Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36433 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ahmad Yasin Alfaridh; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Prastuti Soewondo, Agus Rahmanto
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara spesifik hubungan antara komitmen organisasi pada kinerja perawat terhadap kejadian tidak diharapkan di rumah sakit. Pertanyaan penelitian dijawab dengan studi literature review dan sintesis data dilakukan secara naratif. Pencarian studi pustaka menggunakan basis data daring Scopus, Pubmed, ProQuest, dan Google Scholar antara 2010 hingga 2020 kemudian dilakukan review. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara komitmen organisasi dengan kejadian tidak diharapkan di rumah sakit.
Read More
S-10580
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Putu Wirama; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Puput Oktamianti, I Gusti Ngurang Agus Anom, Ni Gusti Puthu Mariyani
Abstrak:
Rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan yang komplek dan padat resiko, keselamatan pasien sangat penting untuk meningkatan mutu rumah sakit, salah satu caranya adalah dengan melaporkan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD). Perawat memiliki kontak paling lama dengan pasien sehingga menjadi komponen terpenting dalam pelaporan KTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi persepsi melaporan KTD di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar tahun 2020. Rumah Sakit Prima Medika Denpasar merupakan rumah sakit swasta tipe C. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel penelitian 140 perawat yang dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2020. Didapatkan gambaran persepsi perawat yang tidak pernah melaporkan KTD sebesar 63.6% karena tidak pernah menemukan kejadian KTD atau mungkin pernah mendapat kejadian KTD tetapi tidak berani mealpor. Variabel yang berhubungan signifikan dengan persepsi melaporkan KTD oleh perawat adalah variabe sikap (p value = 0.002), pendidikan (p value = 0,046), porsi beban kerja berat (p value = 0,003 ) dan porsi beban kerja ringan (p value = 0,026 ). Variabel yang paling berpengaruh adalah sikap perawat ( OR 4,33 ). Saran antara lain adalah rumah sakit menumbuhkan sikap positif perawat dalam hal melaporkan KTD dengan memberikan penghargaan kepada yang melapor, rumah sakit melakukan pelatihan keselamatan pasien secara rutin dan regular, shif kerja malam selama 12 jam perlu di evaluasi. Kata kunci : keselamatan pasien, perawat, persepsi melaporan KTD,

Hospital is complex and full of risk medical facility. Adverse events reporting is one part of the patient safety system that has an important roles to improve the hospital’s quality. Nurses have the longest contact’s time with patients so they become the most important component in reporting the Adverse Event reporting. This study aims to determine the factors that affects perception in adverse event reporting at Prima Medika Hospital Denpasar in 2020. Prima Medika Hospital is a type C private hospital. This study is quantitative study using a cross-sectional design with 140 nurses as samples and conducted in June 2020. The nurses’s perception who never report adverses event is 63.6%, assuming they never found any adverse event or maybe have found it but not have no courage to report it. The variable that significantly associated with perceptions on adverse event reporting by nurse are attitude (p value=0.002), education (p value=0.046), and workload ( heavy workload with p value= 0.003 and light workload with p value=0.026). The most affecting variable is the nurses attitude (OR 4.33). It is proposed for the hospital to build the nurses positive attitude to report adverse events one through giving appreciation to those who report the adverse event, hospital needs to give regular patient safety training to maintain the nurse knowledge, and to revisit the 12-hour nightshift which is regarded as unusual long hours.. Keyword : patient safety, nurse, perception of adverse events reporting.
Read More
B-2174
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Nuraini; Pembimbing: Hafizzurachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Budi Hidayat, Widya Lolita
Abstrak:

ABSTRAK Perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien dituntut untuk memiliki kinerja yang tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja diantaranya adalah Imbalan Finansial dan Imbalan Non Finansial. Imbalan  Finansial dan Imbalan Non Finansial mempunyai peran penting dalam menentukan Kinerja Perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan imbalan finansial dan imbalan non finansial terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Tahun 2011. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional pada 63 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji asumsi yang disyaratkan dan analisis regresi linier berganda. Dari hasil analisis bivariat diperoleh temuan penelitian adanya hubungan yang bermakna antara gaji, hubungan dengan atasan, hubungan dengan teman, promosi jabatan, kesempatan mengembangkan diri dan penghargaan terhadap hasil pekerjaan dengan kinerja perawat. Dari Analisis multivariat diperoleh temuan penelitian yaitu variabel yang mempengaruhi kinerja adalah imbalan finansial yaitu gaji dan imbalan non finansial yaitu hubungan dengan teman sekerja. Dengan hasil penelitian tersebut diatas, perlu bagi manajemen RSKO Jakarta untuk meningkatkan kinerja melalui imbalan finansial yaitu gaji, dan imbalan non finansial yaitu hubungan dengan teman. Disamping itu perlu juga memberikan kesempatan yang luas kepada para perawat untuk mengembangkan diri dengan mengikutsertakan perawat dalam pelatihan-pelatihan terkait bidang tugas dan pendidikan lanjutan agar kualifikasi dan kinerja perawat meningkat serta memberikan penghargaan atas hasil kerja perawat misalnya dengan pemilihan perawat teladan sehingga dapat memotivasi perawat untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Kata kunci: imbalan finansial, imbalan non finansial, kinerja.


 ABSTRACT Nurses as the spearhead of health services that relate directly to the patient is required to have high performance. Many factors affect the performance of which is the Financial Rewards and Nonfinancial Rewards. Financial Rewards and Non Financial Rewards play an important role in determining the performance of Nurses. This study aims to determine the relationship of financial rewards and non-financial rewards to the performance of nurses at the Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta in 2011. The study was conducted in May 2011. The design of the study is a cross sectional study in 63 respondents. The analysis used is univariate, bivariate and multivariate tests using the assumptions required and multiple linear regression analysis. From the results obtained by bivariate analysis of the research findings of a significant relationship between salary, relationships with superiors, relationships with friends, job promotion, an opportunity to develop themselves and respect for the work with the performance of nurses. Multivariate analysis of research findings obtained by the variables that affect the performance of the financial rewards of salary and non-financial rewards relationships with co-workers. With the above results, it is necessary for management RSKO Jakarta to improve performance through financial reward of salary and non-financial reward of relationships with friends. Besides it should also provide ample opportunity for nurses to develop themselves by engaging nurses in training-related tasks and qualifications and continuing education for nurses increased performance and reward the work of nurses such as choosing a exemplary nurse that can motivate nurses to further improve its performance. Key words: financial rewards, non-financial rewards, performance.

Read More
T-3342
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putu Diana Saraswati; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Agus Rahmanto
Abstrak: Penulisan review ini membahas mengenai salah satu permasalahan penting sumber daya manusia rumah sakit yaitu retensi perawat. Tujuan dari penulisan adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi gambaran retensi, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan strategi retensi yang dilakukan oleh rumah sakit. Jenis literatur yang digunakan adalah literatur elektronik yang didapat melalui database online dan website yakni PubMed, Science Direct, DOAJ, Willey Online Library, Garuda Ristekdikti, Dovepress, OPAC-Universitas Indonesia Library, neliti.com, dan researchgate.net. Jumlah literatur yang dibahas dalam review ini adalah 14 literatur. Hasil identifikasi inti pembahasan pada setiap literatur disajikan dalam tabel matriks yang secara garis besar memuat aspek gambaran retensi yang terdiri dari retensi positif dan negatif; faktor-faktor retensi diantaranya faktor organisasi dan pekerjaan, faktor karakteristik individu, dan faktor lain; serta strategi retensi yang dikelompokkan menjadi strategi umum dan spesifik. Kata kunci: Review kepustakaan, perawat, retensi, faktor-faktor retensi, strategi retensi This literature review is discussed about one of the important hospitals human resource problems, nurse retention. The purpose of this paper is to identify retention picture, influencing factors, and retention strategies carried out by the hospital. The type of literature used is electronic literature that collected through online databases and websites include PubMed, Science Direct, DOAJ, Willey Online Library, Garuda Ristekdikti, Dovepress, OPAC-Universitas Indonesia Library, neliti.com, and researchgate.net. Total of literature in this paper is 14 literatures. Identification results of the key findings from each literature is written in a matrix table which contains of retention picture that consist of positive and negative retention; retention factors include organization and occupation factors, invidual characteristic factors, and other factors; and retention strategies that grouped into general and specific strategies. Key words: Literature review, nurse, retention, retention factors, retention strategy
Read More
S-10395
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faradisa Mulya; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Novita Dwi Istanti
Abstrak:
Persentase turnover perawat di beberapa rumah sakit swasta di Indonesia melewati standar turnover yaitu 10%, seiring dengan tingginya persentase turnover intention sebagai prediktor dari turnover. Turnover intention menimbulkan banyak dampak negatif, terlebih apabila berkembang menjadi turnover. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap turnover intention perawat rumah sakit swasta di Indonesia serta mengetahui gambaran turnover dan turnover intention dengan menggunakan metode literature review. Basis data pencarian literatur yang digunakan adalah Google Scholar, Garuda, Neliti, dan grey literature dari Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat (Pusinfokesmas FKM UI), dan Universitas Indonesia Library. Setelah melalui proses pencarian, skrining, dan ekstraksi, didapatkan 13 penelitian relevan yang dianalisis. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa rentang persentase turnover perawat berkisar dari 8.16% hingga 41.37%. Sementara rentang persentase turnover intention perawat berkisar dari 26.6% hingga 100%. Faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention terbagi menjadi tiga kategori, yaitu faktor karakteristik individu, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi. Faktor karakteristik individu yang mempengaruhi turnover intention adalah usia muda, jenis kelamin perempuan, tingkat pendidikan rendah, belum menikah, dan lama kerja yang rendah. Terdapat tiga faktor kepuasan kerja yang dominan ditemukan berpengaruh terhadap turnover intention, yaitu kompensasi, peluang promosi, dan pekerjaan, diikuti dengan supervisi dan rekan kerja.

The percentage of nurse turnover in several private hospitals in Indonesia exceeds the turnover standard of 10%, along with the high percentage of turnover intention as a predictor of turnover. Turnover intention has many negative impacts, particularly if it develops into turnover. This study aims to determine the factors that influence the turnover intention of nurses in private hospitals in Indonesia and to know the description of turnover and turnover intention by using the literature review method. Literature search databases used were Google Scholar, Garuda, Neliti, and grey literature from the Public Health Information Center (Pusinfokesmas FKM UI), and the University of Indonesia Library. After going through the search, screening, and extraction processes, 13 relevant studies were analyzed. The search results show that the nurse turnover percentage ranges from 8.16% to 41.37%. While the nurse turnover intention percentage ranges from 26.6% to 100%. Factors that influence turnover intention are divided into three categories, namely individual characteristics, job satisfaction, and organizational commitment. Individual characteristic factors that affect turnover intention are young age, female sex, low education level, single, and low working time. There are three dominant job satisfaction factors found to influence turnover intention, namely compensation, promotion opportunities, and work, followed by supervision and co-workers.
Read More
S-11324
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Zannah; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Abdul Halim
S-6979
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nizma Martiana Rifa; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Jaslis Ilyas, Sumijatun
Abstrak: Kekurangan perawat telah menjadi masalah dunia selama beberapa tahun. Tidak hanya diIndonesia, peningkatan angka turnover perawat juga menjadi tantangan kritis yangdihadapi oleh berbagai negara seperti Kanada, Cina, Jerman, Skotlandia, Inggris danAmerika Serikat, khususnya dalam penelitian ini dibahas mengenai Indonesia, Cina,Jepang, Filipina, Ethiopia, Korea dan Amerika Serikat. Memahami kondisi mengenaifaktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention pada perawat merupakan hal yangpenting bagi setiap rumah sakit di berbagai negara yang mengalami kekurangan perawat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganturnover intention (keinginan pindah kerja) perawat di Rumah Sakit sebagai upaya yangdapat dilakukan dalam meminimalisir tingkat turnover di Rumah Sakit di Indonesia danjuga di beberapa negara lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yangbersifat deskriptif analitik. Metode yang digunakan adalah literature review. Jenis datayang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui pencarian studi yangdilakukan dengan memanfaatkan hasil penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnyadan teori-teori yang berkaitan dengan topik. Analisis pada penelitian ini bersifat deskriptifanalitik. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah penelitian dengan semua jenis metodeyang dapat menjawab topik, menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris pada10 tahun terakhir. Kriteria eksklusi penelitian ini yaitu penelitian lebih dari 10 tahun, sertapenelitian yang tidak dapat menjawab pertanyaan penelitian. Hasil dari informasi yangdidapatkan dari studi literatur akan diuraikan dalam bentuk tabel hasil dan juga narasi.Dibutuhkan lagi penelitian yang dilakukan di rumah sakit pemerintah agar didapatkanperbandingan antara faktor yang menjadi penyebab turnover intention pada perawat dirumah sakit swasta dengan di rumah sakit pemerintah. Karena terdapat salah satupenelitian yang menyebutkan bahwa salah satu faktor penyebab dari tinggi nya angkaturnover perawat di rumah sakit tersebut adalah karena perawat yang keluar telah diterimasebagai pegawai negeri di rumah sakit pemerintah.
The shortage of nurses has been a world problem for several years. Not only in Indonesia,increasing nurse turnover is also a critical challenge faced by various countries such asCanada, China, Germany, Scotland, Britain and the United States, particularly in this studydiscussed about Indonesia, China, Japan, the Philippines, Ethiopia, Korea and the UnitedStates. Understanding the conditions regarding the factors that influencing nurse turnoverintention is important for every hospital in various countries that experience nurseshortages. This study aims to determine the factors associated with nurse turnoverintention at the hospitals as an effort that can be done in minimizing turnover rates inhospitals in Indonesia and also in several other countries. This study uses a qualitativeapproach that is descriptive analytic. The method used is literature review. The type ofdata used is secondary data obtained through research studies conducted by utilizing theresults of pre-existing studies and theories related to the topic. The analysis in this researchis analytic descriptive. The inclusion criteria in this study are research with all types ofmethods that can answer the topic, using Indonesian and English in the last 10 years. Theexclusion criteria for this study were more than 10 years of research, also the research thatcould not answer research questions. The results of the information obtained from thestudy of literature will be described in the form of a table of results and also narrative.Research conducted in government hospitals is needed to make a comparison between thefactors causing turnover intention of nurses in private hospitals and government hospitals.Because there is one study which states that one of the factors causing the high turnoverrate of nurses at the hospital is because the nurses who leave have been accepted as civilservants in government hospitals.
Read More
S-10393
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Defy Azhari; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Dini Trisnowati
Abstrak:
Manajemen SDM sangat penting dalam rumah sakit untuk membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Pemenuhan sumber daya manusia dilakukan dengan kegiatan rekrutmen dan seleksi, hingga pengangkatan pegawai tetap. Pada proses pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia membutuhkan hasil tes psikologi, salah satunya adalah tes MMPI yang digunakan untuk mengevaluasi karakteristik kepribadian dan psikologis individu, termasuk potensi adanya konflik. Konflik dapat berupa ketidakcocokan, perselisihan, atau disharmonisasi yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional pegawai hingga pada pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hasil tes psikologi MMPI pegawai dengan kejadian konflik dalam organisasi di Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Sumber data berupa data sekunder yang tersedia di Rumah Sakit X dengan sampel 306 pegawai. Didapatkan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara hasil tes psikologi MMPI pegawai dengan kejadian konflik dalam organisasi di Rumah Sakit X (P-value = 0,006; OR = 4,624) dan ada hubungan antara variabel pendidikan dengan kejadian konflik (P-value = 0,009). Namun tidak terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin, usia, status kawin, dan tanggungan (P-value > 0,05). Penelitian ini dapat disimpulkan jika terdapat pegawai dengan hasil tes psikologi MMPI “tidak disarankan” dan dilanjutkan proses pemenuhan kebutuhan SDM maka akan memungkinkan terjadinya konflik dalam organisasi.

HR management is very important in hospitals to help fulfill the human resource needs. Fulfillment of human resources is carried out through recruitment and selection activities, as well as recruiting permanent employees. The process of providing human resource needs requires psychological test results, one of which is the MMPI test which is used to evaluate individual personality and psychological characteristics, including the potential for conflict. Conflict can take the form of incompatibility, disagreement, or disharmony which can have a negative impact on mental and emotional well-being of the employees and on patient care. This research aims to determine the relationship between employee MMPI psychological tests result and the incidence of conflict within the organization at Hospital X. This research uses quantitative methods with a cross-sectional study design. The data source used secondary data that available at X Hospital with a sample of 306 employees. It was found from this research that there is a relationship between MMPI psychological tests result and incidents of conflict in the organization (P-value = 0,006; OR = 4,624) and there is relation between education background and conflict (P-value = 0,009). However, there was no relationship between the variables such as gender, age, marital status, and dependents (P-value > 0.05). This research can be concluded that if there are employees whose MMPI psychological test results are "not recommended" and the process of fulfilling HR needs continues, this will drive the conflict to occur within the organization.
Read More
S-11659
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aisyah Rahmayanti; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Susanti Tungka
Abstrak: Berdasarkan pengamatan sederhana, didapatkan bahwa terdapat adanya ketidaksinambungan yang terjadi mengenai persepsi karyawan di Rumah Sakit Hermina Depok dalam hal pekerjaan yang dilakukan dan yang tercantum dalam uraian jabatan, serta penilaian kinerja yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi perawat pelaksana rawat inap mengenai analisis jabatan dengan penilaian kinerja di Rumah Sakit Hermina Depok tahun 2014. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana rawat inap dengan sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada variabel persepsi standard, SKAs, dan qualifications dengan persepsi penilaian kinerja yakni p=0,000; p=0,006; p=0,011 (p<0,05) dan untuk variabel persepsi task dan conditions tidak ada hubungan yang signifikan dengan persepsi penilaian kinerja yakni p=1,000; p=0,685 (p>0,05). Kesimpulannya adalah secara garis besar persepsi perawat pelaksana rawat inap di Rumah Sakit Hermina Depok tahun 2014 sudah mengetahui dengan baik mengenai analisis jabatan dan penilaian kinerja yang dilakukan oleh rumah sakit. Kata Kunci: Persepsi; Analisis Jabatan; Penilaian Kinerja; Perawat
Read More
S-8598
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Fitria Isnaputri; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Septiara Putri, Sumijatun
Abstrak: Penulisan review ini membahas salah satu permasalahan penting sumber daya manusia rumah sakit yaitu retensi perawat. Tujuan dari penulisan adalah untuk mengetahui gambaran retensi, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi retensi perawat di rumah sakit. Jenis literatur yang digunakan berupa literatur elektronik yang didapat melalui database online dan website yakni PubMed, Garuda Ristekdikti, ProQuest, Willey Online Library, dan neliti.com. Peneliti mendapatkan 14 literatur dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif.
Read More
S-10689
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive