Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28433 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Annisa Isnaini Hamidah; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Triyanti, Carol Titaley
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan konsumsi makanan cepat saji (fast food) pada siswa-siswi SMAN 46 Jakarta selama masa pandemi COVID-19 tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi cross-sectional. Besar sampel dihitung menggunakan rumus estimasi proporsi dan proportionate sampling untuk perhitungan sampel pada setiap strata. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2021 kepada 253 siswa-siswi kelas X, XI, dan XII SMAN 46 Jakarta yang dipilih menggunakan teknik stratified sampling dan kuota untuk pengambilan data pada setiap tingkatan kelasnya. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner daring berupa google form.
Read More
S-10877
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Clara Nurlailya Putri; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dien Anshari, Eflita Meiyetriani
Abstrak:
Obesitas meningkat dari tahun ke tahun baik di tingkat dunia maupun di Indonesia terutama pada anak-anak dan remaja. Di Indonesia, jika dibandingkan dengan anak-anak, peningkatan obesitas jauh lebih besar pada remaja. Satu diantara faktor risiko lain penyebab obesitas adalah konsumsi makanan cepat saji yang sering. Penelitian ini membahas hubungan antara sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang merupakan variabel yang ada pada Theory Of Planned Behavior (TPB) dengan pola konsumsi makanan cepat saji (fast food) pada pelajar di SMPN 1 Surabaya dengan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan dilakukan pada bulan Oktober – November 2022. Sampel pada penelitian ini sebanyak 293 pelajar SMP yang diambil dari semua tingkat yaitu kelas 7, kelas 8, dan kelas 9. Pengumpulan data menggunakan kuesioner FFQ dan kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti serta analisis data yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 162 (55,3%) pelajar sering mengkonsumsi makanan cepat saji. Ketiga variabel dalam penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan secara statistik yaitu sikap (P-Value < 0,001), norma subjektif (P-Value < 0,001), kontrol perilaku (P-Value < 0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar pelajar memiliki pola konsumsi makanan cepat saji yang sering dan ketiga variabel yang ada pada TPB berhubungan secara signifikan. Makanan cepat saji yang paling banyak dikonsumsi yaitu fried chicken, donat, french fries, dan bento. Variabel sikap menghasilkan sikap positif terhadap makanan cepat saji dikarenakan porsi makanan cepat saji yang besar dan mengenyangkan, rasa yang enak, penyajian yang menggunggah selera, praktis dan hemat waktu, serta restaurant makanan cepat saji yang bersih, bagus, dan nyaman untuk mengerjakan tugas, sedangkan dukungan pada variabel norma subjektif berasal dari dukungan teman sebaya dan kontrol perilaku pada pelajar menghasilkan kontrol perilaku yang kuat dikarenakan terpaparnya iklan (tawaran promo dan iklan), kemudahan akses (jarak, handphone, aplikasi food delivery online), dan pengetahuan. Dari hasil analisis yang ada diperlukan upaya preventif baik dari pihak sekolah, orang tua, tenaga promosi kesehatan, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan setempat untuk meminimalisir konsumsi makanan cepat saji pada pelajar.

Obesity is increasing year by year both globally and in Indonesia, especially in children and adolescents. In Indonesia, when compared to children, the increase in obesity is much greater in adolescents. One of the other risk factors for obesity is the frequent consumption of fast food. This study discusses the relationship between attitudes, subjective norms, and behavioral control which are variables in the Theory Of Planned Behavior (TPB) with fast food consumption patterns in students at SMPN 1 Surabaya using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). This research is a quantitative study with a cross sectional design and was conducted in October - November 2022. The sample in this study was 293 junior high school students taken from all levels, namely grade 7, grade 8, and grade 9. Data collection used FFQ questionnaires and questionnaires developed by researchers and data analysis used was chi-square. The results showed 162 (55.3%) students often consume fast food. The three variables in the study showed a statistically significant relationship, namely attitude (P-Value < 0.001), subjective norms (P-Value < 0.001), behavioral control (P-Value < 0.001). The conclusion of this study is that most students have frequent fast food consumption patterns and the three variables in TPB are significantly related. The most consumed fast food is fried chicken, donuts, french fries, and bento. The attitude variable produces a positive attitude towards fast food due to large and filling portions of fast food, good taste, appetizing presentation, practical and time-saving, and fast food restaurants that are clean, good, and comfortable for doing assignments, while support for subjective norm variables comes from peer support and behavioral control in students produces strong behavioral control due to exposure to advertisements (promo offers and advertisements), ease of access (distance, cellphones, online food delivery applications), and knowledge. From the results of the existing analysis, preventive efforts are needed from both schools, parents, health promotion personnel, education offices, and local health offices to minimize fast food consumption in students.
Read More
S-11196
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astrid Anggraeni; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dien Anshari, Supandi
Abstrak: Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan antara sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control dengan intensi penggunaan layanan streaming video (video on demand) selama masa pandemic COVID-19 pada siswa SMAN 1 Kota Serang tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini diikuti oleh siswa sebanyak 332 responden dengan cara mengisi kuesioner daring berbasis google form.
Read More
S-10662
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atikah Dwi Kustianingsih; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dien Anshari, Sunersi Handayani
Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stressor, persepsi terhadap stressor, strategi coping yang digunakan untuk menghadapi stressor, dan efek langsung yang dirasakan oleh tenaga kesehatan setelah melakukan coping. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam terhadap 5 orang tenaga kesehatan dan 1 orang Kasatpel Puskesmas. Hasil penelitian menunjukan bahwa stressor tenaga kesehatan selama pandemik COVID-19 berasal dari eksternal yaitu kekurangan SDM, kesulitan mencapai target SPM, berkaitan dengan pasien, penggunaan APD, pembuatan laporan, ketakutan menularkan COVID-19 ke keluarga, dan angka kematian COVID-19 yang tinggi. Sebagian besar menilai stressor tidak menghambat dan mengancam. Sedangkan sisanya menganggap bahwa stressor sebagai tantangan dan mengancam. Kemudian seluruh tenaga kesehatan merasa bahwa mereka mampu dan memiliki sumber yang cukup untuk mengatasi stressor. Sebagian besar menggunakan Emotion focused coping. Hasil jangka pendek yang dirasakan oleh informan setelah melakukan coping adalah perasaan positif yang menunjukan coping berhasil.
Read More
S-10806
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zia Arnum Fachrunisa; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dian Ayubi, Mukheri
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 pada siswa SMAN Z Jakarta tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 166 siswa dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan protokol kesehatan COVID-19 pada siswa dapat dikatakan sudah baik, dengan nilai rata-rata sebesar 76.6 (skala 100).
Read More
S-10700
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hilmy Bravianto Kartono; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Dadun
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh dinamika secara mendalam mengenai burnout pada karyawan-karyawan PT. X di masa pandemi COVID-19, termasuk mengenai deskripsi, akibat, serta cara coping dari para karyawan tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dan pemberian instrumen.
Read More
S-10834
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rinka Citra Awinda; Pembimbing: Dian Ayubi;/ Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Resty Vidiawati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan COVID-19 pada anak berkebutuhan khusus di Al-Fatih Center Jakarta Timur tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam kepada informan kunci, yaitu Ketua Yayasan, terapis yang bekerja fulltimer dan home visit serta informan utama yaitu beberapa orang tua anak di Al-Fatih Center dengan pemilihan informan menggunakan cara purposive sampling. Teori yang digunakan adalah teori domain perilaku menurut B.Bloom yang membagi perilaku menjadi pengetahuan, sikap, dan praktik/tindakan.
Read More
S-10884
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hilda Amalia; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Dian Ayubi, Yuliani
Abstrak: Tujuan dari penelitian adalah mendeskripsikan gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan COVID-19 pada penderita hipertensi di Kota Depok Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional pada penderita hipertensi di Kota Depok, Jawa Barat bulan Agustus-September 2021. Pengumpulan data secara online menggunakan google form. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dalam skala 100, rata-rata skor untuk tiap variabel adalah pengetahuan sebesar 85,2, sikap sebesar 77,7, dan perilaku pencegahan COVID-19 sebesar 82,4.
Read More
S-10854
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Citra Adiwidya; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Popy Yuniar, R. Vensya Sitohang
Abstrak:
Pandemi COVID-19 menyebabkan peningkatan perilaku bermain game sebesar 50,8%. Perilaku bermain game berisiko atas terjadinya Internet Gaming Disorder (IGD) yang berpotensi menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan dan psikososial, khususnya pada kelompok remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah literatur secara sistematis mengenai faktor determinan kejadian Internet Gaming Disorder pada remaja selama pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah literatur sistematis. Penelitian ini mencari literatur berbahasa Inggris atau Indonesia yang terbit dalam kurun waktu 11 Maret 2020 hingga 31 Oktober 2022 dengan memanfaatkan 4 online database yaitu PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan ProQuest. Berdasarkan penelusuran terdapat 15 literatur yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran prevalensi IGD pada remaja yang beragam mulai dari 3,2% di China hingga 22% di Italia. Sebagian besar literatur juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara stres dengan IGD, kecemasan dengan IGD, dan berbagai macam faktor keluarga dengan IGD, namun tidak ditemukan adanya hubungan antara faktor teman dengan IGD pada remaja. Hal tersebut dikarenakan tidak ditemukannya literatur yang sesuai kriteria inklusi terkait hubungan antara faktor teman dengan IGD pada remaja. Untuk itu, dapat dilakukan penelusuran atau penelitian lebih lanjut mengenai hubungan faktor teman dengan IGD pada remaja.

COVID-19 pandemic led to a 50.8% increase in gaming behavior. Gaming behavior is at risk to the occurrence of Internet Gaming Disorder (IGD) which has the potential to cause various kinds of health and psychosocial problems, especially in adolescents. This study aims to systematically review the literature on the determinants of Internet Gaming Disorder in adolescents during the COVID-19 pandemic. The method used in this study is a systematic literature review. This research looks for literature written in English or Indonesian that was published between March 11th 2020 to October 31st 2022 by utilizing 4 online databases, that include PubMed, ScienceDirect, Scopus, and ProQuest. Based on the search, there were 15 literatures that met the inclusion criteria. The results of this study show that the profile of IGD prevalence in adolescents varies from 3.2% in China up to 22% in Italy. Most of the literature shows that there are relationship between stress with IGD, anxiety with IGD, and various family factors with IGD, but no relationship was found between friend factors with IGD in adolescents. This is due to no literature met the inclusion criteria relating to relationship between friend factors with IGD in adolescents. Therefore, further research can be carried out to find out more about the relationship between friend factors with IGD in adolescents.
Read More
S-11271
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maryam Said; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Hera Lestari Kikarsa, Sri Duryati Budihardjo, Luknis Sabri
Abstrak: Abstrak

Tujuan peneltian ini adalah diketahuinya proporsi pemberian ASI eksklusif dan tingkat kecerdasan serta hubungan antara durasi pemberian ASI dengan kecerdasan anak pada siswa-siswi SDSN Pekayon Jaya VI Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan disain crosssectional model regresi logistik ganda dengan responden siswa/i kelas 1-3 yang berumur 7-9 tahun dan ibunya sebanyak 175 responden. Namun jumlah sampel yang terkumpul hanya 166 (94,8%) responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2013. Pada siswa-siswi dilakukan tes kecerdasan dengan menggunakan tes Raven sedangkan ibunya mengisi kuesioner.

Hasil penelitian didapatkan tingkat kecerdasan tinggi 57,2%, rata-rata 36,7% dan rendah 6%. Variabel yang berhubungan dengan kecerdasan adalah durasi pemberian ASI (p=0,043, OR=0,487, 95%CI=0,254-0,932) dan Pendidikan ibu (p=0,047, OR=3,730, 95%CI=1,119-12,432). Pendidikan ibu adalah faktor yang pengaruhnya lebih besar terhadap kecerdasan, bahwa ibu yang berpendidikan tinggi berpeluang memiliki anak dengan kecerdasan tinggi yaitu : 3,556 kali lebih besar dibandingkan ibu berpendidikan rendah setelah dikontrol variabel durasi ASI.

Saran untuk Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar menyelenggarakan berbagai aktivitas seperti seminar/pelatihan/konseling bagi orang tua murid tentang pentingnya peran orang tua terhadap tumbuh kembang anak.


The purpose this of research was to the determine the proportion of exclusive breastfeeding and the level of intellegence also the relationship between duration of breastfeeding with the level of students intellegence in SDSN Pekayon Jaya VI Bekasi city. This research used a cross-sectional design employed multiple logistic regression analisys technique. Students as the respondents age 7 ? 9 year-old who were selected using systematic random sampling technique and his mothers was about 175 respondents. However collected just the number of sampels was 166 (94,8%) responden. This study was conducted in May 2013 from second week to third week. The students intellegence was tested using the Raven test while her mothers was requested to fill out a questionnaire about their breastfeeding history, background caracteristic and parenting style.

The results showed the level of childrens intellegence was high (57.2%), average was (36.7%) and low was (6%). Those variables which related to the intellegence level were duration of breastfeeding (p = 0.043, OR = 0.487, 95% CI = 0.254-0.932) and the level of mothers education (p = 0.047, OR = 3.730, 95% CI = 1.119 to 12.432). The mothers education level is one of the factors which has higher effect. Againts the childrens intellegence. Those mothers who have high level education will have probability 3,556 to have their children with high level intellegence (after controlling the duration breastfeeding).

The following sugestion is made to the Department of Education Bekasi city to organize activities relevant to the inproving of parents in growth and development of their children through seminars / training / counseling.

Read More
T-3996
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive