Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40942 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rika Risalam Mahdur; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Prastuti C. Soewondo, E. Dyah Noviani
Abstrak: Berkembangnya penggunaan telepon seluler di era saat ini mendorong potensi melakukan self-management dengan mobile health (mHealth). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pengaruh penggunaa mHealth dalam self-management pada diabetes mellitus tipe 2 di Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan basis data Pubmed, PMC, dan Science Direct pada tahun 2017 hingga 2021. Hasil pencarian yang memenuhi kriteria inklusi adalah Indonesia, Singapura, dan Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan mHealth dalam self-management diabetes tipe 2 terhadap hasil klinis penurunan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tipe 2 sebesar 0,5% hingga 1,3% maupun perubahan perilaku seperti peningkatan efikasi diri, peningkatan pemantauan glukosa darah, perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, perbaikan kualitas dan jam tidur, serta peningkatan frekuensi perawatan kaki.
Read More
S-10744
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nabella; Pembimbuing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Dian Fitri A
Abstrak:
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global, dalam penanganannya memerlukan pendekatan yang inovatif dan efektif dalam manajemen penyakitnya. Dalam era teknologi informasi modern, pemanfaatan Mobile Health (mHealth) sebagai alat dalam manajemen diri pasien menjadi semakin menonjol dan banyak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Self-Management pada pasien tuberkulosis dengan penggunaan mHealth. Penelitian ini dilakukan dengan desain literature review. Pencarian sumber informasi dilakukan menggunakan search engine yang memberikan akses terhadap berbagai penelitian, yaitu Science Direct, ProQuest, dan PubMed dengan memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan topik penelitian. Terdapat 4 studi yang masuk dalam penelitian ini. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 4 studi tersebut menyebutkan bahwa Self-Management tuberkulosis (TB) melalui teknologi kesehatan seluler (mHealth) menghasilkan peningkatan kesadaran diri dalam proses penyembuhan TB, seperti mengurangi kejadian lupa minum obat dan putusnya pengobatan. Temuan ini berpotensi mendorong perilaku patuh terhadap pengobatan serta meningkatkan kualitas upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Self-Management pada pasien tuberkulosis dengan memanfaatkan mHealth terbukti berhasil atau efektif.

Tuberculosis (TB) remains a global health challenge, requiring innovative and effective approaches in its management. In the modern era of information technology, the utilization of Mobile Health (mHealth) as a tool in patient self-management has become increasingly prominent and widely adopted. This research aims to explore the implementation of self-management in tuberculosis patients using mHealth. The study employs a literature review design, conducting information source searches through search engines that provide access to various studies, such as Science Direct, ProQuest, and PubMed, by entering keywords related to the research topic. Four studies were included in this research. The findings of these studies indicate that self-management of tuberculosis (TB) through mobile health technology (mHealth) leads to increased self-awareness in the TB healing process, such as reducing instances of missed medication and treatment interruptions. These results have the potential to encourage treatment compliance behavior and enhance the quality of efforts in TB prevention and control. Therefore, it can be concluded that the implementation of self-management in tuberculosis patients using mHealth has proven to be successful or effective.
Read More
S-11508
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ariadna Chitrarasmi Maharani; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty, Purnawan Junadi
Abstrak: Penyakit pernapasan kronis menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling umum di seluruh dunia. Asma merupakan salah satu penyakit pernapasan kronis yang banyak diderita oleh masyarakat. Penyakit ini seringkali dikaitkan dengan beban yang besar. Asma yang tidak terkontrol berhubungan dengan peningkatan pengeluaran, peningkatan utilisasi pelayanan kesehatan dan penurunan produktivitas. Kondisi penyakit asma yang kronis memerlukan peranan pasien dalam pengendalian penyakit. Hal tersebut dapat dimungkinkan melalui adanya self-management. Perkembangan teknologi di masa kini dapat dimanfaatkan melalui penggunaan mHealth untuk mendukung penerapan self-management asma. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pencarian studi dilakukan dengan menggunakan online database yaitu PMC, ScienceDirect, dan LinkSpringer. Terdapat 13 studi yang termasuk ke dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 11 studi menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam pengendalian asma yang dapat diketahui melalui asthma control, kualitas hidup, penggunaan SABA, symptom free days, dan CACG symptom benchmark. Selain itu, terdapat 4 studi yang menghasilkan perubahan positif dalam meningkatkan kepatuhan mengonsumsi obat. Sehingga, dapat dikatakan bahwa penggunaan mHealth efektif dalam penerapan self-management asma.
Chronic respiratory diseases are becoming one of the most common non-communicable diseases worldwide. Asthma is one of the chronic respiratory diseases that many people suffer from. This disease is often associated with a large burden. Uncontrolled asthma is associated with increased spending, increased utilization of health services and decreased productivity. Chronic asthma conditions require the patient's role in Disease Control. This can possible through self-management. Technological developments in the present can be utilized through the use of mHealth to support the implementation of asthma self-management. This study uses the literature review method. Study searches were conducted using online databases namely PMC, ScienceDirect, and LinkSpringer. There are 13 studies included in this study. The results of this study showed that a total of 11 studies resulted in significant positive changes in asthma control that can be known through asthma control, quality of life, use of SABA, symptom free days, and CACG symptom benchmark. In addition, there are 4 studies that produce positive changes in improving adherence to asthma medication. Thus, it can be said that the use of mHealth is effective in the application of asthma self-management.
Read More
S-11045
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Friska Edlina; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Helen Andriani, Agus Rahmanto
S-10391
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zhafirah Salsabila; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Ascobat Gani, Ede Surya Darmawan, Em Yunir, Novita Dwi Istanti
Abstrak:
Diabetes menempati posisi ke-4 penyebab kematian global dengan total 1,5 juta kematian (2019). Total penderita DM dunia tahun 2021 mencapai 537 juta jiwa yang diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2045 sebanyak 784 juta jiwa. Indonesia dalam wilayah Western Pacific menempati urutan kedua prevalensi tertinggi, dengan total 19,47 juta jiwa pengidap DM (2021). Komplikasi DM menyebabkan mikro-makrovaskular, gagal ginjal hingga kematian, terlebih komorbid DM akan berisiko memperburuk keadaan COVID-19. Upaya pengontrolan risiko perburukan diabetes dapat dilakukan melalui diabetes self-management (DSM), manajemen mandiri penderita DM untuk mengontrol pola hidup demi mencegah risiko komplikasi diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor determinan penerapan DSM, dan efektivitas klinis dan non klinis yang dilakukan secara systematic review dan meta-analysis, menggunakan database Medline (via PubMed), dan Embase. Hasil menunjukan penerapan DSM memberikan efektivitas klinis berupa penurunan tekanan darah, HbA1c, glukosa darah puasa, serta efektivitas non klinis pada kepatuhan diet, medikasi, perawatan luka kaki, PGDM, dan mencegah gangguan depresi. Faktor determinan penerapan DSM diantaranya sosio-demografi, tingkat pengetahuan, lama mengidap DM, akses layanan, dan dukungan untuk penderita DM. DSM akan maksimal melalui pemberian DSME dan health coaching serta penggunaan telemonitoring dan telekonsultasi untuk mengontrol kadar glikemik, serum lipid, dan kepatuhan dalam menerapkan DSM

Diabetes is the 4th leading cause of death worldwide, accounting for 1.5 million deaths in 2019. The total number of diabetics worldwide in 2021 will be 537 million, with the number expected to rise to 784 million by 2045. Indonesia in the Western Pacific region ranks 2nd in the highest prevalence, with a total of 19.47 million people with DM (2021). Diabetes complications cause micro-macrovascular and kidney failure and also worsen COVID-19 conditions. Diabetes self-management (DSM), the self-management of DM sufferers to control their lifestyle to prevent the risk of diabetes complications, can help to control the risk of worsening diabetes. This study aims to look at the determinants of DSM implementation, and clinical and non-clinical effectiveness by means of a systematic review and meta-analysis, using database from Medline (via PubMed), and Embase. The results show that the DSM implementation provides clinical effectiveness in the form of reducing blood pressure, HbA1c, and fasting blood glucose, non-clinical effectiveness in dietary compliance, medication, foot wound care, PGDM, and preventing depressive disorders. The determinants of DSM implementation include socio-demographics, level of knowledge, length of time with DM, access to services, and support for DM sufferers. DSM will be maximized through the provision of DSME and health coaching, using telemonitoring and teleconsultation to control glycemic and serum lipid levels and patient compliance in carrying out DSM activities
Read More
T-6510
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggun Nanda Kharin; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Kurnia Sari, Muhammad Ridha Akbar
Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mHealth dalam self-management hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pencarian studi dilakukan dengan menggunakan online database yaitu PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest. Terdapat 16 studi yang termasuk ke dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 9 studi menghasilkan penurunan tekanan darah yang dinilai signifikan dan terdapat sebanyak 8 studi yang menunjukkan adanya perubahan positif pada pola hidup pasien.
Read More
S-10573
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dara Risczka Rosdianty; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Ede Surya Darmawan, Unting Patri Wicaksono Pribadi
S-10011
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pertiwi Puji Lestari; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Kurnia Sari, Anggi Afifi
S-10141
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nur Latifah; Pembimbing: Vetty Yulianty; Penguji: Anhari Achadi, Reza Rahman
Abstrak: Skrining kesehatan merupakan salah satu program BPJS Kesehatan dalam upaya kendali biaya pelayanan kesehatan. Namun, pada tahun 2016 ketercapaian program masih mencapai 17% dari target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi skrining kesehatan diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Jakarta Timur tahun 2017. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam dengan informan di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dan BPJS Kesehatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya masalah dari sisi komunikasi, sumber daya, sikap implementor, struktur birokrasi dan implementasi kegiatan skrining kesehatan. Penulis menyarankan agar dilakukan upaya perbaikan pada sosialisasi skrining ke FKTP, perencanaan SDM yang matang, pembuatan SOP skrining di FKTP dan memaksimalkan pemanfaatan BPJS mobile skrining.
Kata Kunci: Implementasi, Skrining Kesehatan

Health screening is one of the BPJS Kesehatan programs in order control health care costs. However, in 2016 the achievement program only reaches 17% of the target. The purpose of this research is to perceive the implementation of health screening for type 2 Diabtes Melitus and hypertension at BPJS Kesehatan, Branch Office, East Jakarta, 2017. This study used qualitative method, in which data was obtained from observation, document review, and in-depth interview with informants at Primary Care and BPJS Kesehatan. Research result indicate that there are issues regarding communication, resources, attitude of implementor, and implementation of health screening. Author suggests that improvement efforts are to be made regarding screening socialization toward Primary Care, human resource planning, screening Standard Operation Procedure (SOP) at Primary Care, and maximize the utilization of BPJS mobile screening.
Keyword: implementation, health screening
Read More
S-9363
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lusiani Septika Sar; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: David W. Dunlop, Merry Natalia, Vetty Yulianti Permanasari, Kurnia Sari
T-4241
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive