Ditemukan 35806 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Twiva Rhamadanty; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma; Penguji: Syahrizal Syarif, Endang Sri Wahyuningsih
Abstrak:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan sebagai salah satu gejala kecenderungan depresi pada mahasiswa S1 di DKI Jakarta saat pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan instrumen DASS- 21 dan pengumpulan datanya menggunakan kuesioner online melalui Google Form. Terdapat 460 mahasiswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi mahasiswa yang mengalami kecemasan sebesar 48,5%.
Read More
S-10819
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Randita Shafira Putri; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Fidiansjah
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada mahasiswa S1 Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari kuesioner online yang disebar melalui media sosial. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Kecemasan diukur dengan menggunakan kuesioner GAD-7.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi kecemasan ringan sebesar 37,8%, kecemasan sedang sebesar 27,3%, dan kecemasan berat sebesar 15,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara coping (PR=1,79 95%CI: 1,33-2,41; p=0,000) dan dukungan sosial (PR=1,85 95%CI: 1,38-2,48; p=0,000) dengan kecemasan pada mahasiswa S1 Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia selama pandemi COVID19. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, tempat tinggal, tingkat ekonomi keluarga, riwayat penyakit, dan riwayat kontak COVID-19 dengan kecemasan pada mahasiswa S1 Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia selama Pandemi COVID-19.
Read More
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi kecemasan ringan sebesar 37,8%, kecemasan sedang sebesar 27,3%, dan kecemasan berat sebesar 15,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara coping (PR=1,79 95%CI: 1,33-2,41; p=0,000) dan dukungan sosial (PR=1,85 95%CI: 1,38-2,48; p=0,000) dengan kecemasan pada mahasiswa S1 Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia selama pandemi COVID19. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, tempat tinggal, tingkat ekonomi keluarga, riwayat penyakit, dan riwayat kontak COVID-19 dengan kecemasan pada mahasiswa S1 Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia selama Pandemi COVID-19.
S-10808
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tiara Kumala Putri; Pembimbing: Tri Miko Yunis Wahyono; Penguji: Syahrizal Syarif, Sukamto
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang bagaimana situasi kecemasan masyarakat dalammenghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia khususnya di DKI Jakarta, Kota Bogor,Kota Depok, Kota Tangerang, dan Kota Bekasi. Variabel yang akan dianalisisdiantaranya variabel biologis (jenis kelamin dan konsumsi rokok) dan variabel sosial(kebijakan dan situasi politik, tingkat dan jenis pendidikan, persebaran informasi, statusdan jenis pekerjaan, serta pengetahuan tentang COVID-19). Penelitian ini adalahpenelitian mix method (kuantitatif dan kualitatif) dengan desain studi deskriptif. Hasilanalisis kuantitatif menunjukkan bahwa perempuan berpeluang untuk memiliki tingkatkecemasan tinggi terhadap COVID-19 lebih besar dibandingkan laki-laki. Hasil analisiskualitatif menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 dapat menimbulkan berbagai responsdari masyarakat, baik respons positif maupun negatif. Selain itu, pelaksanaan kebijakanuntuk penanggulangan COVID-19 juga dapat mempengaruhi kecemasan seseorangselama masa pandemi COVID-19.Kata kunci:COVID-19, pandemi, kecemasan, kebijakan
This thesis discusses how the situation of community anxiety in dealing with the COVID-19 pandemic in Indonesia, especially in DKI Jakarta, Bogor City, Depok City, TangerangCity, and Bekasi City. Variables to be analyzed include biological variables (gender andcigarette consumption) and social variables (policy and political situation, level and typeof education, distribution of information, status and type of work, as well as knowledgeof COVID-19). This research is a mixed method research (quantitative and qualitative)with descriptive study design. The results of quantitative analysis indicate that womenhave a greater chance of having a higher level of anxiety towards COVID-19 than men.The results of qualitative analysis indicate that the COVID-19 pandemic can cause avariety of responses from the community, both positive and negative responses. Inaddition, the implementation of policies for COVID-19 prevention can also affect one'sanxiety during the COVID-19 pandemic.Key words:COVID-19, anxiety, information dissemination, public policy.
Read More
This thesis discusses how the situation of community anxiety in dealing with the COVID-19 pandemic in Indonesia, especially in DKI Jakarta, Bogor City, Depok City, TangerangCity, and Bekasi City. Variables to be analyzed include biological variables (gender andcigarette consumption) and social variables (policy and political situation, level and typeof education, distribution of information, status and type of work, as well as knowledgeof COVID-19). This research is a mixed method research (quantitative and qualitative)with descriptive study design. The results of quantitative analysis indicate that womenhave a greater chance of having a higher level of anxiety towards COVID-19 than men.The results of qualitative analysis indicate that the COVID-19 pandemic can cause avariety of responses from the community, both positive and negative responses. Inaddition, the implementation of policies for COVID-19 prevention can also affect one'sanxiety during the COVID-19 pandemic.Key words:COVID-19, anxiety, information dissemination, public policy.
S-10424
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Salsabila Rosa; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Fidiansjah
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Responden pada penelitian ini berjumlah 307 orang dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara penghasilan (p=0,001), riwayat penyakit selain COVID-19 (p=0,006), aktivitas fisik (p=0,000), stress (p=0,000), dan dukungan sosial (p=0,000) dengan kualitas hidup mahasiswa S1 Reguler Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia selama pandemi COVID-19.
Read More
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara penghasilan (p=0,001), riwayat penyakit selain COVID-19 (p=0,006), aktivitas fisik (p=0,000), stress (p=0,000), dan dukungan sosial (p=0,000) dengan kualitas hidup mahasiswa S1 Reguler Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia selama pandemi COVID-19.
S-10751
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yudha Asy`ari; Pembimbing: Helda; Penguji: Yovsyah; Krishna Adi Wibisana
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Long COVID pada penyintas COVID-19 di Kelurahan Jatisampurna Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitia cross-sectional. Penelitian ini diikuti oleh 308 responden, dengan proporsi perempuan 64% dan laki-laki 36%. Hasil penelitian ini menunjukan proporsi kejadian Long COVID sebesar 80,2%. Gejala yang paling banyak dilaporkan adalah kelelahan (64%), brain fog (30.5%), dan batuk kering (21.8%). Analisis bivariat menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara umur dan pekerjaan dengan kejadian Long COVID. Namun terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian Long COVID (p= 0,011 OR=2,157) dan komorbid dengan kejadian Long COVID (p= 0,006 OR= 2,652).
Read More
S-10798
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Esther Juliana Praysi; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Ngabila Salama
Abstrak:
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kasus Covid-19 bergejala di DKI Jakarta pada Januari-Mei 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan data sekunder dari surveilans Covid-19 DKI Jakarta Januari-Mei 2021. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa kelompok umur (PR = 2,169; 95% CI = 1,970-2,387), jenis kelamin (PR = 1,044; 95% CI = 1,023-1,066) dan komorbid (PR = 3,825; 95% CI = 3.435-4.258) merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kasus Covid- 19 bergejala di DKI Jakarta pada Januari-Mei 2021.
Read More
S-10849
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
R.A. Della Patrisia Pramesti; Pembimbing: Helda; Penguji: Ratna Djuwita, Andri Mursita
Abstrak:
latar belakang: prevalensi stunting di provinsi dki jakarta dan beberapa kabupaten/kota di dalamnya masih berada di atas 20% berdasarkan beberapa riset berbeda di tahun 2013, 2015, dan 2016. stunting masih menjadi masalah gizi di wilayah tersebut.
tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita 6-59 bulan di provinsi dki jakarta tahun 2016.
metode: penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional ini menggunakan data sekunder yaitu data pemantauan status gizi 2016. penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 1562 balita untuk menganalisis 10 faktor risiko stunting.
hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi stunting dalam penelitian ini sebesar 21.1%. hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan secara bermakna dengan kejadian stunting diantaranya adalah usia balita (por = 1.62, 95% ci = 1.23-2.12), jumlah balita dalam rumah tangga (por = 3.24, 95% ci = 1.08-9.71), dan pendidikan ibu (por = 1.52, 95% ci = 1.18-1.95).
kesimpulan: prevalensi stunting di provinsi dki jakarta dalam penelitian ini masih diatas 20% dan hanya ada tiga faktor risiko yang memiliki hubungan signifikan secara statistik dengan kejadian stunting.
kata kunci : stunting, gizi, balita.
Read More
tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita 6-59 bulan di provinsi dki jakarta tahun 2016.
metode: penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional ini menggunakan data sekunder yaitu data pemantauan status gizi 2016. penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 1562 balita untuk menganalisis 10 faktor risiko stunting.
hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi stunting dalam penelitian ini sebesar 21.1%. hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan secara bermakna dengan kejadian stunting diantaranya adalah usia balita (por = 1.62, 95% ci = 1.23-2.12), jumlah balita dalam rumah tangga (por = 3.24, 95% ci = 1.08-9.71), dan pendidikan ibu (por = 1.52, 95% ci = 1.18-1.95).
kesimpulan: prevalensi stunting di provinsi dki jakarta dalam penelitian ini masih diatas 20% dan hanya ada tiga faktor risiko yang memiliki hubungan signifikan secara statistik dengan kejadian stunting.
kata kunci : stunting, gizi, balita.
S-9604
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Zhara Juliane; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Syahrizal Syarif, Meta Ardiana
S-9935
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dwi Chaliq Setiawan; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Helda; I Nyoman Kandun
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku 3M untuk pencegahan serta hubungannya dengan persepsi terhadap COVID-19 pada mahasiswa yang berdomisi di Kota Palu tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross-sectional). Sampel pada penelitian ini berjumlah 200 sampel, adapun metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner daring melalui aplikasi google form.
Read More
S-10658
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fauziyah Hasani; Pembimbing: Nuning M. Kiptiyah; Penguji: Mondastri Korib Sudaryo, Soroy Lardo, Mulia Sugiarti
Abstrak:
Terapi Antiretroviral (ARV) merupakan revolusi dalam pengobatan pasien HIV/AIDS. Beberapa faktor prognosis yang diketahui mempengaruhi kesintasan hidup pasien terapi ARV adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, stadium klinis, status fungsional, kadar CD4 awal, cara penularan HIV, infeksi oportunistik, jenis ARV yang digunakan, dan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor prognosis yang mempengaruhi kesintasan hidup pasien terapi ARV di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta tahun 2007-2017. Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif menggunakan data rekam medis pasien terapi ARV di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Sampel penelitian adalah pasien terapi ARV berusia dewasa yang naïve ARV di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta pada tahun 2007-2017 sebanyak 812 pasien. Penelitian ini menemukan probabilitas kesintasan pasien terapi ARV selama 11 tahun pengamatan adalah sebesar 66,5%. Hasil analisis dengan Extended Cox menunjukkan bahwa faktor prognosis yang paling signifikan mempengaruhi kesintasan pasien terapi ARV adalah infeksi oportunistik, dimana pasien yang mempunyai infeksi oportunistik memiliki risiko kematian 9,5 kali dibandingkan yang tidak memiliki infeksi oportunistik.
Read More
T-5615
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
