Ditemukan 40389 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Siti Nur Santi; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Atik Nurwahyuni, Reza Rahman
Abstrak:
Skripsi ini menganalisis tentang perbandingan angka rujukan berdasarkan karakteristik peserta JKN di Puskesmas Kebayoran Lama Utara dan Puskesmas Petogogan periode Januari-Maret 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam, telaah dokumen dan telaah literatur. Hasil penelitian menunjukkan angka rujukan di Puskesmas Kebayoran Lama Utara lebih tinggi sebesar 21,49% dibandingkan dengan angka rujukan di Puskesmas Petogogan sebesar 9,1%. Hal tersebut terkait dengan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang terbatas, minimnya pemahaman tenaga kesehatan mengenai gatekeeper dan masih terdapat pasien yang meminta rujukan Atas Permintaan Sendiri sehingga dapat meningkatkan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut.
Kata kunci: Angka Rujukan, Puskesmas, BPJS Kesehatan
This study analyzes the comparation of number of patients referred based on the characteristics of JKN users in Puskesmas North Kebayoran Lama and Puskesmas Petogongan in the period of January to March 2020. This study uses qualitative methods such as indepth interview, document review and literature review. The result of this study is that the number of patients referred in Puskesmas North Kebayoran Lama is 21,49% higher than in Puskesmas Petogongan. It caused by the limited health facilities, the lack of knowledge about gatekeeper among health providers and there are plenty of patients who submits the referral process by their own requests so it may increases the number of patients referred in the advanced medical facility.
Key words: Number of Patients Referred, Public Health Center, BPJS Kesehatan
Read More
Kata kunci: Angka Rujukan, Puskesmas, BPJS Kesehatan
This study analyzes the comparation of number of patients referred based on the characteristics of JKN users in Puskesmas North Kebayoran Lama and Puskesmas Petogongan in the period of January to March 2020. This study uses qualitative methods such as indepth interview, document review and literature review. The result of this study is that the number of patients referred in Puskesmas North Kebayoran Lama is 21,49% higher than in Puskesmas Petogongan. It caused by the limited health facilities, the lack of knowledge about gatekeeper among health providers and there are plenty of patients who submits the referral process by their own requests so it may increases the number of patients referred in the advanced medical facility.
Key words: Number of Patients Referred, Public Health Center, BPJS Kesehatan
S-10401
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Weaty Mega; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Pujiyanto, Santy Parulian Panjaitan
Abstrak:
Penelitian ini membahas perbandingan angka rujukan berdasarkan karakteristikpeserta rujukan RJTP BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Bogor di PuskesmasCimandala dan Puskesmas Bojong Gede. Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan data primer dari hasil wawancaramendalam dan data sekunder dari primary care puskesmas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa angka rujukan Puskesmas Cimandala sebesar 27,9% lebihtinggi dari Puskesmas Bojong Gede sebesar 14,9%. Hal ini dipengaruhi olehketersediaan fasilitas penunjang pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat-obatandi puskesmas dapat mempengaruhi peningkatan pasien untuk dirujuk ke fasilitaskesehatan tingkat lanjutan.
Kata kunci: Angka Rujukan, BPJS Kesehatan, Puskesmas
Characteristics of RJTP Participants of BPJS KesehatanMain Branch Office Bogor in Cimandala Health Center andBojong Gede Health Center from January to March 2016This research discusses the comparative reference number based on thecharacteristics of the RJTP participants of BPJS Kesehatan Main Branch OfficeBogor in Cimandala Health Center and Bojong Gede Health Center. This researchwritten by using quantitative and qualitative method, primary data for this researchtaken from in-depth interviews and secondary data are based on the primary care ofHealth Centers data. The result of this research, shows that the referral number ofCimandala Health Center reached 27,9% higher from Bojong Gede Health Centerreach 14,9%. It is the because of the availability of health care support facilities andthe availability of medicines in health centers can influence the increase of patientsto be referred to the health care in advanced level.
Keywords: References Number, BPJS Kesehatan, Health Center.
Read More
Kata kunci: Angka Rujukan, BPJS Kesehatan, Puskesmas
Characteristics of RJTP Participants of BPJS KesehatanMain Branch Office Bogor in Cimandala Health Center andBojong Gede Health Center from January to March 2016This research discusses the comparative reference number based on thecharacteristics of the RJTP participants of BPJS Kesehatan Main Branch OfficeBogor in Cimandala Health Center and Bojong Gede Health Center. This researchwritten by using quantitative and qualitative method, primary data for this researchtaken from in-depth interviews and secondary data are based on the primary care ofHealth Centers data. The result of this research, shows that the referral number ofCimandala Health Center reached 27,9% higher from Bojong Gede Health Centerreach 14,9%. It is the because of the availability of health care support facilities andthe availability of medicines in health centers can influence the increase of patientsto be referred to the health care in advanced level.
Keywords: References Number, BPJS Kesehatan, Health Center.
S-9142
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ni Luh Putu Wira Dharmayanti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji : Mardiati Nadjib, Santy Parulian Panjaitan
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang gambaran utilisasi kunjungan rawat jalan tingkatpertama dan rujukan berdasarkan karakteristik peserta JKN di Puskesmas Tabanan IIIdan Puskesmas Pupuan I Periode Januari-Maret tahun 2016. Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian,diketahui bahwa angka kunjungan (9,32%) dan angka rujukan (9,67%) di PuskesmasTabanan III (perkotaan) lebih tinggi dibandingkan angka kunjungan (5,04%) danangka rujukan (3,81%) di Puskesmas Pupuan I (perdesaan). Kondisi tersebut dapatdisebabkan oleh akses ke pelayanan kesehatan yang lebih mudah di wilayah kerjaPuskesmas Tabanan III dibandingkan Puskesmas Pupuan I.
Kata kunci: Utilisasi, Angka Rujukan, Jaminan Kesehatan Nasional.
This study discusses the overview of outpatient utilization and referrals based on thecharacteristics of National Health Insurance (JKN) participants in Puskesmas TabananIII and Puskesmas Pupuan I from January until March 2016. This is a quantitativeresearch with cross sectional study design. Based on this research, it is known that thenumber of outpatient visits (9,32%) and referral rates (9,67%) in Tabanan III PHC(urban area) was higher than the number of visits (5,04%) and referral rates (3,81%)in Pupuan I PHC (rural area). It can be caused by the Puskesmas Tabanan III is moreaccessible than Puskesmas Pupuan I.
Keywords: Utilization, Referral Rate, National Health Insurance.
Read More
Kata kunci: Utilisasi, Angka Rujukan, Jaminan Kesehatan Nasional.
This study discusses the overview of outpatient utilization and referrals based on thecharacteristics of National Health Insurance (JKN) participants in Puskesmas TabananIII and Puskesmas Pupuan I from January until March 2016. This is a quantitativeresearch with cross sectional study design. Based on this research, it is known that thenumber of outpatient visits (9,32%) and referral rates (9,67%) in Tabanan III PHC(urban area) was higher than the number of visits (5,04%) and referral rates (3,81%)in Pupuan I PHC (rural area). It can be caused by the Puskesmas Tabanan III is moreaccessible than Puskesmas Pupuan I.
Keywords: Utilization, Referral Rate, National Health Insurance.
S-9150
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ruth Amelia Novasiska Hutapea; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Santy Parulian Panjaitan
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai implementasi sistem rujukan berjenjang di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan KCU Bogor tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem rujukan berjenjang telah berjalan di FKTP tetapi belum optimal. Dalam implementasi sistem rujukan berjenjang terdapat masalah dari sisi komunikasi, dan sikap implementor. Peneliti menyarankan agar dilakukan upaya perbaikan dalam hal sosialisasi, membuat suatu sistem online yang dapat memberikan informasi kepada peserta, pembuatan SOP pelaksanaan rujukan berjenjang, serta melibatkan peran Dinkes untuk pelaksanaan monitoring dan sosialisasi terkait sistem rujukan berjenjang. Kata kunci: Sistem rujukan berjenjang, FKTP, Implementasi This study aimed to obtain in-depth information on the implementation of a tiered referral system at the First Level Health Facility (FKTP) in collaboration with BPJS Kesehatan KCU Bogor in 2016. The research method used was qualitative approach with data collection through interviews, observation, and document review. The results of this study indicated that the implementation of a tiered referral system had been running in FKTP but not yet optimal. In the implementation of a tiered referral system there were problems from the communication side, and the attitude of the implementor. The researcher recommended improvement efforts in socialization, to create an online system that could provide information to the participants, making SOP implementation of tiered referrals, and involved the role of Health Office for the implementation of monitoring and socialization related to tiered referral system. Key words: Tiered referral system, FKTP, Implementation
Read More
S-9493
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Intan Permata Sari; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Erika Verayanti
S-9344
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Noviyana Idwiyani; Pembimbing: Sri Tjahjani Budi Utami; Penguji: Zakianis, Sri Helmi
S-7763
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Riska Yuniatri; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Pujiyanto, Rima Sahara
Abstrak:
Di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kinerja Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama(FKTP) dievaluasi salah satunya melalui Rasio Rujukan FKTP. BPJS Kesehatan KotaBekasi menargetkan Rasio Rujukan Puskesmas maksimal adalah 15% dan Klinikmaksimal adalah 10%. Dokter di FKTP memiliki peran dalam hal ini merujuk pasien.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif.Rasio Rujukan Puskesmas A adalah 30,42%. Adapun yang berpotensi mempengaruhinya,yaitu pengetahuan tentang kebijakan BPJS Kesehatan, kompetensi dalam menanganidiagnosis wajib tuntas FKTP, ketersediaan dokter, ketersediaan alat kesehatan,ketersediaan obat, jarak dengan FKRTL, diagnosis pasien dan rujukan atas permintaanpasien. Rasio Rujukan Puskesmas B adalah 20,12%. Adapun yang berpotensimempengaruhinya, yaitu pengetahuan tentang kebijakan BPJS Kesehatan, kompetensidalam menangani diagnosis wajib tuntas FKTP, ketersediaan dokter, ketersediaan alatkesehatan, ketersediaan obat, jarak dengan FKRTL dan diagnosis pasien. Rasio RujukanKlinik A adalah 23,88%. Adapun yang berpotensi mempengaruhinya yaitu lama bekerjadokter, pengetahuan tentang kebijakan BPJS Kesehatan, kompetensi dalam menanganidiagnosis wajib tuntas FKTP, ketersediaan dokter, ketersediaan alat kesehatan,ketersediaan obat, jarak dengan FKRTL dan diagnosis pasien. Rasio Rujukan Klinik Badalah 2,96%. Adapun yang berpotensi mempengaruhinya yaitu lama bekerja dokter,kompetensi dalam menangani diagnosis wajib tuntas FKTP, ketersediaan dokter,ketersediaan alat kesehatan, ketersediaan obat dan diagnosis pasien.Kata kunci:Rujukan, BPJS Kesehatan, FKTP.
Read More
S-10397
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rika Ardiyanti; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Atik Nurwahyuni, Cindy Zivani
Abstrak:
BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan kesehatan nasional mengupayakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan untuk peserta. Salah satu caranya adalah melakukan survei kepuasan yang disebut Walk Through Audit (WTA). Tujuan dari WTA adalah terhimpunnya data kepuasan peserta yang sesuai dengan Sasaran Pokok Peta Jalan JKN tahun 2019, yaitu indeks kepuasan peserta 85%. Umpan balik akan diberikan oleh BPJS Kesehatan pada FKTP sehingga diketahui Area of Improvement (AOI) yang dapat ditingkatkan oleh FKTP tiap bulan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya implementasi WTA di wilayah BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Hasil penilaian menunjukkan bahwa pelaksanaan WTA sudah cukup baik namun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya terutama masalah komunikasi umpan balik. Perlu adanya sosialisasi dan kajian lebih lanjut untuk mengoptimalkan pelaksanaan WTA. Kata kunci: Walk through audit, BPJS Kesehatan, Implementasi
Read More
S-10031
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nurul Amalia Fitriyanti; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Unting Patri Wicaksono Pribadi
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai pelaksanaan Skrining Riwayat Kesehatan di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan. Skrining Riwayat Kesehatan merupakan bentuk deteksi dini untuk suatu penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian kegiatan Skrining Riwayat Kesehatan di tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya masalah dari sisi komunikasi, sumber daya, sikap implementor, dan implementasi kegiatan Skrining Riwayat Kesehatan. Peneliti menyarankan untuk BPJS Kesehatan harus melakukan sosialisasi Skrining Riwayat Kesehatan kepada seluruh peserta melalui berbagai media seperti TV, Youtube, dan media sosial lain, melakukan perencanaan SDM, memaksimalkan penggunaan fitur Skrining Riwayat Kesehatan di Mobile JKN dan Website BPJS Kesehatan.
Read More
S-10181
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anna Andreani Akse; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Sandi Iljanto, Hari Murti Wijaya
S-7875
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
