Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 22273 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Lisye Konny; Pembimbuing: Anhari Achadi; Penguji: Puput Oktamianti, Supriyantoro, Diba Astried, Mitzi
Abstrak:
Pandemi telah memperkuat kesadaran global akan pentingnya kesehatan, dan di Indonesia, survei PwC mencatat peningkatan belanja konsumen, khususnya untuk produk kesehatan, setelah COVID-19. Sejalan dengan tren ini, perusahaan kesehatan, seperti EHCU RSPI Puri Indah, merespons dengan melakukan renovasi dan peningkatan layanan untuk mempertahankan loyalitas pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method, menggabungkan metode kuantitatif non eksperimental deskriptif dan metode kualitatif analisis konten. Sampel penelitian melibatkan pasien EHCU RSPI Puri Indah pada bulan Oktober hingga November 2023, yang secara sukarela mengisi umpan balik yang disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung EHCU memiliki keseimbangan jenis kelamin, mayoritas berusia 26-35 tahun, dan sebagian besar adalah pegawai swasta dengan penjaminan perusahaan. Meskipun kepuasan pasien belum mencapai target, respon positif terhadap layanan terlihat dari faktor-faktor seperti fasilitas, lingkungan, dan interaksi dengan dokter serta perawat. Layanan dokter dan perawat dinilai baik dan menciptakan pengalaman positif, sementara area layanan seperti variasi menu makanan dan cita rasa memerlukan perhatian lebih. Meskipun demikian, mayoritas responden bersedia menggunakan kembali layanan EHCU dan merekomendasikannya kepada keluarga atau kerabat, menandakan keberhasilan EHCU dalam mempertahankan kepercayaan pasien setelah renovasi. Disarankan untuk fokus pada perbaikan area layanan yang belum mencapai target, seperti efisiensi administrasi dan variasi menu makanan, guna memastikan EHCU RSPI Puri Indah terus memberikan layanan berkualitas dan meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien di masa mendatang.

The pandemic has heightened global awareness of the importance of health, and in Indonesia, PwC surveys noted an increase in consumer spending, particularly on health products, post-COVID-19. In line with this trend, healthcare companies, such as EHCU RSPI Puri Indah, responded by undertaking renovations and service enhancements to maintain patient loyalty. This research employs a mixed-method approach, combining descriptive non-experimental quantitative methods with qualitative content analysis. The research sample includes EHCU RSPI Puri Indah patients from October to November 2023, who voluntarily provided feedback. The results indicate a balanced gender distribution among EHCU visitors, with the majority aged 26-35, mostly private sector employees with corporate insurance. While the patient satisfaction index has not reached its target, positive responses to services are evident, particularly regarding facilities, environment, and interactions with doctors and nurses. The services of doctors and nurses are highly rated, creating a positive experience, though areas like food menu variety and taste require attention. Nevertheless, the majority of respondents are willing to reuse EHCU services and recommend them to family or friends, signaling EHCU's success in retaining patient trust after renovation. Recommendations focus on improving service areas that have not met targets, such as administrative efficiency and food menu variety, ensuring EHCU RSPI Puri Indah continues to deliver quality services and enhances patient satisfaction and loyalty in the future.
Read More
B-2406
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuliana; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Wahyu Sulistiadi, Erlina Dewi
Abstrak:

Pokok permasalahan yang menjadi titik perhatian dari penelitian ini adalah, ingin melihat dan mengetahui tentang penurunan pemanfaatan pemeriksaan di unit EHCU RSPI oleh pelanggan pribadi. Selain itu terjadi ketimpangan antara jumlah pasien pribadi yang dirawat di RSPI dengan pelanggan pribadi di EHCU. Artinya ada peluang untuk memperluas pasar pelanggan pribadi EHCU. Penelitian ini guna memperoleh gambaran loyalitas pelanggan di Executive Health Check Up Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Loyalitas pelanggan diukur dengan aspek bauran pemasaran (4P) yang berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Dalam penelitian ini terdapat variabel babas, variabel intervening dan variabel terikat. Responden penelitian adalah pelanggan pribadi yang melakukan pemeriksaan di unit EHCU RSPI, berjumlah 110 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dilakukan selama dua bulan, April-Mei 2006. Data yang terkumpul diolah dengan korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 5%, menggunakan program SPSS ver 11.5. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara bauran pemasaran dengan kepuasan pelanggan, aspek dari bauran pemasaran yang mempunyai korelasi tertinggi adalah aspek produk. Demikian juga nilai korelasi yang terjadi antara bauran pemasaran dengan loyalitas, yang mempunyai nilai korelasi tertinggi adalah aspek produk. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti.


 

The main of this study is attempt to explore declination of check up in unit EHCU Pondok Indah Hospital by personal customer. Beside this there are differences between individual patient who stay in Pondok Indah Hospital and personal customer EHCU. Its mean there is chance to expanse personal customer market EHCU. This research is aimed at portraying the customers' loyalty in Executive Health Check Up Pondok Indah Hospital Jakarta. The customers loyalty was attempted with marketing mix (4P) that correlated to customers' satisfaction. In this research has independent variables, intervening variable, and dependent variable. The respondent in this research are private customers who get check up in EHCU Pondok Indah Hospital. The data was colleting with questionnaire during two month. Processing data with Pearson Product Moment correlation that significance level 5% and take the SPSS program ver 11.5. These result is positive significance correlation between marketing mix and customers' satisfaction, product has highest correlated. It's also correlated between marketing mix and customers' loyalty. The hypotheses in this research are suggested.

Read More
B-939
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Ambarwati; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Dumilah Ayuningtyas, Rahmad
B-1208
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Naurah Nazhifah; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Nana Mulyana, Munif Amar
Abstrak: Tesis ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen NAURAH untuk mengukur kepuasan pasien serta menganalisis kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan rawat inap Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso menggunakan metode servqual dan importance performance analysis (IPA). Penelitian ini bersifat kuantitatif dan deskriptif-analisis. Penelitian ini diikuti oleh 100 responden yang mengisi kuesioner kepuasan berdasarkan teori Servqual dan instrumen NAURAH. Hasil penelitian menunjukkan reliabilitas dan validitas intrumen NAURAH dan pasien Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso merasa puas dengan pelayanan di rumah sakit tersebut. Berdasarkan analisis IPA, ada aspek empati dari servqual yang mesti diperhatikan, dan aspek understanding dan respect dari instrumen NAURAH yang perlu dikembangkan. Kemudian Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso telah mempraktikkan Total Quality Management. Untuk mengembangkan empati, digunakan matriks PDCA yang mengikutsertakan aspek TQM.
This thesis aims to test the validity and reliability of the NAURAH instrument for measuring patient satisfaction and analyzing patient satisfaction with the quality of inpatient health services at Mitra Medika Bondowoso Hospital using the servqual and importance performance analysis (IPA) methods. This research is quantitative and descriptive-analytic. This research was attended by 100 respondents who filled out a satisfaction questionnaire based on Servqual theory and the NAURAH instrument. The research results showed the reliability and validity of the NAURAH instrument and that patients at Mitra Medika Bondowoso Hospital were satisfied with the services at the hospital. Based on the IPA analysis, there is an empathy aspect of servqual that must be considered, and an understanding and respect aspect of the NAURAH instrument that needs to be developed. Then Mitra Medika Bondowoso Hospital has practiced Total Quality Management. To develop empathy, the PDCA matrix is used which includes TQM aspects.
Read More
B-2459
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prima Dianiawati Nur Anisa; Pemb. Amila Megraini; Penguji: Rina A. Anggorodi, Nina Rosyina
Abstrak:

Medical check up adalah unit yang sangat penting bagi rumah sakit karena berfungsi sebagai unit produksi yang dapat menjadi salah satu sumber pemasukan rumah sakit. Rumah Sakit M.H Thamrin lnternasional Salemba adalah rumah sakit swasta di wi1ayah Jakarta pusat yang memiliki fasilitas medical check up. Karena jumlah kunjungan dua tahun terakhir mengalami penurunan maka dilakukan penelitian untuk merumuskan strategi promosi bagi unit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi unit medical check up Rumah Sakit M.H Thamrin Intemasiona1 Salemba di tahun 2008, Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah penelitian preferensi promosi pelanggan menggunakan kuesioner kepada 100 pelanggan rawat jalan dan melalui telepon dengan 7 responden dari perusahaan yang mengadakan ikatan kerjasama dengan medical check up Rumah Sakit M.H Thamrin lnterrasional Salemba. Tahap kedua adalah penelitian preferensi promosi manajemen dan analisis situasi Rumah Sakit M.H. Thamrin Internasional Salemba. Hasil penelitian adalah promosi unit medical check up dengan strategi market penetration menggunakan brosur, promosi penjualan, hadiah untuk langganan, straegi market development menggunakan promosi iklan media, e-mail dan radio, strategi product development dengan promosi hubungan masyrakat menggunakan brosur, poster/leaflet, iklan media cetak dan talkshow radio.


Medical check up is a very important unit in hospital because of its function as production unit that produce financial benefit for hospital. For the past two years, total costumer of medical check up unit in M.H Thamrin Internatonal Salemba Hospital had decreased, Therefore, it required efforts to create promotion strategic to increase costumer. This research is aimed for analyzing promotion strategic for medical check up unit of M.H Thamrin International Salemba Hospital in 2008. The research consist I of two parts. First part is customer analysis, to determine private and corporate costumer preference in promotion, The next part is management analysis to determine management preference and situational analysis of M.H Thamrin International Salemba Hospital. The results of this research are promotion strategic based on market penetration strategic using brochures, sales promotion and gift for loyal costumers, market development strategic using commercial media promotion, e-mail and radio announcement, product development strategic using public relations promotion with brochures, poster/leaflet, commercial media and radio talk show.

Read More
B-1121
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Azwar; Pembimbing: Alex Papilaya
Abstrak: Menghadapi peningkatan globalisasi dan kemajuan teknologi yang penuh tantangan dan ketidak pastian, Pertamina secara corporate telah melaksanakan program restrukturisasi untuk mencapai visi dan misinya menjadi perusahaan yang unggul, maju dan terpandang. Pertamina secara bertahap melepas usaha-usaha yang bukan bisnis intinya seperti transportasi, hotel, wisma dan fasilitas layanan kesehatan serta teknik pemeliharaan. Enam rumah sakit dilingkungan Pertamina yang sudah mampu mandiri telah dialih kelolakan dari Pertamina ke anak Perusahaan yaitu ke "PT. Perta Medika", tujuh rumah sakit dan tiga poliklinik Pertamina diperintahkan untuk dioperasikan secara swakelola sejak tahun 1999 agar menjadi rumah sakit atau poli klinik yang mandiri termasuk Rumah Sakit Pertamina Balongan. Rumah Sakit Pertamina Balongan menrpakan fungsi penunjang dalam mencapai visi dan misi Pertamina, tugas utamanya adalah melaksanakan pemeliharaan kesehatan para pekerja dan keluarganya secara profesional, efektif dan efisien dengan tujuan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi pekerja dan keluarganya agar pekerja senatiasa dalam keadaan sehat dengan produktiviitas yang optimal. Analisa pengembangan unit medical check up nunah sakit Pertamina Balongan ini bertujuan untuk mengetahui faktor peluang dan ancaman serta faktor kekuatan dan kelemahan unit medical check up rumah sakit Pertamina Balongan, mengetahui posisi, bersaing, merumuskan visi dan misi serta merumuskan rencana pengembangan medical check up dalam rangka meningkatkan konstribusi unit layanan medical check up terhadap kinerja rumah sakit Pertamina Balongan. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kwalitatif yang menggunakan pengamatan yang cermat dan mendalam. Pengumpulan data dilaksartakan melalui pengumpulan data sekunder dan pengumpulan data primer (dengan wawancara) dari fungsi yang terkait yang dilaksanakan dari tanggal 16 April sampai dengan 15 Mei 2003. Hasil analisa lingkungan eksternal dan internal adalah diketahuinya faktor peluang dan ancaman serta kekuatan dan kelemahan unit medical check up rumah sakit pertamina Balongan, dimana faktor peluang dan faktor kekuatan lebih besar dari faktor kelemahan dan ancaman, hal ini menggambarkan bahwa unit medical check up mempunyai potensi untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil analisa faktor ektemal dan internal dibuat rumusan visi dan misi unit medical check up, kemudian dengan mengacu kepada visi dan misi tersebut ditetapkan rencana pengembangan unit medical check up rumah sakit Pertamina Balongan. Dalam rangka meningkatkan utilisasi saran dan prasarana medical check up guna meningkatkan kinerja rumah sakit penulis menyarankan agar rencana pengembangan dari hasil analisa ini diimplementasikan di Rumah Sakit Pertamina Balongan.
Read More
B-706
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deastri Pratiwi; Pembimbing: Kurniasari; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Atik Nurwahyuni, Amilla Megraini, Mardalena
Abstrak: Abstrak
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor apa saja yang dipertimbangkan bagian kepegawaian perusahaan langganan dalam membeli Layanan Medical Check Up Rumah Sakit Pusat Pertamina Tahun 2012. Penelitian ini juga menentukan faktorfaktor apa saja yang berperan paling besar sebagai pertimbangan bagian kepegawaian perusahaan langganan dalam membeli layanan Medical Check Up RSPP Tahun 2012. Dalam penelitian ini digunakan 31 (tiga puluh satu) variabel dengan populasi penelitian perusahaan pelanggan MCU RSPP yang telah menjalin kerjasama dengan MCU RSPP selama 2 (dua) tahun berturut- turut yaitu tahun 2011- 2012 sebanyak 88 (delapan puluh delapan) perusahaan. Sebanyak 45 (empat puluh lima) perusahaan sebagai responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Metode Principal Component Analysis (PCA), menghasilkan 6 (enam) faktor yang dipertimbangkan bagian kepegawaian perusahaan langganan dalam membeli Layanan Medical Check Up Rumah Sakit Pusat Pertamina Tahun 2012 dan mampu menjelaskan 25 variabel dalam data, yaitu sebesar 79,3 persen. Keenam faktor tersebut adalah Faktor 1 (Alat Promosi yang Menarik dan Informatif), memiliki eigen value sebesar 10,077 dan variansi sebesar 40,3 persen. Faktor 2 (Kecukupan Tersedianya Tempat Parkir) memiliki eigen value sebesar 2,719 dan variansi sebesar 10,8 persen. Faktor 3 (Mutu Produk) memiliki eigen value sebesar 2,062 dan variansi sebesar 8,2. Faktor 4 (Kesesuaian Harga) memiliki eigen value sebesar 1.487 dan variansi sebesar 5,9 persen. Faktor 5 (Ketepatan penerimaan hasil Pemeriksaan) memiliki eigen value sebesar 1,305 variansi sebesar 5,2 persen. Faktor 6 (Transportasi menuju Rumah Sakit) memiliki eigen value sebesar 1,026 dan variansi sebesar 4,1 persen. Ketepatan model yang dihasilkan berdasarkan hasil estimasi matriks faktor adalah sebesar 38 persen atau sebanyak 115 residual dengan nilai absolut di atas 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model memiliki ketepatan sebesar 62 persen pada tingkat penyimpangan 5 persen.
 

The problems derived from the study - be that as it may, were the factors considered by the clientele of Human Resources Departments In Subscribing to Medical Check-Up Service of Pertamina Central Hospital in 2012. The purpose of this study was to analyze and determine the most affecting factors as far as clients are concerned due to their commitment and preferences in proceeding with the Medical Check-Up of Pertamina Central Hospital in 2012. In order to decide the most dominant variables representing each factor established and in conjunction to assess the other remaining variables included in the fully-formed dominant factors, this study picked out 31 (thirty-one) variables and the population, namely the existing customers of RSPP’s MCU service who have worked closely over the past 2 (two) consecutive years, 2011-2012. The mass of the addressed population comprised of 88 (eighty-eight) companies and the quantity of the respondents taken as study sample were narrowed down to 45 (forty-five) companies altogether and conducted by purposive sampling techniques. The Principal Component Analysis (PCA) method, resulting 6 (six) factors that were taken into consideration by the Human Resources Departments of existing customers in trying out the Medical Check-Up services provided by Pertamina Central Hospital in 2012 and were able to explain 25 (twenty-five) variables in data, which amounted to 79,3 percent. The 6 (six) underlying factors as previously mentioned were Factor 1 (Informative and Attractive Promotional Tools) with 10.077 eigen value and 40,3 percent variance. Factor 2 (The Parking Space Availability) with 2,719 eigen value and 10,8 percent variance. Factor 3 (Product Quality), with 2,062 eigen value and 8,2 percent variance. Factor 4 (Price Reasonability/Affordability), with 1,487 eigen value and 5,9 percent variance. Factor 5 (Punctuality of Examination Results), with 1,026 eigen value and 4.1 percent variance. Last but not least, Factor 6 (Transportation Means to the Hospital), with 1,026 percent of eigen value and a 4,1 percent variance. All the model precision generated were based on the size of residuals, which is the difference from the produced correlations; in accordance to the matrix estimation outcome, the factor was as large as 38 percent or as many as 115 residuals, with absolute significance value above 0,05. These numbers statistically showed that the model had performed accuracy of 62 percent by 0,05 deviation, or 5 percent so to speak/per se.
Read More
B-1464
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prita Hapsari Setiastuti; Pembimbing: M. Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Wahyu Sulistiadi, Erlina P. Mahadewi
B-955
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwiaristy Anggraini Harnindo; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Kurnia Sari, Stefanus Eke Ola
Abstrak:

Tesis ini membahas analisis strategi pemasaran unit Medical Check Up RS St. Elisabeth Bekasi dengan menggunakan QSPM, serta melihat karakteristik pelanggan MCU dan bauran pemasaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian memberikan beberapa strategi dari bauran pemasaran, diantaranya strategi produk, strategi harga, strategi penempatan, dan strategi promosi. Keempat strategi tadi terangkum dari strategi market development dan product development yang berasal dari QSPM serta karakteristik pasien, dimana semuanya terangkum dalam matriks rencana strategis pemasaran. Agar strategi yang diusulkan bermanfaat, disarankan melakukan pembenahan internal terlebih dahulu terutama memperkuat bagian pemasaran agar dapat mendorong keberhasilan program yang telah direncanakan. Kepustakaan 42 (1995- 2010), Gambar 14, Tabel 27, Lampiran 3 Kata Kunci: strategi pemasaran, medical check up, bauran pemasaran


 

The focus of this study is Marketing Strategic Analysis of Medical Check Up at Santa Elisabeth Bekasi Hospital by using QSPM, and see the characteristics of MCU customers and the marketing mix. This research is qualitative descriptive interpretive. The results provide some of the strategies of the marketing mix, including product strategy, pricing strategy, strategic placement, and promotion strategies. The four strategies summarized from the market development strategy and product development derived from QSPM and patient characteristic, which are all encapsulated a matrix of strategic marketing plans. In order for the proposed strategy is useful, it is advisable to reform internally first, especially to strengthen the marketing department in order to encourage the success of programs already planned Literature 42 (1995-2010), Picture 14, Table 27, Attachment 3 Keyword : marketing strategy, medical check up, marketing mix

Read More
B-1342
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sofia Indrawati Horatio; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Yuli Prapanca Satar, Wahyu Sulistiyadi, Risalina Myrta Anggarini
Abstrak:

Peranan pemasaran saat ini sangat panting dalam organisasi Rumah Sakit karena produk yang dihasilkan dikonsumsi oleh masyarakat luas, dan juga dengan bertambahnya Rumah Sakit scrta darnpak dari arus globalisasi, maka persaingan antar Rumah Sakit semakin ketat. Berdasarkan Petunjuk Pclaksanaan Direktur Jenderal Penencanaan Sistem Pcrtahanan Departemen Pertahanan Rl No : Juklak / 03/ Xl I 2001 / DJRSH tanggal I4 November 2001 mengenai Pengelolaan Dana Rumah Sakit hasil Yankesmasum maka Unit Medical Check Up RSPAD Gatot Soebroto diberikan keleluasaan untuk mencrima pasien umum yang pengelolaannya telah diatur dalam juklak tersebut. Dalam perkembangannya Medical Check Up RSPAD Gatot Soebroto mcmbantu menunjang opcrasional RSPAD Gatot Soebroto, bcrkaitan dengan hal ini maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis bauran pnomosi yang dilakukan pada Unit Medical Check Up. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatiii dimana data yang dikumpulkan berupa data primer yang didapat mclalui kcgialan wawancara mcndalam dari Kepala Unit MCU, Wakil Kepala Unit MCU, Kepala Tata Usaha dan Kepala Pemasaran dan Customer Service RSPAD, sedangkan data sckundcr diperoleh mclalui kegiatan telaah dokumen di RSPAD Gatot Soebroto. Dari wawancara mendalam dapat diketahui bahwa kegiatan promosi diakui memang sangat penting temtama pada unit MCU. Sasaran kegiatan bauran promosi ini diprioritaskan pada pcrusahaan-perusahaan swasta yang, sudah menjadi pelanggan maupun yang baru. Namun tenaga pelaksana yang terlibat dalam kegiatan promosi ini sangat sedikit sehingga kcgiatan promosi ini belum berjalan secara optimal, selain ilu sudah ada peraturan tentang penyelenggaraan kegiatan promosi itu, laporan frekuensi kegiatan promosi di Unit MCU belum tersedia, sehingga laporan kegiatan yang digunakan bcmsal dari bidang Yanmasum sehingga bentuk pengawasan yang akan dilakukan belum optimal, misalnya dcngan mengadakan evaiuasi kepada tiap kegiatan yang sudah dilakukan. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini ditujukan kepada Unit Medical Check Up untuk memiliki tim khusus dalam menangani kegiatan promosi, dan masyarakat umum diharapkan menjadi target utama. Saran untuk Bidang Pelayanan Masyarakat Umum adalah memperkenalkan RSPAD ke masyamkat umum tidak hanya di cvcnt-event tertentu yang terbatas bagi kalangan keschatan. Di samping itu penggunaan E-mail dan Website RSPAD khususnya Unit MCU harus cepat terealisasi agar akses masymkat umum lebih mudah dan informatif.


Marketing role lately is very important in hospital organ ization because product that produced consumed by public and by the increasing of hospital and impact from globalization, so that competition between hospitals is increasing. Based on Implementation Guideline of Defensive System Plan ot`Rl Defensive Ministry No: Juklak/ 03/ Xl/ 2001/ DJRSH date I4 November 2001 toward Hospital Fund Management resulted from Yankesmasum then Medical Check Up Unit at RSPAD Gatot Soebroto gave provision to accept general patient that had it management arranged by that juldak. In development, Medical Check Up of RSPAD Gatot Soebroto is helping in assist operational of`RSPAD Gatot Soebroto, related with this matter so conduct research that aim to analyze promotion mix that do by Medical Check Up Unit. In this research, method that used is qualitative method, where data gathered in the form of primary data that got from meaningful intcrvicw activity from MCU Chief Unit, MCU Sub-Chief Unit, Administration Chief and Marketing Chief and RSPAD Costumer Service, while secondary data got ii'om document research activity at RSPAD Gatot From meaningfirl interview known, that promotion activity is important especially in MCU unit. The promotion mix activity aims to focus in private companies that already become costumer or new one. However, executor tbrce that involved in this promotion activity is very few so that this promotion activity is not optimally run; otherwise, there is already a regulation toward the promotion activity implementation. Promotiorvactivity frequency report in MCU Unit is not yet available; therefore, activity report used provided from Yanmasum so that monitoring forms that done is not yet optimal, for example conducting evaluation toward every activity that already done. Suggestion based on this research result addressed to Medical Check Up Unit to have special unit in handling promotion activity, and public expected to become the main target. Suggestion for Public Service Sector is introducing RSPAD to public not only in certain events that limited for health group. Despitefully, realize utilizing RSPAD E-mail and Website especially MCU Unit had soon in order to ease access for public and more informative.

Read More
B-1007
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive