discusses the relationship of perception about the marketing mix with satisfaction and word of mouth in general patients, which assessed the author is important for hospital reference in setting marketing strategy. The research was conducted by quantitative design, survey method and cross-sectional approach. Based on the result of the research, it is known that the majority of patient perception about good product is (64,2%), patient perception about price less good (58,8%), patient perception about good place (60,1%), patient perception about promotion good (54,7%), patient perception about good people (56,8%), patient perception about physical evidence either (62,2%), patient perception about good process (55,4%), patient Satisfied (58,8%) and patient do word of mouth (56,1%). The result showed that there was correlation between patient perception about product (p = 0,604), place (p = 0,016), people (p = 0,019), physical evidence (p = 0,042) with patient satisfaction and no relation between price (p = 0,528 ), Promotion (p = 0,225), and process (p = 0,202) with patient satisfaction. The results also showed there was a relationship between patient satisfaction and word of mouth (p = 0.044). The results showed physical evidence had the strongest relationship with patient satisfaction (p = 0.048). RS Kartika Husada Setu needs to pay attention to the marketing mix of product, place, people, and especially physical evidence Keywords: Perception, Marketing Mix, Patient Satisfaction, Word of Mouth
Read More
B-1892
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cattleya Ananda Vilda; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Setiyo Junianto, Afrisya Iriviranty
Abstrak:
Pada era pandemi COVID-19 timbul sebuah anggapan dimana pasien menganggap pengobatan yang mereka jalani menjadi kurang aman diakibatkan tingginya penyebaran COVID-19. Berdasarkan data Rumah Sakit Kartika Husada Setu, ditemukan penurunan jumlah kunjungan pasien rawat jalan, apabila dibandingkan sebelum pandemi COVID-19 sebanyak 42%. Diperlukan sebuah analisis berdasarkan persepsi pasien mengenai pelaksanaan keselamatan terhadap minat kunjung ulang pada unit rawat jalan pada Rumah Sakit Kartika Husada Setu berdasarkan domain keselematan pasien yang tertuang dalam perangkat kuisioner PMOS. Penelitian ini adalah studi cross sectional dengan mengukur persepsi pasien tentang keselamatan pasien menggunakan kuisioner PMOS dengan responden sebanyak 318 responden. Didapatkan hubungan signifikan dan pengaruh positif antara persepsi pasien tentang rasa hormat, akses terhadap sumber daya, alur informasi dan pelatihan staf terhadap minat kunjung ulang pada rawat jalan RS Kartika Husada Setu.

The concern regarding safety on hospital has emerged during COVID-19 pandemic has emerged in patients. According to Kartika Husada Setu Hospital?s data, there is 42% decrease in outpatient unit, compared before COVID-10 pandemic. It become required an analysis regarding patient perception about patient safety to revisit intention of outpatient unit in Kartika Husada Setu Hospital. This study is cross sectional study to measure patient perception regarding patient safety using PMOS quisionnaire with 318 respondents. There is significance and positive impact between patient perception and dignity, access to resource, information flow and staff training to revisit intention of Kartika Husada Setu Hospital.
Read More
B-2316
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rolly Catur Widyantoro; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Amila Megraini, Judiwan Delias Maswar
Abstrak:

Latar Belakang: Tingkat revisit intention pasien merupakan indikator penting yang mencerminkan kepuasan, kepercayaan, dan persepsi pasien terhadap mutu layanan rumah sakit. Dalam era digital, membangun loyalitas pasien tidak hanya bergantung pada pelayanan medis, tetapi juga pada persepsi terhadap rumah sakit secara keseluruhan. Faktor seperti electronic word of mouth (e-WOM), digital marketing, dan service quality menjadi elemen penting dalam membentuk hospital image, yang pada akhirnya memengaruhi keputusan pasien untuk kembali menggunakan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ketiga variabel tersebut terhadap revisit intention, dengan hospital image sebagai variabel mediasi di Rumah Sakit X. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 120 pasien yang telah mendapatkan layanan minimal satu kali dalam satu tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM, digital marketing, dan service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap hospital image. Hospital image juga berpengaruh signifikan terhadap revisit intention pasien dan memediasi hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan niat pasien untuk kembali berkunjung. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup institusi tunggal dan keragaman karakteristik responden yang belum sepenuhnya mewakili populasi umum. Generalisasi temuan perlu dilakukan secara hati-hati. Kesimpulan: Hospital image terbukti sebagai faktor penting dalam meningkatkan loyalitas pasien. Peningkatan kualitas komunikasi digital dan konsistensi pelayanan sangat disarankan untuk memperkuat citra positif rumah sakit secara berkelanjutan.


 

Background: Patient revisit intention is a key indicator reflecting satisfaction, trust, and perception of service quality. In today’s digital era, building patient loyalty depends not only on clinical care, but also on overall hospital perception. Factors such as electronic word of mouth (e-WOM), digital marketing, and service quality play crucial roles in shaping hospital image, which in turn influences revisit intention. This study aims to analyze the relationship between e-WOM, digital marketing, and service quality on revisit intention, with hospital image as a mediating variable at Hospital X. Methods: A quantitative approach with a cross-sectional design was used. Primary data were collected through questionnaires from 120 patients who had received services at least once in the past year. Data were analyzed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Results: The findings indicate that e-WOM, digital marketing, and service quality have a positive and significant effect on hospital image. Furthermore, hospital image significantly influences revisit intention and mediates the relationship between the three variables and patient revisit behavior. Conclusion: Hospital image plays a key mediating role in enhancing revisit intention. Strengthening digital communication and maintaining consistent service quality are essential strategies to foster a positive and sustainable hospital image. The study is limited to a single institution with a relatively homogeneous respondent profile, and therefore, findings should be generalized with caution

Read More
B-2532
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdining Ageng Pratikno; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Adang Bachtiar, Dumilah Ayuningtyas, Ivanny Khosasih, Mahendro Prasetyo Kusumo
Abstrak:
Latar belakang: Perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah cara manusia mencari informasi, termasuk layanan kesehatan. Rumah Sakit Yos Sudarso Padang memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran namun masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Tujuan: Penelitian ini mengkaji hubungan antara media sosial dan electronic word of mouth (e-WOM) melalui brand awareness terhadap minat kunjungan pasien di RS Yos Sudarso Padang. Temuan penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling dengan menyebar kuesioner online kepada 100 sampel penelitian yang merupakan konsumen setia (followers) akun media sosial (Instagram, TikTok, YouTube, Facebook) dari Rumah Sakit Yos Sudarso Padang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil: Hasil analisis melihatkan adanya hubungan yang signifikan antara media sosial dan brand awareness, serta antara media sosial dan minat kunjungan. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dan brand awareness, serta antara e-WOM, brand awareness, dan minat kunjungan secara bersama-sama. Meskipun begitu, terdapat hubungan yang signifikan antara e-WOM dan minat kunjungan, serta antara brand awareness dan minat kunjungan. Kesimpulan: Berdasarkan temuan ini, Rumah Sakit Yos Sudarso Padang dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat utama untuk meningkatkan minat kunjungan pasien dan memperkuat kesadaran merk calon pasien.

Background: The development of technology and social media has transformed how people seek information, including healthcare services. Yos Sudarso Hospital in Padang utilizes social media as a marketing tool but still faces challenges in increasing patient visits. This study examines the relationship between social media and electronic word of mouth (e-WOM) through brand awareness on patient visit interest at Yos Sudarso Hospital Padang. The findings are expected to develop more effective marketing strategies to increase patient visits. Methodology: This study employed a cross-sectional design with a quantitative approach and purposive sampling technique, distributing online questionnaires to 100 research samples who were loyal consumers (followers) of RS Yos Sudarso Padang's social media accounts (Instagram, TikTok, YouTube, Facebook). Data analysis was conducted using Partial Least Square (PLS). Results: The analysis confirmed a significant relationship between social media and brand awareness, as well as between social media and visit intention. However, there was no significant relationship between and brand awareness, as well as between e-WOM, brand awareness, and visit intention together. Nevertheless, there was a significant relationship between e-WOM and visit intention, as well as between brand awareness and visit intention. Conclusion: Based on these findings, Yos Sudarso Hospital Padang can develop more effective marketing strategies by leveraging social media as a primary tool to increase patient visit interest and strengthen brand awareness among potential patients.
Read More
B-2463
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Halley Sari Hadi; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Adang Bachtiar, Vetty Yulianty Permanasari, Ni'matullah Mansur
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran (product, price, place, dan promotion) dan pemasaran spiritual (rabbâniyyah, al-insâniyyah, al- wâqi’iyyah, dan akhlâqiyyah) terhadap loyalitas pasien di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug Tahun 2023 serta mengetahui pengaruh secara langsung dan secara tidak langsung dari variabel-variabel yang digunakan. Adapun dua variabel yang dicurigai berpengaruh terhadap loyalitas pasien rumah sakit bersertifikasi syariah adalah bauran pemasaran dan pemasaran spiritual dan dimediasi oleh kepuasan. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug yang telah tersertifikasi syariah sejak tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data mengunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 145 pasien rawat inap dan diolah menggunakan SmartPLS 3. Semua variabel lolos dalam uji outer model, kemudian hasil dari inner model adalah adanya hubungan yang signifikan antara bauran pemasaran dengan loyalitas p-value 0,049 (p-value <0,05) dan kepuasan pasien p-value 0,003 (p- value <0,05) secara langsung serta loyalitas pasien dimediasi oleh kepuasan pasien p- value 0,026 (p-value <0,05). Sedangkan, pada pemasaran spiritual tidak terdapat hubungan yang bermakna terhadap loyalitas pasien secara langsung p-value 0,931 (p- value >0,05) dan bernilai negatif. Namun, hubungan pemasaran spiritual dengan kepuasan dan hubungan pemasaran spiritual yang dimediasi oleh kepuasan pasien menunjukkan hasil yang signifikan terhadap loyalitas dengan nilai p-value 0,000 (p-value <0,05). Terdapat hubungan antara kepuasan dengan loyalitas pasien di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug p-value 0,000 (p-value <0,05). Semakin baik kepuasan pasien, maka akan meningkatkan loyalitas. Implikasi dalam penelitian ini dapat menjadi acuan dalam membangun loyalitas pasien dan memaksimalkan pemasaran di rumah sakit bersertifikasi syariah. Kata kunci: Bauran Pemasaran, Pemasaran Spiritual, Rumah Sakit Syariah, Kepuasan dan Loyalitas


The purpose of this study is to determine the relationship between marketing mix (product, price, place, and promotion) and spiritual marketing (rabbâniyyah, al- insâniyyah, al-wâqi’iyyah, and akhlâqiyyah) on patient loyalty at Sari Asih Ciledug Hospital in 2023, as well as to determine the direct and indirect effects of the variables used. The two variables suspected to influence patient loyalty in a sharia-certified hospital are marketing mix and spiritual marketing, mediated by satisfaction. The research was conducted at Sari Asih Ciledug Hospital, which has been sharia-certified since 2018. This study is a quantitative research with a cross-sectional approach. Data collection was done using a questionnaire with 145 inpatient respondents and analyzed using SmartPLS 3. All variables passed the outer model test, and the results of the inner model showed a significant relationship between marketing mix and loyalty with a p-value of 0.049 (p- value <0.05), as well as patient satisfaction with a p-value of 0.003 (p-value <0.05) directly, and patient loyalty mediated by patient satisfaction with a p-value of 0.026 (p- value <0.05). On the other hand, there was no significant direct relationship between spiritual marketing and patient loyalty with a p-value of 0.931 (p-value >0.05), and it had a negative value. However, the relationship between spiritual marketing and satisfaction, as well as the relationship between spiritual marketing mediated by patient satisfaction, showed significant results on loyalty with a p-value of 0.000 (p-value <0.05). There is a relationship between satisfaction and patient loyalty at Sari Asih Ciledug Hospital with a p-value of 0.000 (p-value <0.05). The better the patient satisfaction, the higher the loyalty. The implications of this study can serve as a reference for building patient loyalty and maximizing marketing in sharia-certified hospitals. Key words: Marketing Mix, Spiritual Marketing, Shariah Hospital, Satisfaction and Loyalty

Read More
B-2448
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saprina Maryani; Pembimbing: Amila Megraini; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Anna Tjadrajani; Yout Savithri
Abstrak: Tesis ini merupakan penelitian di bidang manajemen pemasaran rumah sakit yang bertujuan untuk mengetahui segmen, terget dan posisi pasar dalam bauran pemasaran di Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita tahun 2016 dalam rangka peningkatan angka kunjungan pasien dan revitalisasi program pelayanan unggulan terpadu untuk tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuesioner sebagai instrumen terhadap 96 responden yang memanfaatkan layanan di POTAS dan data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap pihak manajemen rumah sakit, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran terhadap dokumen dan data laporan bulanan rumah sakit, data dari Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat. Diharapkan penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan tentang segmen pasar rawat jalan terpadu sehingga dapat mempermudah menentukan pasar sasarannya untuk dituangkan dalam suatu penetapan dan pernyataan posisi yang akan dipergunakan sebagai dasar strategi pemasaran untuk pelayanan POTAS yang akan datang.
Kata kunci : Bauran Pemasaran, Segmentasi Target dan Posisi

This thesis is a study in marketing management hospital that aims to identify the market segmentation, targeting, and its positioning in the marketing mix at the Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita on 2016 in order to increase the number of patient visits and the revitalization of the service program featured integrated development of the child. This study is a survey using qualitative and quantitative approaches. Primary data were collected by distributing questionnaires as an instrument against 96 respondents who use the service in POTAS and qualitative data obtained indepth interviews with the hospital management, while secondary data obtained from the search results to documents and data monthly report hospital and from the Health Profile of West Jakarta. Hopefully this research can enrich the knowledge of the market segmentation of outpatient integrated so as to facilitate determining the target market for the establishment and forth in a position statement that will be used as the basis of marketing strategy for the POTAS services later.
Keywords: Marketing Mix, Segmentation Targeting and Positioning
Read More
B-1854
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggraina Widiyanti; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Adang Bachtiar, Rakhmad Hidayat, Nana Mulyana, Sri Kuswahyuni
Abstrak:
Latar Belakang: Pencapaian kinerja Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit (RS) Hermina Tangerang mengalami fluktuatif, belum mencapai target yang ditentukan dan trendlinenya cenderung mengalami penurunan pada periode tahun 2018-2023. Penilaian google review RS Hermina Tangerang adalah 4,1 dari 5, dimana masih didapatkan banyak keluhan mengenai kualitas pelayanan rawat inap di RS Hermina Tangerang. Hal ini mungkin menjadi penyebab rendahnya kunjungan ulang pasien ke RS Hermina Tangerang. Sehingga pencapaian Rawat Jalan, IGD dan BOR di RS Hermina Tangerang tidak mencapai target yang telah ditentukan. Apabila pencapaian tersebut dibiarkan terjadi terus menerus, akan berdampak signifikan pada pendapatan Rumah Sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methode, dengan tahap pertama survey, dan tahap kedua dengan action research.. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pasien rawat inap di RS Hermina Tangerang dan wawancara dengan informan kunci. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan model persamaan struktural (SEM) dengan pendekatan partial least square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Word Of Mouth (WOM) dan minat kunjungan ulang pasien. Dimensi kualitas pelayanan yang meliputi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, semuanya berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan WOM dan minat kunjungan ulang. Selain itu, WOM juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan ulang pasien. Kesimpulan: Kualitas pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Hermina Tangerang sudah baik. Namun masih ada nilai dalam dimensi kualitas pelayanan yang kecil, menjadi ruang untuk RS Hermina Tangerang melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Saran bagi manajemen rumah sakit adalah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna meningkatkan loyalitas pasien dan keberhasilan bisnis rumah sakit. Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Word of Mouth, Minat Kunjungan Ulang

Background: The performance achievements in Outpatient Services, Emergency Department (ED), and Bed Occupancy Rate (BOR) at Hermina Hospital Tangerang have been fluctuating, not reaching the set targets, and the trendline has tended to decline during the period 2018-2023. The Google review rating for Hermina Hospital Tangerang is 4.1 out of 5, where there are still many complaints regarding the quality of inpatient services at Hermina Hospital Tangerang. This may be the cause of the low rate of revisit intention patient to Hermina Hospital Tangerang. As a result, the achievements in Outpatient Services, ED, and BOR at Hermina Hospital Tangerang do not meet the predetermined targets. If this situation is allowed to continue, it will have a significant impact on the hospital's revenue. Methode: The research method used is a mixed method, with the first stage being a survey, and the second stage involving CDMG (Consensus Decision Making Group). Data were collected through questionnaires distributed to inpatients at Hermina Hospital Tangerang and interviews with key informants. Quantitative data analysis was conducted using structural equation modeling (SEM) with a partial least square (PLS) approach. Result: The research results show that service quality has a positive and significant influence on Word Of Mouth (WOM) and revisit intention. The dimensions of service quality, including tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, all contribute significantly to the increase in WOM and revisit intention. Moreover, WOM also has a proven positive and significant influence on revisit intention. Conclusion: The quality of inpatient services at Hermina Hospital Tangerang is already good. However, there are still low scores in certain service quality dimensions, providing an opportunity for Hermina Hospital Tangerang to make improvements and enhance service quality. The recommendation for hospital management is to continuously improve service quality to increase patient loyalty and business success of the hospital. Keywords: Service Quality, Word of Mouth, Revisit Intention
 
Read More
B-2480
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Tri Pratiwi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Astrid Sarawaty Dewi, Budiman Widjaja
B-1917
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ida Lisdawati; Pembimbing: Slamet Hindarto Gunawan
B-701
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Irawan; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Adang Bachtiar, Wachyu Sulistiadi, Anak Agung Ngurah Jaya Sanjaya, Angelina Hareswari
Abstrak:
Penilaian persepsi pelayanan kesehatan bagi RS DKT Bandar Lampung merupakan sebuah petunjuk dan dasar untuk memeroleh respon yang baik dari pasien sebagai pengguna jasa pelayanan rumah sakit, dan melihat perilaku loyalitas pasien, sehingga dirumuskan bagaimana kualitas pelayanan yang berpengaruh terhadap peningkatan loyalitas pasien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi kualitas pelayanan, kepuasan dan loyalitas pasien pada poliklinik obgyn rumah sakit DKT Bandar Lampung tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain non-eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Pasien memiliki kepuasan kurang dengan menilai dari kenyataan yang didapatkan pasien dilapangan terhadap kualitas layanan Poliklinik Obgyn RS DKT Bandar Lampung Tahun 2023 terutama di tangible yaitu kebersihan dan kenyamanan ruang perawatan, kualitas makanan, kebersihan toilet di Rumah Sakit. Sebagian besar pasien memiliki sikap loyalitas yang cukup. Terdapat hubungan yang positif antara kepuasan pasien terhadap kualitas layanan dengan loyalitas pasien di Poliklinik Obgyn RS DKT Bandar Lampung Tahun 2023, pasien berdasarkan SERVQUAL score dari 5 dimensi didapatkan puas dengan pelayanan yang ada walapun ada beberapa dimensi yang pasien tidak puas dengan pelayanan yang ada sehingga pasien memberikan poin cukup untuk loyalitas artinya pasien akan datang kembali berobat tetapi belum tentu memberikan rekomendasikan kepada orang lain untuk berobat ke RS. DKT Bandar Lampung.

The assessment of perceptions of health services for DKT Bandar Lampung Hospital is a guide and basis for obtaining a good response from patients as users of hospital services, and looking at patient loyalty behavior, so that it is formulated how service quality influences increasing patient loyalty. The aim of this research is to analyze perceptions of service quality, satisfaction and patient loyalty at the ob-gyn clinic at DKT Bandar Lampung Hospital in 2023. This research uses a non-experimental design with a cross-sectional approach. Patients have less satisfaction by judging from the reality that patients get in the field regarding the quality of services at the DKT Bandar Lampung Hospital OB-GYN Polyclinic in 2023, especially in tangible terms, namely the cleanliness and comfort of the treatment room, the quality of the food, the cleanliness of the toilets in the hospital. Most patients have a fairly loyal attitude. There is a positive relationship between patient satisfaction with service quality and patient loyalty at the OBGYN Polyclinic of DKT Hospital Bandar Lampung in 2023, patients based on the SERVQUAL score from 5 dimensions were found to be satisfied with existing services even though there were several dimensions where patients were not satisfied with existing services so that patients giving enough points for loyalty means that the patient will come back for treatment but will not necessarily recommend other people to go to the hospital for treatment. DKT Bandar Lampung.
Read More
B-2408
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive